BUKAN DIA TAPI AKU
By : Rikha VR
Pairing : Kyumin and other cast
Genre : Romance, sad
Rate : T
Summary : berulang kali kau sakiti, namun aku tetap mencintaimu. Sadarkah kau cintaku lebih besar dari cintanya.
Declaimer : They are belongs to God and themselves..
Typo dimana-mana.. don't be silent reader please…
Happy reading… :D
Don't Bash please, if you don't like my story, don't read it.. easy right?
Chapter sebelumnya.
"tak bisakah kau mencintaiku ming?" tanyaku lembut.
"mianhae kyu, jeongmal mianhae." Lirihnya pelan.
"wae? Apa karena kuda sialan itu?" tanyaku kesal.
"aku mencintainya kyu, dan dia….." ucapan sungmin terputus sesaat, ia mengambil nafas dalam sebelum melanjutkan ucapannya.
"dia kekasihku sekarang." Ucapnya. Kata-kata yang seolah mencapkan pisau berkali di hatiku yang sudah hancur.
HAPPY READING
Sungmin Pov
Aku pulang dari rumah kyuhyun dengan langkah gontai, tangan ku masih terasa nyeri akibat sayatan pisau tadi. Bukan karena tanganku aku menjadi tidak bersemangat, tetapi sikap kyuhyun belakangan ini sungguh membuatku terluka. Sesampainya di rumah, eomma langsung memelukku erat dengan raut wajah yang sangat cemas, pasti heechul eomma sudah memberitahu eomma atas tindakanku tadi.
"minnie gwenchana? Bagaimana lukanya? Mengapa kau melakukan itu?" tanya eommaku dengan raut wajah sangat cemas.
Aku membawa eommaku untuk duduk di sofa rumah kami, memeluk sesaat eommaku. Aku begitu merindukannya, meskipun aku bertemu dengannya setiap hari. Dia selalu bisa membuatku merasa lebih baik.
"aku baik-baik saja eomma." Jawabku mencoba menenangkannya.
"mengapa kau sampai melakukan itu ming?"
"mianhae eomma membuatmu cemas, aku sebal kyuhyun tidak juga mau membuka pintunya, dia selalu saja bertindak semaunya." Gerutuku kesal sambil memproutkan bibirku.
"kau mencemaskannya?" tanya eommaku yang kini tersenyum.
"tentu saja eomma. Sudah 1 minggu dia tidak keluar dari kamarnya, bahkan dia tidak memakan makanannya." Eomma semakin tersenyum mendengar jawabanku, membuatku semakin bingung saja.
"aish eomma, kenapa eomma tersenyum seperti itu?" rengekku.
"apa kau mencintainya?" tanya eommaku tiba-tiba membuatku terkejut, hatiku berdebar aneh.
"nde? Ani eomma, aku tidak mungkin mencintainya." Elakku. Eommaku tetap tersenyum sambil terus menatapku dengan tatapan tidak percaya pada jawabanku.
"aish eomma jangan menatapku seperti itu, aku benar tidak mencintainya, aku mencintai siwon." Ucapku kesal.
"minnie, benarkah kau mencintai siwon?" tanya eomma
"eh? Hmm.. tentu saja eomma." Jawabku tanpa menatap mata eomma.
"tatap mata eomma minnie." Kata eommaku membuatku menatap matanya. Matanya yang membuatku sangat tenang.
"jujurlah pada hatimu minnie." Lanjut eommaku.
Aku menangis, eomma memelukku yang menangis, tubuhku bergetar dalam pelukan eomma. Aku tidak mengerti mengapa aku menangis, tapi hatiku sakit saat melihat mata eommaku, aku bingung dengan perasaanku sendiri. Eomma mengelus lembut kepalaku, mengecup lembut pucuk kepalaku, kemudian melepaskan pelukannya. Eomma menatapku sangat lembut, menghapus air mata di pipiku.
"aku bingung eomma, aku merasa mencintai siwon, tapi hatiku sakit saat melihat kyuhyun begitu terluka." Eomma tetap diam saja sambil tetap menatapku lembut. Tangannya mengenggam lembut jemari tanganku.
