Kim Family
Main Cast : Liat sendiri
Rate : untuk ini T , kedepannya ... ambigu
Genre :Family, Humor
Ini GS lo ...
Cuap Cuap : SAYA KAMBEK ... Maaf ya kalo ya lama gak muncul ... just info ... sekarang saya gak lagi anak rumahan ... alias ... anak pondok ... jadi ... mau ngetik FF tuh susah beudttt ... *alay*. Harap maklum ..., Trus juga saya bingung mau update yang mana dulu ... Broken Vow atau Red pearl ... jadi saya kambek dengan FF baru ... maaf ya kalo jelek biasa lah ... saya gitu ... dan selamat membaca ...
ALL SORA POV
Oke ... seperti sebelumnya ... aku akan menceritakan tentang kakak kakak ku ...
Tapi bukan dengan cerita panjang ... karena ya ... kau taulah aku sedikit malas menceritakan part dimana aku ternistakan secara tidak elit.
Mari kita mulai dengan pembacaan Al-Quran beserta terjemahnya lalu dilanjutkan pembacaan UUD 1945.
"SORA ... KAU KEMANAKAN PASTA GIGIKU ...?"
"DIATAS LEMARI OPPA ... LIAT ADA KARDUS DIDALAM SANA ADA BANYAK PASTA GIGI OBRAL MILIKMU ..."
Oke mari kita lompati dan abaikan part sebelumnya.
Kita mulai dari part sarapan pagi ..
Pagi ini seperti biasa ... rusuh, anarkis, dan benyak terjadi baku hantam –terutama Soo eonni dan Lagi lagi tiang jemuran Yeol oppa - .
Ya sudahlah ... abaikan saja mereka nanti malam juga kembali akur didepan layar TV bermain play station bersama.
Ok ... tarik nafas ... buang tarik nafas lagi ... buang ...
Saatnya untuk ...
"OPPA EON-hmmmpppp"
Seketika mulutku dibungkam oleh seseorang dan itu ...
"Sehun? Sejak kapan kau turun?"
Dia mengelap tangannya – yang bekas membungkam mulutku tadi -., dan duduk mengecuhkan pertanyaanku.
"Aishh ... awas kau ... makan malam nanti porsi mu hanya setengah ..."
Mungkin dengan begini dia mau memperhatikanku. Tapi ... dia hanya memandang dan berkata ...
"Tak apa ... aku makan malam dengan Lulu eonni ... :P"
JDERRRR .
Sekedar informasi Lulu eonni adalah kakak kelasku yang sudah tiga hari jadi pacar seorang KIM SEHUN yang notabenenya kembaranku.
"WHAT ? emang kau punya uang ? bukannya uang mu habis untuk perawatan rambutmu ?"
Ok memang faktanya dia tak pernah punya uang.
"Kan aku pinjam punyamu ... ini ... aku ambil dari chiki ..."
Disuguhkannya uang yang kalau dirupiahkan berjumlah 300ribu itu didepan mataku.
OH MY ... itu tabunganku ...
"KAU ... DASAR SEHUN KAU MENYEBALKAN ... "
Ok ... pasrah ... pasti chiki juga sudah hancur sekarang ...
Nasibku ..
"Daripada mengurusiku ... lebih baik urusi Hyung-hyung dan Nonna nonna yang lain lihatlah sekarang jam berapa ? Setengah delapan lo ..."
Ya betul juga omongan si Sehun ini.
"Baiklah ... EONNI ... OPPPA ... CEPAT TURUN ..."
Sehun menutup telinganya. Yaya ... patut diketahui sekarang aku berteriak disampingnya.
"Bisakah kau lebih manusiawi ketika memanggilnya ... ?"
Sehun menyindirku. Tapi sebodo amat. Saatnya aku makan .
BRUK BRUK BRUK ..
Oh itu mereka turun. Dan mereka sudah siap semua ... dan itu bagus. Sangat bahkan.
"Pagi Sora... pagi Sehunnie ... "
Itu Tae eonni dengan tas dan baju kerja yang sudah rapi untuk berangkat mengajar di tempat kursus di kota Seoul. Jauh sangat jauh tapi itulah Tae eonni, prinsipnya Tak apa jauh asal GAJI BESAR dan TUNJANGAN memadai. Baik kita dukung saja prinsipnya.
"Sora ... kau membuatkanku hanya tiga lembar ? Tolong buatkan 4 lagi untuk bekal ku dan jangan lupa tambahkan bacon dan daging asap yang banyak."
Kalo itu ah, siapa lagi kalo bukan Soo eonni .
"Ne."
Hap . Suapan terakhir rotiku mendarat sempurna dalam mulut. Dan apa tadi roti bakar ? ya baiklah.
15 menit mungkin cukup mempersiapkan itu semua.
.
.
.
Kini kedua tanganku dengan pesanan Soo eonni dan satu lagi bekal makan siangku plus Sehun. Kenapa Sehun ? karena dia kembaran ku. Jawaban ambigu ? tentu aku gitu lo ...
Back to meja makan.
Kini di meja makan hanya tersisa Sehun, Jongin oppa, Chen oppa, Benben oppa, Yeol oppa, dan Suho oppa. Yang lain sudah berangkat.
Tapi kau tau ... ini mencurigakan .
Terasa hawa hawa mistis menyelimuti ruangan ini.
"Oppa ... kalian kenapa diam? Masakannya tidak enak ya ?"
Ok jujur aku benci hal ini hening ini memuakkan.
"Tidak adik kecilku ... ini enak."
Suho tersenyum hangat. Dilihat dari bajunya sih dia ada kuliah pagi.
