Do You Love Me?
Main chara: ShikaTema
Chapter 2: The Remember
-
-
-
Disclaimer: Naruto masih bukan punyaku, tapi punya Masashi Kishimoto.
Do You Love Me? by 'Aka' no 'Shika'
Summary: Lewat sebuah lagu, kenangan masa lalu Shikamaru dan Sakura seakan diputar kembali. Apakah yang terjadi di masa lalu mereka? Dan apa hubungan yang pernah mereka jalani dulu? Bagaimana perasaan Temari setelah tahu masa lalu mereka berdua? Semua akan dibahas setajam GIGINYA HIRUMA! *author digigit Hiruma*
"Oke! Kalo gitu kita mulai!"
Shikamaru dan Sakura pun melangkah ke atas panggung berdua. Setelah semua siap dengan posisi masing-masing, Sakura mulai memainkan biolanya dengan perlahan-lahan.
Kali ini Shikamaru yang memulai menyanyikan lagu ciptaannya tersebut. Dengan suara yang lembut dan tempo yang lambat perlahan-lahan menjadi cepat. Dipadukan dengan melodi gitar yang dimainkan Shikamaru.
Aisaretai demo aisou to shinai
Sono kurikaeshi no naka wo samayotte
Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte
Suki na hito ni wa suki tte tsutaerunda
Flashback: Mode On...
Konoha Junior Grade School, merupakan SD yang sangat megah. Dengan berbagai fasilitas yang ada, membuat sekolah ini menjadi sekolah yang terkenal di Jepang. Tidak terkecuali dengan seorang anak berambut merah muda sebahu bernama Haruno Sakura. Murid kelas 2 di sekolah ini. Dia sangat suka bermain biola. Sejak TK sudah mahir bermain biola. Dia juga cukup pandai bernyanyi. Dan karena kepandaiannya itu, dia sudah banyak mengikuti berbagai lomba bermain biola dan selalu memenangkannya.
Suatu hari, dia berjalan melintasi ruang musik. Menurutnya, ruang musik adalah tempat yang paling nyaman untuk dirinya bermain biola. Sang anak berambut pink itu pun memasuki ruangan tersebut. Dirinya begitu terkejut, ketika melihat seseorang telah berada di dalam ruangan tersebut. Seseorang yang sebaya dengan dirinya, namun tidak dikenalnya. Seorang anak lelaki kecil sedang bermain gitar dengan penuh penghayatan.
'Siapa dia? Kenapa aku tak pernah melihat dia? Apa dia anak baru?' tanya Sakura dalam hati.
"Hei, kau yang di sana!" teriak bocah itu, membuat lamunan Sakura terhenti.
"Ah? Aku?" tanya Sakura sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Iya! Kenapa kau cuma berdiri di situ? Ayo duduk!" ajak bocah nanas itu.
Sakura pun menghampiri anak lelaki itu. Lalu Sakura duduk di samping anak itu. Dengan polosnya anak itu bertanya kepada Sakura.
"Hei! Siapa namamu?" tanyanya.
"A... aku Haruno Sakura. Kalau kau siapa? Kenapa aku tak pernah melihatmu?" tanya Sakura balik setelah memberi tahu namanya ke bocah itu.
"Aku Nara Shikamaru. Aku pindahan dari Seoul. Sebenarnya aku lahir di sini. Tapi waktu aku berumur 4 tahun, ayahku pindah tugas ke Seoul. Sekarang aku kembali ke Jepang. Senang berkenalan denganmu." Jawab bocah bernama Shikamaru itu sambil menjulurkan tangannya ke depan Sakura.
"Aku juga." Balas Sakura kemudian menyalami tangan Shikamaru.
"Kau bisa main gitar?" tanya Shikamaru.
"Tidak. Tapi aku bisa main biola. Dan aku sangat suka main biola." Jawab Sakura sambil mengalihkan pandangannya ke arah sebuah kotak biola kecil berwarna coklat tua yang bergelantung di dalam lemari kaca yang menyimpan berbagai alat musik yang kira-kira bisa digantung.
"Wah! Aku sih bisa memainkan semua alat musik. Mau liat?" tanya Shikamaru sambil duduk di sebuah kursi. Di depan kursi tersebut terdapat sebuah drumset. Dia pun mulai memainkan drum tersebut dengan beberapa tabuhan keras.
Flashback: Mode Off...
Melodi mengalun dengan indah. Sesaat Sakura yang mengingat kejadian pertamanya saat bertemu Shikamaru, memandang lembut ke Shikamaru yang tak berhenti memperhatikannya sambil sesekali menghadap ke 10 penonton yang mendengarkan lagunya tersebut.