"aku ikut terluka saat melihat dia menyakiti dirinya sendiri. Aku tidak mengerti perasaanku eomma." Lanjutku sambil kembali memeluk eommaku.
"dengarkanlah kata hatimu minnie. Hatimu tidak akan membohongi dirimu." Nasihat eomma. Aku hanya menganggukkan kepalaku dalam pelukannya.
"kau tau kyuhyun sudah mencintaimu sejak dulu. Eomma bisa melihat itu dari matanya. Tapi eomma tidak akan memaksamu, biarkanlah hatimu yang memilihnya minnie."
"ne eomma."
"istirahatlah minnie, kau terlihat sangat lelah…. Dan sangat menyedihkan" ucap eommaku membuatku kesal. Dia senang sekali menggodaku.
"eommaaa.." rengekku. Eomma hanya tersenyum melihat aku begitu kesal karena terus di goda.
Aku melangkahkan kakiku menuju kamarku, menjatuhkan diriku di atas tempat tidur begitu aku tiba di kamarku. Aku memejamkan mataku, merasakan desiran aneh dan sakit yang datang bersamaan di hatiku.
"apa aku benar mencintai kyuhyun?" gumamku sambil menatap langit-langit kamarku.
"lalu bagaimana dengan siwon? Itu tidak mungkin. Kyuhyun hanya sahabarku sejak kecil mungkin karena itu aku ikut terluka melihatnya terluka." lanjutku.
"jujurlah pada hatimu minnie."
Kata-kata eomma kembali terngiang di kepalaku, membuatku semakin pusing saja.
Sungmin Pov END
….
Heechul terus melihat keluar jendela yang menampilkan gelap malam yang semakin pekat dengan raut cemas. Kyuhyun pergi sejak sore tadi namun belum juga kembali, padahal sekarang sudah pukul 23.00. heechul tau kyuhyun sedang terluka saat ini. Ia mendengar pembicaraan kyumin tadi siang. Sepulangnya sungmin dari rumah kyuhyun, kyuhyun langsung pergi dari rumahnya dengan raut wajah kesal dan sangat terluka.
"mau kemana kyu?" tanya heechul saat melihat kyuhyun pergi.
"….." kyuhyun diam saja tidak menjawab pertanyaan heechul dan langsung pergi meninggalkan rumahnya.
"YA! MAU KEMANA KAU KYUNNIE?" teriak heechul saat kyuhyun mengacuhkannya dan membawa mobilnya menjauh dari rumahnya.
Heechul hanya bisa menghembuskan nafas beratnya, ia tau bagaimana terlukanya kyuhyun saat ini. Ia tau kyuhyun sudah mencintai sungmin sejak kecil.
Heechul tersentak dari lamunannya saat mendengar pintu rumahnya di gedor dengan keras dan berulang, membuat heechul langsung beranjak untuk membuka pintu rumahnya itu.
"OMO!." Teriak heechul terkejut saat melihat putra kesayangannya berdiri dengan sempoyongan karena mabuk berat. Bau alkohol tercium jelas di indera penciuman heechul. Heechul berusaha membopong tubuh besar kyuhyun masuk ke dalam rumah mereka, ke kamar kyuhyun lebih tepatnya.
"sungmin hyung." Ucap kyuhyun lirih. Kyuhyun terus menyebutkan nama sungmin. heechul menjatuhkan tubuh besar kyuhyun di atas kasurnya, memandang wajah putranya dengan raut sedih. Jelas terlihat betapa besar kyuhyun terluka saat ini. Nama sungmin terus terucap dari bibir putranya itu.
"aku mencintaimu hyung."
"mengapa kau memilih kuda sialan itu."
"kenapa kau seperti ini kyu." ucap heechul sedih.
"eomma, aku mencintainya. tapi dia tidak mencintaiku."lirih kyuhyun dengan nada penuh luka.
Kyuhyun terus meracau dalam tidurnya, membuat heechul tak kuasa menahan air matanya. Ia ikut merasakan sakit yang kyuhyun rasakan saat ini. Dengan lembut ia mengusap rambut ikal putranya.
