Do You Love Me?
Main chara: ShikaTema
Chapter 8: Each Feeling
-
-
-
Disclaimer: Saya nyerah! Naruto takkan menjadi milik saya. Masashi Kishimoto tetap gak mau ngasih. Ya udah deh saya nyerah...
Summary: Kali ini giliran Shikamaru yang nyanyi. Begitu juga dengan Temari. Dan disaat yang sama mereka berdua mendapat request untuk berduet. Bagaimana jadinya ya? Apakah mereka mau? Baiklah, akan saya bahas seprimitif (?) GAOOOOUUUUUUU!!!!!!!!!!!!!!! *dihancurin Gaou*
'Cih! Sakura nyebelin! Kok aku ditanyain gituan sih? Siapa juga yang mau pacaran ama nanas itu?' pikir Temari dalam hati. "Eh? Tapi, kapan Sakura bilang aku mau pacaran ama si nanas itu ya? Dia kan cuma bilang..." ucap Temari yang sebenarnya mau diucapkannya hanya dalam hati. Namun, tiba-tiba Shikamaru melabrak Temari.
"Owww...." rintih Temari seraya memegangi lengan atasnya yang sakit karena bertabrakan dengan Shikamaru.
"Woy! Jalan liat-liat dong! Sakit nih!" cerca Temari kemudian melempar high heelsnya ke arah Shikamaru. Namun, nasib malang malah menimpa...
"Adooohhh!!! Sakit banget neh! Anjrot! Sendal sapa neh?" tanya orang yang kepalanya benjol karena terlempar high heels Temari. Ternyata dia adalah Kankurou.
"Duh, kok kena Kankurou sih?" tanya Temari dengan suara yang kecil dan terdengar panik.
"Week... Gak kena..." olok Shikamaru sambil menjulurkan lidahnya.
"Awas lu ya!" geram Temari dan beranjak ke tempat Kankurou untuk meminta maaf dan high heelsnya.
"Tema-chan!" panggil Hinata yang melihat Temari datang dengan wajah menyedihkan.
"Kamu kenapa Tem?" tanya Tenten.
"Tadi diapelin ama Kankurou. Gara-gara salah lempar." Jawab Temari lesu.
"Kok bisa?" tanya Sakura.
"Tuh! Gara-gara si nanas brengsek itu!" maki Temari sambil menunjuk arah dimana Shikamaru sekarang berada. Di atas panggung.
"Ehm... ehm..." dehem Ino yang sepertinya dibuat-buat.
"Apaan sih?" tanya Temari yang agak malu karena tahu apa maksud Ino berdehem tadi.
"Nggak kok." Jawab Ino sambil tersenyum.
"Baiklah. Selamat menikmati." Ucap Shikamaru dari atas panggung. Membuat Temari dan Ino berhenti melakukan hal-hal bodoh.
Musik mulai mengalun. Dimulai dari arransemen dan bass dari Sai dan Sasuke. Lalu bunyi drum Naruto dan keyboard Sai.
You wanna bet?
Wazuka naru saigetsu no
Itadaki itsuwari wa hikarabi ma ni saku himawari
Mae muki de tsukkiru shikanai
kekkyoku nihiru na POOZU na do iranai
Chinmoku wa kin de yuuben wa gin de
Docchi demo nai keredo ii ndesu
Dou MEDARU wo mezasu more SUTEPPU APPU
APUROOCHI wa mashoumen kara desu yo
desu yo, mashoumen kara desu yo
desu yo
Flashback: Mode On...
21 Juli 20xx, hari pertama Shikamaru menginjakkan kaki di SHS Konoha. Dan disinilah ia sekarang. Berada di kelas 1-B. Kelas yang katanya menghasilkan alumni-alumni yang berprestasi.
Memang, kalau dilihat-lihat, orang yang bisa masuk ke kelas favorit ini adalah siswa-siswi yang pandai dan berbakat dalam bidang apapun. Termasuklah Shikamaru di dalamnya. Karena memang, ia sejak TK sampai SMP selalu mendapat ranking satu di sekolahnya. Belum lagi dia sudah keluar-masuk luar negeri untuk mengikuti olimpiade-olimpiade. Dan pasti selalu mendapat juara pertama. Dan kemampuannya dalam bermusik juga sangatlah hebat. Bahkan ia disebut-sebut sebagai anak jenius dalam musik dan berbagai hal, yang hanya ada dalam 100 tahun.
