Halo! Ini dia, Secret in the England yang ditunggu! Aku mau minta maaf pada pecinta Kanone (baca: Kanon) karena pasti bakalan marah sama aku, kalau baca cerita ini sampai tamat. Soalnya, berkembang di luar khayalanku, dan romance-nya tak terkendali. Jadi aku minta maaf. Nuangin khayalan 'kan enak...
Chapter 1: First… Love!
Heh… hari ini pun gak ada "hunter", ya…, gumam Kanone dalam hati.
Yap! Kanone masih di Inggris… bersama Eyes!
Saat sedang jalan-jalan di kota, Kanone melamun, dan bertabrakan dengan seseorang.
Kanone menatapi orang yang ada di depannya…
"maaf, aku melamun saat jalan," kata orang itu, seorang perempuan!
Kanone tersadar dari refleksnya (baca komiknya).
"gak apa-apa, aku juga melamun kok," kata Kanone.
Mereka memperkenalkan diri.
"aku Takada Narumi,"
"aku Kanone Hilbert, panggil Kanone saja,"
"kamu separuh Jepang, ya?" tanya Narumi.
"ya, begitulah," jawab Kanone.
Berawal dari situlah, mereka berdua akrab.
2 minggu kemudian, Kanone datang ke rumah Eyes di Inggris untuk memperkenalkan Narumi.
"Eyes,"
"Kanone?"
"aku ingin memperkenalkan seseorang,"
"siapa?"
"sini," kata Kanone mengajak Narumi masuk.
Eyes agak aget saat Narumi sudah masuk.
"sejak kapan kau mengenalnya?" tanya Eyes.
"hehe... sejak 2 minggu yang lalu," jawab Kanone.
Tiba-tiba Eyes menarik tangan Kanone.
"apa, sih?" tanya Kanone kaget.
"apa kamu tak merasakan cinta?" tanya Eyes dengan sangat jail.
Wajah Kanone memerah dan kaget.
"gara-gara kamu bilang itu, aku jadi gugup, tahu!" kata Kanone.
Sedangkan itu, Narumi masih diam.
Eyes mengeluarkan hawa tak enak (mengerikan!) dan tertawa, FU FU FU. Kanone merinding dan menjauhinya.
Akhirnya, Kanone dan Narumi keluar dari rumah Eyes.
Kanone belum merasakannya, tapi hari itu...
Narumi berkunjung ke mansion Kanone.
"hah~ panas! Jadi malas melakukan apapun, ya...," kata Kanone.
"iya, aku juga... tapi, mau apa lagi...," kata Narumi.
Saat berjalan, Narumi tak melihat ada sebuah pengserut di lantai, sedangkan Kanone sedang duduk di lantai yang garisnya sama dengan adanya pengserut itu.
Narumi terpeleset oleh pengserut itu, di depannya ada Kanone dalam jarak dekat, dan Narumi terjatuh di...
"ng?" kata Kanone.
Wajah mereka berdua berdekatan, dan tangan Narumi dan Kanone bersentuhan. Wajah Kanone memerah, dan dia berdebar. Apa yang terjadi, ya? Apakah Kanone menjadi suka pada Narumi? Lihat chapter 2!
Hah~! Chapter 1 nya kok, gak begitu romance? Lebih romance Secret, MAR! Tapi, yah... aku juga bingung sih. Tadinya, Kanone lagi jalan di studio, trus tabrakan sama Narumi. Tapi, kataku gak masuk akal, jadi ini. Terus, yang chapter 2-dulunya itu kamping, nah, aku bingung, jadi langsung to the point. To the point-nya adalah Narumi terjatuh di pundak Kanone~HUWAAA! Di saat itulah Kanone berdebar. Kalau ini, gimana? Multichapter. Tolong review, ya!
