"Bagaimana sekolah kalian nak" Eomma Luhan bertanya pada anaknya dan anak angkatnya Baekhyun setelah mereka berada diruang makan

"Biasa Eomma" Luhan menjawab sekedar karena tidak sopan jika tidak menjawab pertanyaan orang tua

"Sangat menyenangkan Eomma, Baekkie mendapatkan teman sebangku yang tampan, baik, dan pintar" Baekhyun menceritakannya dengan semangat sedangkan Luhan memutar kedua bola matanya mendengar pengakuan Baekhyun tentang Chanyeo yang memang tampan, baik dan pintar

"Lu, lihat Baekhyun. Dia bisa cepat mendapatkan teman, jangan kalah dengan Baekhyun nak" Eomma Luhan tidak mau anaknya ketinggalan punya sahabat disekolah barunya

"Iya Eomma" Luhan menjawab seadanya karena dirinya benar - benar kesal dengan sikap teman sebangku datarnya tersebut

"Jangan iya saja Lu, nanti kau jadi perawan tua jika tidak melirik cowok mulai sekarang" Baekhyun ikutan mengejek Luhan sehingga Luhan hampir saja memukul kepalanya

"AWAS KAU" Luhan hanya berteriak marah namun tangannya tidak bisa menyakiti sepupunya, begitu juga dengan Baekhyun yang tidak bisa menyakiti sepupunya

"Sudah, kalian makan siang dengan baik dan benar" Eomma Luhan yang sudah siap makan langsung meninggalkan meja makan karena dirinya juga pusing dengan keributan yang dibuat kedua anaknya

..

..

..

"Hai Kyungie" Kai menyapa kekasihnya setelah dirinya baru saja keluar dari kelas

"Kenapa lama~" Kyungsoo merengek karena memang dirinya menunggu sudah hampir satu setengah jam lamanya

"Maaf sayang, aku ada les tambahan tadi" Kai mencium kening kekasihnya agar tidak merajuk lagi dan berhasil

"Baik, tetapi kau harus mentraktirku makan siang" Kyungsoo sudah tidak marah dan sekarang perutnya sudah lapar karena kelamaan menunggu kekasih hitamnya sambil berdiri

"Baiklah, aku akan mentraktirmu sampai kau puas" Kai harus merelakan dompetnya berkurang agar kekasih pororonya tidak marah lagi padanya

"Ayo" Kyungsoo menarik tangan Kai hingga menuju parkiran dan menaiki honda bersama kekasihnya

..

..

..

"Sehun, ayo kita keluar" Chanyeol mengajak adik kesayangannya untuk kelua dari rumahnya dan jalan - jalan sambil menghirup udara segar

"Aku sedang malas hyung" Sehun sungguh malas karena memang satu hari ini moodnya sedang buruk ditambah dengan adanya Luhan sebagai teman sebangkunya

"Sehun, kau jangan seperti ini. Kau tidak terlihat seperti Sehun yang selama ini kami kenal" Kris masuk kedalam kamar Sehun karena dirinya sungguh kesal karena sudah lama menunggu namun hasilnya tak kunjung nampak

"Tapi hyu..."

"Tidak ada tapi - tapian, sekarang kau ikut dengan kami" Kris memotong alasan bantahan Sehun dengan tegas dan menyuruh adik kesayangnnya itu untuk menikmati udara daripada seperti orang yang tidak memiliki tujuan hidup didalam kamarnya

"Baiklah" Sehun selalu pasrah dan tidak pernah melawan jika sudah Leader Kris yang mengatakan

"Bagus hyung" Chanyeol memberikan jempolnya kepada sang leader yang selalu bisa memaksa mereka

"Ayo hyung" Sehun sudah keluar dari kamar mandi dan mengganti bajunya dengan cepat

"Ya" mereka semua turun dan masuk kedalam mobil Kris kemudian mereka pergi jalan - jalan sekalian makan siang

"Hyung aku mau bubble tea" setelah putar kebeberapa tempat, tiba - tiba Sehun ingin minum bubble tea

"Apa? Hyung tidak dengar" Kris sengaja

"Sehun mau bubble tea~" Sehun mengatakannya sambil menggunakan mata inocentnya yang membuat Kris tidak mampu

"Masalahnya Hyung tidak membawa uang Sehunnie" Kris mengjahili adik kecil mereka yang terkadang imutnya keterlaluan

"Pokoknya Sehunnie mau bubble tea" Sehun sudah hampir menangis karena keinginannya tidak tercapai

"Baiklah" Kris senang dan membelikkan bubble tea untuk Sehun karena adiknya sudah kembali ke mode normalnya

"Yey" Sehun senang karena pada akhirnya semuanya akan tunduk padanya

..

..

..

