Idol!

Chap 3

By Ryuchi Appie

"Naruto! Siap!" kata seorang kameramen.

"Baik"

Naruto POV

Sekarang aku tiba-tiba menjadi seorang model gara-gra di Sasuke mesum itu. Di setiap jalan yang aku lewati selalu ada teriakan histeris para gadis-gadis. Seperti...

Normal POV

"Waaaa! Poster ini disini juga!" teriak seorang gadis.

"Kau benar, ini adalah poster Sasuke-kun bersama gadis misterius yang masih di pertanyakan!"

"Huuu! Aku tidak rela Sasuke-kun bersama gadis ini!"

"Siapa sih cewek ini?" tanya-ralat- teriakan semua gadis yang ada di sana.

'Itu aku!' kata Naruto dalam hati.

-Di kelas 1-B-

"Naruto! Apakah kamu sudah melihat ini?" teriak Sakura sambil memperlihatkan sebuah majalah.

"Ah! Itu.."

"Perusahaan M2 yang mempunyai model seperti Sasuke dan Sai meluncurkan merek terbaru untuk remaja! Disini juga ada model ceweknya! Gadis ini imut dan manis sekali! Pakaian yang dipakainya juga manis!" kata Sakura yang memotong perkataan Naruto.

'Sakura tidak menyadari kalau itu aku? Memang sih selain memakai make-up, aku juga memakai wig dan kontak lens. Pantas saja seperti orang lain.' kata Naruto dalam hati sambil bersweatdrop ria.

"Aku rasa fans Sasuke akan marah. Aku sih fans Sai, jadi tidak peduli." Kata Sakura.

"Um, tapi."

"Eh~ omong-omong apa itu" kata Sakura sambil menunjuk-nunjuk keluar jendela.

"Hay!" Tiba-tiba Sai datang dari atap dengan memakai tali. Dan dengan muka innocentnya, di muncul lewat jendela kelas Naruto.

"Hei! Apa yang kau lakukan disini?" teriak Naruto dan Sakura yang langsung menutup jendela dengan tirai.

"Um, Naru-chan"

"Iya? Apa?" jawab Naruto.

"Ini adalah surat rahasia, aku datang untuk mengantarkannya. Sampai jumpa. Nin nin" kata Sai berbisik pada Naruto. Dan Sai pun langsung naik lagi keatap dengan tali tersebut.

"Huaaa, Sai-sama! Aku ikut mengantarkan ke atap!" teriak Sakura yang langsung berlari ke atap.

'Huh! Dasar gila! Eh, tapi benar juga, jika dia datang ke kelas pasti mencul keributan. Berarti otot-ototnya lumayan terlatih ya? Eh, ini surat rahasia? Isinya apa ya?' Inner Naruto. Lalu Naruto membuka surat tersebut.

Pulang sekolah ada memotretan jadi kau harus datang.

Tanpa di tanya siapa pemiliknya pun Naruto sudah tau. Jika penulisnya adalah Uchiha Sasuke.

'Dia lagi.' Naruto sweatdrop.

-Pulang sekolah di tempat pemotretan-

'Hum, aku seperti ini bukan karena tidak suka dengan pekerjaanku, aku suka karena aku bisa memakai baju-baju yang manis dan aku juga senang saat hasil pemotretannya bagus. Tapi aku benci karena KENAPA AKU HARUS SELALU BERPASANGAN DENGAN SASU-TEME?' inner Naruto.

"Hari ini temanya adalah cinta pertama. Jadi kalian harus berakting seperti tema yang di tentukan ya?" kata sang produser.

'Cinta pertama? Aku harus berekspresi keperti apa? Tak kusangka menjadi model itu sangat menyulitkan. Apakah aku hanya berekspresi tersenyum saja?'

"Hey dobe!" tiba-tiba Sasuke datang mendekat pas di telinga Naruto.

"Ah! Apa?" tanya Naruto agak gugup karena Sasuke hanya berjarak 5 cm darinya.

Tapi Sasuke tambah mendekat pada Naruto.

'Apa yang akan dia lakukan? Eh?' Naruto kaget tiba-tiba Sasuke membisikkan sesuatu padanya. Mau tidak mau dia agak blushing dan..

Clik Clik

Suara kamerapun terdengar oleh Naruto.

"Oke! Ini cukup. Naruto ekspresimu bagus sekali. Kamu sepertinya sudah mulai terbiasa dengan pekerjaan ini." Kata sang produser yang bernama Kakashi sambil tersenyum.

"Terima kasih Kakashi-san." Kata Naruto sambil membungkukkan badan.

Lalu Naruto melihat Sasuke dan mereka beradu pandang.

"Jangan membuatku repot dobe. Kau ini menyusahkan saja." Kata Sasuke dengan entengnya.

"APA?" teriak Naruto.

'Menyebalkan!' kata Naruto dalam hati.

"Kau itu selalu saja membuatku repot."

"Ugh!" Naruto serasa tertusuk 100 pisau.

"Um, Naru-chan. Maaf ya? Hari ini agak kemalaman pemotretannya. Kau mau diantar?" kata seorang staf.

"Eh. Bo-"

"Itu tidak usah. Mana ada orang yang mau menyerangnya." Tiba-tiba Sasuke memotong perkataan Naruto.

'APA?'

"Sudah ya? Aku pergi dulu. Sampai jumpa." Kata Sasuke yang langsung nyelonong pergi dengan seringaian di bibirnya.

"Apa? Apa yang kau katakan TEME?" teriak Naruto yang hanya di tanggapi dengan 'hn'.

