Do You Love Me?
Main chara: ShikaTema
Chapter 10: It's A Big Problem
-
-
-
Disclaimer: 1. Yang punya Naruto Masashi Kishimoto-san, 2. Yang punya cerita ini aku, 3. Yang punya theme songs di fic ini ya penyanyinya masing-masing...
Summary: WEW!!! Gawat!!! Shiho nembak Shikamaru!!! Gimana perasaan Temari yah??? Apakah ia akan marah atau malah sebaliknya??? Dan apa jawaban Shikamaru atas pernyataan perasaan tersebut??? Semua akan diungkap segendut (?) KURITA!!!...*author diseruduk Kurita*...
"HE? TEMARI???!!!!"
"Hah? Temari! Kamu kenapa?" ucap Sakura yang panik karena Temari mendadak tak sadarkan diri.
"Wah! Cepat bawa ke back stage!" perintah Hidan. "Semua hadirin, harap tenang! Tidak akan terjadi apa-apa kok." Ucap Hidan mencoba menenangkan seisi Konoha Hall yang kalang kabut.
"Kok dia mendadak pingsan sih? Duh, gimana nih?" tanya Matsuri yang mondar-mandir khawatir.
"Baiklah. Sekarang siapa yang mau menyanyi lagi?" tanya Hidan menawarkan diri.
"Bagaimana kalau kami?" tanya orang itu. Orang beralis tebal dan memakai kemeja berwarna hijau tua, Rock Lee.
"Ya~! Lee Parade bakal nyanyi! Kita sambut Lee Parade dengan lagunya!!!" teriak Hidan lebay.
"Kali ini saya, Lee yang akan menyanyi. Selamat menikmati!!! Hahaha..." ucap Lee. Kemudian tertawa garing (?).
Musik pun berbunyi. Dimulai dari drum dari Chouji. Kemudian Lee pun bernyanyi. "batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!!" dan disambut dengan teriakan empat temannya "Batchi koi!!!"
Kemudian bass dari Kankurou terdengar, dan Lee pun bernyanyi lagi. "oo mai ga! oo mai ga! kinou no shippai de kujiketatte gottsu andesu! gottsu andesu! onyuu no fuku ni soosu ga hanete wao..."
Lalu, Kiba bernyanyi. Dan bersamaan dengan goyang ngebornya (?) Lee. "donmai donmai shizun da mama ja namida no My Eyez... donna ni hangurii de angurii demo donburi kutte danshingu!"
Lalu, dilanjutkan dengan munculnya (?) suara Kankurou, "orera itsumademo nakama daro burazaa!" dan dilanjutkan lagi oleh Lee, "tatoe gyakufuu, kyoufuu, arashi ga fuite mo batchi kooi kamon!" Lalu, Chouji melanjutkan nyanyian Lee, "hanaretete mo onaji sora no shita de..." dan dilanjutkan lagi oleh Lee sambil berteriak, "saa waratte funbatte LET'S DO IT! DO IT! DO IT! DO IT!"
Dan saatnya yang ditunggu-tunggu. Bagian reff lagu ini. Dan Lee mengajak semua hadirin untuk bernyanyi bersamanya. "Yok! Nyanyi semua!!!" "batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! tatoe asa ga konaku tatte iei iei... batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! kimi to tomo ni yume o miru ze iei iei..." dan para penonton pun mengikuti Lee bernyanyi.
"NANANANANA ? NANANANANA ?" dan Lee serta penonton berdansa salsa (?).
Kembali Lee bernyanyi. Kali ini ia bernyanyi bersama Shino. "oo mai ga! oo mai ga! ore wa konnan ga kite mo oorai gattendaa! gattendaa! ki ga tsukeba chakku zenkai wao..."
"batchiri kimetai ore ON & ON koi shite MASTER touzen tondeikou katajikenai kurai ore wa suupaa naisu..." lanjut Kiba dengan memainkan gitarnya.
