Marhaban yaa Ramadhan. Selamat hari ramadhan, Islam! Semoga amalnya diterima oleh Allah SWT. Amiin
Nah.. sekarang.. kita gila-gilaan dulu~~ bacanya boleh kalau sehabis buka~
Komedi Bulan Puasa. RSJIP
Waktunya Career Experience (maap kalo salah eja.). Sanji, Zoro dan Cynthia dibagi tugas menjadi dokter di RUMAH SAKIT JIWA IKAT PINGGANG. Kebanyakan Sanji meriksa orang gelo dan Zoro jadi paramedic nya dan Cynthia jadi suster.
Siang hari di RUMAH SAKIT JIWA IKAT PINGGANG. Sanji tengah memeriksa salah satu pasiennya. (sumpeh pusing! Banyak orang ketawa ga jelas!)
Sanji : Ayo, Namamu siapa?
Nughi : Nughi, Dok.
Sanji : Nughi. Nughi gimana kabarnya sekarang?
Nughi : JAM SEGI DELAPAN! CIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAT!
Sanji terpukul oleh jurus Jam segi delapan dari Nughi.
Zoro yang lagi menyaksikan adegan komedi (sadis) ini, sambil makan popcorn rasa caramel.
Sanji : WOI! TOLONGIN GUE!
Zoro : Nughi~~ Nughi, Nughi, Nughi, Ckckckck~ sini-sini!
Zoro nyodorin satu popcornnya dan Nughi ngikutin. Emang Nughi ini Anjing apa? Yaa.. namanya orang gelo juga diberi nama Canis Familiaris juga mau.
Zoro mengambil pasien selanjutnya. Yang ini pakaiannya serba putih. Dari sorbannya, baju panjangnya hingga sendalnya!
Sanji : namamu siapa?
Deden : Deden.
Sanji : apa keluhan—
Deden : JENGKANG NABI MUHAMMAD! Dokter! Tahu tidak! Saya ini!
Sanji : eit! Iya iya! Saya tahu Deden ini siapa! Ehehehe… Cyn..?
Cynthia : err.. ia Sanji-san?
Sanji : su..suntikin dia obat bobok. Iya? Deden pasti cape. Err.. Rasul juga butuh istirahat! *sweatdropped*
Deden : Yeeeei~~ Bobok~ Bobok~
*Jesss* Cynthia nusukin jarum. Setelah Deden berhasil pingsan, Cynthia menggusurnya ke kamar Deden.
Selanjutnya. Lu…Luuu?
Sanji : Luffy?
Luffy : Aa! Kata mamah, saya gila!
Sanji : (err.. kamu emang kena autis nak. Tapi.. gak semuanya. Lebih baik struk.) oh.. begitu kah? Apa keluhan mu hari ini? dek?
Luffy : Tadi saya sakit perut. Terus BAB nya keras. Terus! Saya terasa pusing.
Sanji : kamu kurang minum air putih. Selanjutnya kamu beli Oskadon SP.
Luffy : hah? Oskadon SP?
Zoro : Oi.. gak salah?
Luffy : Oh iya! Buat sakit kepala ya?
Sanji : Bukan! Oskadon SP! Oskadon Sakit Perut! Selanjutnya kamu tinggal banyak makan nasi dan istirahat sampai pusingnya ilang!
Luffy ; oooooh.. oke. Makasih, ya aa!
Sanji : Oniichan desu!
Zoro menepuk pundaknya Sanji. Diikuti oleh Cynthia yang mengusap-ngusap pundaknya Sanji. Sanji tetep aja murung..
Zoro mengusulkan pasien selanjutnya. Tetapi, Sanji gak mau. Cynthia nawarin disuntikin pake Narkoba. Tetapi, Sanji menolak dengan keras. (Ya iyalah!)
Lebih baik Sanji meriksa pasien lain.
Di koridor. Banyak orang yang sedang mendengarkan Tausyiah dari Deden. Nughi lagi belajar silat gak bener.
Ada seorang yang lagi ngebuka celananya… err.. sensure.
Cynthia : UKYAA!
Sanji : Astaga!
Zoro : ooooh~~
Sanji : Sarung! Mana Sarung!
Zoro nutupin satu pasien itu pake sarung yang lagi dipake ngelap nasi oleh pasien lain.
