Chapter 3 dah Update!

Hahaha.. ini dia yang paling susah buatku.. karena Killua belum tampil.. so Chapter 3 nie banyaknya Killua tampil *senengnya~~*

Ya.. daripada makin lama-makin-gaje-n-ngawur

Mending langsung baca z dah.. Jangan Lupa reviewnya ya! *masih za maksa..==''


Sementara itu di tempat Killua, ia terbangun. Killua membuka matanya pelan-pelan.. ia tidak bersama Gon, pikirnya. Ada sesuatu yang menganjal disitu..ada Raksasa yang mempunyai jari tangan yg membuka (Franklin), ada cewek cantik berkaca mata..kayaknya pernah liat deh..pikir Killua, oh ia..dia kan gadis yang pernah adu panco dengan Gon (Sizuku), Killua sudah agak sadar sekarang.

"kakak?" seorang gadis perempuan cilik memanggilnya lembut

Killua menoleh, gadis cilik itu..

"Kalluto?" Killua mengerutkan dahinya dan mengucek matanya.

"hai kakak! Apa kabar?" kata Kalluto tersenyum manis.

"apa yang kaulakukan disini? Apa yg terjadi denganku? Hei.. mana teman-temanku?" Tanya Killua bertubi-tubi.

"aku tidak akan menjawabmu..^^, sebelum kakak menjawab pertanyaanku tadi..^^" Kalluto menjawab.

"jangan main-main," Killua membuka besi yang mengikatnya,

"ku katakan sekali lagi, apa yg kamu lakukan disini? Mana teman-temanku?" Killua tak sabar,

"aku juga tak akan menjawabnya, kak.. " Kalluto memandangnya serius.

"kamu! Beraninya!" Killua hendak memukul Kalluto, tapi Kalluto menangkisnya.*wuihh hebat* Killua tak habis pikir, ia langsung memukul Kalluto dengan tangan yang satu lagi. Kalluto mental, ia diselamatkan Shizuku.

"kau tak apa-apa Kalluto-chan?" Shizuku menolongnya. Kalluto bangun, dan ia berkata manis;

"aku tak apa-apa! Tenang saja Kak Shizuku! Satu lagi, jangan ikut campur ya…^^" Kalluto bangun, ia menghampiri Killua lagi.

Killua melihat tingkah mereka, yang jadi perhatiannya ialah gadis berkaca-mata itu, ia ingat gadis itu yg adu panco dengan Gon 2 tahun yang lalu, dan gadis itu juga….adalah anggota komplotan GENEI RYODAN!

"kau… ternyata kamu bergabung dengan mereka? Kamu menghianati Keluarga ZOLDYECK!" Killua marah besar sekarang, Kalluto yang mendengar itu pun tak tinggal diam,ia membalas perkataan kakaknya. "yang mengkhianati keluarga zoldyeck itu KAKAK!" Kalluto membalasnya, "keluarga Zoldyeck ialah keluarga pembunuh bayaran yang terkenal! Keluarga assassin! Lagi pula, PEMBUNUH ITU TIDAK MEMPUNYAI TEMAN!" Kalluto mengeluarkan emosinya sekarang.

"KALLUTO!" Killua sudah mencapai tingkat emosinya sekarang, ia berniat membunuh Kalluto. Kalluto juga sama, ia berniat membunuh kakaknya. Killua Zeoldyeck. *keluarga Zeoldyeck sih.. apa-apa main bunuh zza.. * #plaaakk! Author ditendang ke mars

Killua dan Kalluto yang sama-sama dikuasai hawa nafsu membunuh mereka , saat sedang suasana memanas,, Killua masih bisa mengendalikan emosinya.

"Sudah..kita akhiri saja.." kata Killua membalikan badan.

"apa maksudmu? " Kalluto metapnya sinis. Killua melirik Kalluto dan berkata lagi;

"Kalluto, kenapa kau ikut dengan Genei Ryodan? Ibu pasti marah besar padaku.." kata Killua menghela nafas. Kalluto tersenyum tajam, ia mengeluarkan kipasnya,

"aku masuk Genei Ryodan karena aku mau menjemput kakak pulang ke Keluarga Zoldyeck..". kata Kalluto. "seandainya kakak tak mau kembali.. terpaksa aku ambil jalan pintas.." kalluto membuka kipasnya sekarang, ia siap menyerang. Killua menatapnya tajam, ia kaget atas perkataan Kalluto.

