Hikari No Yami

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto

Genre : Adventure, Friendship, Fantasy, Family ( Mudah mudah bisa buat adegan Romance and Humor )

Pair : Naruto U x….

Rating : T semi M


Sekarang ini, terlihat di sebuah kompleks yang memiliki perumahan yang masih sangat tradisional, dan di setiap tembok rumah tersebut terdapat sebuah lambang klan. Klan tertua di Konohagakure, mereka adalah klan Uchiha.

Dan di suatu rumah yang terlihat tradisional namun memiliki ukuran yang cukup besar , dan terlihat di dalam rumah tersebut, terlihat seorang perempuan yang memiliki rambut hitam panjang, bermata onyx, serta berkelit putih, mengenakan blus ungu gelap sederhana dengan rok merah plum, dan mengenakan celemek kuning terang yang dikenal di atas blusnya.

Perempuan tersebut terlihat sedang mengobati seorang anak laki laki berambut kuning jabrik, bermata blue-safir, dan mengenakan pakaian serba hitam, dia lah karakter utama kita Uzumaki Naruto.

Saat ini Naruto berada di dalam rumah dari teman baru nya, Sasuke Uchiha, dan sekarang terlihat Naruto sedang di obati oleh sang Ka-san nya Sasuke, Mikoto Uchiha. Istri di pemimpin Uchiha Fugaku Uchiha.

" I..ittai Oba-san " ucap Naruto kesakitan

Pada bagian pipi Naruto terdapat sebuah luka lebam, akibat dari pukulan Menma. Dan di sekujur tubuh nya terdapat beberapa luka bakar kecil akibat menerobos api yang membakar akademi.

" Makanya, tenang dulu. Biar Oba-san obati " ucap Mikoto dengan lembut.

" Tidak Usah Oba-san, nanti luka ku pasti akan membaik kok " ucap Naruto sambil memperlihatkan senyuman palsu nya.

" Namamu Naruto bukan ? "

" Ya Oba-san, memangnya ada yang aneh dengan nama ku ? " tanya Naruto

" Tidak hanya saja kau mirip dengan Youndaime, apa kau anak nya Youndaime ? " tanya Mikoto

Deg

Seketika Naruto terkejut, akibat masih ada yang mengatakan bahwa dia mirip dengan Youndaime. Padahal selama ini tidak ada yang mengatakan bahwa dia mirip dengan Youndaime. Naruto yang terus terusan mengingat kembali kenangan kenangan nya yang pahit, mulai meneteskan air mata.

Mikoto yang melihat Naruto meneteskan air mata mulai khawatir.

" Maaf, apa aku mengatakan sesuatu yang membuat mu tersinggung Naruto ? "

Naruto pun menegakan kepala nya, dan berusaha menetap Mikoto, meski dia mengingat kenangan pahit nya.

" Tidak Oba-san tidak mengatakan sesuatu yang membuat ku tersinggung kok " ucap Naruto sambil tersenyum palsu ke arah Mikoto.

" Lalu kenapa kau menangis, coba kau ceritakan. Mungkin Oba-san bisa bantu ? "

" Tidak apa kok, aku hanya sedih saja sebab Hiks...baru kali ini aku mendengar ada yang mengatakan bahwa aku mirip Youndaime Hiks...Hiks..." ucap Naruto.

Naruto terus menerus menangis, dan kembali lagi dia mengingat kenangan pahit nya. Mikoto yang tidak tega melihat Naruto, mulai mengarahkan tangan kanannya ke pipi Naruto, dan Mikoto pun membersihkan air mata yang terus mengalir di pipi Naruto.

Sekali lagi, Naruto harus dikejutkan akibat dari kehangatan yang menerpa pipi nya.

" Jadi benar kau anak Youndaime ? "

Dan dibalas dengan anggukan kepala Naruto.

" Dulu aku memang anak Youndaime, namun dua tahun yang lalu aku bukan lagi anak Youndaime " ucap Naruto

Mikoto yang mendengar perkataan Naruto terkejut.

" Kenapa kau bilang dulu ? "

" Itu karena aku sudah di usir oleh Youndaime dari kelurga nya " ucap Naruto

Naruto kembali menangis akibat harus menceritakan kenangan buruk nya, Mikoto pun mengarahkan kedua tangan nya ke punggung Naruto, dan mulai menekankan punggung Naruto ke dalam pelukan Mikoto.

" Stttttts, jika kau ingin menangis, menangis lah. Aku akan mendengar kan keluh kesal mu Naruto. "

Naruto pun mempererat pelukan nya kepada Mikoto, Naruto benar benar merasakan kehangatan yang belum pernah dia rasakan, bahkan kehangatan ini tidak pernah dia rasakan dari pelukan Ka-chan nya.

Tidak jauh dari tempat Mikoto memeluk Naruto, terlihat tiga orang yang seperti nya memperhatikan kegiatan yang dilakukan oleh Mikoto. Mereka adalah Fugaku Uchiha, Itachi Uchiha, dan Sasuke Uchiha.

Terlihat Itachi yang tersenyum tipis, dan juga terlihat Fugaku yang tersenyum tipis, berbeda dengan Fugaku dan Itachi. Terlihat sedari tadi Sasuke yang melototi Naruto dengan tajam nya. Itachi yang melihat gerak gerik Sasuke mulai menepuk bahu Sasuke.

" Hei kau kenapa ? " tanya Itachi

" Tidak kenapa napa "

" Benarkah, apa jangan jangan kau cemburu Naruto di peluk Ka-san ? "

" Tidak, sudah lah Aniki, ayo kita latihan " Ucap Sasuke mengalihkan topik.

" Tentu, ayo kita ke Training Ground "

Itachi dan Sasuke pun pergi meninggalkan Tou-san nya.