Tapi sepertinya Shikamaru tak mau masuk ke kelas yang ia anggap merepotkan ini. Selalu disanjung dan dipuji-puji orang adalah salah satu hal yang dibencinya. Karena ia memang pemalas nomor satu.
Pada saat jam pelajaran pertama, adalah jam wali kelas. Wali kelasnya adalah Hatake Kakashi. Dan disaat itu Kakashi menjelaskan tentang dirinya, SHS Konoha, tata tertib yang harus ditaati, dan kegiatan klub yang dapat diikuti siswa.
"Baiklah, klub terakhir. Yaitu band. Kalian boleh membentuk band dengan sesama teman sekelas atau dengan kelas lain juga boleh. Ada yang mau ikut?" tanya Kakashi-sensei.
"Saya ikut." Ujar Shikamaru tiba-tiba.
"He? Yakin lu?" tanya Neji sambil berbisik. Dan ditanggapi Shikamaru dengan anggukan pelan namun terlihat mantap.
"Baiklah. Siapa yang mau kamu calonin untuk jadi anggota bandmu?" tanya Kakashi lagi.
"Saya mencalonkan Hyuuga Neji, dan Uchiha Sasuke. Yang lainnya akan menyusul." Jelas Shikamaru.
Kemudian terdengarlah teriakan mengejutkan dari dua orang yang disebutkan tadi. Teriakan yang bagai diteriakan oleh seorang monster.
"APAAAAA????? Serius lo????" tanya Sasuke dan Neji yang sangatlah kaget.
"Gue serius dodol!" desis Shikamaru ke kedua temannya itu.
"Jadi, bagaimana? Sasuke, Neji. Apa kalian setuju?" tanya Kakashi yang berwajah bosan.
"Hmmm... Bagaimana ya?" pikir Neji yang tampak seperti sedang mempermainkan.
"Saya setuju sensei." Ucap Sasuke tiba-tba.
"Baiklah. Lalu, bagaimana denganmu Neji?" tanya Kakashi yang sudah menatap Neji lekat-lekat.
"A... Kalau begitu. Saya setuju-setuju aja deh." ucap Neji meragukan.
"Baiklah kalau begitu. Kalau mau menambah personil lagi, langsung daftar aja ke Asuma-sensei. Pembimbing kegiatan klub band." Terang Kakashi sambil sesekali melirik kertas yang berisi tentang tata tertib sekolah, tata tertib kelas, dan lain-lain, termasuk tentang kegiatan klub.
TENG TONG TENG TONG....
Bel pun berbunyi. Menandakan istirahat. Hal yang paling ditunggu-tunggu para murid di sekolah itu. Dan setelah Kakashi menyudahi pelajarannya (Meskipun baru perkenalan), semua murid berhamburan keluar kelas.
Flashback: Mode Off...
Setelah selang jeda sebentar, Shikamaru mulai menyanyi lagi. Lagu yang bertempo sangat cepat (Author sampai capek ngikutin lagunya, meskipun udah ada liriknya.). dan kembali para fans Aqua Timez berteriak seperti mereka adalah seorang artis mancanegara.
Dan disaat yang sama, Sakura, Ino, Hinata, dan Tenten. Masing-masing dari mereka mulai memuja-muji pacar baru mereka. Tak terkecuali dengan Temari yang hanya bersungut ria di dunianya.
"Pacarku keren ya. Liat deh! Dari tadi yang arransemennya paling kedengeran kan dari Sai!" puji Ino sambil meletakkan kedua tangannya yang saling menggenggam ke dadanya.
"Yeee... Pacarku juga kok! Yang pake bassnya siapa? Hayooo?" tanya Sakura dengan tampang yang tak mau kalah.
"Iye iye. Sasuke yayank tuh!" jawab Ino yang agak iri. Sebenarnya dia juga masih berharap bisa berpacaran dengan Sasuke. Namun, setelah Sai menyatakan cintanya ke Ino, dia pun tak berharap macam-macam lagi.
"Kerenan pacarku dong! Neji gitu loch!" ucap Tenten bangga.
"Na... Naruto-kun juga kan?" tanya Hinata yang mukanya memerah.
"Nggak ah! Pacarku!" "Pacarku!" "Kerenan pacarku..." begitulah perang mulut kecil-kecilan itu tak dapat disangsikan lagi. Tinggal Matsuri dan Temari yang terdiam.
