Hihihi XD chapter baru! Gomen.. Keasyikan update Fic pertama, setelah fic pertama langsung lanjut bikin 2 fic.. T.T bodohnya diriku.. Sehari harus buat 2 fic? Hoho XD.. Mematikan.. Semoga aku bisa bikin Fic 'Love Dream' ini habis..XD..

Balaz review..

Ditachi Uchiha: Hoho sipp ^^.. Hoho thanx Dita..

Kuroi sama:Sipp^^..

Harusa Uzuna: Sip! Tetap review yah..

Kaze-chan: Sip.. Hoho.. Akan ku perpanjang sebisa mungkin...

Kiro Yoid: Yup.. Ku juga suka fic SasoSaku .. Thanx yah.. XD..

Yoichiga:Hoho.. Gpp.. SasoSaku saja

Thanx yang uda review.. XD.. Kita lanjutkan SasoSakunya..

""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""

Disclaimer: Masashi Kishimoto

Pairing: SasoSaku

Warning: Don't like, Don't read!

""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""

(Dream POV)

"Sakura." Panggil seseorang dibelakang gadis itu.

"So-kun" Gadis itu menatap laki-laki itu penuh tanya.

"Kamu tau, disekolah ada seseorang yang mirip denganmu." Laki-laki yang dipanggil So-kun itu mengelus kepala gadis itu.

"Ya, itu aku."

"Tapi kenapa kamu sama sekali tidak mengenaliku?"

"Belum saatnya, Sakura."

"Aishiteru So-kun."

"Aishiteru Sakura."

.

.

(Normal POV)

Dipagi hari yang cerah, matahari menyinari panas teriknya ke arah jendela kamar Sakura. Gadis itu tak bergerak sekalipun menikmati mimpinya. Beruntung hari ini adalah hari libur, maka dia tidak usah mendengar ocehan dari sang ibu. Kini, gadis itu tidak mau mimpinya terbangun dan hanya ingin tidur selamanya.

"Neee-chaaaaan!" Teriak seorang anak kecil yang tiba-tiba masuk ke kamar gadis itu sambil naik ke atas tempat tidur dan melompat disamping Sakura. Membuat tubuh Sakura ikut melompat-lompat kecil.

"Ng..."

"Nee-chan! Get up! I'm coming here not see you sleep! Get up Nee-chan!"

"Iya iya.." Jawab Sakura dengan balas mengucek-ucek matanya.

"Nah, Nee-chan temenin Maru main."

"Aduuh.. Datang-datang kok main.. Nee-chan tidur lagi yah." Sakura lalu tiduran lagi tapi ditahan anak kecil itu.

"Gak boleh! Maru maunya kita main di taman ama Nee-chan."

"Konohamaru, nee-chan ngantuk." Anak kecil bernama Konohamaru itu pun mulai menggoyangkan tubuh Sakura.

"Nii-san juga datang loh. Kuyakin Nee-chan bakal suka dengan dia." Sakura lalu melotot bangun memandang anak kecil itu.

"Sejak kapan kau punya Nii-san?"

Setahu Sakura, Konohamaru atau Maru ini gak punya kakak laki-laki. Dia bertemu dengan Maru sewaktu Maru tersesat di taman bermain. Sakura melihatnya dan membantunya mencarinya. Ternyata Maru adalah anak dari kepala sekolah, Pak Sarutobi. Keluargapun mulai akrab dengan keluarga Maru.

"Lah, Nee-chan baru tau yah? Hmm.. Nii-san baru datang dari Suna sih. Tapi setahu Maru dia juga satu sekolah dengan Nee-chan."

"Hmm.. Begitu yah." Sakura kemudian tidur lagi.

"Nah.. Nee-chan.. Bangun dong.. "

"Konohamaru?" Panggil seseorang dari pintu kamar Sakura.

"Nii-san? Uda datang yah?"

"Hn.. Kapan mau pergi?"

"Tunggu Nee-chan bangun dulu." Konohamaru kemudian menggoyangkan tubuh Sakura yang hampir tertidur didalam selimut.

"Nee-chan.. Nii-san uda datang tuh."

"Ya.. Ya.. Aku lagi mimpi suamiku nih.. Jangan nganggu, Maru." Kata Sakura dalam selimut. Terdengar suara tawa dari seseorang. Sakura tidak memperdulikannya.

"Nee-chan, Uda siang tau."

"Ya ya.." Akhirnya dengan malas Sakura bangun dengan mata yang masih setengah terpejam. Dia melihat dengan pandangan kabur yang sepertinya Konohamaru dan...

"So-kun?" Kaget Sakura yang masih dalam mata setengah terpejam.

"Kau?" Laki-laki itu terkejut.

"Nee-chan uda kenal yah ama nii-san? Ampe dipanggil 'So-kun' segala." Senyum Maru melihat Sakura.

"Maru, nee-chan sepertinya masih dalam mimpi." Kata Sakura balik tidur lagi.

"Nee-chaaan.. Susah kali sih dibangunin.. Huuh."

"Tunggu.. Yang tadi So-kun kan?" Tanya Sakura dalam selimut.

"Yah, dia adalah nii-san Maru, Sasori-nii.."

"Sasori?" Sakura pun terbangun dari tidurnya melihat Sasori bersandar di pintu.

"Akhirnya sadar juga. " Katanya dengan senyum licik.

"Gomen.." Kata Sakura dengan muka malu.

"Uda ah nee-chan.. Mandi sana, masih pake baju tidur lagi."Kata Maru. Muka Sakura menjadi sangat malu melihat dirinya masih memakai baju tidur di siang hari ini di depan seorang laki-laki.

"Kalau gitu, aku mandi dulu."

.

(Sasori POV)

Cewek itu aneh, lucu dan polos. Haruno Sakura. Tak disangka bahwa keluarga kami begitu akrab dengan keluarganya.

"Nii-san.." Panggil Konohamaru

"Hn?"

"Nii-san uda kenal nee-chan?"

"Ya."

"Cantik kan? Walau agak pemalas sebenarnya baik."

Bisa kuakui, walau dia aneh, lucu dan polos, dia punya kelebihan. Cantik dan manis. Rambutnya berwarna pink bisa membuat semuanya terpesona, sedangkan mata emerald yang bercahaya itu menunjukkan warna yang sangat bagus. Walau pertemuan kita agak aneh karena dia menggangapku sebagai suaminya yang ada dalam mimpinya.

"Ayo." Terdengar suara dari belakang kami yang ternyata Sakura. Cantik. Dia memakai baju berompi dan rok setinggi lutut yang berenda.

"Nii-san.."

".."

"Nii-san.."

"eh iya?" ternyata dari tadi Konohamaru memanggilku. Tanpa sadar aku dari tadi hanya melihat Sakura.

"Ayo,,melamun liat Sakura yah?" mukaku sejenak memerah.

"Ti.. Tidak.." Ucapku bohong.

.

"So-kun.. Eh?.. Go.. Gomen Sasori." Kata Sakura yang membuatku muak. Sejak tadi dia cuma bisa berbicara 'Gomen'. Aku lalu berbalik.

"So.. ngg.. Sasori.." Dia memanggilku berulang-ulang. Entah kenapa aku sangan marah dia memanggilku 'So-kun', walau tidak sengaja.

"Kyaaaaa." Aku mendengar teriakan dari seorang gadis dibelakangku.

Sakura?

To be continued..

""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""

Hoho walau terlalu dikit. Maklum.. Gara-gara kebanyakan olahraga bulu tangkis tangan saya jadi sakit.. Tp untuk chapter selanjutnya akan ku perpanjang,..

Nah review yah..~ ^^