Nya : Abrar Kiroashi.

Genre : Adventure,Family,Romance.

Rating :M.

Pair : Naruto x Mini Harem. Isse x miniHarem.

Covers. : Naruto X DXD.

Warn : Typo. StrongNaru,SharingganNaru,RineNaru, ,StrongIsse,17+.

Summary.

Dia adalah orang terakhir dari bangsa Shinobi?. Tapi dia telah membangkitkan bangsa Shinobi. Ia rak memiliki dendam kepada orang yang membantai Keluarga Shinobinya. Tapi jika ada yang mengusik dirinya dan keluarganya ia tak akan segan untuk menghabisinya.

Chap 2 : Kunoichi + Kenyataan yang mengejutkan.

Satu minggu telah terlewat atas kejadian dimana wanita Da-Tenshi muncul dan akan membunuh pemuda yang memegang Scread Gear Aka Hyodou Isse.

Wanita Da-Tenshi itu mengaku bernama Rayenare, rencanya gagal karena kedatangan Mei Terumi.

Dan sepertinya Mei Terumi dan Rayenare memiliki hubungan itu terlihat mereka berdua mengenal orang yang di panggil Tuan Muda.

Rias memijit pelipisnya karena memikirkan kejadian satu minggu lalu.
Dan ia sangat penasaran dengan identitas sensei Mei Terumj. "Jadi kau sudah tahu tentang identitas Mei Terumi?" Tanyanya pada sosok sahabatnya yang duduk di hadapanya.

"Aku sudah menemukan sesuatu tapi aku belum yakin"Jawab Sona.

"Maksudmu?".

"Ya karena tak ada manusia yang meniliki kekuatan yang kau ceritakan kemarinKecuali...!".

"Shinobi". " Lebih tepatnya Kunoichi".

Rias mendengar perkataan sahabatnya itu membelakkan matanya. "Tidak mungkin Sona, kaum Shinobi sudah lama punah".

"Itulah yang ku maksudku tentang 'Aku belum yakin'.". "Dan jika kaum Shinobi telah punah, mungkin ada yang selamat".

"Apa kita laporkan kejadian ini dengan kakakmu Rias?".

"Jangan dulu kita selidiki dulu baru kita laporkan". "Dan besok aku mengundang Mei Terumi untuk datang ke klub".

"Baiklah aku ikut fengan rencanamu". " Dan aku penasaran dengan identitas orang yang di panggil Tuan Muda".

"Aku juga penasaran". "Di tambah keberadaan Hyoudou itu hilang entah kemana".

Skip...!.

Waktu telah menunjukkan waktu siang dan para siswa Academy berahamburan ke kantin. Mei Terumi sang guru cantik kini berjalan ke ruang guru, tapi langkah terhrnti karena dihadang oleh dua muridnya, Mei hanya tersenyum. "Ada perlu apa Yuto-Kun, Toujou-San"Ujar Mei dengan lembut.

"Kami di suruh Buchou untuk memgundang anda ke klub setelah sekolah berakhir"Jawab Yuto Kiba.

"Hm baiklah akan ku usahakan".

"Baiklah kami permisi Sensei".

Beberapa jam kemudian sekolah telwh berakhir Mei Terumi yang di undang ke klub kini melangkah menuju tempat klub yang di maksud .

'Tok'. 'Tok'. 'Tok'.

"Masuk".

'klek'.

Suara pintu telah terbuka dan Mei pun masuk dan ia melihat ada beberapa anak didiknya.

"Siakan duduk Sensei" Ujar Rias dengan datar.

Mei pun berjalan menuju ke sofa lalu mendudukkinya. "Jadi ada perlu apa Gremory-San dan Shitori-San" Ujar Mei.

Rias dan Sona hanya memandang datar. "Apa kau benar adalah Kunoichi" Ujar Rias dengan selidik, sedangkan Sona hanya membenarkan letak kaca matanya.

Mei hanya tersenyum lembut. "Kenapa kau menanyakan sesuatu jika kau telah tahu jawabanya"Ujarnya.

"Jadi benar jika bangsa Shinobi ada yang selamat"Ujar datar Sona.

"Hm anggap saja seperti itu".

"Inj minumanya Sensei" Ujar Akeno sembari meletakkan segelas teh. Mei pun mengambil teh dan meminumnya.

"Hm enak tapi"Ujar Mei. "Apa ada yang kurang Sensei"Ujar Akeno.

"Ah tidak hanya saja rasanya aku pernah merasakan rasa teh ini tapi dimanaya?"Elak Mei. Akeno hanya diam dan menyeritkan dahinya.

"Ah benar rasa teh ini seperti buatan Shiori-Chan"Ujar Mei yang telah mengingatnya.

Akeno mendengar itu hanya membelakkan matanya. "Anda mengenal Ibu saya?" Tanya Akeno.

"Hm jadi kau putri Shiori-Chan ya".

"Ya aku putrinya fufufu"Ujar Akeno.

Mei Sweatdrop mendengar cara bicara Akeno, yang lainya hanya diam. "Cara bicaramu itu sangat mirip denganya, ah aku jadi ingat masa lalu"Ujar Mei sembari membayangkan kilasan masa lalu.

