"KAU!" kataku kaget
"Berhentilah menangis DONGWOO-Hyung" kata seseorang yang berada di depanku.
.
.
.
.
.
.
.
Author: PANDAmuda
Tittle: New Story [Sequel Of Heartbreaking!]
Pair: Woohyun X Dongwoo
Cameo (?): Myungsoo, Hoya, Sungjoong
Note: Sequel Heartbreaking! Kalau penasaran baca semuanya. Jangan setengah-setengah
.
.
.
GAK SUKA! GAK USAH BACA
SUKA? BACA+REVIEW
.
HAPPY READING!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#DONGWOO POV
Sungguh hari yang menyebalkan, telat datang kesekolah karena terlalu lelah semalaman menggerjakan tugas. Sampai di sekolah mendengar kabar yang paling ku benci dari orang yang sangat kucinta (?) dan lagi harus di pasang-pasangkan sama teman sebangku ku yang bernama NAM WOOHYUN itu. Tapi aku biasa memanggil marganya daripada memanggil namanya dengan Woohyun.
Nam (NAM WOOHYUN) adalah teman sebangku ku sejak kelas X SMK, dia adalah satu-satunya teman sebangku ku yang paling benci jika melihatku pindah tempat duduk. Dia akan segera menarik ku kembali ke meja kami jika dia melihatku pindah dari tempat duduk kami, aku rasa ada yang aneh dengannya dan ternyata itu memang benar.
Dia ternyata menyukaiku. Dia memberitaukan tentang perasaannya kepadaku ketika kami akan naik ke kelas XI, ketika bagi raport kami duduk bersebelahan (lagi). Kemudian…
#Flashback On
"Dongwoo-hyung, aku mau bilang kalau aku menyukaimu sejak pertama kali aku melihatmu di waktu MOS hari pertama kita disini. Apa kau ingat ketika kau dirayu oleh seorang pria tampan dengan rambutnya yang seperti artis korea?" bisik woohyun di telinga kiriku.
Guru kami sedang berbicara di depan, walaupun kami duduk di barisan paling ujung dan paling belakang kelas. Jika ketahuan gurunya kita sedang berbicara seperti ini aku sangat malu sekali, dan yeah.. oleh karena itu kami berbicara dengan cara berbisik-bisik.
"maksudmu?" Tanyaku bingung sambil memiringkan kepalaku-imut sambil mencoba sedikit mengingatnya.
"Ah… 'Hiduplah bersamaku maka kau akan bahagia?' 'jangan pernah mencoba untuk menghindar dari cintaku, karena cintaku adalah cinta yang paling tulus untukmu di dunia ini?'" "apa itu kau? Aku masih tak percaya. Sungguh?" kataku specless setelah mengingat apa yang terjadi beberapa tahun lalu sambil memegang pipinya untuk meyakinkan apa orang yang dulu merayuku adalah Nam Woohyun orang yang sama dengan seseorang yang ada di depanku ini.
"Hyung…"
"ya?"
CHU~
"…."
"…."
1 detik
2 detik
"Aaaa… NAMMM! KAU MENCURI CIUMAN PERTAMAKU! AKU MEMBENCIMU.." kataku sambil berlalu meninggalkannya tanpa menghiraukan seluruh mata yang melihatku sinis. INGAT AKU MASIH DI DALAM KELAS TADI!
"AKU JUGA MENCINTAIMU HYUNG!"
.
'Hah.. dia telah mencuri ciuman pertamaku' kataku dalam hati sambil memgangi bibirku yang baru saja di kecupnya, akh.. padahal aku sudah menjaga ciuman pertamaku untuk orang yang sangat kucintai namun dia. Ah.. dia telah mencurinya! Awas saja kau NAM!
.
"Hyungie~ Oddikayo!"
'Jamkan, itu suara Nam kan? Aku harus segera pergi' kataku dalam hati sambil berjalan lebih cepat dari sebelumnya.
"Hyungie~"
GREP!
'Terlambat'
Dia sudah memelukku dari belakang sekarang dan Hell ya! Aku gak bisa menghindar darinya lagi. Coz dia sudah memelukku dengan sangat erat dari belakang. Akhh… dasar anak ini!
"Hyung aku mencintaimu, sangat. Maukah kau menjadi Namjachinggu ku?" kata Nam di atas bahuku sehingga membuatku sedikit merinding terkena hembusan nafasnya yang hangat
"Maaf nam aku gak bisa jadi namjachinggu mu. Mian!" kataku langsung peri ketika merasakan pelukannya melonggar padaku.
