Do You Love Me?
Main chara: ShikaTema
Chapter 9: Am I jealous?
-
-
-
Disclaimer: Naruto en friend masih punya Masashi Kishimoto koq. Kalo theme song yang ada di sini milik penyanyinya masing-masing. Dan cerita ini milikku. Takkan kuserahkan kepada orang lain!!!
Summary: ShikaTema duet!!! Lagu apa yang akan mereka nyanyiin ya? Gimana perasaan Temari yang duet sama Shikamaru? Gimana juga ya perasaan Shikamaru? Akan kubahas setinggi (?) LEMPARAN TAKAMI!!! *dilempar Takami*......
"Eh? Lagu itu? Ba... Baiklah." Jawab Temari blushing.
Shikamaru dan Temari mulai mengambil posisi masing-masing. Namun, mereka berdua meminta bantuan Sasuke, Sakura, Naruto, Neji, dan Sai untuk mengiringi mereka.
Temari pun mulai menyanyikan lirik pertama lagu tersebut. Lagu ini adalah ciptaan Shikamaru lho!!! Dan khusus dinyanyikan oleh ShikaTema!!! (Di fic ini doank!!! Lebay: mode on...)
"Tsuyoku hibikiatta mama hanarete itta osanai kioku Nanika ga owatte bokura wa hajimari wo shinjiteru tsumetai ame no naka..." ucap Temari perlahan dan diiringi dengan bunyi gitar dan piano Neji dan Sai.
Kemudian terdengarlah Shikamaru ngerap. Dengan ucapan yang sangat cepat dan fasih (?). "Ikutsumo no mirai wo shinjiru masshiro ni naru mae ni Make a little chance! Us kara ashita tsumugidase ready and go! Light up shita world kara nando ground ni korogattemo Never gonna give up! Kitto kakeagareru anytime glow!"
Kemudian Temari bernyanyi lagi. Sepertinya lagu ini bergenre rock.
"Tashikametai koto dake ikutsumo tsumiagerarete Surechigai no kakeai, owarenai mama ita Tarinai mono bakari wo otagai hoshigatteta shi Oikakete wa nigeteku umaku ikanai..." lafal Temari lembut.
"Ima wa mou tooi sora... todokanai unmei demo... Sonna mono tachikitte ikitain da kimi no moto e..." kemudian terdengar bunyi bass dari Sasuke.
Sampailah di bagian reff. Suara Temari mulai menjadi agak cepat. Dan ditambah dengan tabuhan drum Naruto yang semakin keras. Sedangkan para penonton mulai melompat-lompat (?) melihat penampilan panggung mereka.
"Mekurumeku meguriai wo tsunagitome nido to hanasanai Fureta yubisaki ga koko de... tsuyoku hikiyose atta... Mabushi sugiru sono kimi no sugata chiisana tsubuyaki ga Motsureta mama no futari wo musubi naoseru you ni… Akirametari shinai kara..."
"Owaranai round nara nando down wo kurikaeshitemo I'm gonna keep up! Kitto kakeageru kimi dake no story!" suara Shikamaru kembali terdengar dengan sangat cepat.
Flashback: Mode On...
17 Agustus 20xx (Kok jadi hari kemerdakaan RI sih???), Ruang Band...
"Duh. Temen-temen mana sih?" tanya Temari yang sudah menunggu teman-temannya selama hampir satu jam untuk latihan. Namun tiada yang datang.
"Wah! Mana lagi ujan nih. Kalo gini sih, gak mungkin pada dateng. Percuma dong aku minta izin latihan di sini." Keluh Temari.
"Gimana gak mau gak ada yang dateng? Wong sekarang hari libur dan lagi hujan deras kok disuruh dateng?" ucap seseorang dari balik pintu. Langsung saja Temari merasakan bahwa jantungnya berhenti berdetak. Wong kaget banget.
"Eh? Elo! Buat gue hampir mati tau!" teriak Temari –yang gak jadi mati— marah.
