BUKAN DIA TAPI AKU

By : Rikha VR

Pairing : Kyumin and other cast

Genre : Romance, sad

Rate : T

Summary : berulang kali kau sakiti, namun aku tetap mencintaimu. Sadarkah kau cintaku lebih besar dari cintanya.

Declaimer : They are belongs to God and themselves..

Typo dimana-mana.. don't be silent reader please…

Happy reading… :D

Don't Bash please, if you don't like my story, don't read it.. easy right?

Chapter sebelumnya.

"pergilah, aku tidak ingin melihatmu."

"kau marah padaku kyu? Hikss."

"aku membencimu." Desis kyuhyun

HAPPY READING

Sungmin berlari keluar rumah sakit dengan air mata yang mengalir deras di kedua pipinya. Kata-kata kyuhyun membuat hatinya hancur. Kyuhyun membencinya.

"aku membencimu." Desis kyuhyun

Kata-kata itu kembali terngiang di pikiran sungmin, kata-kata yang tak pernah terbayangkan akan keluar dari bibir kyuhyun, sahabat kecilnya. Sungmin terus menangis di kamarnya, ia tidak peduli dengan matanya yang sudah sangat bengkak. Ia tidak bisa membohongi dirinya jika hatinya hancur saat ini. Sungmin mengambil ponselnya yang bergetar, Siwon mencoba menghubungi sungmin. sungmin menghapus air matanya yang terus mengalir seolah tak ada habisnya dan mengangkat panggilan itu.

"yeoboseyo". Kata sungmin dengan suara parau

"minnie kau baik-baik saja?"

"ne, aku baik-baik saja siwonnie."

"kau dimana? Aku akan menemuimu."

"aku di rumah wonnie."

"baiklah aku ke rumahmu sekarang."

FLIP

Tanpa menjawab kalimat terakhir siwon, sungmin langsung mematikan panggilan itu, ia membutuhkan siwon sekarang. Ia pikir siwon bisa membuatnya lebih tenang.

….

Tak lama akhirnya siwon tiba di rumah sungmin, ia langsung memeluk sungmin begitu sungmin membuka pintu rumahnya.

"kau terlihat kacau sekali minnie." Kata siwon lembut sambil membawa sungmin masuk ke dalam rumah.

"hiksss.." satu tangisan kembali lolos dari mata sungmin, ia memeluk siwon erat, membagi semua perasaan sakitnya. Siwon membalas pelukan sungmin yang terus menangis dan membuat baju bagian dadanya basah oleh air mata sungmin. siwon membelai lembut surai rambut sungmin. siwon melepaskan pelukannya dan menangkupkan tangannya di kedua pipi sungmin, menghapus air mata yang terus membasahi kedua pipi chubby itu.

"apa yang terjadi?" tanya siwon lembut.

"hikss,, kyunnie sakit dan itu karena aku." Lirih sungmin.

"maksudmu?" tanya siwon tidak mengerti.

"ia menungguku lebih dari 5 jam di udara yang sangat dingin. Aku seharusnya kencan dengannya hari itu, tapi aku membatalkannya. Hikss.. ia terus menungguku. Aku jahat sekali wonnie." Jelas sungmin sambil menangis. Siwon kembali mendekap erat tubuh sungmin yang bergetar. Ia tahu kyuhyun sangat berarti bagi sungmin.

"dan sekarang dia membenciku." Tangis sungmin semakin pecah saat ia mengatakan kalimat yang sangat menyakitkan itu. Hatinya terasa sudah hancur saat ini.

"kau mencintainya?" tanya siwon lembut membuat sungmin melepaskan pelukannya dan menatap siwon bingung.

"aniyo, aku tidak mencintainya." Gumam sungmin. ia berusaha menyangkal hatinya, meski hatinya menjerit saat ia mengatakan itu. Siwon tersenyum mendengar jawaban sungmin, ia tau sungmin mencintai kyuhyun, tapi ia tidak ingin kehilangan sungmin.

"tenanglah, dia akan baik-baik saja. Dan ia akan berhenti membencimu, beri dia waktu ne." ucap siwon lembut. Sungmin hanya mengangguk dan kembali memeluk siwon. Dalam pelukan siwon sungmin terus memikirkan pertanyaan siwon.