"adikku yang manis..kamu pasti terkena pengaruh Ibu dan ilumi ya? Pikiranmu kacau sekarang, cepat pulang dan urus Mike sana!" Killua berjalan menuju pintu keluar di ruangan itu.

Sizuku menghadang Killua yang mau keluar sekarang, ia hendak memukul Killua dengan Deme-chan. Tapi Killua menghilang sebelum terhisap oleh Deme-chan..lalu Shizuku ambruk. Franklin melihat itu langsung menhampiri Shizuku dan memeriksa keadaannya, Killua diam membeku di depan Franklin yang menggoyang-goyangkan tubuh Shizuku.

"Shizuku..bangun..apa kau mati?" ia menatap Killua penuh amarah, "kau…membunuh Shizuku.. kau akan rasakan akibatnya.." Franklin bersiap menembak Killua dengan aura-ballsnya, lalu tiba-tiba Franklin dikerubungi kertas dan dia rubuh.

"kakak, kali ini tidak akan ada yang menghentikan kita lagi.." Kalluto menutup kipasnya. Killua menetapnya dingin.

"kakak, sebenarnya kakak ingin membunuh aku kan?"

Killua menghampirinya dengan tatapan dingin nan sinis. *aw.. meskipun begitu..killua tetep kerenkan?* XDDD

"ayoollaahh.. kalau kakak ingin membunuhku, bunuh aku saja..bukannya kakak suka pertarungan 1 lawan 1?" Kalluto mencibir.

Killua kini berjalan agak cepat menghampiri Kalluto.

"oh ia..kakak bukan orang yang pengecut kan?"

Kali ini Killua berlari, dengan cepat ia mencekik Kalluto,

"diamm.." Killua mencekik Kalluto dengan keras. "jangan bicara lagi.." lanjutnya.

Kalluto malah tersenyum manis, ia berkata; "kalau kakak berani membunuhku..ayo cekik aku lebih keras lagi.."

KJillua terpancing kata-kata Kalluto, ia semakin keras mencekik Kalluto. "MATI KAU.." bisiknya.

"Bagus.." Kalluto malah tersenyum lebih lebar, "ayoo buat aku mati.." serigainya menyeramkan.

Entah apa yang terlintas di pikiran Killua yang gelap itu. Tiba-tiba ia bisa berfikir jernih. Dilepaskan Kalluto dari cekikannya perlahan-lahan. Kalluto malah mencibirnya lebih pedas lagi;

"tak kusangka ternyata kakakku seorang yang pengecut! Cih! Kalau ayah tau betapa payahnya kau, pasti ia akan menangis!..kha..haha apanya yang penerus Keluarga Zeoldyeck? Gara-gara teman-temanmu yang bodoh itu..mereka telah meracuni pikiran kakak! Ia kan?"

Kalluto menyodorkan tangannya ke hadapan muka Killua.

"Kak, ayo kita kembali ke keluarga Zeoldyeck" sambung Kalluto dengan harap Killua menyambut uluran tangannya itu.

Killua tanpa pikir panjang menyambut tangan mungil itu. Kalluto tersenyum lebar. Saat menunggu kata-kata dari mulut Killua untuk bilang "ya", ternyata ini diluar perkiraan Kalluto. Killua menarik tangan Kalluto ke pelukannya. Dia memeluk Kalluto erat. *kenapa ga author z sih yg dipeluk?* #digaplok ma Killua FC

"aku tak akan terpengaruh" Killua membuka percakapan. Kalluto meronta, tapi tak bisa. Pelukan kakaknya itu begitu kuat,

"lepaskan aku! Kau pikIr gara-gara ini aku akan mengalah dan melemah? Tak akan pernah!" Kalluto meronta kembali dengan harap ia bisa menggapai kipasnya yang jatuh.

"mana mungkin aku membunuhmu Kalluto?" Killua berkata lembut di telinga Kalluto, hal ini membuat muka Kalluto merah. Jantungnya berdegup kencang, tapi ia masih ingin bicara;

"apa kau takut hah? Kau takut berhadapan denganku? Apa kau takut pada ayah gara-gara aku ma.." kata-kata Kalluto terputus, Killua malah memeluknya semakin erat.

"aku tak mau membunuhmu.." ulang Killua "kenapa? Ya.. karna kau adikku Kalluto..",

Kali ini Kalluto gemetar mendengar kata-kata itu. Jantungnya bedegup lebih kencang, mukanya merah, ia tak bisa bergerak sama sekali. Killua mengelus rambutnya dengan lembut.

"ahh.. tanpa bertarung pun aku tau siapa yang akan menang.."