"onigiri kureru yatsu daitai tomodachi tsutaetai something batchiri koi MY MEN! Hey! WHAT'S U GONNA DO!? okashi morau ikooru koi no hajimari I LOVE YOU! I HOLD YOU! I WANT YOU! WANT YOU! WANT YOU! WANT YOU!" kini semua personil Lee Parade bernyanyi. Para penonton ikut menyemaraki dengan bertepuk tangan, meloncat-loncat, dan bermacam-macam.
"batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! subete no buki o ohashi ni shiro iei iei batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! ore wa raamen kueba itsudemo iei iei..." kemudian semua bernyanyi lagi.
"NANANANANA ? NANANANANA ?" kali ini penonton yang berteriak.
"do you love me?" Chouji bernyanyi.
"gyuudon de don kurai" kali ini Lee menyambungnya.
"do you love me?" Kiba bernyanyi.
"supa getchu de getchuu" Lee melanjutkan.
"do you love me?" Kankurou bernyanyi.
"roosu wa oyasai" Lee kembali melanjutkan.
"do you love me?" Shino juga bernyanyi.
"nomikiri kareeraisu" Lee melanjutkan lagi.
"do you love me?" kali ini Lee meminta Shikamaru untuk bernyanyi sampai Lee harus menuju tempat Shikamaru (Shikamarunya sendiri muntah-muntah setelah disuruh nyanyi... = _="...).
"ichigo yori rennyuu" lanjut Lee.
Kemudian Lee meminta Sasuke melakukan hal sama seperti Shikamaru tadi, "do you love me?"
Dan Lee melanjutkan, "osushi wa dezaato"
Lee pun meminta Sai untuk bernyanyi, "do you love me?"
Dan Lee menjawab pertanyaan Sai, "osushi wa dezaato"
Dan akhirnya Lee berteriak "do you love me?"
"batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! tatoe asa ga konaku tatte iei iei batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! kimi to tomo ni yume o miru ze iei iei batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! nani ga nandemo aa demo koo demo akirameru na iei iei batchi koi!!! batchi koi!!! beibee!!! donna yoru mo asa wa kuru ze iei iei..." Lee Parade bernyanyi bersama.
"NANANANANA ? NANANANANA ?" dan para penonton bernyanyi bersama. Namun yang paling heboh adalah Naruto.
"batchi koi!!! (19)" teriak Lee menggelegar.
Berakhirlah lagu aneh (Menurut author nih! Gak tau menurut yang laen!) persembahan dari Lee Parade tersebut.
"Terema kaseh semoa (?)!!!" teriak Lee dengan noraknya.
"Khu khu! Keren coy!" teriak Naruto dari kursi VIPnya.
"Terima kasih kembali, Lee! Kalian boleh duduk sekarang." Ucap Hidan mempersilakan mereka duduk kembali.
"OK! Untuk yang terakhir, siapa yang akan bernyanyi?" tanya Hidan kepada para undangan sekalian.
"Aqua Timez!!!" teriak para FG dan FC dari Aqua Timez.
"Eh? Demo..." kata Shikamaru panik.
"Napa sih lu? Kagak mau nyanyi lagi? Bilang aja mo deket-deket ma Shiho. Ya kan?" tanya Neji. Shiho yang mendengar langsung bermuka merah muda (?).
"Bu... Bukan! Baju gue basah nih!" bisik Shikamaru.
"Pake aja jas lu ntuh!" saran Naruto.
"Ya deh! Jadi keliatan aneh deh." Shikamaru mengomentari penampilannya sendiri.
"Gak papa." Tanggap Sasuke.
Dan akhirnya ia mengikuti perkataan Naruto. Dan bernyanyilah ia. Lagu berirama disko juga nih (Mang ada ya irama disko?).
"Dan kita saksikan penampilan penutup dari Aqua Timez!!!" teriak Hidan dan menyingkir dari atas panggung.
Koyoi, tsuki wa doko wo terasu no?
Atsui kumo ni oowareta sora
Koyoi, kimi wa dare ni idakarete iru no ka?
Ame ni hitori nakou ka?