"Lu, ayo beli bubble tea. Eomma sedang ingin" Eomma Luhan membawa kunci mobilnya dan berniat membil bubble tea

"Baik Eomma, ayo Baek" Luhan dan Baekhyun langsung menuju mobil dan mereka mencari kedai bubble tea yang biasa mereka kunjungi

"Hah... Segarnya minuman ini" Luhan senang karena setelah sekian lama bisa meminum minuman favoritnya

"Kau benar Lu" Eomma Luhan dan Baekhyun setuju dengan apa yang dikatakan Luhan

"Bi, kami pesan tiga bubble tea rasa choco" Chanyeol memesan tiga bubble tea untuk mereka dengan rasa yang sama yaitu rasa choco favorit Sehun

"Baik, silahkan duduk sambil menunggu" Bibi tersebut membuat pesanan yang dipesan oleh ketiga pria tampan tersebut

Chanyeol dan kedua lainnya masuk kedalam kedai untuk mencari tempat duduk namun pandangannya menemukan Baekhyun bersama yang lainnya.

"Baek" Chanyeol memanggil Baekhyun sedangkan yang dipanggil langsung mengalihkan perhatiannya dari handphone miliknya

"Hai Chanyeol" Baekhyun membalas dengan senyuman manisnya sehingga membuat Eomma Luhan tahu bahwa yang tadi siang dikatakan anak angkatnya adalah pria tersebut yang memang tampan dan baik

"Eomma, perkenalkan dia Chanyeol" Baekhyun memperkenalkan temannya pada sang eomma sedangkan sang eomma hanya tersenyum melihat teman Baekhyun yang ramah

"Annyeong Ahjumma" Chanyeol menyapa ramah kemudian diikuti Kris dan Sehun

"Kalian semua anak yang baik dan tampan" Eomma Luhan sangat senang karena anaknya berteman dengan orang yang baik dan terutama mereka semua tampan

"Terima kasih Ahjumma" Chanyeol jadi malu karena seseorang memuji dirinya

"Jangan panggil Ahjumma, pangil Eomma saja seperti Luhan dan Baekhyun" Eomma Luhan merasa terganggu dengan panggilan Ahjumma untuk dirinya

"Ah.. Baiklah Eomma" Chanyeol mengganti panggilannya ke Eomma Luhan

"Kalian sedang apa nak?" Eomma Luhan bertanya pada ketiga teman anaknya

"Kami membeli bubble tea, sebenarnya cuma Sehun yang suka minum minuman ini Eomma" Chanyeol yang menjawab pertanyaan sang Eomma sedangkan Sehun hanya banyakan diam karena dia baru sadar ada Luhan diantara mereka

"Oh, diantara kami cuma Luhan yang suka minuman ini juga. Jangan - jangan mereka berjodoh karena bubble tea" Eomma Luhan juga menceritakan jika diantara mereka cuma Luhan paling suka dengan namanya bubble tea

"Benarkah" Kris tidak menyangka jika Luhan dan Sehun memiliki banyak kesamaan

"Eomma apaan sih" Luhan kesal karena pastinya semua akan membuli dirinya dan Sehun sehabis ini

"Mana tahu kalian jodoh, tidak ada yang bisa memprediksi masa depan" Eomma Luhan mengatakannya dengan bijak sedangkan Baekhyun menggangukkan kepala tanda setuju

"Betul Eomma" Chanyeol setuju dengan apa yang dikatakan wanita yang sudah berumur tersebut namun Kris tidak berani terlalu dalam untuk membully Sehun karena pastinya yang paling muda diantara mereka akan ngambek seharian dan akan susah untuk membujuknya nanti

"Silahkan diminum" Bibi penjual bubble tea menyerahkan pesanan ketiga sahabat itu dan kemudian mereka meminumnya karena kehausan

"Rasa choco?" Eomma Luhan tidak menyangka jika pria menyukai rasa choco

"Iya Eomma, Sehun yang paling suka rasa choco. Kami hanya mengikutinya saja" Kris menjawab sambil meminum minumannya

"Kalian saja yang suka mengikuti, aku tidak pernah menyuruh kalian" Sehun tidak terima jika dirinya saja yang jadi bahan utama dibicarakan

"Harusnya kau senang Hun, karena kami sayang padamu" Chanyeol merasa sakit karena ucapan sindiran Sehun

"Sayang apanya? Sering membullyku harus kah aku senang pada itu?" Sehun merasa jijik karena ucapan tidak bermutu Chanyeol Hyungnya yang super duper gila

"Itu cuma bercanda dongsaengku sayang" Chanyeol menghancurkan tatan rambut Sehun sehingga membuat Sehun murka karena tangan jahil hyungnya

"Sudah, nanti kalian jadi berkelahi" Eomma Luhan menyuruh keduanya untuk berhenti agar tidak lanjut bertengkar

"Kami tidak pernah sampai berkelahi Eomma" Chanyeol memberitahu bahwa mereka memang tidak pernah sampai berkelahi cuma adu mulut saja