Apa aku mencintai kyuhyun? Tidak, itu Tidak mungkin, batin sungmin.

SKIP TIME

Kyuhyun sudah keluar dari rumah sakit, dan sudah kembali bersekolah, namun rasa bencinya terhadap sungmin masih terus ia rasakan. Kyuhyun terus menjauhi sungmin, bahkan ia tidak ingin menatap sungmin lagi.

"kyunnie, kau sudah makan?" tanya sungmin siang itu saat melihat kyuhyun hanya duduk terdiam di mejanya.

Kyuhyun yang langsung beranjak dari duduknya, tanpa memandang atau menjawab pertanyaan sungmin. ia sungguh tidak ingin berbicara dengan sungmin meski ia sangat merindukan sahabatnya itu.

"kyunnie" panggil sungmin sambil menahan lengan kyuhyun. Rasa sakit itu kembali merasuk di hatinya saat lagi kyuhyun mengacuhkannya. Kyuhyun terus terdiam membelakangi sungmin, hatinya meronta saat kyuhyun terus membohongi perasaannya. Namun egonya lagi-lagi mengalahkan hati kyuhyun. Melihat sungmin yang hanya diam saja, kyuhyun menghempaskan tangannya kasar, dan meninggalkan sungmin begitu saja.

Sungmin kembali menangis di kelasnya, kyuhyun menghempaskan tangannya dengan kasar dan meninggalkannya begitu saja. Ia tidak pernah kyuhyun memperlakukannya dengan kasar seperti tadi. Siwon yang datang ke kelas sungmin, dan menemukan sungmin tengah menangis di bangkunya. Ia mendudukan dirinya di samping sungmin, dan membelai lembut rambut sungmin. sungmin menolehkan kepalanya dan menatap siwon yang tengah menatapnya lembut.

"dia benar-benar membenciku wonnie." Isak sungmin.

Siwon hanya diam mendengar pernyataan sungmin, dalam hati ia senang saat sungmin sudah jauh dari kyuhyun, namun hatinya terluka saat melihat sungmin yang terus menangis karena kyuhyun.

"kau ingin jalan-jalan denganku sepulang sekolah nanti?" tanya siwon

"ani, aku tidak ingin kemana-mana wonnie." Lirih sungmin.

"ayolah min, kau tidak bisa terus seperti ini. Kau butuh menyegarkan pikiranmu." Kata siwon dengan tatapan memohon.

"baiklah." Kata sungmin sambil tersenyum kepada siwon. Lagi dan lagi sungmin kalah.

….

Kyuhyun Pov

Aku terus berdiam di tempat favoritku yaitu atap sekolah, aku membolos pelajaran terakhir, kejadian di kelas tadi membuatku tidak bersemangat lagi. Wajah sungmin, suaranya, senyumannya, sejujurnya aku merindukan semua itu. Aku sangat ingin memeluknya, memberitahunya aku begitu terluka saat ini, namun egoku berhasil mengalahkanku. Rasa sakit saat ia lebih memilih siwon membuatku hancur. Itu bukan yang pertama kali ia membatalkan janjinya denganku. Tiba-tiba Mataku menangkap silulet seorang namja yang sangat ku kenal. Ia berjalan riang bersama seorang namja yang menggenggam erat tangannya. Aku mengepalkan tanganku kesal, itu sungmin. lagi ia pergi bersama siwon dengan raut bahagia itu.

"cih, kau bahkan tidak mencemaskanku, dan malah pergi bersama kuda sialan itu." Geramku kesal.

BUUGHH!

BUUGHH!

Aku meninju dinding didekatku berkali-kali, menyalurkan rasa sakit yang terus-terusan menyerang hatiku. Aku tidak peduli dengan tanganku yang sudah meneteskan darah segar. Rasa sakit dan perih di tanganku tidak sebanding dengan luka yang ada di hatiku. Luka yang menciptakan sebuah lubang besar di hatiku.

Berulang kali kau menyakiti

Berulang kali kau khianati

Sakit ini coba pahami

Ku punya hati bukan tuk disakiti

KYUHYUN POV END

.