"Hehe... Gomen..." ucap orang tersebut sambil memberikan cengiran, orang itu adalah Shikamaru.
"Ngapain lo di sini? Ngadain latihan juga?" tanya Temari sambil memperhatikan langkah Shikamaru yang berjalan mendekatinya.
"Nggak kok. Cuma mau ngambil barang gue yang ketinggalan kemaren." Jawab Shikamaru enteng. Kemudian tersenyum ke arah Temari.
'Nih orang. Jangan sok senyum deh! Senyum lo tuh jelek tauk!' pikir Temari jengkel.
"Doshite?" tanya Shikamaru yang heran melihat wajah masam Temari.
"Kagak kok." Jawab Temari masih dengan muka masam.
"Cepetan ambil barang lo yang ketinggalan itu! Eneg gue liat muka lo lama-lama!" perintah Temari sambil mencibir. Dan sekali lagi, Shikamaru hanya menanggapinya dengan tersenyum.
"Apaan lo? Jangan sanyam-senyum gitu deh! Makin eneg gue!" omel Temari sambil menampar wajah Shikamaru pelan (Tega amat si Tema?).
"Lo juga jangan mesem aja dong mukanya. Jelek tau! Kayak nenek sihir! Hihihi..." ejek Shikamaru sambil menirukan gaya tertawa nenek sihir.
"Apaan sih? Emang gue kayak nenek sihir apa?" bentak Temari sambil melakukan 3M. Maksud 3M di sini adalah meninju, memukul dan menendang Shikamaru.
"Woy woy! Udah dong! Sakit nih! Aduduh... Am... Ampun ampun ampun, Tem!!!" teriak Shikamaru gaje. Sambil melindungi kepalanya, perutnya dan anunya (WhaT???) dari serangan ganas Temari. Begitu-begitu juga, rupanya Temari pandai berkelahi.
"Heh! Rasain lo! Berani-beraninya ngejek gue! Dasar NANAS!!!" cerca Temari dan berakhir dengan tendangan dahsyat ke arah anunya Shikamaru.
"AWWWW!!! ITTEEE!!!" teriak Shikamaru histeris sambil memegang anunya (Lagi?) yang sakit. Hampir saja anak itu menangis dan memanggil oka-sannya. Tapi ternyata ia masih punya rasa malu *author dikubur Shika hidup-hidup*.
"Hahaha!!! Bagaimana, eh nanas brondong? Mau lagi?" tanya Temari sembari tertawa ala psicopath haus darah (?). Dan masalah kenapa Shikamaru dipanggil 'nanas brondong' itu karena umur Temari memang lebih tua 1 bulan dari Shikamaru.
"Nggak! Makasih!" jawab Shikamaru cuek. Dalam hati ia berucap, 'Nih cewek. Lebih nyeremin dari nyokap gue! Sumpah!'
Kemudian Shikamaru mendudukkan dirinya di kursi yang di depannya terdapat sebuah keyboard. Dan ia mulai memainkan beberapa nada.
"Teng teng teng teng teng teng teng teng teng teng teng..." begitu bunyi nadanya (Anggap saja itu bunyinya.).
"Eh? Katanya cuma mau ngambil barang? Kok malah latihan juga sih?" tanya Temari sambil berjalan mendekati Shikamaru.
"Siapa yang mau latihan? Orang cuma maen bentar kok!" jawab Shikamaru yang masih menekan-nekan tuts keyboard tersebut.
"Sama aja, bego'!" hardik Temari.
"Gue lagi nyiptain lagu. Sekarang gue lagi ngepasin nadanya. Kalo liriknya sih udah dapet." Jelas Shikamaru.
"Oh." Hanya itu tanggapan Temari.
"Mau bantu gue nggak?" tanya Shikamaru cuek.
"Bantu apa?" tanya Temari balik.
"Duet ama gue nyanyiin lagu ini." Jawab Shikamaru pelan. Dan ia juga sudah bersiap-siap kalau-kalau Temari akan membentaknya dengan toa.
