Note: Chapter ini pake sudut pandang Beast Boy. Maaf kalo bahasanya ga formal.

Titans Tower, 27 Maret 2010

Aku seneng banget boleh liburan sama Robin. Kan, biasanya Robin pelit. Tapi, gitu-gitu, aku suka ama dia. Lumayanlah, liburan anti Slade. Males aku ama si Slade, bikin si Robin gila.

"Hey kalian, cepet ganti bajunya! Masa kaya gini sih? Entar dikira kita cosplayer. Malu kali. Terus Beast Boy, kamu pake foundation sana! Nanti dikira dinosaurus." Kata Robin.

"Yaudah, aku berubah jadi anjing aja." Kataku.

"Emang ada anjing hijau? Terus boleh gitu anjing masuk ke mall." Kata Starfire. Ah, biasa nih si Starfire. Udah bikin iri, iri lagi sama aku.

Udah, akhirnya pada ganti baju. Aku pake baju anak-anak. Cyborg pake baju Hawaii—sumpah, bikin ngakak—.Robin pake kemeja—aww, keren banget— Starfire sama Terra pake terusan—kaya nenek-nenek— si Raven pake baju kodok—ngakak— Pokoknya kacau dah.

"Udah siap berangkat kan? Ayo berangkat!" Kata Robin.

Kita berangkat naik jet. Lumayan, daripada beli tiket garuda, kemahalan. Bokek, si Robin entar marah-marah.

Bellanova, 28 Maret 2010

Akhirnya kita sampai di Bellanova. Abis itu, kita langsung nonton 'Hantu Tanah Kusir'. Pas nonton, aku duduknya sebelahan sama Robin terus kepisah sama yang lain karena udah penuh. Duaan sama si Robin nih, lumayan…

Terus pas hantunya muncul, aku—saking takutnya—nggak sengaja meluk Robin. Robin hanya menatap bingung lalu memegang tanganku. "Masa kayak gini aja takut? Dasar anak kecil!"

"Ah Robin…kenapa kau begitu padaku?" Kataku dengan puppy eyes—sebenarnya itu adalah jurus ampuhku jika meminta sesuatu—.

"Aduh aduh. Kau ini bagaimana sih BB?" Kata Robin.

Setelah film selesai, kita keluar dari bioskop. Dan kita diliatin sama orang-orang. Haduh malu.

"Sekarang, mau kemana kita?" Kata Cyborg ngikutin gaya Dora the Explorer. Aku ketawa-ketawa ga jelas, habisnya susah ngebayangin Cyborg pake kaos pink sama celana kuning, tangannya pake gelang, rambutnya di bop.

"Katanya mau ke Bogor." Kata Raven

"Jadi ga?" Pertanyaan Terra bikin satu tim berantem.

"Udah ke Jakarta aja, shopping gitu!"

"Ke Bogor aja, pengen liat kijang!"

"Ke Bandung aja, ada distro banyak!"

"Tapi kan kita pertamanya mau ke Bogor!"

"Mendingan balik ke Titans Tower!"

"Ke Washington DC aja. Ketemu Obama!"

"Ke Tokyo aja!"

"Udah pernah tahu!"

"UDAH! KITA KE BOGOR AJA! MAU KE BTM NIH!" Kata Cyborg sambil melerai.

Akhirnya, semuanya pasrah dan langsung ke Bogor.

Bogor, 28 Maret 2010

"Ayo ke BTM!" Kata Cyborg pas turun dari taksi. Taksi? Iya taksi. Muat tuh? Muat dong, kan aku jadi tikus, Starfire sama Raven terbang. Jadi yang di taksi itu aku, Robin, Cyborg, sama Terra. Karena Cyborg lagi 'berduaan' sama Terra, aku jadinya di depan, berdua sama Robin. Terus, karena Cyborgnya ketinggian, kepala Cyborg dipangku sama Terra deh—hehehe, romantic amat ya—.

"Yaudah, kita shopping aja. Yuk, Raven, Terra." Kata Starfire.

"Hey tunggu! Aku kan mau tahu orang alay tuh kayak gimana!" kesal Cyborg yang membuat Raven, Terra, dan Starfire yang sudah siap buat shopping berhenti jalan.

"Tanya aja yuk ke orang!" Kata Robin.

Kita akhirnya bertanya ke penjual mangga muda.

"Pak, tahu nggak orang alay tuh kayak gimana?" Tanya Cyborg.

"Oh de, barudak alay teh kayak eta tah. Nu make rok ngatung jeung hpna nexian. Bajuna oge meni dipendekkeun." Kata si penjual.

"Aduh, aku ga ngerti…" Kata Cyborg. Tiba-tiba Starfire nyium si penjual—iyuh—terus ngomong pake bahasanya si penjual.

"Cubi ulangkeun nu bapak ucapkeun tadi" Kata Starfire.

"Barudak alay teh kayak eta tah. Nu make rok ngatung jeung hpna nexian. Bajuna oge meni dipendekkeun." Kata si penjual sambil bingung.

"Oh, gitu pak? Hatur nuhun pak." Kata Starfire.

"Sami-sami." Kata si penjual sambil tersipu malu.

"Jadinya kaya gimana Star?" Tanya Cyborg sambil kegirangan.

"Pake baju mini, rok mini, hpnya nexian." Kata Starfire.

"Idih, sexy banget sih." Kata Cyborg.

"Yaudah, aku sama Raven sama Terra belanja dulu ya." Kata Starfire.