Games
Chapter 2 : Flirt and French Kiss
Kamar anggota salah satu S.E.E.S penuh dengan cewe-cewe yang berkumpul bersama untuk mengerjakan PR musim panas –yang menurut mereka mudah. Satonaka Chie, cewe berambut bob ini sedah kesusahan membuat PR sama dengan Kujikawa Rise. Amagi Yukiko, cewe yang terlihat elegan ini tampaknya santai-santai saja dalam mengerjakan PR diikuti Takeba Yukari, Yamagishi Fuuka dan Aigis.
AC dinyalakan diruangan itu, karena kebanyakan orang membuat hawa menjadi sesak. Gelas yang terisi air dingin diletakkan di lantai dekat meja bundar dimana mereka sedang membuat PR musim panas.
Suara jangrik, krik krik, bisa terdengar dari luar. (Bisa gak sih? Ato cuma malem?)
"Eh, Yukiko, nomor ini gimana sih?" tanya Chie pada Yukiko
Yukiko melihat nomor yang ditunjuk Chie dan kemudian menjelaskan, "Ini harus dibeginikan lalu... blablabla..."
Chiepun bertanya, "Tapi, kan ada ini. Mana bisa..."
"Kan udah gue bilang, ini harus di... blablabla..."
"Oooh! Begitu toh!!" seru Chie yang sekarang udah mengerti.
Setelah beberapa menit ato jam. Mereka semua telah selesai mengerjakan PR musim panasnya. Chie berdiri untuk merenggangkan tubuhnya yang kaku begitu dengan beberapa cewe lain.
Fuuka melihat ke arah gelas dekatnya, isi gelas itu udah abis. "Aku akan mengambil minuman lagi," kata Fuuka yang beranjak dari tempatnya diikuti Yukari yang berkata, "Aku juga ikut. Yang lain mau apa?"
"Takeba-san, minta Pocari Sweat yah," kata Chie minta tolong
"Saya sebenarnya ingin teh, tapi karena cuaca panas, air putih saja," kata Yukiko dengan senyuman
"Rise mau soda!" seru Rise dengan riang karena udah selesai ngerjain PR segabrek-gabrek.
"Oli untukku," jawab Aigis
Semua sweatdrop mendengar Aigis, "Baiklah, minna-san tunggu sebentar ya," kata Fuuka dan mereka berdua keluar dari kamar itu.
Ujung botol itu jatuh di...
IORI JUNPEI!!!
"Truth or Dare?" tanya Ryoji
Hmm..., kalau Truth pasti nanya yang aneh-aneh... kalau Dare... iseng aja ah!, pikir Junpei, ia tidak berpikir lebih jauh dan langsung menjawab, "Dare!"
Oh, Ryoji tertawa licik, sangat licik. Tapi Junpei tidak menyadarinya.
"Kalau begitu...," ucap Ryoji dengan nada seram, Junpei menahan nafas, "Lo harus nge-flirt!!"
?!!
"WHAAAT?!!!" seru Junpei dan Yosuke kaget
"Flirt siapa?" tanya Teddie
"Hmm," gumam Ryoji dengan pose berpikirnya, "Siapa ya...??"
Disaat yang bersamaan, Yukari dan Fuuka turun.
Lampu neon muncul dikepala Ryoji dan ia berbisik pada Junpei, "*psst psst* Yukari!! *psst psst*"
Junpei menjadi batu, "Aa... a... GAK MAU!!!"
"Napa?"
"Gue bisa DIBUNUH ama Yuka-tan!!!"
Yukari melihat ke arah Junpei, "Napa nama gue jadi ikut-ikutan?"
"Eh, bu... bukan apa-apa kok... Yuka-tan...," kata Junpei dengan gagap, ketakutannya memuncak. Yukari dan Fuuka turun dari tanggadengan mata tajam Yukari yang terus melihati Junpei. Fuuka mengambil minuman yang Chie, Yukiko, Rise serta dirinya dan Yukari inginkan dari lemari es.
Kecuali oli... itu diambil... mending gak usah tau dhe...
"Ayolah! Ini darenya!!" seru Ryoji dan mendorong Junpei kearah Yukari dan Fuuka.
"Lo mau apa lagi sih, Stupei?!" seru Yukari
Junpei tampak segan melakukan darenya, ia melirik ke arah Ryoji dan kawan-kawannya. Ryoji dan Teddie mendukung Junpei sedangkan Yosuke, orang yang masih punya perasaan untuk tidak mendukung Junpei, tau bahwa Junpei sudah pacaran dengan Chidori jadi tidak mungkin, ia nge-flirt orang lain selain Chidori.