"..."
"..."
"..."
"OGAAAAHHHHHH!!!!!!!!" teriak Temari. Dan benar saja, kali ini Temari berteriak dengan toa.
"Sssstttt. Gak usah lebay kaleee???" bisik Shikamaru sambil melekatkan jari telunjuknya ke bibir Temari.
"Ta... tapi? Serius lo ngajakin gue?" tanya Temari tak percaya.
"Kalo gak mau juga, gue bisa ngajak yang laen." Jawab Shikamaru jaim.
"Ajak yang laen aja. Gue gak mau. Apa kata orang nanti?" tanya Temari yang masih shock dengan ajakan Shikamaru tadi.
"Emang kenapa sih?" tanya Shikamaru penasaran.
"Ya enggak."
"Ya udah deh. Kalo gitu gue ngajakin Shiho aja." ucap Shikamaru seperti baru mendapat ide.
"Shiho? Sapa tuh?" tanya Temari penasaran.
"Emak gue!" jawab Shikamaru kasar.
"Hah? Emak lu?" tanya Temari dan dihiasi dengan dengungan menyakitkan telinga.
"Ya bukanlah! Masa' emak gue sih? Temen sekelas gue tau!" jawab Shikamaru kesal.
"Oh. Gue kira emak lu. Habis lo bilang gitu sih. Oh ya! Emang suaranya bagus ya?" tanya Temari yang penasaran sekali.
"Lebih bagus dari lo." Jawab Shikamaru tanpa mempedulikan perasaan Temari.
"Hah? Ya udah! Terserah!" tanggap Temari cuek. Namun dalam hatinya, ia merasa cemburu.
"Gue mau pulang! Percuma gue di sini!" ucap Temari dan berlalu meninggalkan Shikamaru. Namun sebelum ia melangkahkan kakinya lebih jauh, Shikamaru menarik tangannya.
"Matte!" cegat Shikamaru.
"Ha? Ada apa lagi?" tanya Temari bingung.
"Yakin gak mau?" tanya Shikamaru memastikan.
"Emm..."
"..."
"..."
"..."
"Ya udah. Gue mau." Jawab Temari polos.
"Dasar cewek plin plan." Ucap Shikamaru pelan.
"Ha? Lo bilang apa?" tanya Temari seperti seorang polisi yang sedang mengintrospeksi seorang tersangka.
"Ah. Enggak kok." Jawab Shikamaru.
Flashback: Mode Off...
"Ano hi kimi ga tazuneta kimochi wake mo shirazu ni Mukiatte wa nagedashi kizu tsukeatta... Itsu datte sagashiteta tsuzukanai kizuitetemo Kotaetai kotoba yori tashika na omoi wo mune ni..." suara lembut Temari terdengar lagi dengan bunyi bass Sasuke yang semakin keras.
"Dakishimeteru kono ai ni subete no kako ga tokekomu Ima sugu ni kimi no moto e kanashimi wo nugisutete Doko made mo kieru koto no nai ayamachi iyasu tame ni Shinjitsuzukeru jikan ga tomaranai you ni... Hitori ni wa shinai kara..." musik reff kembali terdengar.
"Get back! Indelible Get back! Recollection Get back! Indelible Get back! By your side It's now or never! Don't stop! Go! Start off! It's now or never! Don't stop! Go! Start off!" suara Shikamaru yang sangat menantang terdengar lagi. Kali ini ia bergaya bak Naruto yang mau meninju di lagu Go!. Ditambah dengan suara bass yang semakin cepat.
"Mekurumeku meguriai wo tsunagitome nido to hanasanai Fureta yubisaki ga koko de tsuyoku hikiyose atta... Doko made mo kieru koto no nai omoi wa kanau tame ni Shinjitsuzukeru tsuyosa de genjitsu no mono ni shite Ano koro no mama no yume…" lagu pun mencapai klimaksnya. Membuat penonton semakin bersemangat.