Subete wo wakari aeru to omoi
Kitai nado shita jibun wo hajireba
Dazai wo te ni okujou ni agari
Kono yo nado wa to ureite miseru
Sora ni TSUBA wo haitara jibun ni kakatta
Tabibito kidori de itai kuse ni
Mayoi michi mawari michi ga kirai de
Amekaze shinogeru yane no shita de
GUUGURU kensaku de sekai wo miru
Kimi ni todokazu ai no kotoba
Koyoi, tsuki wa doko wo terasu no?
Atsui kumo ni oowareta sora
Koyoi, kimi wa dare ni idakarete iru no ka?
Ame ni hitori nakou ka?
Kobiritsuita kyosei to mieto ga
Ren'aigoto ni made kao nozokase
Hanare yuku te wo tsukamu koto sae
Hidoku muzukashii koto ni saseta
Aenaku naru to wa shitteta no ni
Koyoi, tsuki ga mienai naraba
Kumo no kirema hitasura matou
Koyoi, kimi ga miageta sora ni wa tsuki ga
Miete iru no darou ka
Mezasu nara koya ga ii
Muku na hikari ga mitai
Iya ni mo naru sa
Jibun jishin sono shoutai
Kudara naito usobuite kite
Nani mo kamo wo shitta kao shite
Nani mo dekinai jibun kakushite
Hontou wo naku shita
Mienai mono wo miyou to sureba
Mabuta tojiru sore dake de ii
Kimi ga koko ni inai toshite mo
Koyoi, tsuki ga miezu tomo (20)
Dan selesailah acara "Happy Birthday" SHS Konoha. Namun Temari masih tak sadarkan diri.
"Tem. Kenapa sampe acara selesai gini kamu belom bangun juga sih?" runtuk Ino. Mempertanyakan temannya yang masih berbaring tak sadarkan diri itu.
"Aha! Gue punya ide bagus neh!" teriak Naruto tiba-tiba. Dan dengan cepat Sakura melemparkan sebuah kardus (?) ke muka Naruto.
"Bikin ribut aja deh!" omel Sakura.
"Hyah! Catch makusu!!!" teriak Naruto yang dengan sukses berhasil menangkap kardus Sakura dengan tangkapan max (Kayak Monta tuh...).
"Then, what's your plan, Naruto?" tanya Neji yang dengan soknya berbahasa Inggris.
"Pake Shikamaru aja!" begitulah usul Naruto.
"Ha? Ore?" tanya Shikamaru tak mengerti.
"Ya! Pake 'ciuman mauths (?)' lo itu!" sambung Naruto dengan memonyongkan bibirnya. Kemudian berMUACH-MUACH ria.
"Ci... ciuman maut apaan, Nar?" tanya Sasuke bingung sambil memiringkan kepalanya.
"Gue tadi liat Shika nyium Shiho yang pingsan kecebour (?)!!!" ungkap Naruto dengan bersemangat.
"Cieeeeeee.......... Suit suit....... Hohoyyyy!!!"
"A...a...aaa.... I.... iii...tu..." kata Shikamaru gugup.
"Lo ngomong apaan sih, Shik? Bahasa planet?" tanya Sasuke yang makin tak mengerti dengan keadaan.
"Ya... yang tadi itu... cuma... cuma napas buatan kok!" ucap Shikamaru makin parah gugupnya.
"Uh yeah?!" tanya Naruto dengan nada yang hot (?).
"I... iya! Untuk apa gue bohong!" ucap Shikamaru mencoba meyakinkan Naruto.
"Oh! Kalo gitu lu kasih aja napas buatan ke Temari!" usul Naruto lagi.
1 detik
5 detik
10 detik
Dengan lolanya (Loading lama maksudnya...), Shikamaru terkaget-kaget.
"HaaaaaaaaaaaaaaaaaH???!!! OggggggggaaaaaaaH!!!!!!" teriak Shikamaru stress. Dan berhasil membuat semuanya ngumpet di balik kolong meja.
"Hah? Apaan ogah?" tanya Temari yang tiba-tiba terbangun dari alam bawah sadarnya.