Oskar : Celana Dewa! Makasih! Inilah yang kucari!
Zoro : eeh..?
Sanji : biasa…
Tiba-tiba Sanji mendapat ide baik. Dia pergi mencari celana yang paling jelek sedunia. Kolornya kolor ijo. Sanji kembali membawa tu celana lalu menyodorkannya kepada Oskar.
Sanji : celana dewa?
Oskar tiba-tiba sujud.
Oskar : Celana Dewa!
Zoro : ide bagus, nak. Saya terhibur.
Cynthia : terhibur bagaimana?
Sanji : Pasien selanjutnya!
Ketiga orang ini kembali berjalan di koridor. Tidak ada tanda-tanda orang yang bisa menghibur.. ahh! Coba lagi!
…setelah menemukan satu orang yang kira-kira… bisa menghibur ketiga orang ini, mereka mendekatinya.
Seorang ibu-ibu lagi mengepal tangannya.
Sanji : ibu? Aya naon, bu? Damang?
Sally : damang, dek.
Zoro : err.. tanyain, mau dibawa apa?
Sanji : bade dibawakeun naon, bu? Nginuman?
Tiba-tiba ada kucing yang lagi ngorek-ngorek pintu.
Sally : Tolong! Ampun! Tinggalkan aku sendiri!
Sanji : (atuh.. harusnya dari tadi aku gak ngajak ni pasien ngomong bahasa sunda.) itu kucing bu.
Sally : BUKAN! Itu.. arwah suami saya! !
Cynthi : Karunya…
Zoro : kasihan..
Sanji : *geleng-geleng kepala* kita sudahi dulu career experience nya, yah?
Zoro : kita buat laporan paling kocak!
Cynthia : setuju!
Nughi : JURUS JAM SEGI DELAPAN! CIAAAAAAAAAAAAAAAT!
*jeduuuggg*
Sanji : !
Setelah tendangan jam segi delapan dari Nughi, ketiga orang ini pun diberi upah dan pulang ke rumahnya masing-masing.
Di rumah Sanji. Robin tengah mengepel depan pintu. Sanji datang dan tak sengaja menginjak bekas pelan yang masih basah. Mana kakinya kotor. Sanji mengacuhkan pelan dan keberadaan sang bunda, dan pergi menuju kamarnya sambil mengatakan…
Sanji : Jejak kaki kutinggalkan~ kutinggalkan jejak kaki~
Robin pun mulai mengeluarkan uratnya. Ia ngelempar embernya dan.. Homerun!
Robin : RAWR! CEPAT KESINI ANAK DURHAKA!
Sanji : gommenasai..
Robin : GOMMENASAINYA NANTI AJA! KALAU KAU MAU GUA MAAPIN. LO HARUS NGEPEL JEJAK KAKI SIALAN MU ITU! Ngerti~?
Tiba-tiba Robin jadi sok imut.
Sanji : nge-ngerti..
Robin : anak baik~ ibu mau masak dulu. Tralalala~
Robin berjalan jingkrak-jingkrak. Sanji menatap ibunya yang aneh itu. Sejak Sanji diperintahkan oleh bu Boa Hancock, untuk bekerja di RUMAH SAKIT JIWA IKAT PINGGANG, semua jadi dunia ala autis.
Luffy : Oniichan! Terima kasih atas saran mu! Aku sembuh!
Sanji yang lagi ngepel lantai, mengangkat kepalanya dengan senyuman.
Sanji : benarkah? Syukurlah adek ku sembuh.
Luffy : kalau aku sakit, nanti aku konsultasi ke aa, ya?
Luffy pun pergi. Loh? Kok jadi kebalik yah? Seharusnya kan Chopper yang dokter. Aah.. saya ingat Chopper gak sekolah disini. Kasihan Luffy.. tanpa Chopper, ia sudah berada di tempat tidur sejak pagi tadi.
Sekarang, Sanji tidur. Ia bermimpi dia ada di RUMAH SAKIT JIWA IKAT PINGGANG. Dia dirajam oleh Nughi habis-habisan. Dia di nasehatin habis-habisan sama Deden. Dia .. err.. dikasih celana dewa sama Oskar. Ada kucing item ngelewat, Sanji tiba-tiba teriak.
*kriiiing!* alarm berbunyi.