Junpei menghela nafas dan menghadap ke arah Ryoji dan berkata, "Enggak ma-"
"Kalau gak mau, entar gue bilang Chidori lo nge-flirt Minato."
?!!!
Junpei jadi batu lagi + ada listrik mengelegar dibelakang (background)
Yukari kaget mendengarnya begitu juga dengan Fuuka serta Yosuke. Teddie sih hanya tersenyum-senyum gak jelas... --'
Akhirnya dengan sangat-sangat terpaksa, Junpeipun mulai nge-flirt Yukari ama Fuuka.
Saking kagetnya Yukari, ia tidak bisa mencerna apa yang dilakukan Junpei pada dirinya dan Fuuka.
"Takeba-san dan Yamagishi-san lama sekali...," kata Rise
"Aku akan check," kata Yukiko dan Chie berkata, "Aku ikut."
Mereka pun beranjak dari tempat itu dan turun kebawah.
Yukari yang telah sadar mulai memberikan tatapan yang sangat mengerikan ke Junpei. Hal ini membuat Junpei berhenti nge-flirt mereka berdua. Dan hasilnya...
DUAAAK!!
JLLLEEBBBB!!
BLETAAAAKKK!!
GYAAAAHHHHHH!!
"Eh..., kita bantu Iori-san gak...?" tanya Yosuke, iapun takut berhadapan dengan Yukari yang marah-marah.
Ryoji dengan santai tidak mempedulikan dan memutar botol, "Biarkan saja."
Botol itu jatuh di...
"TEDDIE, KUMA!!!" seru Teddie yang terlalu gembira.
"Teddie pilih dare!!" serunya sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi.
"Si Teddie...," ucap Yosuke yang bersweatdrop
"Hmm...," gumam Ryoji yang berpikir, "Cium Yosuke!!"
?!!!
"Semuanya sudah dibeli?" tanya Souji pada Nanako dan ia mengangguk, "Sudah, Oni-chan!"
"Ayo, kita balik ke dorm," ajak Souji sambil mengangkat kantong plastik yang berat dan Nanako mengangkat kantong plastik yang ringan.
Chie dan Yukiko dan dapat mendengar suara berisik dari lantai bawah.
DUAAAK!!
JLLLEEBBBB!!
BLETAAAAKKK!!
GYAAAAHHHHHH!!
"Ada apa ya?" tanya Yukiko
"Aku tidak tau," jawab Chie, "Ayo kita check."
Teddie mengira dirinya sama dengan Ou-sama Game di Escapade. Dengan matanya yang super berbinar, ia mendekati Yosuke dan memoyongkan bibirnya.
"Oi! Teddie!! Gue bisa dihajar abis-abisan ama Chi-"
"Ayo, Teddie!! Terus!" dukung Ryoji
Sumpah, gue bakalan bunuh Ryoji!!, pikir Yosuke
Makin deket, makin deket, makin deket, makin deket, ma-
Yosuke mendorong badan Teddie jauh dari dirinya dan lari menuju pintu keluar dorm.
Disaat yang bersamaan, Souji membuka pintu dorm.
GUBRRAAAKKK!!
Yosuke tak sengaja mendorong Souji jatuh. Souji terdorong ke belakang dan...
CHUUU!!!
Mulut Chie udah kayak apaan tau, muka kagetnya yang membuat ketawa Yukiko. Kiss yang dialami Yosuke dan Souji membuat tawa Yukiko membesar, lalu saat Junpei terbanting ke lantai dengan wajah lumayan babak belur, itulah hal yang membuat Yukiko terpingkal-pingkal di tangga.
"Oni-chan! Oni-chan!!" panggil Nanako
"Hmm?"
"Kiss tadi namanya French Kiss ya?" tanya Nanako dengan polos
?!!
"Si-si-siapa ya-yang bi-bilang...?"
"Ryoji-san!" jawab Nanako
Authoress's notes :
Ukh... tadiny gak bermaksud buat ini jadi yaoi dengan kiss... tapi... ya udahlah. --'
Buat yang enggak ngerti apa yang dimaksud Yosuke dibagian ini, "Oi! Teddie!! Gue bisa dihajar abis-abisan ama Chi-"
nanti akan jelas dichapter berikutnya, jadi tunggu aja
yang Authoress maksud dengan Chidori pun akan dijelaskan di chapter kemudian (mungkin? Authoress blum tau, chapter 3 blum di buat..)
Authoress minta maaf kalau enggak lucu ya, tadinya chapter 2 ini mau dibuat lucu tapi humornya Authoress gak keluar... --'
Anyway, RnR!