"Eh? Tema-chan udah bangun!" ucap Hinata yang pertama menyadari bahwa Temari sudah sadar.
"Temari. Kamu udah sadar? Gimana keadaanmu? Kenapa tiba-tiba pingsan sih? Bikin panik aja tauk! Kamu tau gak, udah hampir satu jam kamu..." ucap Ino bertubi-tubi. Yang lain langsung sweatdrops melihatnya. Hanya Sai yang tak mengerti tersenyum lebar.
"STOP!!!" teriak Temari guna menghentikan teman bawelnya itu.
"Ups! Sori." Ucap Ino sambil tertawa garing (?).
"Nee-chan. Apa yang terjadi? Kenapa tiba-tiba pingsan?" tanya Gaara yang bertampang mengkhawatirkan.
"Eh? Mungkin cuma..."
"Denyut jantungmu lemah. Mungkin kamu kelelahan karena kebanyakan aktivitas. Kau kurang istirahat." Ucap Shikamaru yang tiba-tiba menggenggam pergelangan tangan kiri Temari. Mencoba untuk memeriksa denyut jantung Temari. Otomatis wajah Temari yang pucat berubah menjadi merah bersemu.
"Eh? Kok lu bisa..." tanya Temari yang kaget karena Shikamaru bisa tahu penyebab ia pingsan.
"Bokap gue dokter. Dan gue diajarin yang kayak ginian oleh bokap gue. Jadi gue bisa tau." Jelas Shikamaru. Kemudian melepas genggaman tangannya dari tangan kurus Temari.
"Oh!" hanya itu tanggapan Temari.
'Shikamaru pinter banget ya? Bisa tau kayak gitu.' Batin Temari (Wong kan udah dibilang doi diajarin bokapnya...).
"Eh. Pulang yuk! Bentar lagi bakal ditutup gerbang sekolah." Kata Matsuri memperingati teman-temannya.
Di parkiran sekolah...
"Shi... Shikamaru-kun." Panggil Shiho yang diam-diam mengikuti Shikamaru. Shikamaru pun menoleh.
"Hn? Lho, Shiho kok belum pulang?" tanya Shikamaru yang mengira Shiho sudah pulang duluan.
"A... Ada yang ingin kubicarain ama kamu." Aku Shiho.
"Bicarain apa?" tanya Shikamaru sambil mengangkat sebelah alisnya.
"A... aku... aku..."
"Ya?"
"Aku suka..."
"Ya? Suka apa?" tanya Shikamaru yang mencoba bersabar.
"Suka..."
"Ya, Shiho suka apa?" tanya Shikamaru yang masih mencoba bersabar.
"Suka... ka..."
"Ka? Kambing?" tanya Shikamaru yang mulai merasa bosan.
"Bu... Bukan... Aku... aku suka... Shika... Maru-kun..." ucap Shiho pelan dan dengan menundukkan kepala.
"..."
"..."
"..."
"Aku nggak ngerti maksud kamu." Ucap Shikamaru datar.
"Haah. Aku suka kamu, Shikamaru-kun." Ucap Shiho semakin pelan. Hampir menangis.
"Ha? Hahahaha..." dengan sukses Shikamaru tertawa ngakak sampai berguling-guling di tanah dan kejatoh di got! (Nggak selebay itu kale! Paling cuma memukul-mukul kepalanya atau memegangi perutnya yang sakit karena tertawa.)
"He? Shikamaru-kun kok ketawa?" tanya Shiho yang H2C dan bingung. Takut-takut Shikamaru jadi rusa gila (?) *author ditabrak traktor yang dikendarai Shika*.
"Hah? Kamu serius? Haha... Lelucon kamu keren... Hahaha...." Shikamaru berucap sambil menahan tawanya. Namun tetap tak bisa. Dan akhirnya ia beneran kena penyakit rusa gila *author dicekek Shika*.
"A... aku serius... Aku nggak main-main!" ucap Shiho dan mulai menangis.
"Eh? Ja... Jadi kamu serius?" tanya Shikamaru yang sudah berhenti tertawa ketika melihat Shiho menangis.
