Agak unyu di awal. Adegan bersimbah darah. Tadinya banyak kata2 'bersih' tapi gw hapus.

...Dibilangin ane ga punya apa2 di fanfic ini, cuma ide ucul(?). Plus inspirasi dari berbagai sumber. Oya, lupa bilang... Maaf kalo agak OOC, karena ini dari RP nggaje =))

APH (C) Himaruya

-x-x-

...

Brek. Sesosok pria berambut pirang dan bermata biru(?) ambruk dan merintih kesakitan seraya darah segar ngocor dari perutnya. Amerika ketembak (apa ditembak?).

"Maaf, bang... Aku ga bisa" Canada menunduk lemas, dengan sebuah pistol di genggaman.

"M-maksud..mu?" Amerika ga ngerti. Hatinya cenatcenut.

"Дa, aku memutuskan untuk gabung sama Russia".

Zonk.

"..." Amerika berasa tubuhnya dicincang jadi kornet. Zonk banget.

...

"Oui, I'm sorry goodbye..." Air mata menetes dari ujung mata Canada. Kok jadi lagunya Krisdayanti.

"Tong? Are u fo sho? Lo b-bercanda kan, tong? LO PASTI DIPAKSA KAN? Lo adek gw Tong, a-apa maksudnya ini semua? Kenapa lo ngelakuin ini? Apa salahku? Kau buat begini..." (Pinjem lagunya d'Masiv). Amerika masih ga percaya. Ia mau bangun tapi apa daya, tubuhnya serasa diperangkap monster tumbuhan maneater. Sekarang ia benar-benar merasa dunia jadi zonk. Burgernya pun zonk.

"Nggak bang, aku-" Canada belom selese ngomong tiba-tiba Russia muncul dari belakang lalu menepok pundak Canada, dan berbisik "ssst.." Mengisyaratkan Canada untuk diam.

Russia berjalan menghampiri Amerika, lalu mengangkat dagu Amerika dengan pipa kerannya, jadi skrg pandangan Amerika hanya tertuju padanya.

"Дa, dia serius gabung ama ane. Mau protes apalagi? Mau gabung juga? hey.. He...RO" Nadanya Russia ngeremehin America sangat.

"...Ff.."

...

"Ah...! Hah... ah... erh.." America kaget, bangun dari tidurnya. Ia melihat sekeliling. Hanya ada kamar seperti biasanya. Ia melihat perutnya, ga bolong.

Ternyata ia cuma mimpi.

Untuk memastikan, ia mencubit pipinya. Sakit. Ternyata yang tadi beneran cuma mimpi.

"...mimpi apa gw tadi...? Canada...?" America masih bingung. Mimpinya horor sekali, adeknya tercinta jatoh ke tangan Russiadongdong.

"Apa kabar dia disana..apa dia baik-baik aja? Gue secepat mungkin harus bawa dia balik! Gue ga mau mimpi gue tadi jadi kenyataan..!" America bobok lagi, nanggung.

-x-x-

Pagi harinya, America mau minta saran sama France & England. Enaknya si Russiadongdong digimanain biar Canada balik.

Ia pergi kerumah France.

"Pak'eeeeee~ Monsieur france~" Amerika ngetuk pintu rumah pak France. Tak berapa lama, pintu terbuka.

"Oooh~ Bonjour, Mathieu, tumben mampir! Ada apaa?"

"...Je'mappelle Alfred..." America sweatdrop. Baru kali ini ada yang ngira America itu Canada. Dan itu pak France sendiri.

"Huh? ..OH MON DIEU, AMERICA! Maaf, masih ngantuk.. Tumben mampir.. Ayo, silakan masuk!"

di dalam rumah, mereka membicarakan soal Canada yang dibawa diem-diem sama Russia. Tapi berhubung ga ada yang liat, jadi ga begitu mencuat (apanya).

"...kamu serius nak America? Pantas saja Canada saya telpon ga pernah diangkat.. gimana keadaannya sekarang..?;; " yak France waswas(?).

"ga tau, tapi tadi malam saya mimpi buruk..." America menceritakan mimpinya.

Tak berapa lama...

"Щ(°Д°щ)"

"Pak France kenapa?" America bingung liat ekspresi France kayak gitu.

"Kok kamu masih idup?"

"...ORANG MIMPI. Udah udaaah gimana ini sekarang?"

"Hmm.. kamu.. dateng ke Russia, coba bikin persetujuan sama dia. Hati-hati nanti kamu ikutan ditangkep" France memberi nasi..hat. Entah ini bakal berhasil apa enggak.

"Itu apa kok ada embel-embel 'nanti ikutan ditangkep'-nya?" America agak ga yakin sama saran France tadi. Serem amat ada 'efek samping'nya.

"Kamu lupa? Slogannya dia..? Yang ngajak-ngajak itu lhooo yang kayak bisnis MLM"

"Oh..OOOH ya ya, got it. Oke, terimakasih, pak France~" senyum mengembang di wajah America.

Lalu ia menyambangi kediaman pak England.

"Papaaaaaa... " America ngebunyiin bel. Ga ada jawaban.

"Pak'eeeee..! Pak England main yuuuuk.." ...sekarang dia pake trik anak SD.

"Y-ya? Oh, America.. Ada apa?" Akhirnya England muncul.