Sementara itu, Naruto yang sudah mulai merasa baikan, mulai melepas pelukan Mikoto.

" Terima kasih Oba-san aku sudah baikan sekarang " ucap Naruto

" Begitu, syukur lah. Apa kau sudah makan siang ? " tanya Mikoto

" Sudah kok Oba... "

Kriyuuuuuuuyt

Namun kenyataan berkata lain, perut Naruto tiba tiba saja berbunyi, sebab dari pagi dia belum mengisi perut nya dengan makanan apa pun.

" Kau berbohong, sudahlah. Ayo kita makan siang sekarang. Ku rasa suami ku juga sudah menunggu " ucap Mikoto

Fugaku yang mendengar perkataan dari sang Istri hanya dapat menahan malu.

" Naruto perkenalkan ini suami ku, dan Fugaku ini Naruto "

" Sa...salam kenal Jiji " ucap Naruto

" Hn salam kenal " ucap Fugaku

Mikoto yang mendengar salam sapaan dari sang suami nya, mulai merasa marah.

Bruaagh

Dan dengan sekali pukulan, terpental lah Fugaku ke luar rumah, bahkan mengakibatkan dinding rumah nya hancur. Sementara para penghuni komplek Uchiha hanya dapat menahan nafas, sebab jika Mikoto sudah memukul Fugaku, maka itu merupakan akhir dari Fugaku Uchiha sang pemimpin Uchiha.

" Ucapkan salam yang benar Fugaku " teriak Mikoto.

" Hai Mikoto-sama " ucap Fugaku sambil memberi hormat kepada Mikoto.

Naruto yang melihat kejadian tersebut, hanya dapat tersenyum miris , akibat kejadian tersebut pernah terjadi di rumah nya yang dulu.

" Maaf Oba-san, seperti aku tidak bisa ikut makan siang bersama Oba-san. Jadi aku pulang dulu ya. Ja nee " ucap Naruto

Dan tanpa menunggu jawaban dari Mikoto, Naruto sudah pergi meninggalkan kediaman Uchiha.


Saat ini Naruto sedang berada di apartemennya. Setelah pergi dari komplek Uchiha, dia langsung pergi menuju apartemen nya. Saat ini terlihat Naruto sedang menyiapkan makan siang untuk nya, makan siang Naruto saat ini adalah sebuah ramen cup. Setelah menunggu 5 menit akhirnya nya ramen yang dimasak Naruto sudah matang.

Tok...tok...tok

Tiba tiba terdengar sebuah suara ketukan pintu, Naruto pun pergi menuju pintu depan nya. Ketika Naruto membukan pintunya, terlihat seorang wanita setengah baya dengan rambut merah nya yang panjang.

Naruto yang mengenal wanita tersebut merasa heran. Kenapa wanita ini datang menemui nya secara terang terangan. Seharusnya dia mendatangi Naruto secara sembunyi sembunyi.

" Ada apa ka-chan kemari ? " tanya Naruto

Bukan nya menjawab, Kushina malah melayang kan pukulannya telak ke kepala Naruto.

Bruagh

Seketika tubuh Naruto terlempar menuju tembok rumah nya.

" Ouch... "

Naruto pun memuntahkan darah segar dari mulut nya.

" Dasar anak tidak tau diri, seharusnya kau berterima kasih. Aku sudah berbaik hati menyayangi mu, namun kau malah melukai Menma " teriak Kushina " Dasar anak sampah. Mulai sekarang kau tidak akan aku anggap sebagai anak ku " ucap Kushina

Kushina pun pergi meninggalkan apartemen Naruto tanpa mempedulikan keadaan Naruto yang saat ini terlihat begitu mengerikan.

Sementara itu, para penduduk yang melihat kejadian tersebut mulai merasa kasihan terhadap Naruto. Para penduduk desa berpikir apa salah Naruto, sehingga para penduduk membenci nya, padahal mereka hanya membenci Menma, namun mereka melampiaskan kekesalannya ke pada Naruto, anak yang tidak tau apa apa.

Ketika para penduduk yang sudah melihat Kushina pergi menjauh dari sana, para penduduk pun pergi menuju apartemen Naruto. Mereka berencana akan merawat Naruto.

Tidak jauh dari apartemen Naruto, terlihat sosok pria yang memiliki rambut berwarna merah yang menutupi kedua mata nya, dan pria tersebut mengenakan sebuah jubah berwarna hitam dengan aksen beberapa awan merah di jubah tersebut.

" Tidak kusangka, ternyata masih ada anak yang lebih menderita dari ku ? " ucap pria tersebut.

Pria tersebut pun menghilang menggunakan Jutsu nya. Sepeninggal pria tersebut, tiba tiba datang lah Mikoto yang sedang melewati perumahan para penduduk. Ketika Mikoto melihat kerumunan para penduduk di sebuah apartemen, Mikoto pun pergi menuju kerumunan para penduduk.

" Permisi, ada apa ini ? " tanya Mikoto

" Ah...tidak ada. Hanya saja Kushina-sama baru saja memukul Naruto, dan sekarang para penduduk sedang mengobati luka nya " ucap salah satu penduduk.

Seketika Mikoto pun terkejut, Mikoto pun berlari menuju ke apartemen Naruto. Ketika Mikoto sampai di apartemennya Naruto. Terlihat kondisi apartemen Naruto yang cukup mengerikan. Terlihat beberapa perabot rumah tangga hancur, dan terdapat sebuah darah di lantai apartemen Naruto.

Mikoto pun melihat sebuah kerumunan para penduduk di sebuah ruangan, Mikoto pun pergi menuju kerumunan para penduduk tersebut. Dan terlihat kondisi Naruto sangat mengerikan. Terdapat beberapa luka di wajah nya. Sementara pada bagian tubuh nya masih baik baik saja.