Shiho hanya mengangguk. Dan berusaha menyeka air matanya yang terus keluar dari matanya.
"Sejak kapan?" tanya Shikamaru dengan tatapan kosong.
"Sejak saat itu..."
Flashback: Mode On...
22 Juli 20xx, bukit belakang sekolah, jam istirahat pertama...
"Gak papa nih kita ke sini?" tanya seorang lelaki berambut merah, berwajah emo, terdapat tato bertuliskan "Ai" di kening kirinya, dan lingkaran hitam disekitar kedua bola matanya. Gaara.
"Gak papa kok. Tenang aja." ucap seorang lelaki berambut nanas yang mengajaknya ke bukit, Shikamaru.
"Ngapain sih kita ke sini? Ngapain juga musti ngajakin gue?" tanya Gaara bertubi-tubi.
"Nyanyi yuk." Ajak Shikamaru sambil merebahkan dirinya di sebuah pohon beringin (Napa musti beringin sih?) dan mulai memetik beberapa nada dari gitar yang ditentengnya.
"Nyanyi apaan?"
"Nih!" Shikamaru pun memberikan secarik kertas berisi beberapa nada dan lirik sebuah lagu.
Gaara pun menerima dan membacanya. Mencoba menyanyikan sedikit nadanya. Dan tak lama ia berujar, "Slow ya? Lagu yang romantis."
"Oke! Kita tes!" ucap Gaara lagi.
Shikamaru mulai memetik beberapa nada dasar dari gitarnya. Dan dimulai dari Gaara yang menyanyikan bait pertama lagu tersebut.
"I never knew I'd find a love so true, This one right here, is just for you" bernyanyilah Gaara dengan suara yang lembut dan terdengar fasih dengan bahasa Inggrisnya.
Shiho's P.O.V.
Aku mengikuti Shikamaru yang pergi bersama temannya ke bukit belakang sekolah. Bisa dibilang aku sangat penasaran dengan apa yang akan mereka lakukan di sana. Jadinya aku mengikutinya.
Setelah sampai, aku melihat Shikamaru memberikan secarik kertas ke temannya yang bernama Gaara itu. Namun aku tak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan. Yang aku dengar hanya suara petikan gitar dari Shikamaru.
Setelah lama kuperhatikan, terdengar samar-samar Gaara bernyanyi, sambil sesekali melihat kertas itu. Kemudian aku juga mendengar suara lembut Shikamaru. Begitu kudengar, suaranya bagus sekali.
"Remember that One day, I held your hands then I kissed your lips then I told you... Our love was meant to be and always will forever... Give me that happiness I get from you just being there..." dan terdengar petikan gitar darinya. Membuatku terpana, baru pertama kali aku dibuat tercengang oleh orang.
Kemudian ia melanjutkan nyanyiannya lagi. Ternyata lagu tersebut seluruhnya berbahasa Inggris. Dan aku bisa mengerti sedikit-sedikit arti lagu tersebut. Yaitu tentang cinta.
"I always see you when I close my eyes, you're on my mind So can't you see, I need you right here wit me, close by my side... This time for sure, Gonna let you know, My love is straight from the heart..." kali ini dia bernyanyi sambil menutup matanya. Angin yang berhembus membuatnya tampak sangat tampan.
"Forever you're my girl... Forever be my world... You are the only one... The only one I'll ever need, my life is you and me..." kemudian Shikamaru bernyanyi lagi. Tampaknya itu bagian reffnya.
"Forever you're my girl... Forever be my world... You are the only one... I'll never break your heart "no", so baby don't let go..." dan Gaara pun melanjutkan.
Lalu, aku melihat Shikamaru membuka matanya perlahan. Lalu Shikamaru melanjutkan nyanyiannya lagi.
"Even through the hard times, We made it through just fine When it hurt we put in the work To show that I'm yours And that your mine That's how we got this far Let's never be apart Girl, you're my queen I'm here for you 'Cuz you're my everything..." entah mengapa jantungku berdegup kencang. Ia menjadi sangat serius ketika itu. Meskipun tak sampai dua hari aku baru mengenalnya, tapi aku langsung tahu kalau ia tak pernah serius. Tapi kali ini, ia terlihat sangat serius.