'Dasar rendahan! Idiot! Menyebalkan!' umpat Naruto dalam hati.

"Sasuke sudah pergi? Um, bisa kah kau berikan ini padanya?" tiba-tiba salah satu staf mendatangi Naruto dan memberikan sepucuk surat.

"Apa? Aku?" tanya Naruto memastikan.

"Iya, kaliankan satu sekolahan. Ini adalah bahan untuk pemotretan besok. Jadi bisakah kau berikan ini padanya?"

"Umm, ggrrrr, baiklah." Kata Naruto akhirnya.

"Thank's Naru-chan." Kata staf tersebut.

-Pagi harinya di sekolah-

'Um, kemarin aku bilang iya. Tapi apa yang harus aku lakukan? Walaupun kita sekolah yang sama tapi kelas biasa dan kelas artis kan di gedung yang berbeda. Murid biasa seperti aku kan tidak diperbolehkan masuk ke kelas artis. Sepertinya aku tidak ada pilihan lain kecuail menyelinap seperti Sai kemarin.' Naruto sweatdrop.

"Hum, sepertinya koridor ini adalah bagian yang sulit." Kata Naruto berbicara sendiri.

Tiba-tiba ada seorang guru yang lewat. Naruto cepat-cepat sembunyi di belakang tiang.

"Huft. Hampir saja. Oh, diseberang sana adalah kelas artis. Tenyata banyak di bagian sekolah ini yang tidak pernah aku lewati." Kata Naruto sambil melihat di suatu koridor.

"Okay!" kata Naruto meyakinkan dan mulai menyelinap.

-Sesampainya di Gedung Jurusan Infotaiment-

Naruto POV

Waaaa. Ini gedung infotaiment! Ini keren sekali! Sangat beda dengan jurusan biasa! Eh, apa itu? Ada cafetaria? Apa ini? Mesin pembuat kopi? Sial. Di jurusan biasa Cuma ada air putih. Curang~. Ada jus juga. Apakah wastafelnya bisa mengeluarkan madu juga? Eh, tidak-tidak aku kesini untuk menemui Sasu-teme. Di luar kelihatannya tidak seluas ini. Tapi ngomong-ngomong dimana kelas Sasu-teme? Apakah di sebelah sini?

Normal POV

Naruto pun mulai mencari kelas Sasuke. Tiba-tiba ada 2 orang yang lewat.

"Ups! Untung saja tidak ketahuan. Eh, tunggu dulu? Itu kan, Pein dan Gaara-sama. Waa! Orang terkenal. Tenyata mereka berteman ya? Aku beruntung sekali!" kata Naruto berbicara sendiri.

Naruto akhirnya mulai mencari lagi dan tiba-tiba ada sebuah ruangan yang bertuliskan 1-G.

'Akhirnya aku menemukan sebuah kelas. Woah! Di dalamnya banyak orang-orang terkenal! Pemandangan yang indah! Eh, itu apakah Ino? Penyanyi terkenal itu? Waaa, aku penggemar beratnya! Aku bahkan punya semua kasetnya! Ternyata dia satu sekolah denganku. Senangnya~! Aku akhirnya merasa menjadi salah satu fans Sai atau Sasu-teme. Eh? Tiba-tiba Ino mendatangi seorang laki-laki. Eh, itu kan Sasu-teme.' Inner Naruto.

Dan tiba-tiba Naruto langsung bersembunyi di balik tembok.

'Kenapa aku bersembunyi seperti ini?'

"Hey Sasuke-kun. Kau itu satu-satunya yang tidak merencanakan akan datang ke konserku. Pokonya kau harus datang!" rengek Ino pada Sasuke.

"Baiklah. Tenang-tenang." Jawab Sasuke.

Tiba-tiba dada naruto serasa sakit sekali.

'Ugh! Aku harus menyadarinya, Sasuke kan model terkenal. Dia memang pantas bersama Ino yang penyanyi terkenal. Tapi kenapa dadaku sakit sekali?' Inner Naruto. Lalu narutopun langsung meninggalkan kelas Sasuke. Dan ternyata Sasuke menyadari jika ada Naruto disana.

'Naruto?'

Di tengah perjalanan, Naruto teringat bahwa ia harus menyerahkan surat untuk Sasuke.

"Eh, apa yang ku lakukan? Aku malah lari. Aku kan harus memberikan ini pada Sasuke."

"Hay cewek, apa yang kau lakukan disini? Jika kau ketahuan menyelinap. Kau akan di keluarkan lho." Tiba-tiba ada suara yang mengagetkan Naruto.

'Haa? Gawat? Apakah orang-orang ini juga dari kelas artis?'

"Kau harus membayar ini nona. Ayo bermain dengan kami." Kata seorang laki-laki yang bernama Sugeitsu sambil mendekat pada Naruto.

"Apa yang kalian lakukan?" teriak Naruto.

Tiba-tiba ketiga orang tersebut mulai menyerang Naruto. Mereka mulai memegang tangan Naruto dan mulai membuka kancing bajunya.

"Ugh! Jangan! Kumohon." Kata Naruto sambil menangis.

"Kau memang datang untuk ini kan nona." Kata lelaki tersebut sambil mencium leher Naruto.

"Ahh! Tolong! Jangan!" kata Naruto masih dengan tangisannya.

'Sasuke! Tolong aku!' kata Naruto dalam hati.

TBC

Nyahahahaha,, XD

Akhirnya update juga.

Maaf lama,, T_T

Akhir-akhir ini sibuk sih.. *plak

Yasudahlah.. please review..