'Haah... Temen-temen pada ributin hal yang gak penting gituan. Apa sih kerennya mereka?' tanya Temari dalam hati. Merasa tak dipedulikan, begitulah pikirnya.
Kanousei no tsubomi SUTOIKKU ni
sakasu korizu ni bakazu konasu
Tooku nagameru toki ni koso
ashimoto ni igi fukaku tamotsu my way
Saitei wa saikou ni tsuuzu
zetsubou to wa kibou no keshin nari
Fuyu wa narubeku shite haru to naru
nazo ni yukumichi wo hakobunda
Flashback: Mode On...
Kantin...
"HAAAA? Serius lo?" tanya Naruto yang terkaget-kaget karena mendengar ajakan Shikamaru. Masuk ke klub band bersama Shikamaru, Sasuke, dan Neji.
"Ehk... Nar! Budeg kuping gue! Dan gue serius. Gue bakalan ngebentuk sebuah band. Dan gue juga bakalan ngajak Sai dan mungkin Gaara." Ucap Shikamaru serius setelah mengomel-ngomel karena teriakan Naruto yang sangat menyakitkan telinganya.
"Hmm... Gimana ya? Udah deh, gue ikut. Sekalian, udah lama gak nyalurin bakat. Tapi gue jadi apaan ya?" tanya Naruto kemudian.
"Bagus kalo gitu. Gini ya, gue bakalan jadi vokalist. Nah, Sasuke, Neji, kalian jadi apaan?" tanya Shikamaru sambil melirik kedua lelaki tampan tersebut.
"Gue jadi bassist aja deh." ucap Sasuke meyakinkan. Memang, Sasuke sudah mahir bermain bass sejak SMP. Dia juga bisa bermain gitar sejak SD. Namun ia lebih suka bermain bass daripada gitar. Mungkin karena selera musiknya.
"Gue jadi gitarist aja ya?" tanya Neji.
"Oke! Neji ama Sasuke udah. Dan lo, Nar?" tanya Shikamaru sambil memandang wajah orang yang dimaksud.
"Gue jadi drummer aja deh!" ucap Naruto sambil memukul meja, bak menabuh drum.
"Oke deh! kalo begitu tinggal Sai dan Gaara. Tapi nama band kita apa ya?" tanya Shikamaru tiba-tiba. Namun, datanglah seseorang yang keberadaannya tak disangka dan tak disadari oleh semua yang ada di meja itu, Sai.
"Aqua Timez aja?" tanya sekaligus usul Sai.
"Eh? Sai! Kebetulan lo ke sini. Lo mau gak..." belum selesai perkataan Shikamaru terluncur dari mulutnya, Sai sudah memotong.
"Jadi personil band lu kan? Gue setuju. Dan, bagaimana dengan nama yang gue kasih?" tanya Sai memastikan.
"Gue sih setuju-setuju aja." Jawab Neji.
"Nama yang bagus." Komentar Sasuke.
"Ya udah deh. Kalo gitu, gue putusin. Nama band kita adalah 'Aqua Timez'." Ucap Shikamaru.
"Nah. Usul gue hebat kan?" tanya Sai sambil tersenyum.
"Ya deh." jawab Shikamaru.
"Berarti tinggal Gaara dong?" tanya Naruto sambil menyeruput mie ramennya hingga tak bersisa.
"Oke! Kalo gitu kita samperin dia." ajak Shikamaru. Setelah selesai memakan makanan yang mereka pesan, mereka pun pergi menemui Gaara di kelasnya. Memang, mereka berenam sudah saling mengenal sejak SMP. Karena mereka sama-sama mewakili sekolah masing-masing dalam lomba seni yang di adakan khusus untuk siswa-siswi SMP yang ada di Konoha.
Flashback: Mode Off...
I will walk on with a little bit of good feeling
why does cold wind still blow into heart
I will walk on with a little bit of good feeling
why does cold wind still blow into heart
Ima wa iranai odayaka na hi damari
it's time to start my life
Kaikuguru nan ni tsugu nan
isshinfuran bankuruwase jinsei chuuban
Gyakutengeki no makuake katsu made
shinjinuku ase to chi to namida
Anzai sensei hiku "akirametara soko de shiai shuuryou" desu yo
desu yo, "shiai shuuryou" desu yo
desu yo
ready go, ready go, ready ready go
ready go
Kemudian musik pun berhenti sejenak –lagi—. Benar-benar lagu yang bisa membuat semua wanita yang ada di SHS Konoha Hall tersebut berteriak gaje. Bahkan Temari pun mengakui, kalau lagu tersebut benar-benar memacu adrenalinnya (?).