"menyerahlah kyu jika memang kau tidak sanggup menahannya." Ucap heechul lembut sambil terus membelai rambut kyuhyun. Cukup lama heechul di kamar kyuhyun, lalu ia beranjak pergi saat melihat kyuhyun sudah damai dalam tidurnya.
…...
SUNGMIN POV
Siwon mengajakku berkencan hari ini. Ia menjemputku dan membawaku ke taman yang sering kami kunjungi. kami duduk di taman, saling berdiam diri. Tangan kami masih saling terpaut, tetapi pikiran kami entah dimana. Aku menatap wajah siwon yang tengah melamun. Namun wajah kyuhyun tiba-tiba muncul di pikiranku. Aku mengeleng-gelengkan kepalaku berusaha mengusir bayangan wajah kyuhyun di pikiranku.
Sungmin Pov End
...
SIWON POV
Pikiranku terus tertuju kepada seorang namja yang tidak sengaja ku tabrak tadi, meskipun sekarang aku sedang berkencan dengan sungmin. ku lirik sungmin yang di duduk di sampingku, dia pun sedang melamun. Pasti sedang memikirkan kyuhyun, batinku kesal.
Flashback On
Aku terlambat untuk menjemput sungmin, aku segera berlari menuju mobilku, hari ini kami memiliki janji untuk kencan. Aku kemudikan mobilku dengan kecepatan tinggi, aku tidak ingin sungmin kesal karena menungguku terlalu lama.
AAAKKHHHH!
Aku segera memberhentikan mobilku mendadak saat melihat seorang namja melintas di depan mobilku begitu saja. Aku segera keluar dari mobilku, untuk memastikan namja itu tertabrak atau tidak.
"kau baik-baik saja?" tanyaku panik saat melihat ia sudah terduduk di jalanan. Dengan darah di tangannya. Dia menatap mataku dengan pandangan sangat kesal, tatapan mata yang entah mengapa membuatku sedikit takut. Tapi tunggu dulu,…..
Neomu yeppo, batinku.
Aku terus memandangi wajah cantik namja itu yang kini terlihat sangat kesal.
"kau punya mata tidak, apa kau tidak bisa membawa mobil dengan benar." Ucapnya kesal membuatku sadar dari lamunanku memandang wajah cantiknya.
"mianhae, jeongmal mianhae. Aku buru-buru." Ucapku penuh penyesalan
Ia berusaha bangkit dengan susah payah, aku segera membantunya berdiri namun ia menghempaskan tanganku begitu saja. Membuatku sedikit terkejut, karena tidak ada yang pernah menolakku seperti ini.
"biar aku antarkan kau ke rumah sakit." Tawarku.
"tidak perlu." Ucapnya datar sambil melangkah pergi meninggalkanku dengan tertatih.
Aku hanya bisa terdiam di tempatku berdiri, terus memandangi namja itu sampai ia hilang dari pandangan mataku. Getaran ponsel di kantong celanaku menyadarkanku dari lamunanku. Sungmin nama itu tertera di layar ponselku. Aku segera mengangkat panggilannya.
"yeoboseyo.."
"…."
"ne, sebentar lagi aku sampai."
"….."
"ne. arraseo."
FLIP
Aku segera mematikan panggilan itu, dan kembali membawa mobilku ke rumah sungmin.
"aish aku lupa menanyakan namanya" gumanku kesal. sepanjang perjalanan aku terus memikirkan namja itu.
Flashback OFF
Aku tersentak dari lamunanku saat tiba-tiba sungmin memelukku.
"minnie" panggilku lembut.
"biarkan seperti ini sebentar saja wonnie." Ucapnya.
Aku membiarkan sungmin memelukku, namun lagi pikiranku terus tertuju pada namja itu. Aku rasa aku jatuh cinta padanya, batinku.
Sungmin melepaskan pelukannya dan menatap mataku dengan tatapan yang sedih. Aku hanya mengerutkan alisku, bingung dengan sikapnya.
"waeyo?" tanyaku.
"aku ingin pulang saja."
"waeyo? Kita baru saja sampai disini." Tanyaku bingung.