"You always make me feel like everything's gonna be alright, Wit the things you do, becuz it's you the real true love of my life... This time fo sho, Gonna let you know, My love is straight from the heart..." kemudian Gaara melanjutkan nyanyian Shikamaru.
"Forever you my girl... Forever be my world... You are the only one... The only one I'll ever need, my life is you and me..." kali ini Gaara yang memulai menyanyikan bagian reffnya. Dan Shikamaru pun bersiap untuk menyanyikan bagiannya.
"Forever you my girl... Forever be my world... You are the only one... I'll never break your heart "no", so baby don't let go..." lanjutnya. Membuat mukaku bersemu merah. Kupikir, sekarang aku mulai menyukainya.
Dan kali ini, kulihat Shikamaru mulai menarik napas. Dan bernyanyi lagi. "Uh... baby! You know I'd walk them miles Climb mountains switch up styles All I wanna do, is be with you Ain't no matter what, where and how [Right here and now] we can both get down [straight work it out] yeah Like that sound bump 'n grindin' perfect timin' Let's dine and both be proud yeah yeah yeah..." sekarang ia ngerap. Sangat berbeda dengan tempo lembutnya tadi, sekarang temponya sangatlah cepat.
Dan Gaara melanjutkan nyanyian itu. Dengan rapan (?) yang hampir sama seperti Shikamaru. Dan saat itu juga kulihat Shikamaru tersenyum. 'Kawai desu.' Pikirku.
"Gonna take you on a joyride today, Me and you stay true never hesitate, To make love — sho nuff You're the only one I'm ever thinkin', of Just to hold you baby I can hardly wait As we go through the motions damn it's great, To make love — sho 'nuff We're gonna take it to the end and that's what's up..." lanjut Gaara dengan suara monotonnya.
"You are the only one I want to spend my whole life with I know... Anywhere you are, that's where I will call home..." dan kulihat Shikamaru memejamkan matanya lagi. Menikmati hangatnya mentari dan sapuan bunga sakura yang berjatuhan.
"So just take my hand and say that you will never let it go" giliran sang wajah emo yang bernyanyi.
"Two hearts always beating as one forever more..." kali ini Shikamaru yang bernyanyi dan kudengar suaranya menjadi makin keras.
"Forever you my girl... Forever be my world... You are the only one... The only one I'll ever need, my life is you and me..." Shikamaru kembali bernyanyi. Rasanya aku ingin terbang jika melihatnya.
"Forever you my girl... Forever be my world... You are the only one... I'll never break your heart "no", so baby don't let go..." dan berseling ke Gaara.
"I'm nothing without you, I'm nothing without you girl... I'm nothing without you, I'm nothing without you girl..." dan Shikamaru memetik senar gitarnya dengan lembut dan perlahan.
"My love (21)" ucap mereka berdua bersamaan. Rasanya ingin aku beri tepuk tangan yang paling meriah untuk mereka. Mereka bernyanyi dengan sangat bagus.
Akhirnya setelah mereka selesai bernyanyi, bel pun berbunyi. Mereka langsung beranjak meninggalkan bukit. Begitu juga aku. Dan saat itu yang menjadi pikiranku adalah, 'Shikamaru, aku ingin sekali bisa dekat denganmu.'
End of Shiho's P.O.V.
Flashback: Mode On...
"Jadi saat itu?" tanya Shikamaru memperjelas.
"Ya. Aku... Apakah aku bisa menjadi... pacarmu?" tanya Shiho tiba-tiba, langsung saja Shikamaru kaget.
"Aku..." belum sempat Shikamaru menyelesaikan perkataannya, datanglah tamu tak diundang (Menurut Shiho nih! Kalo aku sih nggak! *author dijatohin ke jurang oleh pembaca en all chara*).