'Ah. Keren juga ya, si nanas itu?' pikir Temari tiba-tiba. Seketika dia tertawa ngakak. Karena rupanya Temari sedang memikirkan kalau Shikamaru (Yang menurutnya lagi nyanyi keren banget) tiba-tiba jatuh ke bawah panggung dan ditertawakan. Tidak ada yang tahu itu. Namun, Asuma-sensei melihatnya. Dan menganggapnya seperti orang gila habis kabur dari RSJ.
"Hah? Gue barusan bilang apa? Ups!!!" tanya Temari yang terang-terangan dan terlihat sangar. Membuat semua menoleh kepadanya. Dan lagi-lagi Asuma beranggapan kalau Temari belum minum obat karena kehabisan stok.
"Ada apa Tema-chan?" tanya Hinata sambil berbisik dan bergidik. Takut-takut kalau Temari terkena penyakit anjing ayan (?) *disepak Temari*.
"Ahk? Aku? Iiee... Nggak ada apa-apa kok..." jawab Temari yang kelihatan gugup, dan mencoba untuk tersenyum.
Dan kali ini Temari berinisiatif untuk merekam penampilan Aqua Timez. Meskipun dalam pikirannya ia sudah merasa sangat malu dan ingin menceburkan dirinya ke laut yang terdalam. Namun, karena sudah bertekat bulat (?) ia pun melakukannya.
'Ha? Te... Temari ngapain? Dia pengen ngerekam penampilan Aqua Timez? Ah! Gak mungkin! Kalau bener, berarti Temari emang punya rasa (?) ama Shikamaru! Ahk!!! Enggak mungkin!!! Buang pikiran itu jauh-jauh Sakura! Mereka kan gak mungkin akur!!!' pikir Sakura yang melihat aksi inisiatif Temari yang mengambil handphone BBnya dan mulai bergerak (?) seperti orang yang sedang merekam. Dan terlihat dengan sangat jelas bahwa Temari merekam penampilan Aqua Timez di panggung. Ralat, maksudnya merekam gerak-gerik (?) Shikamaru (Baca: si NANAS Red.) karena ia selalu melihat kemana arah gerakan dan mata Shikamaru.
'Weleh weleh weleh! Temari udah mulai kerasuk virus FG nih! Temari kan gak pernah sekalipun ngefans ama orang ampe segitunya. Dan yang ia rekam sekarang itu kan penampilan Shika? Berarti ucapan gue tadi bener dong bakal kejadian?' pikir Ino yang merasa menang karena ucapannya pasti benar (Pikiran Ino nih! Authornya sih gak gituh!) *dibejeg Ino*.
Suara lembut Shikamaru pun kembali terdengar. Kali ini bagian reff kembali terdengar. Dengan musik yang sangat memacu semangat. Membuat malam itu semakin meriah.
I will walk on with a little bit of good feeling
why does cold wind still blow into heart
I will walk on with a little bit of good feeling
why does cold wind still blow into heart
I will walk on with a little bit of good feeling
why does cold wind still blow into heart
I will walk on with a little bit of good feeling
why does cold wind still blow into heart
Flashback: Mode On...
Kelas 1-A...
"Gaara. Lo mau kan?" tanya Shikamaru serius.
"Iya deh. Gue mau. Tapi, gue maunya jadi manajer aja. Kayak band-band atas gitu." Ucap Gaara yang diawal-awal masih dengan imej coolnya. Namun, di kalimat terakhirnya ia malah berucap seperti orang norak (Maaf ya Gaara fans...)
"Iya! Rebes deh pokoknya! Tinggal daftarin ke Asuma-sen aja. Oh ya! Kalian ada ikut klub lain gak? Kalau ada kita atur jadwal dulu biar gak berantakan." Usul Shikamaru.
"Gue sih, ada ikut klub melukis." Jawab Sai dengan polosnya.
"Oke! Yang lain?" tanya Shikamaru sambil mengedarkan pandangannya ke teman-temannya.