Sanji terbangun dan cepat-cepat mandi dan berpakaian seragam. Ia sengaja melewatkan sarapan, karena pengen diet. (Lah?)
Sesampainya di sekolah. Cynthia dan Zoro lagi nulis laporan.
Sanji : Oi! Itu nya udah?
Zoro : itunya apa?
Sanji : Laporan!
Cynthia : Selesai! nah~ Sanji-san! Sudah selesai!
Sanji : amiiin!
Zoro : kenape elu? Ngos-ngosan begitu?
Sanji : begini.. semalem.. aye, mimpi ada di RSJIP itu! Saya di raja mama Nughi. Di nasehatin gak pake titik-koma ama Deden. Dikasih celana dewa ama Oskar. Gue tiba-tiba teriak, karena ada kucing item lewat!
Zoro : Karma..
Cynthia : emang bener karma, gitu?
Sanji : boleh nanya ga?
Zoro dan Cynthia : yes?
Sanji : Dilemma itu apa ya?
*Gubragh*
Sanji : sumpeh! Saya kaga tahu apa artinya!
Begitu pula saya nak. Saya tidak tahu Dilemma.
Ms. Boa Hancock datang. Semua sudah duduk rapi. Setelah berisalam, Ms. Boa Hancock langsung memanggil grup RSJIP.
Spontan Sanji, Cynthia dan Zoro panik. Tetapi, Inom tetep nyemangatin.
Saatnya untuk presentasi… dibuka oleh Zoro.
Zoro : Salam mualaikkum!
Semua : Gud apternun!
Zoro : *Sweatdropped*
Sanji : Err! Kita! Dari grup RSJIP! Mau presentasi, Career Experience. Boleh, tak?
Semua : Boleeh~
Sanji : pertama. Saya menjadi dokter, Cynthia-san jadi suster, Zoro jadi Paramedis. Di RSJIP ini, RUMAH SAKIT JIWA IKAT PINGGANG. Err.. pertama pasien yang saya periksa, namanya Nughi. Dia mengalami stress, karena istrinya. Dulu! Nughi ini adalah direktur dari pabrik sukro. Dia sering melakukan hal seperti ini.
Sanji noel-noel Zoro.
Zoro : JURUS JAM SEGI DELAPAN! CIIIAAAAAAT!
*Beledug!*
Sanji : Adaw!
Zoro : selanjutnya. Saya diinformasikan, terdapat orang gila yang mengaku-ngaku dirinya rasul. Kutangkap dia. Diperiksa sama Sanji ini, dan Sanji ini tidak tahan dengan ocehannya, jadi Cynthia-san menyuntikan dia.. err.. apa nama obatnya?
Cynthia : Neozep di bubukan terus dikasih air. Dosisnya juga yang sangat tinggi.
*semua Sweatdropped*
Sanji : selanjutnya! Pada saat kita sedang berjalan di koridor. Ada—
Cynthia : SEBAIKNYA, bagian yang disitu jangan diceritakan.
Ms. Boa Hancock : Ceritakan. Tidak apa-apa.
Sanji : ada.. pasien.. yang.. Zoro terusin!
Zoro : pake kolor ijo.
Semua cewek : Ewwwwww! Menjijikan!
Semua cowok : Oi! Kalian bertiga emang kerja apaan!
Sanji : Dodolisme lu! Jangan bilang itu! Bukan itu! Dia membuka celana temannya, lalu menggantungnya di dinding. Terus habis itu dia sujud-sujud gitu sambil bilang, Zoro.. terusin.
Zoro sambil sujud-sujud.
Zoro : Celana Dewa! Celana dewa! Cukup…
Sanji : begitulah. Sekian dari persentasi kami. Mohon maaf bila ada yang menyakiti perasaan dan kata-kata yang tidak diinginkan. Terima kasih, waslap!
Semua : Doitashimashita~
Ketiga orang ini kembali duduk di kursinya masing-masing.
Inomori : Hebat! Hebat! Lebih baik daripada laporan miliku!
Sanji : emang kamu bikin laporan apa?
Inomori : Dipenjara bersama setan-setan di bulan ramadhan! Mengerikan bukan?
Sanji dan Zoro sweatdropped dan mengacuhkan Inomori.
Sekian komedi ini. kita teruskan ke cerpen Sejuta Cinta Sanji.
