Tittle :: The way to get your love
Rating :: untuk chapter ini cukup T saja
Type :: genderswitch, romance, family, hurt
Pair :: ZhouKyu, HeiHyuk, YeWook, Broken MinKyu
Disclimer : Kyuhyun punya saya, Zhou Mi punya Kyuhyun, jadi Zhou Mi juga punya saya, sedangkan yang lain punya couple mereka masing-masing, keluarga mereka dan ELF di seluruh dunia (Ha..Ha..Ha..).
Warning :: yang gak suka genderswitch, dan yang gak suka fanfic yang bahasanya gak jelas, alur yang belibet, segera tutup fanfict ini. Judul sama isi gak nyambung..
.
.
Sudah setengah jam lebih Zhou Mi memandangi handphonenya. Dia hanya perlu menekan tombol hijau untuk mengirim pesan itu. Tapi tak juga dia punya keberanian untuk melakukannya. Kenapa aku jadi sepengecut ini? Aku kan hanya ingin mengirim pesan mengucapkan terima kasih atas makanannya yang sudah kuterima tadi. Aish… Kyuhyun benar-benar membuatku menjadi seperti seorang remaja yang tak pernah bergaul dengan seorang Yeoja.
Dan akhirnya, setelah melakukan ritual berkali-kali berguling-guling di kasur, menatap nanar ke handphone dan bolak-balik ke kamar mandi, Zhou Mi mengirim sms itu ke Kyuhyun. Jantung Zhou Mi berdetak dengan cepat setelah mengirim pesan singkat itu. Hatinya berdebar-debar, akankah Kyuhyun membalas pesannya?
1 menit….
2 menit….
3 menit….
5 menit….
10 menit….
Handphone Zhou Mi tak juga berbunyi yang menandakan ada pesan atau telepon yang masuk. Zhou Mi memandang kecewa kearah handphonenya. Kenapa Kyuhyun tak membalas pesannya? Apa karena dia mengirim pesan yang tak penting? Tapi, walaupun tak penting, dia sudah mengerahkan segenap keberaniannya untuk mengirim pesan itu. Pastinya Zhou Mi akan merasa sangat senang walaupun Kyuhyun hanya membalas pesannya dengan satu huruf. Zhou Mi sedang merebahkan tubuhnya dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya ketika tiba-tiba handphonenya berbunyi karena ada pesan masuk. Dengan tergesa dibukanya pesan itu.
"From : Hyunnie-ah
Mianhe gege.. baru membalas pesanmu. Tadi aku sedang berbicara dengan Sungmin Oppa. Btw, gege suka masakanku? Syukurlah kalau begitu. Besok aku akan ke RS, gege jadi dibuatkan makan siang kan?"
Sebuah senyum senang terukir di wajah Zhou Mi saat membaca balasan pesan dari Kyuhyun. Dibalasnya pesan itu.
"To : Hyunnie-ah
Tentu saja aku suka dengan masakanmu Hyunnie. Masakan Hyunnie kan sangat enak. Makan siang? Terserah Hyunnie saja. Kalau Hyunnie tidak keberatan, aku tentu saja senang Hyunnie mau membawakan."
Zhou Mi membaca pesan itu sekali lagi sebelu mengirimkannya. Tak berapa lama kemudian, balasan dari Kyuhyun datang. Sebuah senyum bahagia kembali singgah di wajahnya. Tanpa terasa mereka saling mengirim pesan hingga larut malam.
.
.
Di tempat lain, di sebuah kamar di kediaman keluarga Cho.
Kyuhyun tersenyum kecil membaca pesan dari Zhou Mi. Sebenarnya tak ada yang istimewa dengan isi pesan itu, hanya tentang keseharian Zhou Mi. Tapi entah kenapa, dia merasa senang apapun balasan pesan yang diterimanya. Dilupakannya laptopnya yang masih menyala dengan terang karena tadi Sungmin meneleponnya saat dia sedang bermain game. Laptop itu semakin terlupakan saat dia menerima pesan pertama dari Zhou Mi. Dan sekarang dia benar-benar lupa kalau laptopnya masih menyala karena perhatiannya benar-benar tercurah pada Zhou Mi.
Kyuhyun masih terus membalas pesan yang dikirim oleh Zhou Mi, hingga akhirnya dia tertidur dengan sebuah senyuman manis di wajahnya.
.