"SORA ... MANA MAKANANNYA ?"
Oke monster makanan itu mengamuk lebih baik ku berikan saja pesanannya.
.
.
.
.
Kami berangkat bersama ya ... seperti biasa. Tapi ini tidak biasa. Mereka hanya membisu. Kecuali Yeol oppa saja yang tersenyum kepada setiap makhluk hidup yang dilihatnya termasuk mawar depan rumah dan Kiko yang sedang menjalankan ritualnya.
"Hun, Jongin oppa, Chen oppa, Benben oppa ..., apa kalian dicampakkan ? ini hari jumat lo ...kita bisa berpesta nanti malam, kenapa kalian cemberut ? itu sangat aneh. "
Ku coba menanyakan pada mereka tapi apa ... sepertinya harga kacang kali ini mahal ya.
Ah biarlah, setidaknya mereka masih mau berangkat sekolah.
.
.
.
.
Siang hari pulang sekolah yang menyenangkan ... tanpa para kakak kakak yeng mengganggu.
Halaman belakang adalah tempat yang indah saat siang. Hamparan rumput dengan jajran tanaman bungan mawar dan bunga lili yang berjajar anggun. Oh surga dunia.
"Ah ... andai hari ini seperti hari ini ... tanpa da penganggu..."
Angin disini begitu semilir . Oh tenangnya . Kuharap ketenangan ini bertahan lama ya lama ...
Sebelum …..
Duakkk …
Mereka ..
Brakkk …
"KAMI DATANG!"
Belum selesai harapanku terucap , para setan setan itu sudah datang.
"Adik kecil dimana kau ….?"
Dilihat dari suaranya dia itu …. Yeol oppa. So Fine.
"Kemarilah, aku dibelakang !"
Mereka datang berbondong bonding dengan barang bawaan mereka.
SUMPAH DEMI APA . MEREKA GILA .
MEREKA MASA BAWA ALAT PERANG, ALAT DAPUR, SAMPE ALAT MANDI.
Woles no capslock again.
Tapi ini aneh bray … Halaman belakang mau dibauat apaan juga ama mereka.
"Bang …. Abang mau napa bawa gituan ?."
"Ini buat kita perang …" jawab Chen dengan cengirang indah.
"Perang buat apa ?"
SUMPIL GUE BINGUNG.
"Dapetin sapa yang bakal jalan bareng Lulu …"
SRING.
Suasana langsung jadi horror. Sehun ngomong sambil gaya gayaan jadi Dedi Cobuser.
HOROR.
"Abang-abangku yang kece … 'Kadang'…"
Gue benci kalo mereka lagi rebutan. Susah . Kagak ada yang mau ngalah palgai masalah makanan dan cewek.
Beuh… PELIT.
"Cewek kagak Cuma satu masih banyak tuh …. Depan rumah juga cewekkan."
Gue nunjuk rumahnya Amber eonni . Setidaknya dia perempuankan.
"Daripada kita Maen perang perangan mending ayo kita ngelanjutin schedule biasanya. Kita Party yukkk … kita undang dah cewek-cewek temen temen Sora. Ok ?"
Mereka Cuma ngangguk ok fine setidaknya mereka mau .
"Benben oppa bagi tugasnya."
Dia Cuma melotot.' Maksudnya lo ?'
"Udah , udah tua kagak usah marah-marah ntar perawatannya gagal lo …"
CLING.
SKAK MAT.
Sekedar info. Kris oppa gak suka kalo dibilang udah tua tapi dewasa.
"Ini udah."
Kris oppa nyodorin kertas. Cepet banget ya biar dah biar cepet selesainya.
"Sehun Baca."
Sehun cengo. Dia lagi asik ngeliatin kupu-kupu ngungging.
"Gue ? "
"Yeah. Cepetan ."
"Sumapah ini tulisan zaman pra aksara ya … "
Sehun lempeng banget bilang gitu. Padahal yang nulis didepannya.
Pray for Sehun . Moga aja Kris oppa lagi mode Budek.
"Udah baca aja komen mulu."
Kai oppa yang ngomong. Sedangkan Kris beneran lagi Mode BUDEK ON.
"Ok isinya adalah …
Tim Dekorasi : Kris, Chanyeol
Tim Konsumsi : Sora
Tim Perlengkapan : Chen , Suho
Tim Hiburan : Sehun , Kai "
Sumpah.
Ini terlalu greet. Masak Dekornya KRIS dan CHAYEOL OPPA ? Gila.
Pasrah.
"Udahkan ? Sono pada kerjain tugasnya."
Chen Oppa merintahin kita padahal dianya…
"La abang ngapain ?"
"Tidur"
Polos banget jawabannya.
Langsung aja semua narik dianya kekolam ikam. –Untung bukan kolamnya si keiko
.
.
.
.
.
.
3 years Later ….
Aniya ..
.
.
3 hours Later …
.
.
"Makanan beres . Minuman beres. Sipp "
Heh kalian jangan diam saja bantuin napa .
Sipp.
Kita lihat ketaman . Seperti apa dekorasinya.
DUG
DUG
DUG
DUG
JDERRRRRR …..
TBC
Mianhae kalo cuma dikit Mianhae kalo lama ... MIAN ...!
Sumpah ini ngetiknya kaya cicilan mobil berangsur angsur . Dikit dikit . eh ternyata ilang ya udah ngulang lagi hailnya tambah ABSURD.
SELAMAT TAHUN BARU 2014 ... *bro belum ... iyakah ?
SELAMAT JUGA BUAT EXO ... YEEYYYYY!
Cukup sekian dan KEEP REVIEW !
:D