"Naruto " teriak Mikoto

Mikoto pun meletakan kedua telapak tangan nya di dada Naruto, dan seketika cahaya berwarna hijau muncul dari tangan Mikoto. Namun usaha Mikoto sia sia, tubuh Naruto menolak Chakra yang aka. Di berikan oleh Mikoto. Sementara pra penduduk hanya dapat bersedih.

" Kenapa ini " tanya Mikoto.

Mikoto terus berusaha untuk menyalurkan Chakra nya kepada Naruto, namun tubuh Naruto selalu menolak Chakra yang akan di berikan oleh Mikoto.

Boft

Tiba tiba, muncul sebuah asap di apartemennya Naruto, ketika asap tersebut menghilang terlihat seorang Anbu yang mengenakan topeng gagak. Mikoto yang mengenal Anbu tersebut, mulai berdiri di depan Anbu tersebut.

" Shisui cepat kau bawa Naruto ke rumah sakit? " ucap Mikoto

Saat ini Mikoto tidak memperdulikan status Anbu tersebut, dan dengan sigap nya Anbu tersebut mengangkat tubuh Naruto, dan seketika Anbu tersebut menghilang mengunakan salah satu Jutsu nya yaitu Shunshin no Jutsu.

Konoha Hospital

Terlihat di sebuah ruangan yang serba putih, di ruangan tersebut terlihat seorang anak laki laki yang memiliki rambut jabrik berwarna kuning, dan pada bagian wajah nya terlihat dibungkus oleh perban perban. Dialah Uzumaki Naruto, salah satu pasien yang mengalami luka cukup parah pada wajah nya.

Tulang tengkorak Naruto mengalami retak akibat dari pukulan Kushina, dan pada bagian punggung nya tulang nya pun retak akibat benturan dengan tembok, dan di samping Naruto terlihat seorang wanita setengah baya yang memiliki rambut berwarna hitam panjang, serta bola mat onyx, mengenakan pakaian blus berwarna hitam, mengenakan rok merah plum, serta mengenakan sebuah celemek kuning di atas blusnya.

Disamping wanita tersebut berdiri seorang laki laki yang mengenakan pakaian khas Jonin, serta memiliki rambut berwarna hitam.

" Mikoto kau tetap di sini, aku akan menemui Youndaime Hokage "

" Hai, tapi kau jangan membuat masalah ya Fugaku ? "

" Aku tidak bisa janji "

Boft

Seketika Fugaku menghilang dari ruangan rumah sakit tersebut, di pangkuan Mikoto terlihat seorang anak laki laki yang seumur dengan Naruto, dialah teman sekaligus sahabat pertama Naruto dialah Sasuke. Terlihat Sasuke yang tertidur di pangkuan Mikoto.

Sudah dua hari Naruto tidak sadarkan diri, kata dokter kecil kemungkinan Naruto untuk sadar. Sebab selain bagian tengkorak Naruto yang retak, masih ada lagi yang mengalami kerusakan, yaitu otak.

Otak Naruto mengalami benturan yang sangat kuat, sehingga mengalami kerusakan yang sangat parah. Meski Kushina hamil, tetap saja dia seorang Ninja. Menurut pernyataan dari para penduduk. Kushina memukul Naruto sekuat tenaga nya, dan kemungkinan Kushina mengalirkan Chakra nya ke pukulan nya, sehingga membuat Naruto seperti ini.

Sementara itu, di dalam Minscipe Naruto.


° Minscipe °

Terlihat di sebuah tempat yang digenangi oleh air, dan terdapat sebuah penjara berwarna merah yang memiliki celah celah yang begitu besar di setiap bagian nya, dan di depan penjara tersebut terlihat seorang anak laki laki yang memiliki rambut jabrik berwarna kuning yang sedang mengapung di permukaan air tersebut.

Di dalam penjara tersebut terlihat seekor rubah berwarna oranye yang memiliki ukuran tubuh yang sangat besar, dan dibelakang nya terdapat ekor yang berjumlah sembilan, dan kesembilan ekor tersebut melambai lambaikan menandakan bahwa rubah tersebut masih hidup.

Tiba tiba, air yang menggenang lorong tersebut tiba tiba berubah menjadi gelembung gelembung. Gelembung gelembung tersebut semakin lama semakin banyak, dan terlihat beberapa gelembung yang beterbangan di sekitar Naruto.

" Akhirnya kau muncul juga pak tua ? " ucap rubah tersebut a.k.a Kurama.

Gelembung gelembung tersebut mulai menyatu, gelembung gelembung tersebut membentuk tubuh seorang manusia, dan ketika seluruh gelembung tersebut sudah berkumpul menjadi sebuah tubuh, tiba tiba gelembung gelembung tersebut pecah.

Ctaang

Ketika gelembung gelembung tersebut pecah, terlihat lah seorang pria yang memiliki rambut jabrik berwarna putih, pada dahinya terdapat sebuah lingkaran, terdapat dua tanduk di kepala nya, kedua mata nya berwarna ungu dengan membentuk pola riak air. Mengenakan pakaian serba putih, dan pada kerah dan punggung nya terdapat magatama .