#Flashback Off
Dukk
"Auu.. Appo" kataku sambil meringis memegangi kepalaku yang terkena jitak oleh seseorang yang sangat mengganggu ini
"Hyung apa yang kau lakukan? Jangan bilang kau sedang memikirkanku!" kata seseorang yang mengganggu ku ini. Myungsoo namanya.
"Eh? Sorry-sorry aja ya apa bagusnya aku mikirin kamu heh!" kataku sambil meledeknya
"iya juga sih." Katana sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Babo!" kataku sambil membalas menjitak kepalanya
.
Teng Tong Teng (?)
.
Istirahat tiba dan aku lebih memutuskan untuk tidur di dalam kelas aku cukup malas untuk melakukan aktivitas hari ini karena kejadian tadi pagi.
"hyung ambil ini aku tau kau sedang malas melakukan kegiatan jadi aku membelikan ini untukmu agar kau terlihat segar seperti biasanya, walaupun ku tau tatapan matamu yang mengerikan itu tak akan hilang" 'kenapa mesti orang ini lagi'
"Kau sungguh menyebalkan Nam, kenapa kau selalu mengganggu kehidupanku hah?" kataku kesal kepada Woohyun
"singat. Itu karena aku mencintaimu hyung!" katanya santai
"ya ya ya. Ku rasa yang itu aku mengetahuinya" kataku datar
"lalu?"
"lalu apanya?" bingung? Kalian benar!
"kau menerimaku?"
"menerima apa?"
"untuk menjadi pacarku. Apa kau mau menjadi pacarku?"
"apa kau sedang menembakku?"
"menurutmu hyung?"
"sudahlah nam menyerah saja. Ku rasa aku tak bisa." Kataku sambil meminum Kopi yang tadi di berikannya kepadaku
"baiklah. Aku akan selalu menunggumu hyung."
"kau menyebalkan Nam."
"Aku tau kau juga menyukaiku Hyung." Katanya sambil tersenyum bahagia
"Cih! Terserah!" kataku Kesal
.
.
.
Sekolah sudah selesai dan sekarang aku sedang menunggu sopir yang akan mengantarku pulang. Hingga tiba-tiba..
"Hyung naiklah, kurasa Sopir mu tidak akan datang menjemputmu!" kata Woohyun dari atas Motor Besar kebanggaannya
"Cih! Percaya diri sekali kau!"
"pada kenyataannya memang begitu" Katanya lagi sambil menunjukkan SMS yang ada di HP nya
'Paman aku akan menjemput anakmu yang manis itu, oleh karena itu jangan biarkan sopir pribadi anakmu yang manis itu menjemputnya' cih.. manis katanya. Menjijikan
'baiklah Nam, aku percayakan dia padamu. Tolonglah!'
'baik Ayah, aku akan melakukannya'
"Cih! Apa itu? Menjijikan. Penjilat!"
"hahahaha… itu adalah salah satu caraku untuk mendapatkanmu hyung. Bagaimana? Kau tidak mau ikut?"
"TIDAK!" kataku ketus
"kau yakin?" katanya mencoba menggodaku
"Aisshh… Baiklah aku ikut, mana helmnya?" kataku sedikit kesal sembari bersiap menaikki motornya
"jja! Ini pakailah" kata Nam sembari memberikan Helmnya padaku
.
.
.
Cih! Sungguh malang nasib ku, aku baru mengetahui satu fakta yang cukup membuatku Shyok, ternyata kedua orangtua Nam dan orangtua ku adalah sahabat dekat dan You Know! Orangtua ku ah.. lebih tepatnya ibu ku ingin manikahkanku dengan Nam yang notabenenya lebih muda 1 tahun dariku dan You Know aku yang harus menjadi 'ISTRI' seorang Nam yang menyebalkan. Cih!
Dan Faktanya semua orang menggetahuinya sejak aku duduk di kelas 2 SMP. Sementara aku, aku baru menggetahuinya kemarin setalah Nam menggantarku dan dengan penuh emosi aku mendatangi ayahku untuk menanyakan tentang percakapan mereka (Ayah & Nam) di SMS tadi. Dan Foilla! Aku baru mengetahuinya dan aku langsung marah besar terhadap kedua orangtua ku dan memutuskan untuk mogok makan.
Dan sialnya aku gak makan sedikit nasi pun semenjak pulang sekolah kemarin hingga sekarang. Dan aku memutuskan untuk keluar pergi mencari makanan untuk mengisi perutku. Aku sungguh malu jika makan di rumah, so aku akan pergi mencari makanan di luar.
"Woo~ ada Nam datang untuk mengajakmu sarapan di luar. Cepatlah turun!"
