"Hyung, ayo bangun kita mau sekolah" Sehun membangunkan kedua hyungnya agar pergi kesekolah

"Nghh..." Kris bangun terpaksa karena dirinya masih mengantuk

"Sehun, kau sudah sembuh?" Kris mengecek keadaan Sehun yang masih belum sembuh, adiknya terkena demam

"Sudah hyung"

"Kau dirumah saja, karena kau masih demam" Kris membangunkan Chanyeol untuk pergi bergegas karena mereka berdua akan bersekolah kecuali Sehun yang masih sakit

"Hyung, aku sudah sembuh" Sehun merengek pada hyungnya karena jujur saja demam yang dialaminya tidak terlalu menggangu keadaannya

"Tidak" Kris berkata tegas bahwa adiknya tidak akan sekolah dalam keadaan sakit namun Sehun memakai cara licik untuk membuat hyungnya setuju jika dirinya akan kesekolah

"Arghh... Sakit Hun" Sehun meremas selangkangan hyungnya dari belakang untuk mengancam hyungnya, dan ini merupakan kebiasaan mereka jika kehendak mereka tidak dikabulkan

"Hyung, aku mau kesekolah. Boleh kan" Sehun mengatakannya dengan imut sambil memperkuat remasannya pada selangkangan Kris yang sudah membesar

"Arghh... Baiklah.. Kau boleh sekolah... Argh..." Kris tidak bisa mengatakan tidak karena selangkangannya akan jadi korban kekerasan Sehun

"Terima kasih Hyung" Sehun meremas kuat untuk terakhir kalinya dan melepaskan tangannya dari selangkan Kris

"Kau kejam sekali Hun" Chanyeol bergidik ngeri jika punyanya diremas kuat oleh Sehun

"Maknae selalu menang, ayo mandi" Sehun menarik kedua hyungnya untuk masuk kedalam kamar mandi bersama dan mandi bersama karena waktu sangat tipis mengingat mereka lambat bangun

Setelah berpakaian seragam, Sehun dan lainnya membawa bekal dan memakannya dijalan. Kemudian mobil Kris menuju arah sekolah dan selama diperjalanan Sehun lebih banyak menyuapi kedua hyungnya, terutama Kris yang sibuk menyetir.

"Hyung jangan gigit tanganku" Sehun kesal karena Kris hyung menggigit tangannya ketika dirinya menyuapi sang hyung

"Itu tangan ya, kirain roti habisnya warnanya mirip" Kris masih sempat bercanda dan kemudian Sehun kembali mengjahili Kris untuk kedua kalinya hari ini

Tangan Sehun merambat kepaha Kris dan meremas kuat penis Kris yang masih terbungkus celana sekolah.

"ARGH... SEHUN KAU KEJAM SEKALI" Kris kesakitan karena ulah adik kecilnya yang selalu menyakiti aset berharganya sebagai pria

"Masih berani gigit tangan Sehun?" Sehun bertanya sambil memperkeras remasannya pada selangkangan Kris hyung yang sudah sering dilihatnya ketika mandi. Namun punyanya masih lebih besar daripada kedua hyungnya

"Nggakk,... ARGH... Ampun Sehun" Kris menjerit kesakitan dan tangan Sehun sudah lepas dari selangkangan hyungnya

"Sudah, ayo jalan" Sehun menyuruh kedua hyungnya untuk melanjutkan perjalanan kesekolah setelah mereka selesai memakan bekal

..

..

..

"Baekhyun, ayo cepat nanti terlambat" Luhan mengomel dipagi hari karena Baekhyun sangat - sangat lambat

"Sabar bawel" Baekhyun mengumpat Luhan yang terkadang melebihi ahjuma penjual sayur dipasar

"Apa kau bilang" Luhan geram karena dibandingkan dengan dirinya, kata bawel dan cerewet itu lebih cocok pada Baekhyun

"Ayo, nanti terlambat" Baekhyun dengan seenak jidatnya menarik tangan Luhan hingga masuk kedalam mobil, dan Luhan malas berdebat dengan sepupunya yang kurang waras ini

Setelah sampai disekolah Luhan langsung melihat Sehun cs baru saja turun dari mobil dan itulah membuat Luhan terburu - buru untuk menghampiri Sehun.