" Seperti biasa, ucapan selalu kasar Kurama " ucap pria tersebut

" Ada apa kau kemari, ku rasa kau tidak kesini hanya untuk menyapa ku bukan Rikudo Sennin "

" Tentu saja tidak, aku kesini ingin menemui Reinkarnasi dari Anak ku " ucap Rikudo

" Maksud mu, Naruto merupakan Reinkarnasi dari salah satu dari Anak mu ? "

" Tidak, tapi dia merupakan Reinkarnasi dari kedua anak ku Indra dan Ashura "

" Apa bagaimana bisa, seharusnya dia hanya memiliki satu Reinkarnasi, bukan dua "

" Kau benar, tapi dalam kasus Naruto berbeda, dia merupakan Reinkarnasi dari kedua nya, namun yang unik nya Naruto hanya memiliki setengah dari kekuatan mereka "

" Setengah, berarti masih ada yang akan menjadi Reinkarnasi dari Indra dan Ashura ? " tanya Kurama

" Tentu saja, Naruto akan menjadi penengah dari kedua Reinkarnasi dari Indra dan Ashura "

" Ku rasa Naruto tidak akan bisa menjadi penengah dari merek " ucap Kurama sambil tersenyum miris terhadap tubuh Naruto yang terbungkus oleh gelembung gelembung tersebut.

" Tidak, dia akan menjadi penengah dari mereka, namun menurut ramalan ku Naruto akan membangkitkan sebuah Doujutsu yang akan melebihi dari Sharingan, Byakugan dan Rinnegan "

" Begitu, tapi untuk saat ini. Apa yang akan terjadi pada Naruto, otak nya sudah rusak, dan jika di teruskan dia akan menjadi seperti boneka "

" Otaknya akan segera kembali, kau lupa Naruto Reinkarnasi dari siapa. Mungkin akan memakan waktu yang lama, namun seiring berjalannya waktu maka otak Naruto akan segera kembali, dan segel yang pernah ku pasang akan lepas "

" Begitu, dan selama itu pula aku akan menjaga tubuh Naruto "

" Kau benar, kau tetap beri Chakra mu kepada Naruto "

" Hai "

" Kalau begitu, aku pergi dulu, dan aku akan kembali lagi disaat Naruto akan sadar "

Tubuh Rikudo Sannin pun mulai memudar dan mengeluarkan cahaya, semakin lama tubuh Rikudo Sannin mulai menghilang. Ketika seluruh tubuh Rikudo menghilang, terlihat sebuah segel yang berada di telapak tangan kanan Naruto.

° Minscipe Off °


1 Years ago. In Konoha Hospital

Hari demi hari mulai berganti, bulan demi bulan mulai berganti, dan sekarang tepat satu tahun Naruto di rawat di rumah sakit. Dan selama itu pula Naruto belum sadarkan diri. Penampilan Naruto yang dulu dan sekarang tidak lah beda, rambut jabrik nya tetap pendek. Sebab Mikoto sering memotong rambut Naruto jika sudah mulai memanjang. Namun selama Naruto belum sadarkan di banyak hal yang berubah.

Dimulai dari lahirnya anak ketiga dari Minato dan Kushina. Anak ketiga mereka berjenis kelamin perempuan, anak mereka memiliki ciri khas yaitu memiliki rambut berwarna merah, serta memiliki bola mata berwarna Violet. Mereka memberi nama anak untuk anak perempuan mereka adakah Mito, Namikaze Mito.

Lalu di kediaman Uchiha juga bertambah satu orang anggota baru, yaitu anak ketiga dari Fugaku dan Mikoto, anak mereka berjenis kelamin perempuan. Memiliki ciri khas yang sama dengan Ka-san nya, yaitu memiliki rambut berwarna hitam serta memiliki kulit putih, serta memiliki bola mata Onyx. Anak tersebut bernama Satsuki, Uchiha Satsuki. Plesetan dari Sasuke.

Yang terakhir, yang bertugas untuk merawat Naruto bukan lagi seorang dokter, tapi merupakan seorang legenda Sannin. Tsunade Senju, Tsunade sudah merawat Naruto selama kurang lebih sepuluh bulan.

Sekarang merupakan hi dimana tepat nya Naruto dirawat di rumah sakit, dan saat ini juga merupakan hari ulang tahun putri Hokage yaitu Namikaze Mito. Selama Naruto di rawat di rumah sakit biayanya di tanggung oleh Tsunade.

Tsunade sudah mengetahui masa lalu Naruto dari Mikoto, dan selama Naruto dirawat hanya Mikoto dan keluarga Uchiha saja yang datang menjenguk nya. Lalu setelah inside Naruto masuk rumah sakit, sifat Kushina mulai berubah, mulai dari menyayangi Naruto sampai membencinya.

Lalu hubungan antara keluarga Namikaze dan keluarga Uchiha tidak lah baik. Semenjak inside Naruto masuk rumah sakit, hubungan Uchiha dan Namikaze pun retak.


° Minscipe °

Terlihat di sebuah ruangan yang dulunya digenangi air, sekarang sudah berubah menjadi ruangan yang dipenuhi oleh gelembung gelembung. Gelembung gelembung tersebut berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan Naruto.

Sementara itu, terlihat Kurama yang sedang bermeditasi untuk mengumpulkan Chakra nya. Tiba tiba muncul sebuah cahaya di sekitar Naruto, ketika Cahaya tersebut menghilang terlihat Rikudo Sannin yang berdiri di depan tubuh Naruto.

" Apa sudah saat nya ? " tanya Kurama

" Ya, sudah saat nya dia bangun "

Terlihat gelembung gelembung yang mengelilingi Naruto mulai berubah menjadi butiran butiran air, dan butiran air tersebut kembali menggenangi lorong tersebut. Terlihat saat ini Naruto yang sedang berusaha membuka mata nya, dan ketika Naruto membuka mata nya hal yang pertama kali dia lihat adalah sebuah penjara.

" Ugh...dimana aku " tanya Naruto sambil memegang kepala nya

" Kau berada di alam bawah sadar mu Naruto " ucap Rikudo

" Umn...siapa kau, dan bagaimana bisa kau mengetahui nama ku ? " tanya Naruto

" Dia adalah Rikudo Sannin Gaki " ucap Kurama

Naruto pun mengalihkan perhatian nya dari orang yang di sebuah sebagai Rikudo Sannin le arah Kurama.