"Wah wah! Ada orang pacaran ya?" tanya suara itu. Temari rupanya.
"Te... Temari? Ngapain lo? Ganggu aja deh!" omel Shikamaru.
"Payah gak kan? Namanya juga lagi kasmaran..." ucap Temari sambil tertawa yang bermaksud meledek Shikamaru dan Shiho.
"Siapa yang lagi pacaran hah? Orang cuma ngomong bentar kok!" sergah Shikamaru yang jadi malu sendiri.
"Duh! Jadi cemburu deh! Temen-temen pada punya pacar semua, lah gue..." Temari mulai mempermainkan Shikamaru.
"Te... Temari-san jangan ganggu kami! Pergi!" perintah Shiho yang kesal karena acara nembaknya (?) kacau gara-gara kedatangan Temari.
"Kok kamu jadi marah sih? Aku kan gak ngenggangguin kalian! Aku ke sini mau pulang tau!" bentak Temari yang mulai marah. Tanpa sadar ia melempar tasnya ke kepala Shiho. Namun dengan maxnya (Kok jadi ketularan virus MonMon ya?) Shikamaru menangkap tas yang tinggal beberapa centi lagi mengenai kepala Shiho. Dan dengan gaya seperti mau memeluk Shiho lagi. Pastinya Temari sudah mencapai batas kemarahannya (?) saat itu.
"Kamu gak papa?" tanya Shikamaru sambil memandang Shiho lembut.
"Enggak papa kok." Jawab Shiho sambil menggeleng.
"Tem! Lo apa-apaan sih? Kalo kena Shiho gimana?" tanya Shikamaru yang datang menghampiri Temari dan dengan kasarnya melempar tas itu ke muka Temari. Alhasil, Temari mulai merasakan mukanya dan matanya panas, serta dialiri air mata.
"Kamu jahat!!! Aku benci kamu!!! Aku benci kalian!!! BENCIIII!!!" teriak Temari dan langsung beranjak ke dalam mobilnya yang sudah terisi oleh Gaara dan Kankurou yang dengan sebal menunggu Temari.
"Te... Tem! Tunggu! Aku!" teriak Shikamaru. Namun tak berhasil menghentikan laju mobil ferarri Temari yang mulai menjauh.
'Sial! Kenapa jadi begini sih?' runtuk Shikamaru dalam hati.
"Shi... Shikamaru-kun? Bagaimana jawabanmu?" tanya Shiho tiba-tiba.
"Maaf Shiho. Aku nggak bisa jawab sekarang. Tolong beri aku waktu." Ucap Shikamaru kemudian pergi meninggalkan Shiho yang terbengong-bengong di parkiran. Sedangkan Shikamaru sudah memasuki mobil audinya dan mulai mengendarainya dengan kecepatan tinggi. Sepertinya ia sedang marah.
'Semoga ia mau menerimaku.' Batin Shiho.
TBC
YaPParI!!! Selese deh chap 10. Satu hari lagi aku ngerjain yang ini!!! Baru kemaren ngetik chap 9, udah langsung ke chap 10. Hah! Tapi aku capek banget nih! Mana besoknya senen lagi (Gak nyambung). Kok jadi makin jadi aja ya konfliknya? Bodo ah! *diseruduk TemaShikaShiho* Ya udah deh, langsung ke bagian lagu aja ya (Lagi capek berat sih...) Judul lagu (19) adalah Batchi Koi dari Dev Parade (dari sini nih, aku ngambil nama band Lee dkk.) soundtracknya Naruto Shippuden Ed10. Yang nomor (20) judulnya Koyoi, Tsuki ga Miezu Tomo by Porno Graffitti ostnya Bleach Movie3. En yang (21) judulnya Make Love by Big Bang. Semoga chap 11 apdetnya cepet... Doain ya!!! Yawdah deh. pokoknya jangan lupa untuk RnR ya!!! Berhubung aku udah ngantuk, aku tidur dulu ya!!! Oyasumi nasai!!! Selamat tidur!!! Good nite!!! Sampai jumpa di chap berikutnya!!! Bai!!!
