A/N : sebelumnya saya ingin mengucapkan terimakasih pada semua yang telah membaca serta mereview FF abal saya ini, saya terhura(?) FF abal ini dapet respon positif padahal saya jarang aktif di FFn karena sibuk kuliah (maklum saya masih tingkat 1). Saya sangat suka membaca review para reader karena membuat saya semangat untuk melanjutkan ff ini disela jadwal padat kuliah saya, ada yang bisa rekomendasiin saya bagaimana MinHo ngerjain Yesung untuk next chapt? Hehe. *bow* oh iya, Afifa juga minta maaf buat update telat soalnya saya ini cari dulu wifi yg gratisan #plakk.. ngga ding, chapt ini k'hbisan ide... dan setelah mengubek-ubek(?) kisah cinta sahabat saya sendiri, saya dapet ide... smoga reader-deul suka.

Thanks To : DahsyatNyaff, CloudSparkyuLove, ErmaClouds13, Choi Kyu Woon, alinzajazky, Cloud, JungKimCaca, Mylovelyyeye, yeyeyoyo, jeremy Kim84, meeclouds, sparqclouds, dinakyungie, wiwi kyusung, Hyejoon, cha yeoja hongki, ryani cloud, AKUsukaYESUNG, waterAngelL dan beberepa nama lagi yang muncul sebagai Guest. Maaf jika ada nama yang belum tercantum.

Chapter 2 : Fisrt Step

Siang itu matahari bersinar terik di kawasan seoul lebih tepatnya di daerah sekitar Shinwa High School. Seorang namja manis yang menjadi pemeran tokoh utama kita ini sedang menelusuri bangunan sekolahnya dengan riang, berjalan dengan menyenandungkan lagu favoritenya menuju kelasnya yang akan di mulai 10 menit lagi.

"Kim Yesung..." teriak seseorang dari belakangnya membuat Yesung berhenti melangkah dan membalikkan badannya menghadap seseorang yang memanggilnya.

"ah nde? Nugu...?" jawab dan tanya yesung pada namja berwajah manis sepertinya.

"nan Kim Ryeowook imnida..." ujar namja tersebut seraya membungkukkan badannya sekilas, "saya hanya mendapat perintah dari Jung Songsaengnim untuk menyampaikan pesan padamu jika beliau memanggil Yesung-ssi ke ruangannya untuk membicarakan sesuatu, sekarang." Lanjut namja yang bernama Ryeowook tersebut.

"ah~ geurae... gomawo Ryeowook-ssi." Jawab Yesung ceria, dan membalas sekilas salam Ryeowook padanya yang berpamitan untuk ke kelas.

Dengan riang Yesung melanjutkan kembali perjalanannya yang kini berubah haluan menjadi ke ruangan Jung Seongsaengnim, namun mood nya hancur seketika saat ada yang-

"hei jelek, kita bertemu lagi" memanggilnya dengan nickname itu yang jelas Ia tau siapa pelakunya.

Dengan kesal Ia memutar tubuhnya lagi dan langsung melihat si namja keriting aneh, well jika namja itu masih bertahan memanggilnya seperti itu maka dia juga akan tetap memanggil namja itu dengan sebutan keriting aneh.

"apakah mulutmu tidak pernah di sekolahkan, aku punya nama dan namaku Kim Yesung bukan jelek" ujar Yesung sinis sambil menekankan ucapannya di akhir kata.

"ya~ ya~ what ever" jawab MinHo dengan nada bicara yang kentara sekali bosannya. "smoga hariMu menyenangkan!" lanjut MinHo di sertai seringaian tampannya

Dengan menghentakkan kakinya kesal Yesung melanjutkan kembali perjalanannya tak menghiraukan Prince Shinwa yang telah merusak moodnya...

#SKIP

Jung's Seongsaengnim Room

"nah, Yesung-shi... anda tak keberatan bukan menjadi assisten saya?" tanya Jung Saenim dengan penuh harap.

"tentu saja dengan senang hati saya akan membantu anda saem~" ujar Yesung ceria tanpa tahu jika Jung Saenim bernafas lega karena Yesung menerima tawaran yang sebenarnya menyangkut hidup dan mati kariernya sebagai tenaga pengajar karena tekanan seseorang.