Bagi Sakura, Shikamaru adalah orang yang cukup menciptakan kesan kuat di dalam benaknya. Dulu, dia merupakan anak yang paling banyak mendapat perhatian dari siswa-siswa di SDnya, begitu juga dengannya yang menaruh perhatian ke Shikamaru.
Nyanyian pun berlanjut. Suara yang khas dari Shikamaru yang menyanyikan lagu tersebut kemudian menjadi cepat. Dan tepat sebelum bagian reffrain dinyanyikan, dia meninggikan suaranya.
Anata ga boku wo aishiteru ka aishitenai ka
Nante koto wa mou docchi demo ii n da
Donna ni negai nozomou ga
Kono sekai ni wa kaerarenu mono ga takusan aru darou
Sou soshite boku ga anata wo aishiteru to iu jijitsu dake wa
Dare ni mo kaerarenu shinjitsu dakara
Sen no yoru wo koete anata ni tsutaetai
Tsutaenakya naranai koto ga aru
Aisaretai demo aisou to shinai
Sono kurikaeshi no naka wo samayotte
Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte
Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da
Kimochi wo kotoba ni suru no wa kowai yo demo
Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da
Flashback: Mode On...
"Wah!!! Pertunjukan yang menarik!!! Shikamaru dan Sakura telah menampilkan sebuah pertunjukan yang memukau!!!" teriak Kepsek Sarutobi sambil memberikan tepukan tangan yang meriah.
"Siapa dulu neneknya? Chiyo..." kata Chiyo-baasan, nenek Sakura.
"Oh ya! Bagaimana dengan penampilan anak saya, Pak Sarutobi?" tanya Pak Namikaze yang menanyakan penampilan anaknya, Naruto.
"Anakmu juga bagus. Sepertinya di lomba kali ini, para adik kelas yang akan lebih mendominasi dari pada kakak kelasnya." Jawab Pak Sarutobi dengan bangga.
Di belakang panggung...
"Huff... Capek banget nih!" keluh Sakura seraya medudukkan diri di sebuah kursi kayu.
"Suaraku serak." Keluh Shikamaru dan segera mengambil minuman yang disuguhkan wali kelas mereka. Iruka-sensei.
"Aku yakin, kelas kita pasti yang jadi juaranya!" teriak Naruto ke kedua temannya itu.
"Iya! Untung Shikamaru dipindah ke kelas kita ya Naru?" tanya Sakura sambil melirik ke arah Naruto.
"Iya!" jawab Naruto sambil mengangguk setuju.
"Emangnya kenapa kalau ada aku?" tanya Shikamaru yang setengah penasaran. (cuma setengah? Shikamaru kan orangnya gak pernah serius ya?)
"Ng... Kenapa ya?" tanya Sakura ke Naruto. Sementara yang ditanya sudah menghilang entah kemana.
"Lho? Naruto? Kemana kau? Hei Naruto!?" tanya Sakura setengah panik sambil menyembunyikan mukanya yang merah, karena tadi ditanya Shikamaru. (apa hubungannya?)
"Ssshhht!" bisik Shikamaru ke Sakura sambil menlekatkan telunjuknya di bibir Sakura. Langsung saja muka Sakura menjadi semerah sakura. (dalam bahasa Indo, sakura artinya buah ceri.)
"Biarkan saja dia. Ada yang mau ku omongin sama kamu. Tapi nanti ya, pas pulang sekolah." Ucap Shikamaru sepelan mungkin agar tidak terdengar oleh yang lain, dan pastinya hanya Sakura saja yang bisa mendengar.
"I... ya..." jawab Sakura terbata-bata sambil menyembunyikan mukanya yang masih merah.
Flashback: Mode Off...
Nyanyian pun berlanjut. Shikamaru mulai melantunkan lagu tersebut. Suara tersebut terdengar semakin indah karena dibagian tersebut Shikamaru menyanyikan dengan penuh penghayatan dan suara yang lembut serta diiringi dengan suara biola yang dimainkan Sakura. Melodi mengalun dengan indah, gesekan biola dari Sakura membuat penonton menjadi ikut terbawa suasana lagu tersebut. Sampai-sampai Naruto ikut menangis.
Kono hiroi sekai de meguri au yorokobi wo kotoba jya ii arawasenai ne
Dakara bokutachi wa hohoemi
Iro azayaka ni sugiru aki wo doremi de utatte
Fuyu wo se ni haru no komorebi wo machi
Atarashiku umare kawaru dareka wo mamoreru youni to
Kita michi to yukisaki furikaereba itsudemo okubyou na me wo shite ita boku
Mukiaitai demo sunao ni narenai
Massugu ni aite wo aisenai hibi wo
Kurikaeshite wa hitoribocchi wo iyagatte
Ano hi no boku wa mukizu na mama de hito wo aisou to shite ita
Flasback: Mode On...