" Rikudo Sannin, sepertinya aku pernah dengar "

" Tentu saja, siapa yang tidak tau Rikudo Sannin. Dia merupakan orang yang pertama kali memiliki Chakra "

" Ah...aku ingat sekarang, jadi ada apa Rikudo Sannin datang ke alam bawah sadar ku yang kumuh ini " ucap Naruto

Kurama yang mendengar Naruto menyebutkan bahwa alam bawah sadar nya kumuh, merasa marah sebab dia tinggal di alam bawah sadar Naruto

" Oi Gaki apa maksud mu kumuh, tempat ini bersih tau " ucap Kurama

" Kau buta ya Kurama, kau lihat genangan air ini berwarna kuning, jadi ini pasti air kencing mu bukan Kurama ? "

" Enak saja, aku ini hanyalah gumpalan roh, aku tidak akan pernah buang air kecil. Jadi kau jangan asal tuduh "

" Benarkah ? "

Dan terjadilah pertengkaran antara dia sahabat yang sudah lama tidak bertemu. Sementara itu, Rikudo Sannin yang melihat pertengkaran tersebut, terlihat tersenyum.

" Sudahlah Naruto, ini bukan air kencing Kurama Kok " ucap Rikudo

" Kau dengar itu Gaki, ini bukan air kencing ku " ucap Kurama

" Lalu air apa ini Rikudo-jiji ? " tanya Naruto

" Ini merupakan alam sadar mu, jadi air ini diibaratkan dengan pikiran mu. Kau lihat air ini terlihat sangat dalam ? "

" Ya aku melihatnya "

" Air ini merupakan pemikiran mu yang terbuang, jadi jika kau menggunakan pikiran mu dengan benar makan air air ini akan berubah warna dari kuning menjadi air jernih, dan setiap yang kau lakukan akan memperngaruhi air ini " ucap panjang lebar Rikudo Sannin.

" Aku mengerti, dan kenapa aku bisa sampai ke alam bawah sadar ku ? "tanya Naruto

" Apa kau tidak ingat apa pun sebelum kau pingsan ? "tanya Kurama

" Tentu aku masih ingat, kemaren setelah pulang dari rumah Sasuke, aku langsung pulang menuju ke apartemen. Dan ketika saat aku akan makan siang tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu ku. Ketika aku melihat siapa yang mengetuk pintu ternyata Ka-chan lalu tiba tiba ... "

Naruto pun berhenti bercerita, kembali teringat apa yang dilakukan oleh Ka-chan nya. Naruto mendapatkan sebuah pukulan yang telak mengenakan kepala nya.

" Kau ingat ? " tanya Kurama lagi.

" Y...ya aku ingat, kemaren Ka-chan memukul ku sehingga aku pingsan " ucap Naruto

Kurama dan Rikudo Sannin pun hanya dapat terdiam atas pernyataan Naruto. Naruto mengira bahwa dia dipukuli oleh Ka-chan nya satu hari yang lalu.

" Gaki dengan, kau memang dipukuli oleh Ka-chan mu, tapi kau bukan dipukuli oleh nya kemaren. Melainkan kau dipukuli oleh nya... " jeda Kurama

" Apa maksud mu bukan kemaren, jika bukan kemaren berarti kapan ? " tanya Naruto

" Kau dipukuli oleh nya... satu tahun yang lalu "

Naruto pun terkejut atas perkataan Kurama. Satu tahun yang lalu, tapi kenapa dia masih mengingat nya sampai sekarang.

" Kau pasti bohong "

" Tidak Naruto, Kurama sama sekali tidak bohong. Kau menang dipukuli oleh Ka-chan mu satu tahun yang lalu, dan selama satu tahun itu pula kau kehilangan kesadaran mu " ucap Rikudo

" Begitu, ternyata apa yang kau katakan selama ini memang benar, semua manusia itu tidak dapat di percaya " ucap Naruto

" Kau memang benar, manusia memang tidak bisa dipercaya. Namun selama kau tidak sadarkan diri ada beberapa orang yang selalu berada di sisi mu " ucap Rikudo sambil tersenyum.

" Siapa ? "

" Para keluarga Uchiha, dan Tsunade Senju. Mereka adalah orang orang yang selalu ada di dekat mu "

" Apa Mikoto Oba-san, tapi kenapa. Lalu siapa lagi itu Tsunade Senju ? " tanya Naruto

" Naruto, apa ku mengetahui nya. Bahwa orang yang selalu datang menjenguk mu adalah Mikoto, dan dia pula lah yang selalu menjaga mu. Lalu Tsunade Senju, dia adalah salah satu dari legenda Sannin, dan dia juga merupakan orang yang merawat mu dan membiayai pengobatan mu di Rumah sakit "

" Begitu, tidak kusangka masih ada orang yang mau menyayangi aku. Padahal aku adalah seorang aib dari kelurga Namikaze "

" Kau benar, dan juga mulai saat ini kau bukan lagi seorang aib keluarga Namikaze. Namun saat ini kau merupakan seorang anak yang akan menjadi seorang pahlawan " ucap Kurama

" Kau jangan memuji ku. Bagaimana bisa aku menjadi seorang pahlawan. Sementara aku hanya memiliki sedikit aliran Chakra "

" Itu dulu Naruto. Aku sudah membukakan segel yang mengunci aliran Chakra mu "

" Jadi maksudnya ? "

" Ya sekarang kau sudah memiliki sistem aliran Chakra mu yang baru, dan alasan aku menyegel Chakra mu karena pada saat ku lahir, kau memiliki Chakra yang cukup banyak sehingga aku harus menyegel 90% Chakra mu " ucap Rikudo

" Tidak apa kok jiji. Aku tau kau pasti melakukan nya demi kebaikan ku. Jadi aku mengerti perasaan mu "

" Terima kasih "

" Tentu saja, dan jiji apa aku sudah boleh kembali lagi ke dunia ku ? "

" Tentu, dan kau mulai saat ini kau harus rajin untuk berlatih "

" Tentu saja jiji. Kalau begitu aku kembali dulu Ja Nee Rikudo-jiji dan Kurama " ucap Naruto

Seketika seluruh tubuh Naruto menghilang dari alam bawah sadar nya.