Kyuhyun sudah siap berangkat ke Rumah Sakit. Dari mulutnya terdengar senandung lagu cinta yang menandakan hatinya yang sedang gembira. Di tangan kirinya tergenggam sebuah tas yang berisi dua kotak makan siang untuk ayahnya dan Zhou Mi. Dia sedang meuju pintu ketika seseorang yang sangat dikenalnya muncul di depan pintu.
"Sungmin Oppa! Kenapa kesini? Oppa tidak bekerja?" Kyuhyun mempercepat langkahnya untuk menghampiri seseorang yang sudah dianggapnya sebagai kakak kandungnya itu. Lelaki yang telah dikenalnya semenjak kecil.
Sungmin tersenyum melihat Kyuhyun yang berlari menghampirinya. Seperti biasa, dengan baju apapun Kyuhyun akan terlihat cantik. Apalagi sekarang, dengan bawahan selutut yang menampilkan kaki jenjangnya, rambut yang terurai dan senyum yang melekat di wajahnya membuatnya benar-benar terlihat seperti seorang dewi. Tak salah kan kalau Sungmin mencintainya?
"Tentu saja bekerja. Tapi oppa ingat, hari ini jadwalmu ke rumah sakit kan? Oppa ingin mengantarmu. Daripada kamu berdesak-desakkan di bus? Tapi Hyunnie, kenapa kamu tidak mau mengendarai mobilmu sendiri?"
"Karena aku ingin orang-orang melihatku apa adanya bukan karena latar belakangku." Kyuhyun menjawab sambil lalu ketika kakinya telah melangkah ke mobil Sungmin. Dibukanya pintu sebelah kiri dan duduk manis di sana. Tas yang berisi makanan diletakkan di atas pangkuannya. Sungmin segera menyusulnya dan melajukan mobil meninggalkan kediaman keluarga Cho.
.
.
Sungmin sedikit heran melihat Kyuhyun karena sedari tadi senyum tak pernah lepas dari bibir merahnya. Bukannya Kyuhyun jarang tersenyum, tapi aneh kan kalau ada orang yang terus-terusan tersenyum.
"Hyunnie, ada yang membuatmu senang?" tanya Sungmin.
Kyuhyun menolehkan kepalanya ke arah Sungmin dan memegang kedua pipinya. "Kelihatan sekali ya Oppa?"
Sungmin mengannguk mengiyakan. Kyuhyun menunduk dalam-dalam menyembunyikan wajahnya yang merona.
"Ada apa?" Sungmin kembali bertanya.
"Janji dulu! Oppa tak akan tertawa mendengarnya!"
"Aku Janji!"
Setelah mendapatkan janji dari Sungmin, Kyuhyun mulai menceritakan tentang Zhou Mi. Dari awal pertemuan mereka hingga pesan-pesan yang mereka kirim semalam. Wajah Kyuhyun terlihat berser-seri memancarkan kebahagiaan saat menceritakan itu semua.
Sedangkan Sungmin, dia mencoba mengendalikan perasaan cemburunya. Kenapa Kyuhyun bisa sebegitu gembiranya membicarakan seseorang yang belum lama dikenalnya? Kalau melihat gelagat Kyuhyun, Kyuhyun sepertinya telah jatuh hati pada dokter muda itu, karena semenjak mengenal Kyuhyun semenjak kanak-kanak, dia tak pernah melihat Kyuhyun yang begitu gembira seperti ini. "Aku harus mencari tahu semua hal tentang dokter ini." Tekad Sungmin dalam hati. Dia tak akan membiarkan Kyuhyun jatuh ke dalam pelukan lelaki lain. Tidak setelah semua usahanya sejak SMA untuk menyingkirkan semua serangga pengganggu yang berusaha mendekati Kyuhyun. Dia tak akan membiarkan Zhou Mi mendekati Kyuhyun. Dalam otaknya mulai tersusun berjuta-juta rencana untuk menyingkirkan Zhou Mi hingga tak disadarinya Kyuhyun yang berkali-kali memanggil namanya.
"Sungmin oppa! Sungmin Oppa!" Kyuhyun mencoba menarik perhatian Sungmin dengan menarik-narik lengan bajunya. Sungmin tergagap ketika pikirannya kembali ke dunia nyata.
"Ne Hyunnie?"
"Oppa tidak mendengarkanku ya?" Kyuhyun mengerucutkan bibirnya cemberut.
"Oppa dengarkan kok? Dokter Zhou kan? Apa bisa Oppa berkenalan dengannya juga?" Sungmin berusaha keras menahan tangannya untuk tetap memegang kemudi, padahal yang diinginkannya saat ini adalah membelai pipi Kyuhyun yang menggembung karena cemberut.