"Gus sih klub kendo."jawab Neji.
"Gue... Marching band yang dibuka bokap gue!" teriak Naruto menggelegar dan disertai dengan cengiran khasnya.
"Haaa?" tanya semua yang ada di situ. Minus Naruto tentunya.
"Dan lo, Sas, Gaa?"tanya Shikamaru sambil memandang kedua emo-face tersebut.
"Gue? Engg... gue ikut klub basket rencananya." Jawab Sasuke kikuk. Ternyata ia sedang memperhatikan seorang wanita berambut pink yang baru saja melewati kelas Gaara.
"Gue ikut klub anggar." Jawab Gaara dingin.
"Oke! Kalau begitu..." pembicaraan Shikamaru tiba-tiba terpotong dengan bunyi bel.
"Ow! Dah masuk! Udah dulu pembicaraannya. Nanti kita sambung lagi. Oke, gue ke kelas dulu. Yok!" ajak Shikamaru ke Sasuke dan Neji dan langsung beranjak pergi ke kelasnya.
Flashback: Mode Off...
I will walk on. Will you walk on?
walk on, walk on
Walk on, let us walk on into the sun
I will walk on. Will you walk on?
walk on, walk on
Walk on, let us walk on into the sun (14)
Berakhirlah lagu yang dibawakan Shikamaru dan teman-temannya. Larutnya malam tak begitu membuat para undangan dan para pengisi acara serta para guru untuk mengantuk. Malah membuat mereka semakin semangat, karena acara puncak semakin dekat.
Setelah para personil Aqua Timez duduk kembali ke tempat semulanya. Giliran Super Girlz yang akan menyanyi. Dan kali ini giliran Temari yang akan menyanyi.
"Baiklah! Lagu ini akan saya persembahkan untuk para hadirin yang ada di sini. Selamat menikmati." Ucap Temari dengan memberi cengiran khasnya.
Musik pun mulai mengalun. Dengan terdengarnya petikan lembut gitar dari Ino. Kemudian ditambah dengan tabuhan kecil dari drum yang dimainkan Tenten dan disambut dengan gesekan lembut biola dari Sakura.
Doro darake yo najime nai tokai de
Onaji you ni warae nai utsumuite aruita no
Isogi ashi de surechigau hito-tachi
"Yume wa kanai mashita ka?"
atashi mada mogaite iru
Kodomo no goro ni modoru yori mo
Ima wo umaku ikite mitai yo
Kowagari wa umare tsuki
Hi no atari basho ni dete
Ryoute wo hirogete mita nara
Ano sora koete yukeru ka na?
Nante omottanda
Tobitatsu tame no tsubasa
Sore wa mada mie nai
Kantan ni ika nai kara ikite yukeru
Flashback: Mode On...
Temari yang merupakan anak pindahan dari Suna, saat ini merasa sangat tak nyaman. Pasalnya sekarang ia sedang berada (Maksudnya bersekolah) di SHS Konoha yang berada di Konoha City tentunya. Karena ia belum tahu seluk-beluk Konoha dan sekolah barunya itu, ia jadi agak canggung.
"Ya. Sekarang kita persilakan untuk nona manis yang ada di sana untuk memperkenalkan diri. Silahkan." Ucap Yuuhi Kurenai, yang merupakan wali kelas Temari di kelas 1-C. Sambil menunjuk Temari dan mempersilakan Temari untuk memperkenalkan dirinya ke depan kelas.
"Sa... saya sensei?" tanya Temari sambil menunjuk dirinya sendiri. Dan setelah Kurenai-sen memberi sedikit anggukan akhirnya dengan berat hati ia melangkahkan kakinya ke depan kelas untuk memperkenalkan diri.
Setelah perkenalan dirinya, Kurenai mulai memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada Temari seperti apa yang ia lakukan kepada anak lainnya. Temari pun menjawabnya dengan gugup.
"Ya. Kau boleh duduk Temari-san." Kurenai akhirnya mempersilakan Temari untuk duduk kembali.
Kemudian setelah beberapa penjelasan panjang lebar yang diutarakan Kurenai, akhirnya saat penjelasan tentang kegiatan klub. Dan kita skip ke bagian klub band.
"Saya ikut sensei!" teriak seseorang. Tenten rupanya. Ia yang duduk di belakang Temari.