Usai pulang sekolah...
"Kita juara! Kita juara!!!" pekik Naruto kegirangan, sambil meloncati satu per satu kursi dan meja yang ada di kelasnya.
"Aduuh Naru! Kamu jangan seperti monyet gitu deh! Bersikaplah dengan tenang!" teriak Sakura yang marah dengan kelakuan Naruto yang seperti monyet. (?)
"Hai... Hai..." turut Naruto sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Oh ya Sakura! Aku mau bicara nih!" Shikamaru mulai buka mulut.
"Ah, iya. Naruto! Kami tinggal dulu yach!" pekik Sakura seraya melambaikan tangan kanannya bak artis yang baru muncul dari panggung.
Taman belakang sekolah...
"Ehem... Shika, kamu mau ngomong apaan nih?" tanya Sakura polos.
"Sebenarnya... aku... aku..." wajah Shikamaru mulai terasa panas.
"Duuh... Shikamaru ngomongnya lama banget sih?" keluh Sakura sambil membungkuk lemah.
"Ilikeyou! Hah... hah..." Shikamaru bicara tanpa jeda kemudian menghembuskan nafas ngos-ngosan.
"I~ih! Shika! Ngomongnya pake bahasa manusia dong! Jangan pake bahasa alien gitu deh!!!" keluh pluss marahnya Sakura keluar. –lagi—
Kali ini Shikamaru benar-benar sudah bermuka semerah delima. Dia bingung harus ngapain dan bilang apa. Tapi dia serius dan bermaksud mengatakan dengan bahasa yang bisa dimengerti Sakura.
"...Sakura... Sebenarnya aku suka kamu..."
"Hah?"
"Ya... Gimana ya jelasinnya? Tapi bener kok aku suka kamu..." jelas Shikamaru sekali lagi.
"Sebenarnya... aku juga punya..." Sakura tak sanggup untuk melanjutkan perkataannya. Mukanya juga sudah seperti tomat merahnya.
"Perasaan yang sama?" tanya Shikamaru melanjutkan perkataan Sakura yang tak terselasaikan.
"Iya..." kali ini muka mereka berdua sudah seperti kembar saja merahnya.
Mereka berdua pun tertawa di tengah indahnya sunshine.
Flashback: Mode Off...
Ingatan masa lalu itu tiba-tiba muncul lagi di benak Sakura. Kali ini matanya sudah berkaca-kaca. Dia pun mulai menutup matanya karena tak sanggup untuk meluhat Shikamaru, Naruto dan Sasuke, 3 pria yang pernah dan sekarang mengisi hatinya.
Begitu pun dengan Shikamaru. Dia seperti kembali ke masa lalunya bersama Sakura. Kemudian dia pun melanjutkan lagunya kembali.
Sen no yoru wo koete ima anata ni ai ni yukou
Tsutaenakya naranai koto ga aru
Aisaretai demo aisou to shinai
Sono kurikaeshi no naka wo samayotte
Boku ga mitsuketa kotae wa hitotsu kowakutatte kizutsuitatte
Suki na hito ni wa suki tte tsutaeru n da
Sono omoi ga kanawanakutatte suki na hito ni suki tte tsutaeru
Sore wa kono sekai de ichiban suteki na koto sa (2)
Flashback: Mode On...
Pesta Matsuri...
Malam ini, adalah pesta musim panas. Dimana setiap orang akan pergi mencari hiburan di pasar malam yang menyediakan berbagai macam hiburan. Naruto dan Shikamaru sedang duduk di salah satu bangku panjang di taman. Sedang menunggu siapakah mereka?
"Hay!!! Aku datang!!!" pekik orang yang mereka tunggu. Dialah Haruno Sakura.
"Hei! Kau lama sekali?" tanya Shikamaru kemudian menghampiri Sakura yang masih setengah jalan. Namun tiba-tiba...
"Sakura!!! Belakang!!!" teriak Shikamaru.
"Hmm? Kyaaa!!!" teriak Sakura.
"Eh! Tolongin!!! Eh! Jantungku copot!!!" latah Naruto.
Tiba-tiba saja Shikamaru mendorong Sakura hingga tersungkur ke tepi jalan. Namun dirinya sendiri...
"Akh!!! SHIKAMARUUUU........!!!" teriak Sakura sambil menangis ketika melihat Shikamaru tertabrak mobil.
"Tolong! Emaaaaakkkkkk!!!!!" pekik Naruto seraya menghampiri Shikamaru.