Kalluto mencermati kata-kata Killua itu 'apa maksudnya?' pikir Kalluto di dalam hati. 'Sial, aku tak bisa berfikir jernih..' kalluto bicara di dalam hati. Ia terlalu sibuk menyembunyikan detakan jantungnya yang semakin kencang.

"aku ulangi lagi..aku bisa menang tanpa bertarung denganmu kalluto.." Killua makin sering senyum-manis pada kalluto *author: kenapa gak ke aku z sih killua?* *author ditabrak mobil killua FC*.

Kalluto tak tahan lagi.." a..apa?". Killua yang menerima respon Kalluto nyengir..

"ehhh.. gak percaya.. ini buktinya.. kamu meleleh di pelukanku..XPP". Kalluto yang semakin malu dan merasa dipermainkan Killua, ia marah.. tangannya sudah siap untuk menampar kakaknya.

"eitss..!" Killua dengan mudahnya menangkap tangan mungil adiknya itu. Seperti tadi..ia memegang eratt…tangan Kalluto..*so..sweeet!*

"jangan kira aku lemah kalluto.." kata Killua dengan senyuman termanisnya..*author jantungan*

Killua membuat kalluto salting *hyaa..jangankan kalluto..authornya z dah klepek-klepek nyeritainnya..*XD

Killua membisikan sesuatu ke telinga kalluto:

SAPI..SAPI APA YANG ITEM?

Audience: SAPIDOL! XDXDXD

Audience: jiaahh! Makin ngawur z nih fanfic! Awas kalu gak dilanjutin..-

Author: hyaa! (maksudnya "iya")!


Killua membisikan sesuatu di telinga Kalluto:

"kalluto..aku tak mungkin membunuhmu..seperti yang kau ketahui..kau kan adikku..^^, aku gak takut tuh ma ayah..apa lagi ma ibu..wekk.. :P . tapi yang paling penting ialah..nyawa itu harus dihargai lho.. setiap orang kan mempertahankan hidupnya. Tidak bisalah kita jadi shinigami terus..?" Killua menepuk-nepuk kepala kalluto. Dan segera berjalan keluar ruangan yang tegang itu.

"kak..kakak…." Kalluto mencoba mencegat Killua lagi..

"hm..apa?" Killua membalikan badannya. "mau bilang I LOVE U? sama aku?" kata Killua narsis,

"HIIIIHHHH! GE-ER! Siapa juga yang mau bilang begitu!" Kalluto bersemu merah lagi,

"mppuuhh.. bohong.. " Killua menahan tawanya "Kalluto..kau itu laki-laki..masa suka ma laki-laki juga?"

Bagaikan ada genteng bocor di siang bolong..(?)

Bagaikan ada cengek dalam tahu..(?)

Bagaikan ada gunting dalam lipatan..(?)

Bagaikan ada jarum dalam sofa..(?)

"KOQ KAKAK BISA TAU SIHH?" Kalluto histeris. "jangan-jangan kakak pernah ngintip aku pas buang air kecil ya?" Kalluto strees. *author dipacung ma kalluto*

"bahkan lebih parah..xixixi.." Kalluto mengeluarkan tampang kucingnya sekarang.

"a..a… kakak pernah ngintip aku lagi mandi?" Kalluto beneran strees sekarang. *author bakal dimutilasi ma Kalluto*

"hih! GE-ER! Siapa sudi ngintip kamu gak mandi! Gak bergairah!" Killua sedikit mencibir Kalluto, "lebih parah dari itu kalluto!" X333

Kalluto makin salah tingkah. "DASAR KAKAK MANIAK!" Kalluto sekarang teriak-teriak kayak orang gila. *author gak bisa diapa-apain lagi ma kalluto..hoho*

"hih! Jaga tuh mulut! Enak za aku maniak!," Killua tak bisa menyembunyikan tawanya lagi sekarang. "kamu ini.. kecil-kecil pikunnya luar-biasa.." Killua terlihat senang sekali. "kita ini waktu kecil pernah MANDI BARENG kan?" XDD

Kalluto berdiam bagai patung. Bagaimana-tidak! Gendernya sudah terkuak jelas..dan tersebar luas dalam fanfic ini..hahaha… kalluto rasakan! *author puas sekali*


Beress! *sambil ketawa ngakak sendiri ngebayangin expressi Kalluto yang stress*, haahh.. kuq kayaknya makin sini makin gak nymbung ya ma judulnya.. tapi YA..SUDAHLAH..=="

Silahkan reviewnya.. ^^