'SHIT! Kenapa dia lagi? Sungguh pengganggu'
"Baiklah" kataku lemas
Aku tidak bisa menolak semua ini. Why? Karena kami bahkan sudah di tunangkan semenjak Nam baru di lahirkan dan Nam sudah mengetahuinya sejak kelas 2 SMP (kami sekolah bersama, walau aku lebih tua 1 tahun darinya. Itu bukan karena kau yang telat sekolah atau tidak naik tinggkat, melainkan dia yang sekolah kecepatan) dan aku yang baru mengetahuinya sekarang hanya bisa manaerimanya dengan lapang dada—walau aku tak bisa ihlas menerima semua ini.
.
.
"Apa kau begitu lapar hyung!"
"Eung!"
"Hyung aku harap kau menerimaku untuk menjadi pacarmu. Ini adalah permintaan terakhirku, setelah ini aku tak akan memintamu lagi dan bahkan aku akan meminta Ayah dan ibu untuk menggagalkan tunangan kita jika kau tidak bisa mencintaiku. Kumohon padamu kali ini saja Cobalah untuk menjadi pacarku selama sebulan ini walaupun kau masih tak bisa melupakan Hoya. Jika setelah bulan berikutnya kau masih tak bisa melupakan hoya aku akan meninggalkanmu dan tak akan mengganggu kehidupanmu lagi Hyung!"
"Heh.. aku cape melihatmu memohon padaku terus Nam, baiklah aku akan coba. Mari kita menjadi seorang kekasih mulai hari ini. Mohon bantuannya!" kataku sembari menjabat tangannya dan—sedikit—membungkukkan badanku secara Formal.
"kau menggemaskan Hyung, kita tidak sedang berbisnis kau tau?" katanya gemas sembari mengacak rambutku sayang
.
.
1 bulan sudah berlalu dan entah kenapa semakin lama aku selalu merasakan gejolak aneh pada jantungku ketika dia (Woohyun) mendatangiku dan melakukan hal-hal kecil yang cukup membuatku Blushing di tempat.
Sungguh, kurasa aku sudah mulai mencintainya dan mulai melupakan Hoya. Well aku tak pernah sekalipun memikirkan hoya lagi setelah kejadian 1 bulan yang lalu itu.
Dan Nam semakin lama semakin menampakkan ketulusan cintanya kepadaku, entahlah kurasa aku mulai gila—Author: Kurasa kau memang sudah gila sedari dulu Woo—karena Woohyun
.
"Bagaimana hyung? Ini sudah 1 bulan semenjak saat itu? Apa kau akan melanjutkannya atau kita akhiri semua ini?"
"Well kurasa kau tau jawabannya Nam!"
"Hahahaha…. Kau sungguh menggemaskan Hyung, baiklah aku rasa aku tau."
"Hem.." kataku singgat karena jujur aku malu!
"Hyung!"
"…" aku sedang pokus keacara di TV
"Dongwoo Hyung!"
"…" Terlalu bagus cerita di TV itu
"Hyungie~"
Chu~
"Kyaaa…. NAM! LAGI-LAGI KAU MENCURI CIUMAN KU" Teriakku Histeris setelah dia mengecup bibirku singkat
"Kekekeke…. Ku harap aku juga yang pertama mencuri 'keperawananmu' Hyung!" kata Woohyun dengan seringan yang cukup mengerikan yang sempat ku lihat sebelum dia menggendongku kearah kamarku. (tadi kami ada di ruang keluarga sambil Nonton TV bareng)
#DONGWOO POV END
.
.
.
.
.
END
.
.
Omake:
"Hah.. kurasa aku begitu menyesal telah memilih Jongie. Sifatnya sungguh tidak bagus, masih mending Sifat Dongwoo terlihat dingin di luar tapi baik di dalam" kata Hoya sedih
"Kurasa itu salahmu Hyung! mangkanya kau harus memperhatikan dulu sebelum bertindak. Dan kau tahu Hyung! Ternyata Dongwoo Hyung dan Woohyun sudah di tunangkan sejak kecil, dan Woohyun dengan sengaja membiarkan tunangannya itu tidak tau sama sekali." kata Myungsoo dengan semangat 45 membuat Hoya menyesal
"Hah... aku sungguh menyesal Myung" kata Hoya sedih (lagi)
.
.
.
TRULY ENDED!
.
.
Jja~ bagaimana? GAJE? Gak sesuai keinginan kalian? Cih! KALAU GAK SESUAI KEINGINAN BIKIN AJA SENDIRI! LU PIKIR BIKIN FF ITU MUDAH!
Rabu || 25.12.2013 || 20.25 (WITA)