" Kau tidak memberitahunya tentang siapa Reinkarnasi nya ? "

" Tidak, aku akan memberi tahu kepada nya, disaat waktu yang tepat " ucap Rikudo

Rikudo pun juga menghilangkan dari alam bawah sadar Naruto. Sementara itu, Kurama yang saat ini yang ditinggalkan sendirian hanya dapat termenung.

" Lebih baik aku tidur saja " ucap Kurama

Kurama mulai merebahkan diri nya di permukaan air di alam bawah sadar Naruto, dan tanpa menunggu lama Kurama akhirnya tertidur.

° Minscipe Off °

Saat ini, terlihat Naruto yang sudah sadarkan diri dari pingsan nya selama satu tahun, dan saat ini Naruto sedang berusaha untuk berdiri dari acara tidur panjangnya. Ketika Naruto berhasil berdiri dengan sempurna, tiba tiba pintu ruangan Naruto terbuka.

Ketika pintu ruang inap Naruto terbuka. Terlihat lah seorang perempuan yang terlihat masih muda, namun kenyataannya lain. Perempuan tersebut memiliki rambut pirang panjang dan diikat di kedua sisi wajah nya, mengenakan pakaian seperti seorang Dokter, namun kelihatan nya pakaian dokter tersebut terlihat sangat sesak untuk menampung dada nya yang begitu besar.

" Eh " ucap Naruto

Tidak ada bedanya nya reaksi yang diberikan oleh dokter tersebut kapada Naruto.

" Kau ..kau sudah sadar Naruto ? " tanya Dokter tersebut.

" Tentu saja, apa kau tidak lihat "

" oh maaf, hanya saja aku terkejut bahwa kau sudah sadar, padahal seharusnya kau masih belum sadarkan diri akibat dari otak mu yang sudah rusak "

" Otak ku sudah rusak. Tapi kenapa aku tidak merasakan apa apa ? " tanya Naruto

" Entahlah, sebaiknya kau berbaring lagi. Aku akan memeriksa otak mu "

" Baiklah "

Naruto pun menuruti perkataan dokter tersebut, dokter tersebut pun memeriksa bagian pada kepala Naruto. Dan alangkah terkejutnya nya bahwa dia sudah tidak merasakan adanya luka di otak Naruto

" Kau baik baik saja ? " tanya Dokter tersebut

" Tentu, memangnya ada apa ? "

" Tidak, hanya saja aku sudah tidak menemukan luka pada otak mu ? "

" Kalau begitu bagus bukan. Jadi sekarang apa aku sudah boleh pulang ? " tanya Naruto

" Tentu saja , tapi kau ingin pulang kemana ? " tanya Dokter tersebut

" Tentu saja ke apartemen ku "

" Seperti kau tidak bisa lagi kesana, sebab apartemen tempat kau tinggalkan dulu sudah di hancurkan oleh Hokage "

" Begitu, ku rasa aku akan tinggal di pinggir jalan " ucap lesu Naruto.

" Kau tidak usah khawatir, mulai saat ini kau akan tinggal bersama ku Naruto "

" Maaf tapi aku tidak bisa tinggal bersama orang yang belum aku kenal " ucap Naruto

" Benarkah, tapi aku benar benar berharap kau mau tinggal bersama dengan ku Naruto "

" Maaf aku tidak bisa "

" Benarkah, tapi bagaiman sebagai gantinya kau tinggalkan di rumah ku. Kau akan aku ajari beberapa Ninjutsu, bagaimana ? "

Seketika mata Naruto berbinar binar, jika dia tinggal bersama dokter ini mungkin dia akan menjadi hebat.

" Baiklah aku terima, mohon bantuannya sensei " ucap Naruto.

Seketika dokter tersebut swedrop akibat dari ulah Naruto, hanya dengan menawarkan akan mengajarkan nya dia akan langsung menurut.

" Naik sekarang kau berkemas lah. Kita akan segera pulang "

" Haiii "

Naruto pun mulai bersiap siap untuk segera berangkat menuju tempat tinggal baru nya. Meski saat ini Naruto sedang bersemangat, namun dia melupakan sesuatu. Bahwa selama dia dirawat di sini dia tidak membawa satu helai pun pakaian.


Saat ini Naruto sedang berada di sebuah kompleks perumahan yang cukup elit, yaitu kompleks perumahan klan Senju, dan saat ini Naruto harus bersyukur sebab dia masih memiliki satu helai pakaian, dan ternyata pakaian tersebut merupakan pakaian terakhir yang digunakan oleh Naruto, sebelum dia masuk rumah sakit.

" Maaf sensei, apa... "

Tiba tiba perkataan Naruto di potong oleh dokter yang merawat Naruto sekaligus sensei baru nya Naruto.

" Jangan panggil aku sensei ketika kita sedang tidak latihan, dan mulai saat ini kau harus memanggil ku Nee-san. Bagaimana ?"

