Hikari No Yami

Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto

Genre : Adventure, Friendship, Fantasy, Family ( Mudah mudah bisa buat adegan Romance and Humor )

Pair : Naruto U x….

Rating : T semi M


Shi No Mori ( Hutan Kematian )

Hutan Kematian, siapa yang tidak kenal dengan nama itu. Hutan yang merupakan hasil karya dari salah satu Shinobi, yang disebut sebut sebagai dewa Shinobi. Dan orang yang disebut sebagai dewa Shinobi adalah Hokage pertama, sekaligus pengguna Mokuton terhebat.

Hutan Kematian terbentuk, ketika terjadi pertempuran antara Hashirama Senju dan Madara Uchiha. Dan juga hutan tersebut terbentuk dalam waktu beberapa jam saja. Bentuk hutan kematian, sangatlah berbeda dengan bentuk hutan pada umumnya.

Bagaimana tidak? Pohon pohon di hutan kematian sangatlah besar, bahwa tinggi. Bahkan tinggi nya dapat menandingi tingginya para Bijuu, dan belum lagi makhluk hidup yang tinggal di dalamnya, dan menurut rumor yang beredar. Hutan Kematian, Merupakan hutan yang paling banyak memakan korban. Dan para korban yang telah masuk ke dalam hutan tersebut, sama sekali belum ditemukan sampai sekarang.

Dan saat ini merupakan hari dimana, Hutan Kematian dijadikan sebagai tempat pelaksanaan ujian Chunin tahap kedua. Dan terlihat saat ini, didepan pintu gerbang hutan kematian. Terlihat para peserta yang sepertinya sedang menunggu pengarahan dari sang pengawas ujian.

Dan diantara para peserta ujian tersebut, terlihat seseorang yang memiliki penampilan yang cukup mencurigakan. Bahkan para peserta ujian Chunin pun, sudah mencap bahwa dia adalah lawan yang harus diwaspadai.

Dan saat ini terlihat lah penampilan yang dikenakan oleh pria misterius tersebut. Dia mengenakan jubah berwarna hitam, serta mengenakan hoodie yang menutupi seluruh bagian kepala nya dan jangan lupa sebuah masker yang menutupi mulut dan hidungnya. Jubah nya dibiarkan terbuka dan memperlihatkan pakaian dalam nya, yakni sebuah kaos berwarna merah. Lalu bagian bawahnya dia mengenakan sebuah celana panjang berwarna hitam serta sepatu Shinobi berwarna hitam.

Dan menurut data yang berada di tangan pengawas ujian. Nama dari peserta misterius tersebut adalah Pain. Nama yang cukup aneh, namun sebenarnya. Nama Pain tersebut hanya sebuah nama samaran, dan nama sebenarnya dari peserta misterius tersebut adalah Naruto.

Lalu disamping Naruto, berdiri seorang yang memiliki rambut lurus sebahu berwarna putih. Dia mengenakan kaos putih dengan lambang pusaran air yang berada di punggung nya, lalu mengenakan celana hitam sebatas lutut dan menggunakan sepatu Shinobi berwarna biru.

Dialah pemimpin tim dari Uzushiogakure, Uzumaki Arashi. Arashi dan Naruto sudah saling kenal, meskipun belum lama berkenalan, namun mereka berdua sudah terlihat sangat dekat. Bahkan sudah seperti saudara. Dan saat ini Naruto dan Arashi sedang membahas mengenai rencana mereka mengenai ujian Chunin.

Dan dibelakang mereka, terlihat empat orang Kunoichi sepertinya mereka adalah anggota tim Naruto dan Arashi. Namun posisi antara tim Naruto dan tim Arashi sangat jauh, sehingga mereka sama sekali tidak akan saling kenal.

Dan juga saat ini merupakan waktunya istirahat, sebelum dimulainya ujian Chunin tahap kedua. Jadi sebagian tim yang belum mengenal hutan kematian, haruslah menyiapkan rencana sematang matang nya.