Senyum sungmin terus terpasang di wajah cantiknya, ia merasa sangat bahagia saat bersama siwon. Rasa sakit yang belakangan ini ia rasakan saat kyuhyun terus mengacuhkannya sedikit ia lupakan saat siwon bersamanya.

"minnie." Panggil siwon lembut. Saat ini mereka sedang duduk berdua di taman.

"hmm."

"saranghae."

"eoh?" sungmin terkejut sekaligus bahagia. Sungmin menatap mata siwon yang kini tengah menatapnya dengan tatapan yang sangat lembut.

"maukah kau menjadi pacarku?"tanya siwon.

"nde, tentu aku mau wonnie." Ucapku sambil tersenyum sangat manis. Siwon membawa sungmin ke dalam pelukan hangatnya. Sungmin ikut tersenyum di dalam pelukan siwon, ia mencintai siwon dan ia tau itu, tapi hatinya berjerit-jerit menolaknya. Sungmin mengacuhkan jeritan hatinya. Lagi dan lagi sungmin kalah.

….

Yeoja-yeoja SAPPHIRA BLUE Senior high school terkejut saat melihat kyuhyun datang dengan mengandeng seorang yeoja cantik yang bernama Haneul. Kyuhyun berjalan angkuh tidak peduli dengan tatapan sedih dan tak percaya teman-teman yang melihatnya. Sesampainya di kelas, ia melihat sungmin yang tengah bercanda hangat dengan siwon. Mata kyuhyun dan sungmin bertemu saat kyuhyun sampai di mejanya. Ia langsung memutuskan tatapan itu, dan duduk bersama yeoja cantik itu. Tidak peduli tatapan sedih sungmin saat melihatnya menggandeng yeoja itu.

"minnie, gwenchana?" tanya siwon saat melihat sungmin menatap sedih tangan kyuhyun yang terpaut dengan tangan yeoja itu.

"ne, gwenchana wonnie." Bohong sungmin sambil tersenyum. Ia berbohong, ia tidak baik-baik saja. Hatinya sakit seolah ada pisau yang menyayat hatinya.

"kau ingin pergi denganku sepulang sekolah nanti minnie?" tanya siwon lembut.

"mianhae wonnie, aku ingin pulang saja. Aku sedang tidak badan."

"kau sakit? Mau aku antarkan ke UKS?" tanya siwon cemas.

"gwenchana wonnie, aku kurang istirahat saja." Guman sungmin lirih, mata sungmin terus melirik ke arah kyuhyun dan Haneul. Dan siwon menyadari itu.

Air mata itu jelas menggenang di sudut mata sungmin. segera sungmin beranjak keluar dari kelas itu, tidak sanggup melihat kyuhyun yang saat ini tengah membelai lembut kepala yeoja cantik itu. Ia terus berlari keluar kelas meninggalkan siwon yang memanggil namanya. Sudut mata sungmin sempat menangkap kyuhyun yang tengah menatapnya sedih, namun ia tidak peduli. Hatinya bisa benar-benar hancur bila ia terus disana.

Kyuhyun terus memperhatikan sungmin hingga tubuh mungil itu menghilang dari kelasnya. Air mata itu jelas terlihat oleh mata kyuhyun. Kyuhyun segera beranjak pergi, namun Haneul menahannya.

"oppa." Rengek Haneul.

Tanpa memperdulikan Haneul, kyuhyun segera melepaskan tangan haneul yang menahan tangannya, dan segera berlari menyusul sungmin.

Sungmin duduk di taman belakang sekolah dan terus menangis. Hatinya benar-benar sakit. Rasa sakit yang tidak dapat ia mengerti.

"hikss.. appoo.." rengek sungmin sambil meremas dadanya yang terasa sangat sesak.

"kenapa sesakit ini, kau jahat kyunnie." Gumam sungmin. Sungmin terus menyembunyikan kepalanya di antara lututnya. Ia terus menangis hingga tidak menyadari kehadiran seseorang di sampingnya.