" Nee-san, hm. Memangnya Nama Nee-san siapa ? " tanya Naruto

" Nama Nee-san adalah Tsunade Senju. Satu satu nya yang merupakan yang tersisa dari klan Senju. " ucap Tsunade

" Begitu. Mohon kerja sama nya Oba-san " ucap Naruto

Tiba tiba muncul sebuah perempatan di kepala Tsunade.

" Jangan panggil aku Oba-san, panggilan aku Nee-san mengerti "

" Tidak, kau tidak pantas di panggil Nee-san, kau lebih pantas nya dipanggil Oba-san hahahah " ucap Naruto sambil berlari menjauh dari Tsunade.

Tsunade yang melihat Naruto lari, mulai mengejar Naruto. Sementara itu, tidak jauh dari sana sudah terlihat sosok Anbu yang mengenakan pakaian khas Anbu, namun dia menggunakan sebuah topeng yang polos.

Skip..in the morning of the Konoha

Terlihat di sebuah kamar, terlihat seorang anak laki laki yang memiliki rambut jabrik berwarna kuning dan sepasang bola mata berwarna blue-safir, yang saat ini tertidur dengan pulas. Sementara itu, sang penghuni rumah sudah bangun untuk menyiapkan sarapan pagi untuk penghuni rumah baru tersebut.

Tiba tiba muncul seorang gadis berambut hitam sebahu, mengenakan yukata berwarna hitam polos. Serta menggendong seekor babi.

" Tsunade-sama kau sedang apa ? " tanya perempuan tersebut.

" Ah...Shizune kau sudah bangun ? "

" Ya Tsunade-sama. Kau sedang apa Tsunade-sama ? " tanya Shizune

" Aku sedang menyiapkan sarapan untuk Naruto ? "

" Hm begitu, biar aku bantu "

" Tentu "

Shizune pun membantu Tsunade untuk menyiapkan sarapan pagi untuk mereka, ketika sarapan pagi untuk mereka sudah selesai, mereka pun menyajikan sarapan pagi mereka di meja makan.

" Hoooam. Ohayou Oba-san, Ohayou Nee-san ? " sapa Naruto

" Ohayou Naruto/Kun "

" Naruto ayo kemari, kita sarapan pagi bersama ? "

" Hai "

Naruto pun pergi menuju kursi yang kosong di dekat Shizune.

" Oba-san hari ini kita latihan apa ? " tanya Naruto

" Hari ini kita latih Chakra control " ucap Tsunade

" kenapa harus Chakra control. Kenapa tidak langsung ke Ninjutsu ? "tanya Naruto

" Itu karena Chakra control sangat perlu. Jika Chakra control mu sudah sempurna maka saat kau menggunakan Ninjutsu kau tidak akan cepat kehabisan Chakra "

" Ohh begitu "

" Ya. Tapi hari ini aku tidak bisa melatih mu "

" Ehhh, kenapa kau kan sudah janji "

" Aku tau, tapi saat ini di rumah sakit ada seorang pasien yang harus aku operasi jadi aku tidak bisa. Tapi jangan khawatir Shizune akan menggantikan aku sebagai sensei untuk hari ini "

" Begitu, baiklah "

Naruto pun melanjutkan acara sarapan pagi nya dengan keadaan sunyi. Setelah selesai dengan acara makan pagi nya, Naruto pun pergi menuju ke Training Ground di belakang halaman rumah Tsunade.

" Naruto sebelum kau melaku latihan, sebaiknya kau melakukan pemanasan terlebih dahulu ? " ucap Kurama

" Baik Kurama "

Naruto pun melakukan pemanasan dimulai dari melakukan push up, shit-up, dan berlari mengelilingi halaman Training Ground sebanyak sepuluh kali.

" Naruto-kun " teriak Shizune

" Ya "

Naruto pun menyudahi pemanasan nya dan mulai berlari mendekati Shizune.

" Ada apa Nee-san ? " tanya Naruto

" Apa kau sudah siap ? "

" Tentu saja "

" Baiklah sekarang coba kau panjang pohon itu " ucap Shizune

Naruto pun pergi mendekati pohon yang ditunjuk oleh Shizune, dan di belakang Naruto sudah berdiri Shizune sambil memegang sebuah kunai.

" Naruto-kun, sekarang kau panjang pohon ini menggunakan kaki mu. Cara nya kau harus mengalirkan Chakra mu ke kedua kaki mu. Tapi kau jangan mengalir terlalu banyak Chakra ke kedua kaki mu, itu akan mengakibatkan pohon tempat pijakan mu akan pecah, dan juga jangan mengalir kan terlalu sedikit, itu akan menyebabkan kau terjatuh " ucap Shizune

" Lalu apa yang harus kulakukan ? " tanya Naruto

" Kau alirkan Chakra mu secukupnya ke kedua kaki mu. Apa kau mengerti ? "

" Mengerti ? "

" Bagus, sekarang kau panjat pohon ini, tapi sebelum itu kau harus menandai sampai mana kau bisa menaiki pohon ini menggunakan kunai ini "

" Hai "

Naruto pun mengambil kunai yang si berikan oleh Shizune, Naruto pun berdiri di depan pohon yang akan dia panjat. Naruto pun meletakan kaki kanannya di batang pohon tersebut, dan pada kaki kanan Naruto terlihat sebuah cahaya yang berwarna biru.

Setelah itu, Naruto pun meletakan kaki kirinya batang pohon tersebut, dan terlihat hasil yang di capai Naruto sangat memusnahkan. Dia berhasil berdiri di batang pohon tersebut.

" Bagus, sekarang kau langkah kan kaki mu secara perlahan lahan "

Naruto pun menuruti setiap intruksi yang diberikan oleh Shizune. Saat ini Naruto sudah sampai di pertengahan pohon yang dia panjat. Naruto yang merasa bahwa dia berhasil sampai do pertengkaran pohon tersebut hanya dapat tersenyum kecil.