"Mau minta-"

"Duit? Ngga ada, nanti dulu, ya..."

"ORANG BELOM SELESE NGOMONG... Minta saran..." America sweatdrop. Hari ini banyak kejadian aneh, ga biasanya.

"Ooh, oke, yodah ayo masuk dulu, kita bicarakan didalam o,o"

...

America menceritakan semuanya, sama mimpinya juga.

"Щ(ºДºщ)" England terpaku.

"Huh? Pak'e?"

"Kok kamu masih idup?"

"YAH INI LAGI... ORANG MIMPI.." America mulai kesel, orang mimpi, dikira beneran =))

"Oh..."

"Eeeettt yodah gimana? Tadi pak France bilang, datengin Russia terus bikin semacam persetujuan... Pak England ada saran lain?"

"Kamu.. kamu datengin dia, sambil bawa ini..." England menyodorkan beberapa kotak berisi scone buatannya. Warnanya hitam agak keunguan. Aromanya mengerikan.

"Ini mau diapain?"

"Yo buat Russia!" ide lain datang dari seorang igi (?).

"Hmm oke, tak coba. Terimakasih pak'eeee~" America agak ga yakin maksudnya apa, tapi mungkin bisa membantu.

America pulang, siap-siap menyatroni rumah Russia~

(Bahasamu... terkesan mau ngerampok)

-x-x-

...DAN DISONO, DI... RUMAHNYE RUSSIA...

"Canada~"

"Y-ya?" Canada mbalik habis ganti baju.

"Sini..." Russia menarik tangan Canada, mereka menuju suatu ruangan.

Ketika sampai, Russia nempelin Canada di tembok, tangannya memagari(?) Canada biar ga kabur.

"Sekarang kita omongin 'masalah penting' itu.." Y so serious, russia-san ;;

"Y-y-yyaa.. Jadi sebenarnya itu masalah apa?" Canada ngeri wwwwwww.

"kamu..."

"...?" Canada bisa ngerasain apaitu nafasnya Russia yg anget menghembus telinganya(?).

"Kamu... Gabung yuk?"

To the point.

"...Berapa kali... Sudah dibilangin 'ga mau, ga mau' tapi tetep aja.."

"Kenapa ga mau gabung?" Russia sebenernya kecewa tapi ga keliatan(?).

"Aye.. Aye lebih seneng idup sendiri, ga keliatan itu dah biasa, aye pengen idup peaceful kayak biasanya, ga terkekang. Aye udah bahagia, satu lebih baik"

Slogannya KB dimodif.

"..tapi kalo gabung kan kamunya keliatan trus nanti negara kita jadi yang paling besar~" Russia masih mencoba ngiklan.

yak, entah kenapa setelah selama ini sering dicekokin iklan-iklan model janji wakil rakyat(?) oleh Russia, hati Canada sedikit-sedikit luluh. Ibaratnya ya kayak bisnis MLM tadi.

"Ummmm..." Canada ngeliat kesamping. Mikir.

Russia bergumam(?) "kolkolkolkolkolkol~"

"..kasih aye waktu untuk m-"

BRUAK!

Tiba2 pintu dibelakang mereka terbuka. Ada Lithuania berdiri disitu, ngos-ngosan.

"BOSSU.. Ada ta- ...eh... Maaf ganggu" Lithuania keluar lagi.

"EH WOI SINI.. Orang lg diskusi. Ada siapa?" Russia menghampiri Lithuania.

"Ada Amerika-san dateng..."

"Hah? Si kunyuk itu lagi. Ternyata pembonyokan(?) waktu itu kurang mempan, ya.."

Mendengar ada kata 'America', Canada merasa sedikit lega, walaupun sebenarnya lebih ke khawatir. Ngapain abangnya kesitu? Apa dia udah bener-bener sembuh dari lukanya beberapa hari yang lalu?

"eemm... Tunggu dulu, Russia-san.."

"Ya?"

"Aye boleh ketemu sama abang aye?;; " kali aja Canada bisa ketemu sebentar ama abangnya. Kalo perlu kabur.

"Oooooooh tidak bisaaa.. Kamu tetep disini, oke?"

Russia ngiket Canada di kursi, pintunya ditutup trus dikunci. Kesian...

"...ini juga termasuk satu alasan knp aye ga mau gabung sama Russia..." Canada bergumam. Bengong sendirian.

...

Sementara di lantai bawah..

"Hai, Russiadongdong. Gue dateng kesini baek2 mau bawa adek gw pulang.." Amerika udah lebih pede.

"Ga semudah itu, ane aja gatau dia dimana sekarang... Kolkolkol"

"Bohong..."

"Ga percaya? Cari aja.."

"jelas ga percaya, yakin pasti lo sembunyiin di suatu tempat…. Ato gini aja, kita buat perjanjian.."

America mendekati Russia, berjalan kebelakangnya, melingkarkan tangannya di leher Russia, dan mengeluarkan sebuah pistol yang ditempelin di kepala Russia.

"Balikin, ato triggernya kutarik" America ngancem. Tapi sepertinya Russia masa bodo.

"Huh? Coba aja kalo bisa..."

Jleb.

To be continued

-x-x-

…MASIH BERANTAKAN YEY

RnR lah.. kalo sepi gw berhentiin nih =))

/canda