"YAK! LU" Baekhyun tidak terima karena dirinya ditinggal sendirian dan berusaha mengejar Luhan

"SEHUN" Luhan memanggil orang tersebut tanpa malu karena berteriak keras dan membuat banyak orang syok termasuk fans Sehun karena wanita tersebut dengan beraninya meneriaki idola mereka

"Mau apa lagi dia" Sehun malas untuk menjawab dan melanjytkan langkahnya menuju kelas dan tidak mempedulikan teriakan Luhan sedangkan Kris dan Chanyeol tidak bisa berkata apa - apa karena itu mereka hanya diam dan mengikuti sang maknae

"YAK! Kau gila, aku mencarimu" Luhan memaki Sehun setelah dirinya mengepung Sehun yang memasang wajah malasnya

"Kau yang gila karena mengejarku" Sehun membalas cuek karena memang dari awal dirinya tidak terlalu menyukai keberadaan mahluk yang didepannya

"Aku... Aku mau meminta maaf" Luhan ragu pada awalnya namun dirinya sungguh merasa bersalah atas kejadian kemarin

"Oh, jadi begini caramu meminta maaf. Meneriaki nama orang tanpa tahu malu, memanggil orang dengan kata gila, dan terakhir dengan polosnya mengatakan maaf?" Sehun menatap datar wanita didepannya yang sudah membuatnya gila

"Aku... Pokoknya aku minta maaf" Luhan sebenarnya malu karena cara meminta maafnya tidak benar dan tulus

"Jangan pernah muncul didepanku lagi" Sehun meninggalkan Luhan yang mematung karena ini pertama kali dirinya tidak diacuhkan orang lain

"Apa?" Luhan benar - benar kesal dibuat pria yang bernama Sehun tersebut

..

..

..

"Hun, ayo kekantin" Chanyeol mengajak adiknya untuk kekantin sedangkan Kris sudah duluan disana agar memesan makanan dan bangku duluan

"Sabar Hyung" Sehun menyimpan semua peralatannya dan cuma mengambil handphonenya saja

Mereka berjalan kekantin dengan tenang hanya fans saja yang banyakan berteriak dan ada juga yang berteriak histeris karena melihat kedua pangeran tersebut.

"Sehun, Chanyeol" Kris melambaikan tangannya ketika melihat kedua temannya memasuki kantin

"Ayo hyung" Sehun mengajak Chanyeol mendekati arah meja Kris sedangkan Kris yang sudah selesai memesan semua menu makanan hanya tinggal menunggu kedua sahabatnya

"Kenapa banyak kali hyung" setelah mereka berdua duduk, Sehun heran kenapa banyak sekali makanan yang dipesan Kris Hyung

"Iya, kau harus banyak makan Hun" Sehun terkejut karena ujung - ujugnya dirinya lahh yang akan menghabiskan semua makanan tersebut

"Hyung, aku tidak bisa makan banyak. Nanti aku gemuk" Sehun tidak mungkin makan banyak dan menghancurkan niatnya selama ini untuk membentuk badan yang kekar seperti kedua hyungnya

"Nanti Hyung bantu kalau kau tidak bisa menghabiskannya" Chanyeol tidak tega menyuruh adiknya untuk memakan semua makanan yang terlalu banyak dimakan untuk seorang diri

"Baiklah" Sehun merasa bebannya sudah terangkat karena kedua hyungnya akan membantunya

Mereka makan dengan tenang namun Baekhyun cs datang menghampiri Chanyeol sedangkan Luhan mendekat kearah Chanyeol dengan ogah - ogahan karena ada Sehun si tembok datar.

"Hai Chan" Baekhyun meyapa sahabatnya, mungkin Baekhyun sudah jatuh cinta pada pesona Chanyeol

"Hai semua" Chanyeol membalas ramah semuanya sambil menunjukkan senyum pepsodentnya yang mempesona

"Boleh kami duduk disini?" Baekhyun bertanya hal tersebut karena dilihat secara detail bahwa kantin tersebut sudah padat

"Nghh... Boleh" Sehun yang menjawab karena Kris dan Chanyeol tidak berani merusak mood adek mereka yang sedang baik sedangkan Sehun kasihan juga karena kantin padat sehingga membiarkan Baekhyun cs satu meja dengan mereka

"Terima kasih Hun" Baekhyun memberikan kedipan matanya untuk Sehun sebagai ucapan terima kasih

"Biar aku yang pesan" Luhan beranjak untuk memesan makanan karena jika lama - lama berdekatan dengan Sehun membuatnya semakin mual dan bertambah kesal

"Kenapa dia jadi rajin?" Baekhyun heran dengan sikap Luhan yang berubah dari biasanya malas menjadi rajin

"Biasa" Kyungsoo menjawab sekilas karena Luhan sudah menceritakan semuanya padanya tadi pagi

"Kalian nanti siang kemana?" Baekhyun bertanya karena dirinya ingin mengajak semua teman - temannya untuk jalan - jalan

"Tidak ada, kenapa?" Chanyeol menjawab karena memang jadwal mereka kosong

"Aku mau mengajak kalian untuk main - main kerumah Luhan yang di Ganggam" Baekhyun memang berencana untuk berliburan karena besok adalah tanggal merah

"Bagaimana, kalian mau" Chanyeol bertanya pada kedua sahabatnya

"Aku setuju" Kris setuju karena dirinya akan merasa bosan jika dirumah saja

"Nggak..." Sehun menjawab dengan singkat padat dan jelas sehingga membuat kedua hyungnya terkejut