" Lumayan untuk pemula, dan sekarang coba kau berlari menaiki pohon ini " ucap Kurama

" Baik, dan jika aku berhasil. Aku ingin kau mengajarkan kepada ku sebuah Jutsu, bagaimana ? "

" Baik siapa takut "

Naruto yang mendengar perkataan Kurama mulai semangat. Naruto pun mulai berjalan secara perlahan lahan, setelah itu tiba tiba Naruto berlari di pohon tersebut.

Shizune yang melihat kejadian dimana Naruto dapat berlari di pohon tersebut sangat terkejut. Pertama dia terkejut pasal Naruto belum jatuh dari pohon, dan kedua dia terkejut saat Naruto dapat berlari di atas permukaan pohon tersebut.

" Bagaimana Kurama, sesuai janjimu ? " ucap Naruto

" hah...baiklah "

Ketika Naruto sudah sampai di puncak pohon tersebut, dia dapat melihat pemandangan yang sangat indah di atas pohon tersebut.

Three days letter

Tiga hari pun telah berlalu, Naruto yang dulu nya seorang aib yang hanya memiliki sedikit aliran Chakra, sekarang sudah berubah menjadi seorang anak yang sangat jenius. Selama tiga hari dia sudah menyempurnakan control Chakra nya. Dan selama tiga hari itu pula Naruto berhasil menguasai seluruh isi gulungan Taijutsu klan Senju.

Sementara itu, kecepatan yang berhasil di capai Naruto adalah kecepatan yang setara dengan high-Chunin, dan sekarang Naruto akan mempelajari pelajaran yang paling di nanti selama ini yaitu Ninjutsu.

Terlihat di sebuah lapangan training ground, terlihat Naruto yang sedang berdiri tegap meski sebenarnya Naruto sudah merasakan lelah, namun dia tetap bersikeras akan mengikuti pelajaran terakhir yang akan di ajarkan oleh Tsunade, karena besok Tsunade akan pergi meninggalkan desa, dan akan kembali melanjutkan pengembaraan nya yang tertunda.

" Naruto mungkin hari ini kau akan belajar dengan ku. Jadi untuk terakhir kali nya aku akan mengajarkan mu tentang Ninjutsu, meskipun itu bukan bidang ku, namun aku akan tetap mengajarkan nya, dan aku ingin mengetahui sejauh mana kau memahami tentang Ninjutsu "

" Hai, aku akan menjawab seluruh pertanyaan yang akan kau berikan kepada ku Sensei " ucap Naruto

" Bagus, sekarang coba kau sebutkan ada berapa jenis perubahan Chakra ? " tanya Tsunade

" Lima "

" Bagus, sekarang kau sebutkan apa apa saja yang termasuk jenis perubahan Chakra, dan jelaskan satu persatu ? "

" Baik. Perubahan Chakra yang pertama adalah Katon, Katon merupakan salah satu Ninjutsu yang menggunakan elemen dasar yaitu api. Lalu adalah Suiton, Suiton merupakan salah satu Ninjutsu yang menggunakan elemen dasar yaitu air, lalu yang ketiga Doton, Doton merupakan sebuah Ninjutsu yang dimana menggunakan elemen dasar yaitu tanah, lalu yang keempat adalah Fuuton, Fuuton merupakan salah satu dari Ninjutsu yang menggunakan elemen dasar yaitu Angin, dan yang terakhir adalah Raiton, Raiton merupakan salah satu dari Ninjutsu yang menggunakan elemen dasar yaitu petir "

"Bagus pemahaman mu sangat baik, dan sekarang ayo kita cari tau apa jenis perubahan Chakra mu Naruto ? "

" Hai "

Tsunade pun mengeluarkan sebuah kertas, dan pada di tengah kertas tersebut terdapat sebuah tulisan yang bertuliskan Chakra.

" Sekarang kau salurkan Chakra mu kemari. Jika kertas ini terbakar maka elemen dasar mu Katon, jika kertas ini basah maka elemen dasar mu Suiton, jika kertas ini melebur maka elemen dasar mu Doton, jika mengkerut Raiton, dan jika terbelah Fuuton. Sekarang coba kau aliran Chakra mu ke kertas tersebut " ucap Tsunade

" Baik "

Naruto pun meletakan tangan kanannya di kertas tersebut, tiba tiba kertas tersebut terbelah menjadi dua, pada belahan pertama terlihat kertas nya basah, lalu do kertas kedua terlihat kertas nya yang mengkerut.

" Tidak ku sangka kau memiliki tiga elemen dasar "

" Terima kasih Sensei "

" Sama sama, dan sekarang kai bacalah gulungan Suiton ini. Itu merupakan catatan milik kakek ku tentang beberapa Ninjutsu. Dan kau harus bisa belajar dan menguasai seluruh isi di catatan tersebut "

"Baik aku akan berusaha untuk menyelesaikan seluruh Jutsu yang berada di dalam buku ini ? "

" Bagus dan mulai besok kau sudah boleh masuk sekolah "

" Hai "

.

Bersambung

Haloo minna, gimana fic nya, author sudah berusaha untuk menceritakan tentang perjalan hidup Naruto, dan pada chapter berikutnya kita akan melihat bagaimana proses belajar nya Naruto, dan bagaimana sifat Naruto terhadap keluarga nya.

Sekian dulu saya Yami Dragon Slayer

Log out.

Profil Naruto

Nama : Uzumaki Naruto

Umur : 8 th

Elemen dasar : Fuuton, Suiton, dan Raiton

Senjata : ( Masih belum terpikir kan )

Julukan: ( bisa di kasih saran )