"Ikutsu mo no itami wo shinjiro masshiro ni naru mae ni Make a little chance! Us kara ashita tsumugidase ready and go! Owaranai round nara nando down wo kurikaeshitemo I'm gonna keep on! Kibou tsukuridaseru sa oretachi no story! (16)" terdengarlah rap terakhir dari Shikamaru. Menutup lagu tersebut. Tanpa disadari Shikamaru memandang Temari dengan tatapan –terima-kasih-.
"Terima kasih." Ucap Temari lembut. Dia pun membalas pandangan Shikamaru dengan tatapan –sama-sama- dengan tatapan penuh arti.
"Nah! Kalau begitu kalian boleh duduk dulu. Sudah sejam lebih kita bernyanyi bersama, sekarang saatnya untuk mengumumkan pemenang lomba-lomba." Ucap Hidan bersemangat.
Setelah membacakan para pemenang dari berbagai lomba, sekarang saatnya pengumuman pemenang lomba melukis.
"Dan juara pertama dari lomba melukis adalah... Sai! Dari kelas 1-C. Silakan yang disebutkan namanya maju ke depan." Ucap sang host.
"Uh, Sai! Kau memang hebat!" teriak Ino lebay. Kemudian memeluk pacar barunya itu.
"Emang lu pantes dibanggain." Tanggap Shikamaru.
"Oh. Biasa aja kok." Jawab Sai sambil tersenyum kemudian beranjak untuk menerima hadiah yaitu berupa seperangkat alat melukis dan sebuah trofi yang diberikan oleh wakil kepala sekolah mereka, Jiraiya-sensei.
"Dan lomba selanjutnya, yaitu lomba makan kerupuk (?)! Pemenangnya adalah Uzumaki Naruto!!! Silakan naik ke atas panggung untuk menerima hadiah."
"Neh! Liat gue juga dong! Menang lomba neh!!! Hinata!!! Aku hebatkan?" tanya Naruto kePDan.
"I... Iya deh." jawab Hinata cengo.
Naruto pun menyusul ke atas panggung menerima hadiah di sebelah Sai yang senyum-senyum. Naruto juga senyum-senyum. Dan hadiah yang didapat Naruto adalah setoples kerupuk (?)!!!
"Dan lomba terakhir. Lomba merakit boneka (?). Juara pertamanya adalah..." Hidan berhenti tiba-tiba begitu melihat nama yang tertera di daftar pemenang.
"Juara pertamanya adalah..." ucap Hidan lagi. Namun terlihat bahwa dia sedang heran.
"Juaranya adalah, Sabaku Kankurou." Ucap Hidan sweatdrops.
Para hadirin semuanya sweartdrops. Gaara dan Temarilah yang lebih sweatdrops.
"Ha? Gue? Yes! Gue menang!" teriak Kankurou kegirangan. Kemudian dengan cepatnya ia berlari ke atas panggung. Dengan noraknya ia menyalami Jiraiya. Dan mengambil hadiah yang berupa 1 set boneka tangan (?) buatan Sasori-senpai.
Di tepi kolam renang sekolah...
"Kalau saja, aku memberanikan diri untuk masuk ke bandnya, pasti sekarang aku bisa deket-deket ama dia." Ucap seorang wanita dengan bernada sedih. Bercirikan rambut blonde yang dibiarkan terurai panjang sampai ke punggungnya, dan memakai contacs lens berwarna yang sama dengan warna rambutnya, dan memakai baju terusan berwarna putih yang panjangnya sampai betisnya.
"Bantu gue nyariin bokap gue dong, Shik! Gue pengen nitip nih kerupuk. Masa' gue disuruh bawa ginian sih?" pinta seseorang dengan memakai puppy eyes andalannya, Naruto.
"Iya iya! Makanya cepetan! Bentar lagi acara puncak!" jawab tak lain tak bukan Shikamaru. Yang dimintai tolong Naruto untuk membantunya.