"Benarkah? Oppa mau berkenalan dengan Mimi-ge?" Kyuhyun memandang tak percaya ke arah Sungmin. Seingatnya Sungmin selalu menjaga jarak dan acuh tak acuh pada tiap lelaki yang (lumayan) dekat dengan Kyuhyun, yah walaupun lelaki yang dekat dengan Kyuhyun bisa dihitung dengan jari.
"Tentu saja!" Sungmin memasang seulas senyum untuk meyakinkan Kyuhyun. "Tentu saja aku harus mengenalnya agar aku dapat secepatnya menyingkirkannya dari hidupmu." Batin Sungmin dalam hati.
"Kalau begitu nanti ikut masuk ya? Jangan menunggu di mobil seperti biasanya. Aku akan menemui Mimi-ge setelah menyerahkan makan siang Appa."
"Untuk apa kamu menemuinya?"
"Aku ingin menyerahkan makan siang yang sudah kujanjikan untuk Mimi ge." Kyuhyun menunjukkan kotak makanan yang ada di pangkuannya.
Sungmin tak mengeluarkan komentar apapun lagi. Dia hanya menatap tak suka pada kotak makan yang masih bertengger di pangkuan Kyuhyun.
Sisa perjalanan itu dilalui dalam kesunyian. Mereka berdua larut dalam pikiran masing-masing. Kyuhyun yang sedang larut dalam kebahagiaan tidak menyadari kalau lelaki yang kini tengah menyetir di sebelahnya, yang sudah dianggapnya sebagai kakak sedang menyusun berbagai rencana untuk memisahkannya dengan Zhou Mi.
.
.
Kyuhyun mengetuk pelan pintu ruangan Zhou Mi. Dia baru bisa menemukan ruangan ini setelah bertanya pada seorang perawat. Ingatannya melayang sejenak, mengingat ekspresi perawat itu saat dia menanyakan ruangan Zhou Mi. wajah perawat itu berbinar-binar penuh kekaguman saat membicarakan Zhou Mi. Dia yakin kalau perawat itu menyukai Zhou Mi, dan Kyuhyun jadi sedikit kesal karenanya. Tapi kenapa dia kesal? Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya untuk menyingkirkan pikiran itu jauh-jauh dari otaknya.
Kyuhyun membuka pintu itu setelah ada sahutan dari dalam yang mempersilahkannya untuk masuk. Di dalamnya dia menemukan dua orang lelaki dan seorang wanita. Zhou Mi sedang memberikan beberapa instruksi pada perawat wanita yang ada di depannya. Sedangkan Donghei sedang duduk di sebelah perawat itu. sepertinya tadi Donghei lah yang mempersilahkannya masuk. Langkah Kyuhyun terhenti di depan pintu. Ragu-ragu untuk melanjutkan langkahnya karena melihat wajah serius Zhou Mi. sedangkan Sungmin yang berdiri di belakangnya memandang kaget ke arah Donghei.
"Donghei?" panggilnya tak percaya.
Donghei menolehkan kepalanya ketika didengarnya seseorang memanggil namanya. Pandangannya seketika tertuju pada sesosok lelaki yang berdiri di belakang Kyuhyun.
"Sungmin sshi?" Donghei berajak dari duduknya dan mendatangi Sungmin untuk menjabat tangannya. Kyuhyun memandang mereka dengan mulut ternganga dan mata yang membeliak. Apa mereka saling kenal?
"Donghei Oppa tak melihatku ya? Kenapa hanya Sungmin Oppa yang di sapa?"
"Ah… Mianhe Hyunnie. Aku melihatmu kok. Hanya saja perhatianku lenih tertuju pada Sungmin sshi." Donghei memandang Kyuhyun dan memasang cengiran meminta maaf.
"Donghei Oppa kenal dengan Sungmin Oppa?" Kyuhyun langsung menanyakan hal yang mengganggu pikirannya.
"Ne. Kami pernah satu kelas saat SMA."
"Kenapa saat SMA aku tak mengenal Donghei Oppa?"
"Karena saat SMA aku tidak terkenal."
"Apa sekarang Oppa terkenal?"
"Terkenal. Minimal diantara para perawat. He… he…"
Tak berapa lama kemudian Zhou Mi sudah menyelesaikan urusannya. Perawat itu keluar setelah sebelumnya melempar senyum menggoda ke arah Zhou Mi. Senyum seketika menghilang dari wajah Kyuhyun ketika dilihatnya Zhou Mi membalas senyum perawat tadi. Benar saja banyak perawat yang tertarik padanya, senyum Zhou Mi memang sangat hangat.