"nah, tugas pertamamu adalah mewakili saya menyampaikan materi di kelas 3A" sayangnya Jung Seonsaengnim melewatkan perubahan ekspresi si manis di depannya tersebut. "ini materi yang harus kau sampaikan Yesung" lanjutnya sambil menyerahkan buku yang akan menjadi panduan Yesung.

"ah~ ye seonsaengnim~" jawab Yesung malas dan tak ceria lagi saat tahu kelas siapa yang akan dia masuki. "kalau begitu saya permisi dulu, saem... saya akan langsung mewakili anda sekarang" lanjut Yesung seraya beranjak berdiri dan berjalan cepat menuju keluar tanpa menunggu gurunya menjawab salamnya yang menghasilkan kerutan dahi di wajah tua sang guru.

#SKIP

In Front Of The Door Of 3A's Class

'sigh~ hidupku sial sekali... menjadi asisten guru pas pertama kali harus mengajar di kelas si keriting aneh. Perasaanku tak enak' batin Yesung seraya mengusap tengkuknya yang terasa merinding.

Dengan ragu Yesung meraih knop pintu kelas tersebut dan membukanya perlahan yang hanya disambut dengan tatapan-tatapan beraneka ragam dari penghuni kelas tersebut yang hanya berjumlah 20 orang.

Setelah memantapkan hatinya, dengan langkah anggunnya Yesung berjalan masuk ke kelas tersebut dan duduk di kursi guru dengan elegantnya kemudian membuka buku absen dan memulai mengabsen murid di kelas tersebut, meski sebagian besar murid masih menatapnya aneh karena dia tiba-tiba masuk dan duduk lalu mendata para murid meski sebagian besar seme disana mengangakan mulut tak percaya.

"baiklah, saya Kim Yesung dari kelas 2A. Saya disini sebagai asisten Jung Seonsaengnim untuk menggantikan beliau mengajar, jadi silakan buka buku sosial kalian!" tutur Yesung lembut dengan senyuman angelicnya tak sadar jika senyumannya itu membuahkan tatapan kesal seorang namja tampan karena senyuman itu harus Ia bagi-bagi dengan teman sekelasnya.

"hei Jelek! Tak ku sangka kau cerdas sehingga bisa menjadi asisten seorang guru. Tck!" suara itu terdengar menyebalkan di telinga seorang Kim Yesung, membuatnya merutuk sang pemilik suara dalam hati.

"oh, tentu~ Tuan Lee yang terhormat tapi bodoh!" balas Yesung datar.

"mwo?" lengking MinHo menahan amarahnya serta mendeathglare teman sekelasnya yang mentertawakannya, kemudian dengan cepat dia mengubah ekspresinya juga menjadi datar. "kenpa di dunia harus ada manusia jelek sepertiMu Kim Yesung, tck... sangat mengganggu mata" lanjut MinHo dengan seringaian tampan yang tak pernah lepas dari bibirnya.

Ingin rasanya Yesung berlari ke dekat wajah sang Tuan Lee lalu dengan penuh perasaan kesal dia merobek-robek mulut itu. 'hah, betapa indahnya jika hal itu benar-benar terjadi... sayang aku tak ingin mengotori tanganku dengan menyentuh tubuh si keriting aneh... kuman' inner Yesung.

"apa yang kau lamunkan, jelek? Jangan-jangan kau sedang berpikir jika aku sangat tampan" tambah MinHo dengan santainya.

"tch" Yesung berdecih seraya memalingkan mukanya. "Your Dream" teriak Yesung Kesal. "Task! make a working paper about business as much as 50 page in English language, anything business that formal... tomorrow! All of you've to give that working paper to me. a lil' mistake, will make a punsihment approach you. Then, enough for today! I'm leaving" ujar Yesung dengan kesal memberi tugas dan langsung meninggalkan kelas yang sekarang ribut karena tugas yang di berikan Yesung terlalu serius dan mendadak apalagi mereka harus menyelesaikan dalam 1 malam dengan bahasa inggris yang baik tanpa kesalahan sedikitpun, itu sulit sekali.