Akhirnya, Shikamaru pun mengikuti ke mana arah Naruto berjalan. Dan tanpa sadar Naruto menyenggol gadis tadi. Dan akhirnya...
"Kyaa!!!" jatuhlah wanita itu tercebur ke dalam kolam renang.
"Uwaaaa!!! Aduuuhhh!!! Gimana neh??? Aduh, Shik! Jatoh dia..." teriak Naruto panik plus gaje. Hampir saja anak pemilik yayasan Konoha Gakuen itu menangis takut. Karena gadis yang ia senggol itu terjatuh ke kolam dan sepertinya tidak bisa berenang.
Namun, Shikamaru sudah tidak ada di tempatnya lagi. Rupanya ia menolong gadis itu. Dan dengan susah payah akhirnya ia berhasil menolong gadis malang itu.
"Huft... Hah... Dapet juga. Woy, Nar! Bantuin gue naik dong!" teriak Shikamaru yang kalap.
"Eh? Iya iya iya!" angguk Naruto dan mencoba mengangkat gadis tersebut ke daratan kemudian menolong Shikamaru.
"Duh, ni cewek pingsan lagi! Eh, Shik! Gue kabur dulu ya?" ucap Naruto panik dan langsung kabur.
"Eh! Nar! Tunggu!" teriak Shikamaru. Namun yang diteriaki sudah lari menjauh.
'Hah, si Naruto. Bilang aja gak mau tanggung jawab!' pikir Shikamaru jengkel.
Kemudian, dengan seksama Shikamaru memperhatikan gadis itu dari bagian atas sampai bagian bawah. Kalau dilihat baik-baik dia adalah...
"Shiho?!" teriak Shikamaru. Langsung saja ia menampar pelan wajah Shiho yang memerah. Tapi ia tak bangun-bangun. Wong yang ditampar kemasukan air.
"Shiho! Bangun! Duh! Ngerepotin aja deh!" perintah Shikamaru. Namun Shiho tetap tak bangun-bangun. Setelah Shikamaru menekan perutnya untuk membuang airnya pun tetap tak mau bangun. Akhirnya cara terakhir pun dilakukan. Dengan cepat Shikamaru memberikan napas buatan (Yang dari mulut ke mulut itu...).
1 detik...
3 detik...
5 detik...
"Haaaah!!!!" teriak seseorang. Ia terlihat sangat shock. Dengan cepat ia menutup mulutnya, agar ia berhenti berteriak. Namun, sepertinya Shikamaru merasakan hawa kehadirannya.
"Te... Temari!?" tanya Shikamaru kaget bercampur malu.
"Kyaaa!!! Laki-laki bejat!!!" teriak Temari lagi. Dan kali ini ia langsung berlari ketakutan. Namun, sebenarnya di hatinya berkata lain.
"Eeeeeehhhh?????" Shikamaru sweatdrops.
"Mmhh... Enggg..." gadis yang ada dipelukan Shikamaru itu terbangun. Mulai mengedarkan pandangannya ke sekitar. Dan dilihatnya pertama kali adalah Shikamaru.
"Shi... Shikamaru-kun?" panggil gadis itu. Masih belum sadar bahwa ia ada dipelukan mantan pacar author *disepak pembaca dan Shika*.
"..."
"..."
"..."
"Ah. Akhirnya kau sadar juga." Ucap Shikamaru yang samar-samar terlihat tersenyum.
"Hah?!" dengan tiba-tiba gadis bernama Shiho itu terkejut dan terbangun dari pelukan Shikamaru.
"Ma... maaf. Tadi aku hanya bermaksud menolongmu." Jawab Shikamaru malu-malu.
"Eh?" kemudian Shiho merasa bibirnya panas. Ya, tanpa sepengetahuannya tadi Shikamaru memberikannya kecupan tidak langsung (?) ke bibirnya.