Setelah membereskan kertas-kertas yang berserakan di mejanya, Zhou Mi memfokuskan perhatiannya pada dua orang yang baru saja masuk ke ruangannya.
"Hyunnie, sudah datang? Dan ….?" Zhou Mi menghentikan ucapannya. Dia tak mengenal lelaki yang datang bersama Kyuhyun. Tapi tadi dia selintas mendengar Donghei memanggil namanya Sungmin. Sungmin? Bukannya dia lelaki yang menelepon Kyuhyun semalam?
"Ne, Mimi-ge! Oh ya, kenalkan ini Sungmin Oppa. Sungmin Oppa ini sudah seperti kakakku sendiri." Kyuhyun berinisiatif mengenalkan mereka berdua.
Zhou Mi memasang seulas senyum di wajahnya dan mengulurkan tangannya ke arah Sungmin untuk berjabat tangan.
"Annyeong Haseyo. Zhou Mi imnida." Sapanya. Sungmin membalas uluran tangan Zhou Mi dan menjabatnya dengan erat. Zhou Mi sedikit mengernyit saat merasakan tangannya yang terasa sedikit sakit.
"Annyeong haseyo. Lee Sungmin imnida." Sungmin memperkenalkan dirinya dan memasang sebuah seringaian di sudut bibirnya.
Otak Zhou Mi langsung berputar dengan cepat setelah melihat seringaian itu. Sepertinya hanya Kyuhyun yang menganggapnya sebagai kakak, sedangkan Sungmin memiliki anggapan lain.
"Nah Sungmin Oppa. Sudah kenal dengan Mimi-ge kan?" Kyuhyun beranjak mendekat ke arah Zhou Mi dan mengulurkan kotak makan siang buatannya. "Ini gege."
"Ne. Gomawo Hyunnie-ah!" Zhou Mi sedikit menekankan kata-katanya saat memanggil nama Kyuhyun. Sebuah senyum kembali terulias di bibirnya melihat Kyuhyun yang pipinya sudah mulai merona karena panggilan Zhou Mi. Sungmin memandang Zhou Mi dengan tatapan yang semakin tajam, sedangkan Donghei hanya memandang penuh tanya ke arah Zhou Mi.
"Gege, Donghei oppa, aku pulang dulu ya?"
"Tidak ingin mengobrol dengan kami dulu Hyunnie?" tanya Donghei.
"Tidak oppa. Aku diantar Sungmin oppa. Kalau terlalu lama di sini, Sungmin oppa akan terlalu lama meninggalkan kantor. Lagipula aku tidak ingin mengganggu makan siang gege."
"Owww… begitu ya?" tersirat ada sedikit nada kekecewaan dari suara Zhou Mi.
Kyuhyun membungkukkan badannya ke arah Zhou Mi dan Donghei sebelum keluar dari ruangan itu. Sungmin mengikuti dibelakangnya, dan dia sempat melemparkan lirikan tajam ke arah Zhou Mi.
"Donghei-ah, kamu mengenalnya? Sungmin sshi?" Zhou Mi bertanya pada Donghei setelah Kyuhyun dan Sungmin keluar dari ruangan itu. Donghei beranjak dari kursi di depan Zhou Mi dan ganti duduk di sofa.
"Ne… aku mengenalnya. Kami pernah satu kelas saat SMA."
"Shenma? Kenapa tak pernah bilang?" Zhou Mi mengikuti Donghei duduk di sofa sambil membawa makan siang yang dibawakan Kyuhyun.
"Kupikir itu tidak penting." Donghei kemudian menatap penuh kekhawatiran ke arah Zhou Mi. "Berhati-hatilah padanya. Reputasinya tak begitu baik saat SMA. Mungkin saja dia belum berubah."
"Maksudnya?" Zhou Mi memandang penuh tanya ke arah Donghei. Memang dia sadar kalau Sungmin tak menyukainya, tapi kenapa dia harus hati-hati?
"Saat SMA aku tahu ada lumayan banyak lelaki yang menaruh perasaan pada Kyuhyun. Gege tau sendirilah kenapa. Tapi tak pernah ada yang berhasil berbicara dengan Kyuhyun kecuali teman sekelasnya. Tahu kenapa? Karena Sungmin selalu mengancam orang-orang yang terlihat ada niat untuk mendekati Kyuhyun." Donghei berhenti sebentar. "Ada beberapa yang sampai patah tulang karena dihajar olehnya. Tapi ini hanya gosip. Belum pernah dia tertangkap tangan saat melakukan aksinya."