"jebal wonnie, aku ingin pulang." Katanya dengan raut wajah yang sangat ingin menangis.
"baiklah."
Akupun membawa sungmin pulang, sepanjang perjalanan kami, kami kembali saling diam, sibuk dengan pikiran kami masing-masing. Aku harus mencari namja itu setelah ini, batinku.
Setelah mengantar sungmin pulang aku kembali melewati jalan saat aku menabrak namja itu. Aku berharap dapat bertemu dengannya kembali. Aku membawa mobilku dengan sangat pelan, memasang mataku baik-baik mencari sosok itu. Aku tersenyum dan memberhentikan mobilku saat sosok itu terlihat olehku. Aku segera keluar dari mobilku dan menghampiri namja itu yang terlihat sedang duduk di sebuah warung. (emang di korea ada yak warung pinggir jalan? Wkwkkw anggap aja ada.)
"annyeong." Sapaku sopan. Ia menoleh dan langsung beranjak pergi menghindariku. Dengan sigap aku menahan lengannya.
"kenapa kau menghindariku?"
"….."
"ya! Aku tidak punya niat buruk padamu."
"pergilah."
"tidak, sebelum kau memaafkan aku."
"aku memaafkanmu, jadi sekarang pergilah sebelum aku berteriak."ucapnya ketus
"baik aku akan pergi, tapi kau harus memberi tau siapa namamu." Ucapku sambil tersenyum manis memamerkan lesung pipiku. Ia menatapku dengan tajam. Tapi tetap cantik terlihat di mataku.
"kim kibum."ucapnya sambil benar-benar pergi meninggalkanku.
"kim kibum akan ku buat kau menjadi milikku." gumamku sambil terus memperhatikan sosok itu hingga menghilang dari jangkauan mataku.
SIWON POV END
…...
Sungmin Pov
Sesampainya di rumah aku langsung masuk ke kamarku. Pikiranku benar-benar membuatku sangat lelah. Aku memejamkan mataku di atas tempat tidurku.
"rasanya berbeda." Gumamku.
"pelukan siwon tadi tidak sehangat pelukan kyunnie. Hatiku dingin saat aku memeluk siwon tadi." Ucapku sambil menyentuh dada kiriku. Mengingat rasa hangat yang dulu kyuhyun berikan ke hatinya saat ia memelukku.
"aku mencintaimu ming."
Ucapan kyuhyun kembali terngiang di pikiranku. Aku mengacak rambutku frustasi, perasaan Ini benar-benar membuatku jadi gila. Aku bangkit dari tempat tidurku, menghampiri meja belajarku yang penuh dengan foto-foto aku dengan kyuhyun. Aku mengambil salah satu foto dimana kami masih sangat kecil. Aku terus tersenyum memandangi foto itu.
"dia sudah sangat tampan sejak kecil" ucapku tanpa sadar.
Aku terus melihat foto-foto kami di sana, mengingat setiap kenangan yang tak pernah bisa ku lupakan. Aku baru menyadari selalu ada cinta di matanya setiap kali dia memandangku. Aku tak pernah menyadari itu sebelumnya.
Flashback On
"kyunniee.."
"hmm.." kyuhyun masih sibuk dengan pspnya.
"kyunnieee… issh menyebakan cekali cih." Rengekku saat kyuhyun terus saja bersama game bodohnya itu.
"waeyo?" tanyanya tanpa menatapku.
"hikss,, kyunnie jaat. Minnie pulang caja." Ucapku sambil menangis, aku segera beranjak meninggalkan kamar kyuhyun. Melihatku yang beranjak pergi kyuhyun segera melempar benda bodoh itu, dan menahan tanganku.
"mianhae minnie, waeyo? Tanyanya lembut.
"shillo, minnie malas bicala sama kyunnie. Kyunnie jaat. Hiks." Ucapku kesal.
"kyunnie minta maaf ne."ucapnya lembut sambil menghapus air mata di pipi chubbyku.
"shilloe,"ucapku ketus.
"minnie jangan marah sama kyunnie ne, kyunnie jadi cedih." Ucap kyuhyun sedih.