"Baiklah. Kamu mau mengajak siapa?" tanya Kurenai.
"Umm... Dari kelas ini saya akan mengajak Temari, sensei. Yang lainnya akan menyusul." jawab Tenten.
"Ehk? Kau mengajakku? Tapi aku tadi..." tiba-tiba Temari kaget. Karena rupanya Tenten menganggap bahwa omongan Temari tadi akan benar-benar terjadi. Sebenarnya tadi ia bilang ke Tenten bahwa ia ingin ikut klub band dan menjadi ketua. Namun sepertinya mustahil karena ia tak mempunyai teman. Ia pun baru mengenal Tenten beberapa menit lalu. Dan tentang adik-adiknya itu, ia tak mungkin mengajak mereka karena Gaara pasti tak akan peduli dengan yang seperti itu. Dan Kankurou, ia pasti akan lebih memilih untuk menjadi pemain opera daripada membentuk band.
"Ba... baiklah. Saya ikut." Jawab Temari.
"Dan Temari yang akan menjadi ketua sensei." Ucap Tenten lagi.
"Oh. Baiklah." Kemudian Kurenai mencatat nama Temari dan Tenten ke dalam daftarnya.
Setelah beberapa lama berdiskusi (Entah mendiskusikan apa), akhirnya bel istirahat pun berbunyi. Para murid dan Kurenai pun keluar kelas dan menuju tempat tujuan mereka masing-masing.
Flashback: Mode Off...
Nureta koinu hiroi ageta dakede
Chotto warae chau hodo
Namida ga koborete kita
Aisaretai aisaretai bakari
Atashi itte ita yo ne
Motomeru dake ja dame ne
Kodomo no goro wa mama no koto
Hidoku kizutsuketa
Hi mo atta yo ne kawari tai
Ima zenbu
Hi no ataru basho ni dete
Kono te wo tsuyoku nigitte mitai
Ano basho ano toki wo kowashite
I can change my life
Demo kokoro no naka subete wo
Totemo tsutae kire nai
Kantan ni ika nai kara
Ikite yukeru
Flashback: Mode On...
Kantin...
Suasana yang ramai, orang-orang yang berlalu lalang, dan juga bau masakan yang enak adalah keadaan kantin sekarang. Dimana Temari dan Tenten sedang menyantap makanan mereka.
"Ten, kamu serius? Siapa yang mau kita ajak? Aku kan gak punya satupun teman di sini?" keluh Temari.
"Ya kita cari." Ucap Tenten seadanya.
"Cari gimana? Emang kamu punya temen di sini?" tanya Temari sambil meneguk minuman kesukaannya, fruit tea guava.
"Enggak." Jawab Tenten dengan bodohnya.
"Lah? Kalo gitu, gimana dong? Masa band kita cuma beranggotakan 2 orang?" tanya Temari sedih.
"Ya, kita cari aja orang yang mau masuk ke band kita!" usul Tenten sambil menghabiskan sepiring takoyakinya.
"Ha? Tapi..." ucap Temari meragukan.
"Tapi apa? Kalo cuma mau cari temen kan gampang?" tanya Tenten sambil tersenyum.
"Semoga aja gitu." Ucap Temari yang sudah merasa agak ceria.
Setelah lama mereka berbincang-bincang tentang diri masing-masing, bel pun berbunyi. Menandakan jam selanjutnya akan dimulai. Kedua gadis cantik itu pun kembali ke kelasnya.
Flashback: Mode Off...
Hi no ataru basho ni dete
Chizu wo hirogete miru kedo
I know... You know...
Mayoi michi mo shikata nai
I can change my life
Sugite kita hibi zenbu de
Ima no atashi nanda yo
Kantan ni ika nai kara
Ikite yukeru (15)
Flashback: Mode On...
22 Juli 20xx, bukit belakang sekolah, jam pulang sekolah...
"Sudah dua hari, dan kita belum punya teman seorang pun." Ucap Temari memecahkan kesunyian.
"..." tak ada tanggapan dari Tenten. Ia hanya diam menikmati angin yang berhembus dan bunga sakura yang berjatuhan mengenai wajah halusnya. Memang, ini adalah saat yang bagus untuk menikmati pemandangan. Tanpa sadar, ia pun tertidur di samping Temari.
"Eh? Tenten? Kok malah tidur?"
"Zzzzzttttt..." Tenten telah tidur terlelap.