"Kalau memang sudah jelas kalau dia pelakunya, kenapa tak ada yang melaporkannya?"
"Memang siapa yang berani? Kalau mereka sampai lapor, bisa saja hanya namanya yangakan pulang!"
"Sehebat itukah Sungmin-sshi?"
"Ne. Siapa yang tidak takut dengannya? Dia putra pertama keluarga Lee yang mempunyai perusahaan besar di beberapa negara. Dia bisa menyingkirkan orang semudah dia membunuh lalat."
Zhou Mi bergidik ngeri mendengar cerita Donghei. Itukah arti tatapan Sungmin tadi? Diakah lalat yang inging dilenyapkannya kali ini?
"Donghei-ah, kenapa ku ceritakan ini kepadaku?"
Sebelah alis Donghei terangkat mendengar pertanyaan tolol Zhou Mi. "Aku ingin gege hati-hati. Karena sepertinya hanya Kyuhyun yang menganggapnya sebagai kakak."
"Kenapa aku yang harus hati-hati? Kenapa kamu tidak?"
"Karena aku jelas-jelas tak punya perasaan apa-apa pada Kyuhyun, tidak seperti seseorang yang terlihat jelas menaruih hati padanya. Seperti juga Kyuhyun yang sepertinya juga menaruh hati pada orang itu. Karena itulah gege harus hati-hati!" Donghei sedikit menaikkan suaranya menghadapi kelemotan Zhou Mi.
Zhou Mi mengerjapkan matanya. Jadi benar dugaannya tadi. Lalu dia harus bagaimana? Hati-hati seperti apa yang dimaksud oleh Donghei? Aish… Dia jadi bingung. Sepertinya perasaannya kali ini benar-benar terlarang. Banyak hambatan besar yang harus dilaluinya. Dari keluarga Kyuhyun hingga sekarang muncul seorang Lee Sungmin. Dan kalau dia mau jujur, Sungmin sepertinya cocok dengan Kyuhyun. Mereka sudah bersama semenjak kecil, sama-sama rupawan, sama-sama berasal dari keluarga terhormat. Dia tak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Sungmin. berbagai pikiran terus hinggap di otak Zhou Mi. pandangannya menerawang jauh hingga dia tak sadar kalau Donghei telah meninggalkan ruangannya.
.
.
Tebece
.
.
Maaf… Maaf…. Kalau Mina updatenya kelamaan. Seperti yang biasa Mina katakan berkali-kali, Mina baru kehilangan minat untuk mengetik. Jadi ide cerita yang Mina punya hanya berakhir di kertas-kertas yang sepertinya sudah menghilang beberapa lembar. Dan Mina mengetik ini sambil melihat foto-foto Qmi waktu acara Drem show concert. Kyuhyun terlihat sangat cantik di sini, dan pandangannya ke arah Mimi benar-benar seperti di dunia ini hanya ada Mimi seorang. Dan bagi yang belum bisa mbayangin Kyuhyun sebagai yeoja, coba cari gambarnya di acara ini. Pasti kalian akan bisa melihat Kyuhyun sebagai yeoja.
Berita terbaru tentang Qmi? Belum ada sepertinya. Mungkin karena masa promosi SJM udah kelar, jadinya waktu kebersamaan mereka juga berkurang. Terakhir yang Mina lihat itu waktu acara show apa gitu yang Kyu jadi pengisi acara bareng fahrenheit, Kyu makai kalung yang sama dengan yang dipakai oleh Zhou Mi. Dan ada juga foto Kyu di tanggal 16 kemarin yang make jas yang warna dan bentuk-bentukannya seperti punya Zhou Mi. Tapi gak kaget juga, emang banyak aksesoris mereka yang sama. Dari jas, jaket, kaos, dll… ada juga fancam waktu dreamshow yang ngrekam waktu Zhou Mi narik Kyu ke belakang! Posesif nian si gentleman Mimi. Tapi Kyu nya nurut-nurut aja gitu.
Mulai bagian ini adalah bagian balasan Mina buat review yang belum sempat Mina balas. Jadi bagi yang gak berminat di skip aja, OK?
.
.