"Tapi kalian pernah jadi anak berandalan kan" Luhan membuka fakta baru tentang ketiganya dan membuat mereka semua terkejut termasuk

"Kau tahu darimana?" Kris tidak menyangka jika Luhan mengetahui sisi lain mereka

"Aku tahu saja" Luhan tidak mungkin mengatakan jika Kyungsoo yang mengatakan karena sudah bisa dipastikan Kyungsoo akan jadi tumbal mereka

"Bukan urusanmu" Sehun menjawab sarkas karena Luhan mengungkit masa lalunya yang kelam sehingga menjadikannya anak berandalan. Sehun keluar dari kedai tersebut sambil berlari pulang kearah rumahnya yang tidak terlalu jauh dari kedai bubble tea tersebut

"SEHUN" Chanyeol dan Kris sibuk memanggil Sehun adik mereka yang tertekan karena diingatkan dengan masa lalu mereka yang kelam

"Dia kenapa" Baekhyun heran kenapa Sehun harus sampai melarikan diri segala

"Yang penting untuk kedepannya kalian tidak boleh mengungkit dan mengatakan bahwa kami pernah menjadi anak berandalan karena itu akan mengingatkannya pada masa lalunya" Kris memperingatkan dengan tegas pada kedua wanita tersebut agar tidak mengatakannya lagi pada Sehun

"Masa lalu? Emangnya kenapa dengan masa lalunya?" Baekhyun mulai kepo sedangkan Kris tidak mampu mengatakan lebih lanjut karena hal tersebut sangat privasi. Mereka mau Sehun yang menceritakannya sendiri pada orang lain bukan melalui mereka berdua

"Kami balik dulu, Eomma" Chanyeol dan Kris pamit kemudian membayar pesanan mereka lalu masuk kedalam mobil dengan buru - buru untuk mengejar adik mereka yang tertekan batinnya

TOK TOK TOK

"Sehun, kau didalam" Chanyeol mengetuk pintu kamar Sehun setelah mereka mendapat info dari pekerja dirumah Sehun bahwa Sehun masuk kedalam kamar dalam keadaan kacau dan membuat mereka jadi takut untuk melihat keadaan adik kesayangan mereka

"Sehun, ayo buka pintunya. Ini Hyung" Kris mencoba untuk berbicara sebagai saudara bukan sebagai teman biasa

CLECK

Pintu akhirnya terbuka dan Sehun langsung memeluk Kris karena dia merasa membutuhkan seseorang untuk membuatnya menjadi lebih tenang.

"Hyung" Sehun menangis didalam pelukan Kris sedangkan Kris mencoba untuk menenangkan adiknya yang masih menangis hebat

"Ayo masuk dulu" Kris membawa Sehun masuk kedalam kamar dan didalam kamar lahh Sehun menangis hebat sedangkan Chanyeol sibuk mengambil air putih untuk adiknya

"Hun minum dulu" Chanyeol menyerahkan gelas tersebut untuk adiknya sedangkan Sehun mau menolak namun dilihatnya Chanyeol dan Kris hyung begitu sedih juga dengan kondisinya membuatnya terpaksa menerima semua bantuan dari kedua hyungnya

"Kau istirahat lahh" Kris menyuruh Sehun untuk beristirahat karena Sehun pasti kelelahan karena sudah banyak menangis ditambah berlarian dari kedai bubble tea kerumah

"Hyung juga" Sehun menepuk tempat tidur yang kosong dan menyuruh kedua hyungnya untuk ikutan tidur dengannya

"Baiklah, selamat istirahat Hun" Kris dan Chanyeol terpkasa ikut berbaring karena dirinya tidak bisa menolak permintaan sang adik walaupun sekecil dan sebesar apapun

"Iya Hyung" Sehun menutup matanya dan mencoba istirahat karena memang dirinya juga kelelahan

..

..

..

"Lu, kau tidak boleh mengungkit masa lalu orang lain kali" Eomma Luhan memarahi anaknya yang baru diketahuinya bisa menyakiti orang lain dengan perkataan tajamnya

"Aku juga tidak tahu jika dia mempunyai masa lalu yang suram" Luhan tidak menyangka jika dirinya bisa menyakiti orang seperti Sehun yang sombong dan berwajah datar

"Makanya lain kali jangan suka menjelekkan orang lain, belum tentu mereka anak seperti itu" Eomma Luhan benar - benar tidak habis pikir dengan jalan pemikiran sang anak

"Besok kau minta maaf saja dengannya" Baekhyun mengusulkan ide tersebut karena jujur saja dirinya juga merasa kecewa dengan perkataan kasar Luhan

"Iya" Luhan memastikan bahwa besok dirinya harus meminta maaf dan harus mendapatkan maaf dari Sehun atas ucapannya tadi

~TBC~