"Ayo kita kembali. Kamu ngapain di sini?" tanya Shikamaru dan mencoba membantu Shiho berdiri.
"Ah. Cuma mau... melihat bintang aja kok." Jawab Shiho ragu-ragu.
"Aku sempet gak ngenalin kamu lho. Gak nyangka kalo kamu bisa jadi secantik ini. Biasanya kan kamu keliatan... Biasa aja." puji Shikamaru. Meskipun di kata terakhir nampak menjelek-jelekkan.
"Eh? Cantik?" tanya Shiho memastikan pendengarannya. Baru kali ini ada orang yang bilang kalau ia cantik. Apalagi kata itu keluar dari mulut orang yang dipujannya (Jiah! Author cemburu!!!).
"Iya. Siapa yang dandanin?" tanya Shikamaru sambil mendekatkan wajahnya ke muka Shiho. Dan Shiho sekarang sudah benar-benar menjadi merah (Maksudnya mukanya...)!!!
"Eh? Ka...Karin-chan..." jawab Shiho malu. Ia sendiri sekarang sudah memejamkan matanya. Berharap kalau Shikamaru akan mencium bibirnya sekali lagi.
"Oh. Kirain penata rias artis." Jawab Shikamaru lebay.
Kemudian terdengarlah lagu Happy Birthday versi Jepang (Author gak tau kayak gimana...) yang dinyanyikan oleh seluruh orang yang ada di sana. Kemudian Tsunade-sensei meniup lilin yang menancap di sekeliling kue tart berukuran XL (?) tersebut. Disambut dengan tepuk tangan dari seluruh penjuru sekolah.
"Ya! Akhirnya acara puncak pun berjalan dengan lancar. Semoga sekolah kita tetap menjadi sekolah terbaik di seantero Jepang ini." Teriak Hidan lebay.
Setelah membacakan do'a, akhirnya dilaksanakanlah acara penutup. Yaitu dansa bersama (?).
"Ya! Ada yang mau menyumbang lagu? Terutama untuk para pengisi acara?" tanya Hidan.
"Ya! Kami mau!" jawab Temari beserta personil Super Girlz lainnya. Dan mulailah acara dansa ini. Terlihat kalau Namikaze-san dan Kushina-san sudah bersiap dengan posisi masing-masing. Begitu juga dengan pasangan lainnya.
"Shiho. Maukah kau berdansa denganku?" tanya Shikamaru bak pangeran yang mengajak Cinderella (?) untuk berdansa.
"A... aku..."
Musik pun mulai mengalun. Ternyata musik yang dimainkan merupakan musik berirama disko. Dan para hadirin pun mulai berdansa ajeb-ajeb (?).
Dan akhirnya Shiho mau menerima tawaran sang pangeran tersebut (Ya oloh...). Tapi ada empat orang lelaki tampan plus para FG Shikamaru yang sebal. Yang para lelaki tampan itu sebal karena pacar mereka malah lagi tampil, jadi tak bisa berdansa bersama. Sedang para FG itu cemburu mati (?) karena Shikamaru malah berdansa dengan orang lain.
"Kayaknya Shikamaru bakal nembak Shiho deh?" bisik Sasuke.
"May be yes. May be no." Jawab Neji tak nyambung.
Akenai hi wa nai
Yami ga mujou ni torimaite mo
Mikansei na mama de sore o kirisaite yaru
Kurenai hi wa nai
Kyou no fujouri ni nayande mo
Mune no flame koko ni atte kiesou ni nai n da
Kawaru kono sekai de tatta hitotsu
Kimi no tsuyosa shinjite iru kara
hit bull's-eye!!
Hi no naka de ikiru
Sono kabe o koeru
Kenmei na bokura no subete
Kokochiyoi hibi ni sayonara o tsugete
Sono imi o tashikame ni yuku
Nagai tabi ga matte iru kara chikaiatte
Uneru oozora no hate de nemuru toki e to sakarai susumou
Kienai hi ga mai toki no rurou e manekou to mo
Fuantei na mama de michi kerichirashite yaru
Kurenai ni mayoi asu no mugen ni mimodaete mo
Mune no truth koko ni atte motomete iru kara
Yureru kono hitomi no naka ni mebaeta kibou
Tsuyoku sodatete yuketara
hit bull's-eye!!