Sejuta Cinta Sanji (part 2)
Siang hari di SMA Grand Line. Sanji tengah asyik dengerin lagu barunya. Inomori pun tak mau kalah. Ia mengeluarkan Hapenya dan memamerkannya kepada Sanji, Zoro dan Ujang.
Inomori : Hei! Tebak! Aku punya lagu baru! Lebih enak!
Zoro : apalagi saya.
Sanji : saya dong!
Ujang : Lagu itu apa ya?
*Sweatdropped*
Sanji : jiwa murni.
Zoro : tinggalkan saja dia! Kita denger satu-satu! Sanji dulu!
Sanji : eheh~ dengerin nih!
Sanji memainkan lagu di handphonenya.
Kuberi emas kepada sang gadis~ sang gadis pun menolak~
Kuberi dia bunga~ dia menerimanya~
Oooooh~ dunia cinta~ sangatlah luas~ jeng-jeng-jeng~
Zoro : la-Lagu Enka?
Sanji : Ahahahah! Ieu mah buat bobodoran! Ahahahahaha!
Zoro : baik! Saya gak mau kalah! Dengerin nih!
Zoro memutarkan lagu di Handphonenya.
Di dalam rembulan, ku melihat seekor kelinci. Melambai-lambaikan telinganya, menghadap kepada ku.
Ku buat sebuah tangga, untuk menggapai kelinci tercinta. Ku sampai di rembulan, ku santap si kelinci~
Sanji : aku pernah denger deh kayaknya… Oh! Itu kan Officialy songnya Restoran kelinci di Lembang!
Zoro : tahu! Tapi enak!
Inomori : hmhmhm! Sekarang! Dengarkan lagu ini!
Inomori memutarkan lagu di handphonenya.
Saya gak hapal liriknya. Tapi, kita lihat apa reaksi mereka..
Sanji : …
Zoro : …
Ujang : Keong racun! Yeeeei~ aseeek~
Inomori : yeeeeeeeehaaah!
Cynthia : berisik amat sih. Lagi ngapain?
Sanji nunjuk-nunjuk ke arah Inomori. Cynthia langsung nyiapin buku setebal 67cm, namanya buku virus dan anti-virus. Lalu, memukulnya tepat ke kepala Inomori. Gunung setinggi 51cm itu terbentuk, dan rekor baru yang dicapai oleh Cynthia.
Inomori : Weaaaaaaaaaaaaaaaaah!
Ujang : cup-cup.
Zoro : Waaaaaakakakakak!
Sanji : Sankyuu. Cyn-chan.
Cynthia langsung mukul Sanji.
Sanji : Itaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaai!
Cynthia : katanya mau manggil aku Thia-chan!
Sanji : gggghhh! Kan cuma bercanda!
Cynthia : oh! Maafkan aku kalau begitu!
Sanji : Adaaaaaaaaw! Eh..? darah..?
Zoro : uh-oh..
Inomori : BAHAYA! Kode biru! Mulai operasi geger otak!
Sanji pun pingsan karena kekurangan darah. Semua murid panik dan membawanya ke Rumah sakit terdekat.
Setelah 2 jam Sanji tertidur, ia pun terbangun. Kepalanya sangat pusing (ya iyalah..). ia menemukan seorang cewek duduk di kursi, membaca buku. Mata Sanji sangat buram. Ia mengucak-ngucak matanya. Pandangannya semakin jelas.. cewek itu berambut oranye dan pendek.
Mata Sanji mulai terbelalak, melihat mantannya masih setia menunggunya. Eh? Salah ya? Maksudnya sang mantan masih sayang sama mantannya. Err.. get it?
Sanji : Na…Mi?
Bayangan itu semakin memudar.
Cynthia : Ah! Sanji-san! Kau tidak apa-apa?
Sanji : huh..? tadi..! Nami ada—
Cynthia : hm? Apa yang kau bicarakan, Nami tidak ada disini!
Sanji : huh..?
Cynthia : apa kau terkena sesuatu? Ah! Maaf! Aku mukulnya terlalu keras, ya?
Sanji mulai melihat bayangan Nami di sebelah Cynthia. Wajahnya tersenyum, sama seperti waktu terakhir Sanji dibawa ke rumah sakit.