"tsk, dia sangat terobsesi untuk membuatku malu..." decak minho kesal yang membuat seorang Kim Joon tertawa geli. "ya! Apa yang kau tertawakan joon?" bentak MinHo.

"hanya saja aku tak menyangka jika si 'Manis Kim Yesung' tahu kelemahanMu sobat." Ujar Joon dengan menekankan nada bicaranya pada nama Yesung.

"tsk, aku punya dirimu untuk melakukannya" sahut Minho cuek seraya berjalan melenggang keluar kelas, sudah tak mood mengikuti pelajaran berikutnya.

"selalu begitu, penerus Shinwa yang selalu harus terpenuhi keinginannya" rengut Joon sebal, meski protesannya tak di dengarkan oleh orang yang bersangkutan.

#SKIP

School Canteen, Break Time.

Terlihat di sudut meja seorang namja manis yang sedang mengaduk makanannya dengan sebal, bibir mungilnya yang mengerucut terkadang mengeluarkan umpatan kekesalan pada seorang namja yang di panggilnya dengan uhm-KeritingAneh-uhm, yeakh kita sudah bisa namja manis tersebut siapa.

"hey baby, kenapa kau mengaduk makanan mu seperti itu eoh?" sebuah suara yang tiba-tiba terdengar dan tepat dari arah depannya.

"hyungie!" rengek Yesung manja, pada namja di depannya.

"ada apa, eoh? Makanan itu seharusnya di makan bukan di acak-acak seperti itu" jawab namja tersebut dengan lembut yang sudah pasti adalah seorang Kim Bum, sang Hyung tersayang Kim Yesung.

"aku benci dengan namja keriting aneh itu, dia mengacaukan kelas pertamaku sebagai asisten jung seonsaeng..." dengan kesal Yesung meletakkan sumpit dan sendok yang sedari tadi dia pakai mengacak-aak makanan hingga menimbulkan suara nyaring akibat benturan sendok dan piring tersebut.

"MinHo maksudmu? dia memang menyebalkan, tapi sebelumnya jika ada seseorang yang menentangnya dia akan langsung membuat anak tersebut menderita" sahut Kim Bum seraya menyeruput Orange Juice yang tadi di pesannya.

"lihat, lihat... dia datang, berjalan dengan dagu terangkat tinggi begitu percaya dirinya dengan rambut keriting anehnya ah dan tak lupa seragam kalian berempat yang berbeda, tentu saja itu tak masalah jika hyungie yang memakainya karena hyungie terlihat tampan..." komentar Yesung saat melihat MinHo masuk ke kantin bersama dengan Kim Joon dan Hyun Jeong. Dengan langkah angkuhnya MinHo berjalan mendekat dan duduk di bangku yang sama dengan Kim Bum.

"tck, siapa yang mempersilakanmu duduk disana Tuan Idiot Lee!" tekan Yesung dengan sinis.

"tck, pendek... jangan membuat masalah sekarang, aku sedang malas berdebat denganmu" jawab MinHo santai.

"hyung~..." rengek Yesung seraya memasang aegyo terbaiknya di depan Kim Bum untuk membelanya.

Dengan salah tingkah Kim Bum menggaruk tengkuknya yang tak gatal. "uh... umh, MinHo-ya aku rasa kau lebih baik pindah" ujar Kim Bum pada MinHo.

Dengan deathglare ganasnya MinHo membalas ucapan Kim Bum "kenapa harus aku menurutiMu Hyung?" balas MinHo dengan beberapa penekanan.

"ya sudah! Aku saja yang pergi..." teriak Yesung tiba-tiba dengan mengerucutkan bibir peachnya, melangkah dengan menghentakkan kakinya kesal menuju keluar kantin.

Dan seringai penuh kemenangan pun tersungging di bibir MinHo, "Dia tambah sangat manis jika sedang kesal" ujar MinHo tanpa sadar membuat ketiga temannya yang mendengar terkekeh geli.

"sepertinya kau harus minta maaf Prince Lee, sebelum dia benar-benar membencimu..." sahut Kim Joon.