"Kita bawa ke rumah sakit!" ucap Sakura. Tanpa sadar air mata sudah menggenangi pipinya dengan deras.
"Maaf, nak." Tiba-tiba saja orang yang menabrak Shikamaru pun datang menghampiri mereka.
Mereka pun meminta tolong pada orang itu untuk membawa Shikamaru ke rumah sakit. Dan karena peristiwa itu, malam itu menjadi malam terburuk yang pernah mereka alami.
3 hari kemudian...
"Nggg... Dimana ini?" tanya Shikamaru begitu sadar dari tidur panjangnya.
"Shi... Shikamaru!!!" pekik seorang wanita paruh baya, dengan rambut coklat panjang sepunggung. Siapa lagi kalau bukan Nara Yoshino, ibunya Shikamaru. Seraya memeluk Shikamaru, wanita itu pun menangis.
"Kaa-san?" tanya Shikamaru bingung.
"Bagaimana keadaanmu, Shikamaru?" tanya laki-laki yang sangat mirip dengan Shikamaru. Siapa lagi kalau bukan Nara Shikaku, ayahnya. Iya nggak?
"Tou-san?" tanya Shikamaru bingung –lagi—
"Sakura! Dimana dia?" tanya Shikamaru tiba-tiba sehingga mengagetkan kedua orang tuanya.
"Sakura? Siapa dia?" tanya Yoshino kebingungan.
"Itu lo, yang rambutnya warna pink! Temannya Shikamaru." Bisik Shikaku di telinga istrinya.
"Ooooh..." Yoshino mulai berOH-OH ria.
"Oh, ya Shikamaru! Sakura kemarin menitipkan surat ini." Ucap ayahnya dan kemudian memberikan sepucuk surat kepada Shikamaru.
"Surat?" tanya Shikamaru dan ia pun menerima langsung dibuka isinya dan dibacanya.
Untuk Shika-kun
Bagaimana keadaanmu? Kuharap kau sudah baikan ketika membaca surat ini.
Maafkan aku karena aku yang telah membuatmu terbaring di rumah sakit.
Maafkan juga karena aku tak bisa bersamamu sekarang.
Dan aku juga berterima kasih karena kau telah banyak menolongku.
Dan, sangat berat bagiku. Mungkin juga kau.
Sabtu ini aku akan pindah ke Suna, mengikuti nenekku yang pindah tugas ke sana.
Jadi harap maklum, kalau aku tak bisa menemanimu hingga kau siuman.
Maaf....
Sekian dulu surat dariku. Maafkan atas semua kesalahanku.
Aishiteru...
Haruno Sakura
"Sakura." Ucap Shikamaru lemah. Kemudian dia merebahkan badannya di atas kasur empuk rumah sakit tersebut seraya menggenggam surat tersebut.
Flashback: Mode Off...
"Keren cuy!!!" pekik Naruto yang kembali hidup semangatnya.
"Cih! Biasa saja." Sahut Temari pendek dan pelan.
"Ehem!" batuk Neji yang dibuat-buat.
"Kayaknya bakal CLBK nih! Ya kan Naru?" lirik Ino ke Naruto.
"Betul betul betul!" Naruto mengiyakan.
"What the maksud of 'CLBK'?" tanya Sasuke, Neji, Sai, Gaara (?), Hinata, Tenten, dan Matsuri berbarengan.
"Dulu waktu SD mereka pernah pacaran sebelum Sakura-chan pindah ke Suna. Lalu waktu SMP, Sakura-chan balik lagi ke Konoha dan aku, Shika, Ino, ma Sakura-chan, kita jadi satu sekolah lagi deh. Tapi Shikanya udah pacaran sama Ino, gitow!" jelas Naruto panjang dan lebar sama dengan luas persegi panjang. (author saat ini sudah benar-benar stress dan kecapekan. )
"Ooooh.... Pantes mereka dekat ya? Eh, Shika! Kok nggak pernah cerita nih?" tanya Neji yang agak kesal.
'Mereka pernah pacaran? Kok Sakura bisa sih pacaran sama si nanas itu? Nggak mungkin.' Batin Temari.
"Udah ah Naruto!" bentak Sakura dan langsung saja Naruto terkena lemparan bogem mentahnya Sakura.
'Aku harus cari tahu!' inner Temari.
Fuah... *mengelap keringat yang ngalir* Akhirnya selesai juga chap 2. Meskipun lebih dikit dan kadar nyambungnya jauh banget, tapi yah gini lah jadinya. Oh ya lagu kali ini adalah Sen no Yoru wo Koete masih dari Aqua Timez. Untuk lagu berikutnya apa ya? Tunggu chap berikutnya ya! Baibai....
