Hanya lima detik untuk membuat ku kembali pada mu
.
.
.
Kim Donghyun
x
Im Youngmin
.
.
.
"5 Seconds : sequel"
.
.
Youngmin tersenyum lebar, ia tak bisa menyembunyikan rona merah yang kini menghiasi wajahnya. Ia membuka pintu ruang music dan mengejar sosok Donghyun yang baru saja berbelok di ujung koridor. Youngmin meraih tangan itu kemudian menarik nya, mengajak nya berlari, ia menoleh kan kepalanya menatap wajah donghyun dengan senyuman yang amat di gilai donghyun.
Donghyun bingung. Sungguh ia bingung. Ia baru saja merasa lega karena telah mengungkapkan isi hatinya , tapi kini kehadiran dan tindakan tak terduga youngmin membuatnya sedikit senang dan juga—sakit.
"kita perlu bicara" kata youngmin.
Mereka berhenti dibawah pohon maple belakang sekolah.
"jadi apa yang perlu kita bicarakan hyung?" tanya donghyun.
"kenapa ingin melupakan ku?" bukannya menjawab , youngmin kembali bertanya.
"karena aku mau" jawab donghyun.
Bohong. Youngmin tau donghyun berbohong. Ia sudah mempelajari raut dan gesture donghyun sejak lama. Ia selalu mengamati donghyun tanpa pemuda kim itu ketahui.
Youngmin menyukai adik kelasnya.
Dia menyukai donghyun.
Kim Donghyun selalu berhasil mengubah suasana hati nya menjadi lebih baik. Kim Donghyun selalu berhasil membuat nya tersenyum hanya dengan melihatnya tersenyum. Kim Donghyun selalu berhasil membuat nya tertawa hanya dengan candaan tak lucu nya. Kim Donghyun terlalu membekas dalam benaknya. Bagaikan spidol permanen di atas whiteboard.
Youngmin amat menyukai suara indah donghyun ketika pemuda itu bernyanyi. Tak seorang pun tau bahwa youngmin selalu mendengarkan suara nyanyian donghyun sebelum tidur. Ia diam-diam merekam donghyun bernyanyi ketika pemuda kim itu diminta bernyanyi saat kegiatan klub music.
Tak seorang pun tau , youngmin yang kalem bisa menjadi seorang fanboy fanatic ketika donghyun memposting sesuatu di akun media sosialnya. Tak ada yang tau , youngmin selalu menyimpan display picture donghyun.
Tidak ada yang tau bahwa youngmin , hampir tiap kali merona saat bertatapan langsung dengan Donghyun. Ia lemah. Ia begitu lemah jika itu dengan donghyun.
Mereka masih diam. Youngmin masih tersenyum cerah dan donghyun masih bingung dengan sikap youngmin.
Youngmin mendekat dan menempel kan bibirnya diatas bibir donghyun, sekali sekali seorang submisif harus memulai agar sang dominan peka.
'hanya lima detik untuk membuatku kembali padamu' –Kim Donghyun
"aku juga menyukai mu, jadi jangan lupa kan aku" ucap youngmin pelan, ia baru sadar bahwa tindakannya terasa memalukan.
donghyun ingin tersenyum , tapi ada satu pertanyaan yang mengganggu nya, "bukannya hyung berpacaran dengan woojin dari klub dance?"
youngmin tertawa lepas, tawa yang selalu donghyun rindukan. Tawa yang amat donghyun kagumi. Tawa paling indah yang pernah ia lihat. anggun dan berkelas. Youngmin masih tetap sempurna dimatanya. Dunianya begitu indah.
"dia sepupu ku" jawab youngmin ketika tawanya reda.
Donghyun menjatuhkan rahangnya, "benarkah?"
"iya—kau ingin melupakan ku karena woojin? Astaga donghyun, kau membuat ku tertawa. Kau lupa kalau woojin itu pacarnya hyungseob, hyungseob sekelas dengan mu kan?"
Benar, woojin itu kekasih hyungseob.
Bodoh, Kim Donghyun bodoh. Harusnya ia sadar. Bagaimana ia bisa lupa sedangkan woojin hampir setiap hari kekelasnya.
Wajar saja ia tak tau, karena donghyun mengabaikan sekitarnya, ia begitu terpaku pada dunianya, Im Youngmin. Pusat dunianya yang kini bisa ia miliki.
"mau jadi kekasihku?" tanya donghyun, tawa youngmin terhenti digantikan dengan rona merah yang membuat donghyun terpana akan keindahan yang tuhan ciptakan.
Youngmin mengangguk pelan dan senyum donghyun semakin lebar. Senyum yang selalu membuat youngmin tersenyum setelahnya.
"satu ciuman untuk meresmikannya" kata donghyun sambil mencium bibir youngmin pelan, menempelkan nya cukup lama, memejamkan mata menikmati rasa bibir masing-masing.
Satu hal baru yang masuk dalam daftar favorit donghyun tentang youngmin.
Ia menyukai rasa manis bibir youngmin. Manis yang membuat candu.
"aku mencintai mu hyung" kata donghyun setelah ciuman mereka terlepas.
"aku juga mencintai mu"
.
.
.
-fin
.
.
.
mereka bersatu kok akhirnya. '-'
semalem aku nunjukin foto youngmin ke temen ku, dia bukan fujo sih. terus kata dia youngmin mukanya muka seme. pas aku tunjukin foto dongpaca dia bilang gini "aku pengen youngmin jadi uke-nya," , dia bukan fujoshi tapi dia mengikrarkan diri jadi dongpaca shipper. seneng akutu punya temen rl yang bisa diajakin ngomong dongpaca:")