Balasan Review ::
the way to get your love 2
CloudSomnia :: Iya sih… Mina juga jarang baca fict yang Kyu jadi yeoja. Biasanya yang jadi yeoja itu Leeteuk, Heechul, Sungmin, Wookie, dan Hyukkie… makanya Mina pingin ganti suasana. Karena pairnya Qmi, gak mungkin kan kalau Mimi yang jadi Yeoja, jadinya Kyu yang jadi Yeoja. Lagian Kyu kan manis, imut, cantik lagi. Jadi cocok aja…
LittleLiappe :: iya, ternyata ada typonya. Mianhe… Mina sebenarnya masih sedikit bingung ma cara manggil secara Korea. Soalnya banyak banget istilahnya. Untuk nama Donghei, maaf. Udah kebiasaan nulisnya gitu. Karena fict yang Mina buat sebagian besar berlatar SJM, jadi sering nulisnya nama China mereka. Jadi kebablasan. Li bener, orang ketiganya Sungmin. Changmin? Untuk sementara ini cast yang Mina buat tidak menyertakan nama Sungmin… Fict ini mau di fave? Wuaduhhhh… makasih banget.
Just R :: iya maaf. Harusnya make Oppa, malah masih manggil hyung.
Sungielover :: iya… nih dah lanjut. Maaf kalau lama…
.
What am I for You Kui Xian?
Kyunnie :: gimana kalau kirim PM ke Mina aja? Ntar Mina kasih nomor HP mina. Habis FB, YM, twitter Mina sudah jarang Mina buka. Gimana?
Yongsu0307 :: makasih udah bilang fict gak jelas ini bagus.. jadi tersanjung… Hehehe… Mina update berita tentang Qmi karena Mina Qmi shipper akut. Mina biasanya lihat di Qmi Tumblr dan Kyuclam… terutama Kyuclam, karena tiap hari dia update banget all about Kyu tiap hari.
Evilfishy :: mau merusuh juga gak papa. Biar rame. Iya sih, di fandom ini mixian shipper masih sangat sedikit… kapan bisa berjaya ya? Mbuat fic yang banyak? Bentar… bentar… semoga aja niat ngetik Mina segera mbalik.. Kyu polos banget? Bukannya di fict ini Kyu malah terlihat sedikit sisi evilnya? Gimana bisa habis kissu Mimi langsung tidur? Kalau bukan evil apa namanya coba?
RizmaHuka-huka :: Kyu gak mau dipeluk Mimi waktu di airport di Thailand kalau gak salah… Waktu lihat itu Mina jadi sebel ma Kyu… kan kasihan si Mimi. Biasanya aja Kyu yang nggandeng Mimi, sekarang malah Kyu gak mau dipeluk Mimi. Huhhhhhh…
.
Forgive Me Kyuhyunie 6 & 7
Kim chaeri :: makasih dah bilang kalau endingnya bagus. Padahal Mina dah ketar-ketir waktu ngetik endingnya. Rasanya ada yang kurang gitu…
Cheon Deongie :: iyah… ada Mixian lagi. Malah Mina sepertinya udah publish fict Mixian yang lain lagi… makasih buat jempolnya. Jempolnya siapa aja yang Eonnie pinjam?
.
Betrayal 2
Mrs. Zhou :: Kyu nya mati karena kehabisan darah. Kenapa gak dibawa ke rumah sakit? Mereka takut buat ngangkat Kyu sendiri, jadi Leeteuk manggil ambulans. Cuma ambulansnya datang telat. Gimana gak telat? Sungmin nemuin Kyu itu setengah jam setelah Kyu memotong nadinya, dalam waktu setengah jam udah berapa banyak darah Kyu yang terbuang? Kenapa Mimi ikut mati? Karena Mina gak tega membiarkan Mimi sendirian di dunia tanpa ada Kui Xian-nya. Jadi lebih baik dia cepet-cepet nyusul Kyu.
Kim chaeri :: versi happy endnya? Ntar Mina usahain ya? Tapi gak janji lho! Soalnya Mina baru mati ide nih…
Kyunnie :: Kyunnie gak suka angts ya? Maaf… maaf… Mina baru sebel ma sesuatu. Makanya malah buat fict angts… maaf.. ntar Mina mbuat yang akhirnya happy end deh..
LittleLiappe :: yah… kalau Mina mati siapa lagi yang mbuat fict MiXian? Ntar tinggal dikit dong yang mbuat… lagian bekal Mina buat kehidupan selanjutnya belum banyak, jadi Mina belum mau mati dulu… mian…
.
nah sekian balasan dari Mina. Maaf kalau baru bisa mbalas semua sekarang. Makasih buat yang udah mau review dan doakan Mina bisa segera publish cerita yang lain lagi..