"Tapi sayang putrinya menjadi bawahan musuhnya".

Semua yang ada disana hanya menyeritkan dahi tanda kebingungan termasuk Akeno. "Apa maksudmu dengan bawahan musuh"Ujar Rias dengan nada dinginya serta menghumbar aura iblisnya.

Mei melihat sekeliling lalu pandanganya tertuju pada Akeno yang diam di tempat. "Apa ibumu belum memberitahumu?".

"Memberitahu apa?".

Mei hanya menghela nafas. "Jadi belum di beritahu padahal aku sudah menyuruhnya memberitahumu".

"Apa maksudmu".

"Clan Hajimeria adalah keluarga yang mengabdi di keluarga salah satu Clan bangsa Shinobi"Jawab Mei sembari meminum tehnya.

Semua orang yang di sana membelakkan matanya, lain dengan Akeno yang shock lalu melangkah mundur. "Ja-Jadi Ka-San adalah..."Ujar Akeno yang terbata-bata dan tak mrlanjutkan ucapanya.

"Ya ibumu adalah Shinobi".

"Jangan dengar perkataannya Akeno dia pasti bohong"Ujar Rias.

"Ya benara yang di katakan oleh Rias, jika benar apa buktinya jika ibu Akeno adalah Shinobi"Ujar Sona dengan datar, ja mengira Mei tak punya bukti tapi dugasnya salah karena Mei menunjukkan bukti berupa foto.

'Tap'.

Mei meletakan sesuatu berupa foto ke atas meja. Semua yang di ruangan membelakkan matanya kecuali Mei tentunya.

Rias mengambil foto tersebut dan ia melihat beberapa sosok wanita yang semuanaya memakai baju miko, Sona juga melihat foto tersebut.

Akeno yang sedari tadi diam dan merebut foto yang fi pegang oleh rias dab mencari sosok ibunya. Dan ia menumakanya dan tak hanya itu melihat sosok Mei Terumi yang berdiri di sebelahnya.

"Bagai mana Akeno yang di katakanya tadi apa benar?"Tanya Rias, Sona hanya diam dan menunggu jawaban dari Akeno.

Akeno hanya diam menatap sendu foto tersebut dan melirik ke Rias dan Sona dan mengangguk pelan.

Rias dan Sona melihat itu hanya diam lalu Rias mengalihkan pandanganya ke Mei tapi ia membelakkan matanya karena sosok Mei telah menghilang. " Sejak kapan"Ujar Shok Rias. Sona dan Akeno pun mengalihkan pandangannya ke arah sofa yang di duduki oleh Mei mereka juga shok.

Sona mengalihkan pandanganya ke secarik foto yang di pegang oleh Akeno ia menyeritkan dahinya. "Akeno coba lihat di belakang foto ada berupa tulisan".

Rias menyeritkan dahinya dan mengalihkan pandanganya ke foto yang di pegang oleh Akeno dan ia melihat tulisan yang ada di belakang foto tersebut.

Akeno membalikkan fotonya dan ia membelakkan matanya karena tulisan yang tertera di sana.

Rias dan Sona menyeritkan dahinya karena mereka melihat Akeno menitikkan air matanya. "Ada apa Akeno dan apa yang di tulis di situ?"Tanya Rias.

"Ah Gomen Buchou"Ujar Akeno sembari meng hapus air yang membasahi pipinya. " Gomen Bucho aku ingin istirahat dan aku ijin pulang cepat"Mohon Akeno.

Kedua mata Rias menyipit karena Akeno mencoba menghindar. "Baiklah mungkin besok saja kay beritahu apa tulisan yang di tulis di sana"Ujar Rias.

"Arigatou Bucho". "Kalau begitu permisi"Ujar Akeno sembari menyiapkan lingkaran sihir.

Setelah kepergian Akeno, Rias dan Sona menata datar dan saling berpandangan dan tak lama kemudian mereka mengangguk.

'Skip'.

Di sebuah kamar Akeno kini duduk meringkuk dibalik pintu kamarnya dan menutup wajahnya di kedua lututnya, tangannya masih memegang foto yang di gunakan sebagi bukti oleh Mei Terumi.

Tubuh Akeno gemetar ia berpikiran yang di tulis itu bohong tapi hatinya merasa antara marah ,senang dan sedih.

"Bhong, bohong, bohong, bohong, bohong"Ujar Akeno dengan bibir bergetar. "Bohong bhong BOHONG"Akhirnya Akeno berteriak sembari melempar foto yang ia pegang. "Kau pembohong Mei Terumi" Desisnya. "Hehehe kau pembohong karena tak mungkin orang yang mati hidup lagi"Ujar sedih Akeno, di awali tawa pelan.

Dan akhirnya Akeno menutupkan matanya dan ia tertidur dalam keadaan menangis.

Tak jauh dari Akeno tertidur foto yang ia lempar ke adaan terbalik dan melihatkan tulisan yang membuat Akeno menjadi bimbang antara sedih marah dan senang.

'Ibumu masih hidup jika kamu tidak percaya datanglah ke kuil Naka dia ada di sana tapi datanglah sendiri'.

TBC...!