"hum~ aku akan..." jawab MinHo menggantung dan hanya beranjak pergi dari situ, entah kemana.

"hah, sangat sulit... si tampan yang mencintai si manis tapi menunjukkan perasaannya dengan salah serta si manis yang menyalah artikan sifat si tampan ..." komentar Hyun Jeong.

#SKIP

School Music's Room

Seorang namja manis dengan kesal menekan tuts piano yang ada di hadapannya menghasilkan nada yang tak beraturan.

"Lee Min Ho... aku sangat kesal padanya!" desis namja manis tersebut seraya mempout bibir imutnya-lagi.

"aku tau..." sahut sebuah suara familiar.

"ya! Keriting aneh, kenapa kau disini?" jerit namja manis itu lagi yang tak lain adalah Kim Yesung.

"aku hanya ingin memberi ini..." ujar MinHo dengan datar seraya menaruh sebuah bingkisan manis di atas piano. "untukmu..." lanjutnya dan beranjak pergi.

"huh?" Yesung hanya bisa termenung dan menatap bingkisan serta punggung MinHo yang perlahan tergantikan dengan pintu yang mengayun tertutup pelan secara bergantian. "apa aku salah lihat?" tanyanya tak percaya dan segera menyambar bingkisan berbentuk persegi panjang tersebut serta penuh rasa penasaran menyobeknya kertas bingkisan.

Mengambil isinya dan merentangkan di depan wajahnya.

'Huh ?'

"MWOYA IGE?" teriak Yesung, saat benda yang tepat di bentangkan di depan wajahnya adalah sebuah Lingerie Sexy plus transparan warna hitam tak lupa sebelumnya tergeletak sepucuk surat dan setangkai mawar merah.

SHOCK? Hanya kata itu yang bisa menggambarkan keadaannya sekarang, sesaat setelah pulih dari masa shock-nya segera Yesung membaca surat yang belum sempat Ia baca tadi.

Hei, jelek...

Aku tau aku terlalu kelewatan, aku~ umh... minta maaf.

Ottae? Lengerie itu aku pilihkan langsung saat di store, aku membayangkan jika kamu yang memakainya pasti akan sangat indah, sexy.

-Blush- Pipi chubby itu memerah saat membaca kalimat itu. Dengan menahan kesal serta malu sekaligus Yesung melanjutkan membaca.

Umh, jangan terlalu senang... aku masih akan membuat hari-harimu penuh kekesalan...

Prince Handsome Lee

"tck, mwoya ige? Dia minta maaf tapi tetap akan mengusiliku, tak usah minta maaf... babbo..." decak Yesung tak percaya dan segera merapikan kembali lingerie yang dia panggil dengan pakaian nista ke tempatnya dan membawanya ke kelas seraya menundukkan kepalanya, menghindari jika ada yang melihat blushing yang masih melekat di pipi chubbynya.

Sementara itu di koridor lain, Si tampan yang barusan saja dari ruang musik tengah tersenyum bak orang idiot.

'kkkk~ aku harus melihat dia memakainya' seringainya seraya berpikiran mesum seperti 'aku akan memakannya dengan senang hati jika Ia memakai lingerie itu di depanku' atau 'dia pasti sangat sexy dengan lingerie itu, pantat kenyalnya serta dada mulusnya yang pasti akan terlihat'.

Hah sepertinya pangeran kita ini benar-benar pervert.

"yo, MinHo ada apa denganmu? Kau tersenyum layaknya orang idiot?" tanya Kim Joon yang disetujui dengan anggukan dari Kim Bum dan Hyun Jeong.

"aniya... langitnya sangat cerah" sahut MinHo dengan tak warasnya karena sejujurnya cuaca saat itu agak mendung.

"heh? Apa dia sudah mulai gila?" tanya Hyun Jeong, yang hanya di jawab dengan kekehan geli dari yang lainnya.

TBC

Hahaiiii Minna-san, sorry baru update saya sibuk... biasa anak tingkat 1

Ini pun saya paksakan karena saya akan temu warga...

See you next time...

Afifa han.