"Kenapa tidak? Kau akan bosan dirumah sendirian" Chanyeol heran dengan sikap Sehun yang berubah akhir - akhir ini

"Pokoknya aku tidak mau" Sehun sudah mulai merajuk karena dipaksa kedua hyungnya

"Ngomong - ngomong kenapa kau mau kerumahnya Luhan Baek?" Chanyeol heran kenapa selalu Luhan yang dibicarakan

"Ah... Itu karena dia sepupuku dan rumahnya di Korea sedangkan rumahku di Jepang"

"Oh, baiklah" Chanyeol cs sudah mengerti kenapa Baekhyun dan Luhan sangat akrab

"Makanan datang" Luhan datang sambil membawa makanan dan duduk tepat didepan Sehun dengan terpaksa

"Lu, ngomong - ngomong besok libur. Bagaimana kalau kita semua pergi kerumahmu di Ganggam" Baekhyun bertanya dengan manis kepada Luhan sedangkan Luhan terkejut karena semuanya terlalu tiba - tiba

"Boleh" Luhan tidak bisa menolak apalagi melihat tatapan Kris dan Chanyeol yang membuatnya sulit mengatakan Tidak. Sebenarnya Luhan tidak mau jika Sehun ikut kerumahnya namun apa yang bisa dikatakan jika dirinya terlalu lemah untuk menolak permintaan sepupu cerewetnya

"Terima kasih sayang" Baekhyun mencium pipi Luhan singkat dan hal itu membuat Sehun ingin mual karena Luhan adalah wanita yang sombong sedangkan sepupunya sangat friendly

..

..

..

"Sehun, kau ikut dengan kami saja" Kris ragu untuk meninggalkan Sehun sendirian dirumah karena takut adik mereka kembali teringat masa lalunya yang suram dan akan membahayakan dirinya sendiri

"Tidak Hyung" Sehun malas berdebat dengan hyungnya

"Hyung janji jika Sehun ikut, maka semua permintaan Sehun akan Hyung kabulkan" ini adalah trick jitu Kris untuk menyuruh adiknya agar mengikuti perintahnya

"Bagaimana ya?" Sehun berpikir apakah dia akan menerima tawaran hyungnya atau tidak

"Ayolah" Kris memohon karena jujur saja dirinya merasa takut dengan kondisi adiknya

"Baiklah, Sehun ikut tetapi Hyung harus berjanji untuk menepati semua permintaan Sehun" Sehun setuju namun jika permintaannya dikabulkan

"Iya, tetapi jangan yang macam - macam" Kris teringat terakhir kali permintaan Sehun yang tidak masuk akal yaitu menari lagu Growl milik EXO sambil telanjang dan video akan dipost ke instagram

"Iya Hyung" Sehun menganggukkan kepala tanda setuju jika permintaannya tidak aneh - aneh

"Baiklah" Kris setuju pada akhirnya

"Ayo cepat Hun, nanti kita telat" Kris mengganti bajunnya serta menyuruh adiknya untuk mengganti baju sedangkan Chanyeol sudah lama siap

"Iya" Sehun memakai baju dengan buru - buru karena hyungnya mau cepat

"Ayo" Kris menarik tangan Sehun masuk kedalam mobil sedangkan wajah Sehun sudah masam karena kesal dengan hyungnya

TIT TIT

"Sabar" Baekhyun berteriak dari dalam rumah namun suaranya sangat kedengaran hingga mobil mereka

"Itu suara manusia atau suara setan" Sehun tidak menyangka jika Baekhyun memiliki suara seperti itu

"Tidak tahu" Kris dan Chanyeol kompak menjawab karena dirinya juga terkejut dengan suara tersebut yang mencapai sepuluh oktaf jika dihitung

CLECK

"Hai, sorry terlambat ya" Baekhyun malu karena dirinya terlambat dan sudah membuat ketiga cowok tampan tersebut menunggu dirinya

"Ya, silahkan masuk" Chanyol menyuruh Baekhyun dan Luhan masuk setelah menyimpan sebuah tas yang berat

"Ini tas siapa? Kenapa berat" Kris yang biasanya bisa mengangkat semua beban terkejut karena tas yang dibawa Baekhyun sangat berat

"Itu punya Baekhyun. Tasnya selalu berat, Baek kita mau jalan - jalan bukan berlibur keluar negeri" Luhan kesal karena sepupunya selalu membawa tas yang berat walaupun perjalanan singkat

"Sudahlah" Kris melerai pertengkaran kecil Luhan dan Baekhyun karena bisa - bisa mereka yang tukik mendengar teriakan Baekhyun

Selama diperjalanan banyak dihabiskan oleh Baekhyun untuk bertanya hal - hala umum kepada ketiga pria tampan tersebut dan sampai bertanya hal privasi. Mereka semua baru tahu kalau Baekhyun memiliki mulut yang sangat banyak dan besar namun suaranya tidak pernah habis.

~TBC~