Sono ai ni kizuku
Inochi no wa tsuzuku
Sonzai ga bokura no hagane
Mamoritai mono ni ima hane o tsukete
Songen o torikaeshi ni yuku
Nagai tabi no kono isshun o kasaneatte
Unmei no juuryoku mo hanete toberu chikara to kotaete yuku yo
hit bull's-eye!!
Hi no naka de ikiru
Sono kabe o koeru
Kenmei na bokura no subete
Kokochiyoi hibi ni sayonara o tsugete
Sono imi o tashikame ni yuku
Sono ai ni kizuku
Inochi no wa tsuzuku
Sonzai ga bokura no hagane
Mamoritai mono ni ima hane o tsukete
Songen o torikaeshi ni yuku
Nagai tabi no sono shuumatsu ni mata deatte
Unkai mo namida mo harete meguru toki e to kagayaki susumou
Meguru toki e to kagayaki susumou (17)
Kemudian terdengarlah suara fans mereka untuk meminta mereka menyanyikan satu lagu lagi. Namun, entah mengapa ketika Temari melihat Shikamaru dan Shiho berdansa berdua, hatinya terbakar (?).
"Baiklah. Kami akan menyanyi sekali lagi." Kata Temari sambil memperhatikan ShikaShiho (?) tertawa bersama (Oh, sweet love...).
Tabuhan drum, petikan gitar dan bass mengalun indah bersama menjadi sebuah melodi yang harmonis.
Mou gaman bakkashiteran nai yo
Iitai koto wa iwa nakucha
Kaerimichi yuugure no basu tei
Ochi konda senaka ni
Bye bye bye
Kimi no fighting pose
Mise nakya oh!oh!
Yume ni made mita you na sekai wa
Arasoi monaku heiwa na nichijou
Demo genjitsu wa hibi torabutte
Tama ni kuyandari shiteru
Sonna rolling days
Temari menyanyikan lagu tersebut dengan sangat mahir. Maklum saja, ini adalah lagu kedua yang ia suka selain lagu Life (Lagu yang di chap kemaren itu...). Tapi ketika matanya terjalin kontak dengan Shikamaru yang duduk bersama Shiho di depan sekali, ia menjadi penuh emosi. Alhasil, ia bernyanyi pun dengan emosi meledak-ledak (Kok jadi gini sih?).
Musik intro pun kembali berdendang. Bahkan Neji sampai menirukan gaya Tenten menabuh drum (?), begitu juga dengan Sasuke, Naruto, dan Sai. Mereka menirukan gaya pacar mereka bermain alat musik saat itu (Ciee... So Sweet....).
Koron ja ttatte
Iin ja nai no
Son toki wa waratte ageru
Norikonda basu no oku kara
Chiisaku hohoemi ga mieta
Kimi wo tayori ni shiteru yo oh!oh!
Yume ni made mita you na sweet love
Koibito tachi wa kakure ga wo sagasu no
Demo genjitsu wa ae nai hi ga
Tsuduki nagara mo shinjiteru no
Rolling days
Tsumazuitatte way to go !!
Yeah!! yeah!!
Doro darake rolling star !!
Kemudian terdengar suara bass Temari yang semakin menjadi-jadi. Perlahan namun pasti, suaranya melembut. Menyanyikan sisa bait tersebut dengan lembut. Dan menjadi cepat kembali. Dibumbui dengan suara alat musik lainnya yang semakin semarak.
Narubeku egao de itai keredo
Mamori nuku tame ni wa shikata nai desho?