"kyunnie jangan cedih, minnie cayang kyunnie."ucapku tanpa malu-malu.
"ne, kyunnie juga cayaaang bgt sama minnie." Matanya memancarkan cinta yang masih tidak ku mengerti saat itu.
Flashback OFF
aku tersenyum mengingat kenangan manis itu. Aku merutuki kebodohanku mengapa aku tidak pernah menyadari jika dia mencintaiku sejak dulu. Bahkan aku juga sudah mencintainya sejak dulu tapi aku tidak pernah menyadari itu.
Aku memejamkan mataku sambil memeluk foto itu. Aku merindukan masa-masa itu. Aku merindukan kyuhyun. Merindukan mata yang selalu memancarkan cinta untukku, merindukan sifat protektifnya yang membuatku merasa begitu berharga baginya, merindukan semuanya.
"aku merindukanmu kyunnie." Lirihku.
Aku sedikit terkejut saat ponselku bergetar, aku segera mengambil ponselku, dan melihat nama yang tertera di sana.
"heechul eomma?" gumamku heran. Aku segera mengangkat panggilan itu dengan perasaan aneh yang tiba-tiba menyergapku.
"yeoboseyo eomma."
"minnie, kau bersama kyuhyun sekarang?"
"ani eomma, ada apa?"
"hmm,, apa kyunnie memberitahu sesuatu padamu?"
"memberitahu apa eomma? Kyunnie tidak memberitahuku apa-apa."
"bagaimana mana ini"
"ada apa eomma?" tanyaku sedikit panik
"kyunnie akan berangkat ke Jepang malam ini. Dia akan melanjutkan sekolah disana."
"mwo?"
"dan pesawatnya berangkat 1 jam lagi. "
TRAK!
Ponselku jatuh begitu saja di lantai, air mata sudah menggenang di kedua mataku. Dadaku sesak, aku benar-benar tidak bisa bernafas. Semua yang di katakan Heechul oemma bagai petir bagiku.
"tidak mungkin.." lirihku sambil terus menangis.
TBC
Kenapa sungmin menangis? Apa terjadi sesuatu dengan kyuhyun?
Maaf ya kalo di rasa ceritanya mengecewakan. Masih amatirrr…
Semoga ga kependekan ya..
Gomawo buat semua readers yang bersedia ngasih reviewnya..
Kritik dan sarannya sangat membantu.. aku berusaha ngasih cerita yang terbaik..
Keep support me ok.. :D
KYUMIN JJANG! XD
Reply review :
Hyenim : gomawo udah ngasih review :D, gomawo udah mau baca FF aku.. kenapa judulnya "bukan dia tapi aku"?. Aku juga bingung.. hahaha tiba-tiba dapet inspirasi dari lagunya judika.. wkwkw #saranghae.
Sissy : heheh iya aku juga gemes bgt sama sifat ming di sini.. wkwkkw.. gomawo udh baca nd reviewnya.. :D #saranghae.
Kyuminsaranghae : siwon ganteng loh.. tapi tetep gantengan kyu appa.. XD gomawo udh baca nd ngasih review.. #saranghae.
KobayashiAde : gomawo udh baca nd reviewnya.. :D #saranghae.
sitapumpkinelf : aduh mian ya kalo kependekan. Aku brusaha lagi kok.. gomawo udh baca nd reviewnya.. :D #saranghae
km137 : ne, semoga yg ini ga kependekan ya.. gomawo udh baca nd reviewnya.. :D #saranghae
fitriKyuMin : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
winecouple : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
beMINe : min cintanya Cuma buat kyu.. wkkwkw : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
SSungMine : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
abilhikmah : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
Zahra Amelia : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
SPREAD JOY137 : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
danactebh : hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
Heeni : maaf ya kalo mengecewakan.. hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
Kanaya : maaf ya kalo mengecewakan.. hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
Ritsu HyunMin : hehehe biar kyu ga jadi evil terus.. hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
kyuqie : uljima ne.. :D hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
chakaca : gomawo.. hehehe.. gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
ISungyi : gomawo udh baca nd ngasih reviewnya. #saranghae… :D