Suasana menjadi sunyi lagi. Hanya bunyi angin yang berhembus saja yang kedengaran. Namun, dengan tiba-tiba terdengar suara lembut dari seorang wanita memecahkan keheningan.
"Waratte kureru, sasaete kureru..." ucap suara itu. Membentuk sebuah nyanyian kecil. Wanita itu bercirikan bermata lavender, berambut biru tua dengan panjang sepinggul, dan diraut mukanya terdapat semburat merah.
"Ah? Kau siapa?" tanya Temari.
"A... aku Hyuuga Hinata. Panggil saja Hinata." Ucap gadis itu ramah.
"Ahk. Kalau begitu namaku Sabaku Temari. Dan ini Tenten. Salam kenal." Ucap Temari dan dibumbui dengan senyuman.
"Kenapa kau ada di sini?" tanya Temari sambil membetulkan posisi duduknya.
Hinata pun duduk di samping Temari. "Cari angin." Jawab Hinata sekenanya.
"Kau dari kelas berapa?" tanya Hinata dengan wajah polos.
"1-C. Kalau kau?" tanya Temari balik.
"1-A. Oh ya, Tema-san. Bisakah... Bisakah kita berteman?" tanya Hinata tiba-tiba.
"He? Bisa kok. Aku malah sedang mencari teman sekarang. Untuk menjadi personil band kami!" jawab Temari bersemangat.
"Band kami? Maksud Tema-san, Tema-san dan Tenten-san?" tanya Hinata dengan ragu.
"Ya! Mau nggak?" tanya Temari dengan memberi sedikit puppy eyes.
"Ah. Aku sih mau-mau saja. Tapi..."
"Tapi apa?" tanya Temari yang semakin parah saja puppy eyesnya.
"Sebenarnya aku pinter main keyboard. Tapi udah lama gak main lagi. Jadi, aku gak tau kalau aku masih bisa atau nggak." Jawab Hinata agak takut.
"Nggak papa kok. Sekali bisa, mustahil kan untuk gak bisa lagi? Ya kan?" tanya Temari sambil menggenggam tangan Hinata erat.
"Ah. I... iya juga." Jawab Hinata.
"Ehm... Kalau begitu, kami juga boleh ikut kan?" tanya sebuah suara dari balik pohon akasia di depan tempat Temari, Hinata, dan Tenten berada.
"Si... Siapa kalian?" tanya Temari yang kaget.
"Aku Yamanaka Ino. Dan ini temanku, Haruno Sakura. Kami dari kelas 1-D. Salam kenal." Jawab salah seorang dari kedua makhluk tadi. Bercirikan berambut blonde yang diikat bak ekor kuda, dan bermata biru cerah.
"Ya. Kami ingin menyalurkan bakat kami. Tapi, diantara teman sekelas kami, nggak ada yang mau ikut klub band dengan kami. Akhirnya kami hanya mencari dan menunggu kalau-kalau ada band dari kelas lain yang mau merekrut kami." Jelas temannya yang satu lagi. Sudah pasti si Sakura.
"Ka... kalau begitu, selamat datang!" teriak Temari kemudian. Dan tanpa sadar mereka berempat berpelukan. Mungkin karena senang telah mendapat teman baru. Sedang si Tenten masing ngorok.
"Arigatou gozaimasu, minna." Ucap Temari kesenangan. Dan membangunkan Tenten.
"Tenten! Bangun! Kita udah dapet temen!" ucap Temari seraya mengguncang-guncangkan bahu wanita bercepol dua tersebut. Yang dibangunkan langsung terjaga dan celingak-celinguk.
"Ha? Yang bener? Mana? Mana?" Tenten mengedarkan pandangannya ke segala arah. Dan terlihat di sekitarnya 4 orang wanita seumur dengannya.
"Wah! Senangnya! Dapet temen baru!" teriak Tenten.
Tanpa terasa hari sudah semakin gelap. Dan di ufuk barat, terlihatlah matahari mulai terbenam dan ditambah angin yang bertiup semakin kencang. Membuat suasana semakin nyaman.
Dan di sinilah mereka, terbaring membentuk seperti bintang. Dengan satu pikiran yang sama. 'Di saat yang begitu damai ini, aku ingin persahabatan ini terus terjaga.' Kemudian mereka mengangkat tangan kanan masing-masing, dan Temari mulai berbicara.