Cynthia : heeeei~ kamu mendengar tidak?
Sanji : hah?
Cynthia : lupakan. Aku akan kembali lagi nanti!
Cynthia pun pergi. Sanji duduk menatap ke bawah. Ia menampar ke dua pipinya dan beranjak dari kasur. Tiba-tiba ada yang mendobrak pintunya, pada saat Sanji sedang mengenakan kancing.
Robin : Nak! Kamu gak apa-apa, nak!
Sanji : Okasan..? aku.. gak apa-apa.
Robin : Mimisan? Pingsan? Geger otak! Apa maksudnya ini!
Sanji : err.. yang mimisan tadi gak sengaja ketulis sama susternya.
Robin : Geger otak! Kamu masih inget Okasan? Otousan! Luffy? Tengkorak!
Sanji : ya! Ya! Aku ingat semua. Bahkan paman Brook juga.
Di atap rumah sakit..
Brook : Yyoohohohohohohohoho~~
Kembali di kamar.
Robin : Syukurlah.. kenapa kamu bisa sampai kaya gini, nak?
Sanji : kalem atuh. Aku tadi jatuh dari tangga, terus kepala ku kebentur.
Robin : aku harus mengganti tukang bersih-bersih nya!
Sanji : boleh-boleh.. tunggu.. apa kata Okasan tadi!
Robin : tidak ada apa-apa, nak. Mari, kita pulang.
Robin dan Sanji pun pulang. Tak ada yang harus di selesaikan di rumah sakit ini. sempat Robin mendapat panggilan telepon. Ia berhenti sebentar.
Sanji melihat seorang gadis yang duduk di kursi roda, sedang menyiram bunga. Sanji pun menghampiri gadis tersebut. (Promosi.)
Sanji : halo.
Yui : halo. Namamu siapa?
Sanji : Sanji desu.
Yui : aku Arisawa Yui. Salam kenal!
Sanji : err.. iya. Sedang menyiram bunga?
Yui : iya. Sambil menunggu sahabat ku.
Sanji : oh ya? Err.. kalau aku boleh bertanya. Apa arti nama 'Yui'?
Yui : kata ibu ku.. nama ku Yui.. karena aku cantik dan mudah di dekati oleh banyak lelaki.
Sanji : *sweatdropped* be-begitu?
Tiba-tiba ada yang memanggil nama Yui dari kejauhan. Seorang pria yang umurnya sekitar 20 tahunan, mengenakan jaket paramedik, menghampiri Yui.
Kyoto : Yui! Aku..huff.. dapat.. huff.. bibit..nya! aduh..!
Yui : jangan terlalu lelah, Kyo-kun.
Kyoto mengetahui keberadaan Sanji.
Kyoto : pasien kah? Aku Hasegawa Kyoto. Salam kenal!
Sanji : iya salam kenal! (nama yang aneh..)
Kyoto : aku tahu maksud mu apa. Nama ku Kyoto. Kata ayah ku.. pada saat ayah dan ibuku pertama kali berbulan madu ke Kyoto. Itulah nama ku! Ahaha~
Sanji : apa ada arti lain?
Kyoto : kata ibuku sih.. Tokyo adalah tempat kelahiran ku. Jadi Tokyo kalau di anagram jadi Kyoto. Benar, bukan?
Sanji : Nah! Itu paling bagus!
(ini adalah promosi blog, Kanesu Naginata. Bagi anda yang berminat membacanya, silahkan lihat link nya di profile saya. ada yang bertulis, Promosi : )
Robin : eeeeh! Ari maneh, gogoda awewe wae! Hayu, ah! Pulang!
Sanji : i-iya! Baik!
Sanji dan Robin pun memanggil angkot cicaheum / ledeng.
Sesampai di rumah, ada kejutan dari sahabat-sahabat lama.
Yakni…
Zoro, Inomori, Ujang : WELCOME HOME!
Sanji : urusai.
Sambil mengacuhkan surprise kecil dan berjalan melewati ketiga orang ini. di dalam ruang tamu. Seorang cewek berambut oranye tengah asyik tertawa bersama sang adik. Sanji langsung menutup kembali pintunya dan segera menuju kamarnya.
Sanji mengunci pintunya. Ngapain lagi yah? …ni anak cemburu apa?
To Be Continued