Kitto uso nante
Sou imi wo mota nai no
~all my loving
Sou ja nakya yatteran nai
Yume ni made mita you na sekai wa
Arasoi mo naku heiwa na nichijou
Demo genjitsu wa hibi torabutte
Tama ni kuyandari shiteru
Sonna rolling days
...sou wakatteru tte
Tsumazuitatte way to go!!
Yeah!! yeah!!
Doro darake rolling star!! (18)
Berakhirlah lagu tersebut dengan musik intro yang meriah. Semua laki-laki yang berada di situ langsung memandang Super Girlz dengan tatapan maniak (?). Terutama dari Jiraiya dan Kakashi yang terkenal sebagai guru hentai.
"Terima kasih." Ucap Temari sambil membungkuk. Namun ketika ia melihat ke depan, ia langsung shock melihat Shikamaru merangkul Shiho. Dan para FG dibelakang sana, ralat! Maksudnya seisi gedung itu tershock-shock (?) melihat adegan romance itu (Apaan lagi nih?).
"Eh? Maaf... Maaf..." kata Shikamaru meminta maaf kepada Shiho.
"CEWEK KURANG AJAR!!!!!!" teriak para FG di belakang sana cemburu melihat Shikamaru merangkul Shiho. Sebenarnya itu hanyalah kesalahpahaman, Shikamaru merangkul Shiho karena Shiho kedinginan (Authornya aja kagak cemburu...). Dan karena keshockan tadi, Shikamaru jadi salting sendiri.
Sedangkan dalam hati, Temari sudah mengutuk-ngutuk.
'Kurang ajar! Kurang asem! Kurang asin! Kurang manis! Kurang pahit! Kurang pedes! Kurang tawar! Kuraaaaangggggggggggggggggg!!!!!!!!!!!' runtuk inner Temari sambil menggigit sapu tangannya. Sepertinya ia telah cemburu. Cemburu berat. Karena tak pernah ia merasa secemburu ini kalau Shikamaru bermesraan dengan wanita lain. Tunggu, memangnya apa yang harus ia cemburui? Toh mereka sendiri tak punya hubungan apa-apa.
'Tunggu! Apa yang harus kucemburui? Aku kan...' dan tiba-tiba saja, Temari pingsan di tempat. "BRUAK"
"HE? TEMARI???!!!!"
Kansei shita pazuru wo todoke yo!!! *nutup mulut* Gomen..^.^. Kok malah nyanyi gaje ya??? Maaf maaf *sujud-sujud*. YAPPA!!! Selesai deh chap 9. Kok banyak banget sih kesalahanku di chap ini (Kesalahan apa aku gak tahu, tapi kayaknya sih banyak...)? Kayaknya summary ama ceritanya makin gak ada sangkut pautnya ya? En entah kenapa aku jadi kepikiran ama ShikaShiho jadinya kubuat mereka romens-romens (?) gitu. Sori kalo ada yang gak suka. Tapi sebenarnya aku juga pengen muntah ngetiknya. Ya udah deh, biar nambah konflik. Jadi makin gaje aja nih cerita. Dan kali ini aku ngetiknya cuma 1 hari doang lho!!! Tepuk tangan *tepuk tangan sendiri*!!! Lanjut!!! Untuk lagu kali ini, judul lagu yang nomor (16) berjudul Enrai~Tooku ni Aru Akari by High and Mighty Color dan merupakan soundtrack dari Gundam (Gundam apa aku lupa...) Op (Op keberapa aku lupa...). lalu yang nomor (17) judulnya Blaze by Kotoko soundtracknya Shakugan no Shana Last Opening. Dan yang nomor (18) judulnya Rolling Star by Yui merupakan soundtracknya Bleach Op5. Sekian dulu chap 9nya. Kita ketemu lagi dichap berikutnya. Dan aku juga akan nambah konflik baru untuk ShikaTema... Hehehe... *ketawa ala psicopath*. Jadi tunggu aja yach!!! Jangan lupa ripyu!!! Bye!!! Sampai jumpa di chapter berikutnya!!!