"Semoga kita akan terus bersahabat. Dan nama band kita adalah, 'Super Girlz'!" teriak Temari.
"Setuju!!!" teriak 4 orang lainnya.
Flashback: Mode Off...
Setelah selesai bernyanyi, semua memberikan tepuk tangan. Bahkan Sasuke, Neji, Naruto, dan juga Sai ikut berpartisipasi. Malah mereka yang paling heboh.
"Terima kasih banyak." Ucap kelima personil Super Girlz serempak.
"Oke! Sebelum kalian kembali, ada yang ingin request sesuatu untuk dilakukan Super Girlz atau Aqua Timez atau Lee Parade?" tanya sang MC, Hidan.
Kemudian seseorang mengangkat tangannya. Rupanya ia adalah Konohamaru, cucu dari Sarutobi-jiisan. Kepala sekolah untuk SD Konoha.
"Ya. Anak kecil yang di sebelah sana. Mau request apa?" tanya Hidan ramah sambil mempersilakan anak ingusan *dirasengan Konohamaru* itu maju ke panggung.
"Mau request, Shikamaru-nii ama Temari-nee nyanyi duet." Jawab Konohamaru dengan wajah lugunya disertai dengan cengiran khasnya.
"Nah. Shikamaru, Temari. Bagaiamana? Apa kalian mau?" tanya Hidan. Takut kalau mereka berdua marah karena mereka pasti takkan mau.
"Eh? Apa harus?" tanya Temari kaget plus blushing gaje.
"Ya harus!!!" teriak Ino, Sakura, Tenten, Hinata, Matsuri. Ditambah lagi dengan 5 orang lagi dari Aqua Timez. Lengkaplah kekacauan yang terjadi.
"Ogah." Kata Shikamaru pelan.
"Harus mau!" ancam Sasuke dan Naruto memberikan death-facenya ke Shikamaru. Walhasil, yang diancam langsung gregetan.
Namun, ada seseorang yang tampak sangat tak senang dengan hal tersebut. Selain para FG dan FB Shikamaru dan Temari. Orang itu adalah... Rahasia!!! *author ditimpuk pembaca dan ShikaTema*
"Baiklah." Jawab Shikamaru, dan beranjak dari kursinya menuju atas panggung. Dimana Temari sedang berdiri mengharapkan (Maksudnya tidak mengharapkan) Shikamaru datang menghampirinya.
"Kalian boleh menyanyikan lagu apapun." Kata Hidan. "Dan inilah kita sambut ShikaTema dengan lagunya!!!" lanjut Hidan.
'SHIKATEMA?????????????' teriak inner Shikamaru dan Temari bersamaan. Kemudian terlihat di inner mereka (Emang bisa dilihat inner mereka?) kalau mereka sedang ditimpa batu seberat 100 ton.
"Cieeeeee............." teriak beberapa orang yang tak cemburu (?).
"NOOOOOOOO.................." teriak cewek dan cowok maniak yang ngefans dengan salah satu dari mereka.
Namun, mereka masih terdiam. Mereka bingung harus menyanyi apa. Dan akhirnya Shikamaru membisikkan sesuatu kepada Temari.
"Gimana kalo kita nyanyi lagu yang waktu itu? Lo masih ingat kan?" bisik Shikamaru ke telinga Temari dengan sangat halus.
"Eh? Lagu itu? Ba... Baiklah." Jawab Temari blushing.
Horray!!! Chap 8 finish!!! Panjang banget ya kali ini? Mungkin karena semua pikiran tumpah (?) ke dalamnya. Maaf ya makin aneh ceritanya rasanya, habis lagi stress habis ulum nih. Dan untuk setting flashback Temari itu kecepetan. Dan lupa juga mau masukin Matsuri. Tapi gak papa deh, aku takut makin kepanjangan. Akunya juga jadi capek *ditonjok* ngetiknya. Dan baiklah, aku kasih tau aja deh lagu kali ini. Untuk yang nomor (14) judulnya Pivot dari Aqua Timez (Aqua Timez lagi?). Dan yang nomor (15) judulnya Life dari Yui dan merupakan soundtracknya Bleach Ed5. Yaudah deh, kalo gitu. Sekian kata penutup dari saya. Sampai jumpa di chapter berikutnya. Dan don't forget to review. Baibai!!!