Kyuhyun terus terdiam melihat sungmin yang terus menangis di hadapannya. Hatinya sakit melihat sungmin menangis terlebih itu karena dirinya. Kyuhyun mengulurkan tangannya, menyentuh lembut rambut sungmin yang membuat sungmin terkejut.

Sungmin mendongakkan kepalanya, melihat kyuhyun yang kini di ada di hadapannya, membelai lembut rambutnya. Kyuhyun mengusap lembut pipi sungmin yang sudah basah oleh air mata, menghapus air mata itu, kemudian membawa sungmin ke dalam dekapan hangatnya.

….

Di sisi lain, siwon hanya bisa diam saja melihat kyuhyun yang memeluk sungmin, ingin rasanya ia memukul wajah kyuhyun saat ini juga, namun ia menahan emosinya. Siwon juga terluka melihat sungmin yang terus menangis karena kyuhyun. Ia tau jika sungmin mencintai kyuhyun, tapi sungmin masih belum menyadari itu.

"aku akan membuatmu tetap bersamaku minnie ah." Gumam siwon sambil terus memandang marah ke arah kyuhyun dan sungmin. tak lama siwonpun pergi meninggalkan kyuhyun dan sungmin yang tidak menyadari keberadaannya.

….

Sungmin masih terkejut saat tiba-tiba kyuhyun memeluknya. Pelukan yang terasa sangat hangat. Rasa hangat yang mengalir di tubuhnya, dan rasa hangat itu juga merasuk ke dalam hatinya. Pelukan yang sangat berbeda dengan saat siwon memeluknya.. Perlahan sungmin membalas pelukan kyuhyun. Membiarkan dada kyuhyun basah oleh air matanya. Mereka berpelukan dalam diam, menyalurkan rasa cinta dan rasa hangat pada perasaan mereka masing-masing. Perlahan kyuhyun melepaskan pelukannya, menatap hangat mata bengak sungmin. kyuhyun mendekatkan wajahnya, mengecup dahi sungmin, mengecup kedua mata sungmin, mengecup pipi chubby sungmin, dan mengecup lembut bibir sungmin. kyuhyun semakin memperdalam ciumannya, saat sungmin tidak menolaknya. Kyuhyun melumat lembut bibir itu, menghisap bibir sungmin semakin dalam.

Sungmin hanya bisa memejamkan matanya dan membiarkan kyuhyun terus melumat bibirnya. Tubuhnya dan hatinya tidak mampu menolaknya. Setelah cukup lama mereka berciuman, kyuhyun melepaskan ciumannya, mengusap lembut bibir sungmin, menghapus sisa savila yang tersisa disana. Dan menatap lembut mata sungmin.

"aku mencintaimu hyung." Ungkap kyuhyun lembut.

Sungmin hanya diam saja, matanya membulat sempurna saat kata cinta itu sampai di pendengarannya. Namun sesaat kemudian ia menundukkan wajahnya, menghindari tatapan mata kyuhyun yang seolah mengintimidasi dirinya.

"mi.. mianhae kyu." Lirih sungmin.

"waeyo? Kau tidak mencintaiku hyung?" tanya kyuhyun sedih.

"mianhae kyu, aku tidak mencintaimu…. Aku.…" guman sungmin ragu-ragu. Hati kyuhyun sakit saat penolakan itu keluar dari bibir sungmin. ia memejamkan matanya menahan air matanya yang ingin melesak keluar. Menahan gejolak sedih dalam dirinya.

"aku apa hyung?" tanya kyuhyun lemah.

Sungmin memberanikan diri menatap mata kyuhyun di depannya kini, menatap mata yang jelas sarat akan luka. Tatapan mata itu mengiris hati sungmin, membuat rasa sakit yang tidak juga ia mengerti. Sungmin memejamkan matanya sejenak, dan menatap mata kyuhyun dengan raut permohonan. Memohon agar kyuhyun mengerti.

"aku mencintai siwon."

TBC

Huaah benarkah sungmin mencintai siwon? Lalu bagaimana dengan kyuhyun?

Denger lagunya judika jadi sedikit terinspirasi.. wkwkkwk

Mianhae kalo mengecewakan, aku masih belajar,, kritik dan saran di persilakan. But don't bash please.. gomawo.. :D