Kita biarkan saja para peserta ujian Chunin sibuk dengan urusan mereka. Kita akan kembali lagi ke Naruto dan Arashi. Dan saat ini terlihat dua orang Genin yang berbeda desa sedang melakukan pengamatan.

" Arashi, sebelum ujian Chunin dimulai aku ingin kau mengingat pesan ku " ucap Naruto

" Pesan apa ? " tanya Arashi.

" Kau ingat ini. Selama ujian Chunin berlangsung aku ingin kau dan anggota tim mu untuk menjauhi beberapa orang "

" Memangnya kenapa ? " tanya Arashi

Naruto yang mendengar, pertanyaan dari Arashi, langsung merangkul pundak Arashi.

" Karena mereka memiliki sesuatu yang sangat mengerikan. Yang pertama yang harus kau hindari adalah anak berambut merah yang membawa gentong pasir itu " ucap Naruto sambil menunjuk ke arah orang yang dimaksud oleh Naruto.

Orang yang dimaksud oleh Naruto memiliki penampilan seperti rambut merah bata, memiliki sepasang bola mata berwarna hijau pucat tanpa memiliki alis dan bulu mata, dan terdapat sebuah kanji di keningnya, serta berkulit putih. Mengenakan kaos berwarna cokelat serta mengenakan celana panjang yang senada dengan baju nya, dan yang paling mencolok dari dia adalah sebuah gentong yang dibawa oleh nya a.k.a Sabaku Gaara.

" Aku mengerti, lalu siapa lagi ? "

" Yang kedua adalah Ninja dari Kumogakure. Kau lihat mereka berdua ? " ucap Naruto sambil menunjuk dua ninja Kumo.

Dan yang dimaksud oleh Naruto, adalah seorang Kunoichi ninja Kumo dan seorang Shinobi dari desa Kumo. Kunoichi dari desa Kumo memiliki ciri seperti memiliki mata gelap dan rambut panjang lurus berwarna pirang sebatas punggung. Dia mengenakan kaos lengan pendek dan celana ungu dengan motif mirip awan serta sarung tangan hitam tanpa jari dan manik-manik biru yang dilingkarkan di tangan kirinya. Dia juga mengenakan pelindung dahi standar Kumogakure a.k.a Yugito Nii.

Lalu seorang lagi Genin dari Kumo, memiliki ciri ciri seperti memiliki rambut jabrik pendek berwarna pirang, berkulit cokelat, serta menggunakan kacamata berwarna hitam. Ia juga mengenakan kaos polos berlengan pendek berwarna hijau, syal putih yang melingkar di lehernya, dan sepasang pedang di punggung nya, lalu dia juga mengenakan celana putih san begitu pula dengan sandal ninja nya yang berwarna putih a.k.a Killer B.

" Aku mengerti, lalu apa masih ada lagi ? " tanya Arashi sambil menganggukan kepala nya.

" Ya masih ada lagi, dia adalah Ninja dari Takigakure. Kau lihat perempuan yang hiperaktif itu "

Arashi pun mengalihkan perhatiannya kearah perempuan yang dimaksud oleh Naruto. Dan ketika Arashi berhasil menemukan perempuan tersebut. Perempuan yang dimaksud Naruto, memiliki ciri ciri seperti memiliki rambut sebahu berwarna hijau, sepasang bola mata berwarna oranye, mengenakan dalaman berubah pakaian jaring, lalu pakaian luarnya dia mengenakan sebuah pakaian berlengan panjang sebatas dada, dan mengenakan rok berwarna putih sebatas lutut dan mengenakan sepatu Shinobi berwarna biru a.k.a Fu.

Arashi yang melihat penampilan dari Fu tersebut, terlihat bersemu merah. Naruto yang mengetahui apa yang dilihat oleh Arashi, langsung memberikan Arashi jitakan kasih sayang.

" Ittaiiiii, apa yang kau lakukan Narmmmmpmpmpmp "

Sebelum Arashi menyelesaikan kata kata nya, Naruto sudah terlebih dahulu menyumbal mulut Arashi menggunakan kedua tangannya.

" Ssst.. jangan panggil aku Naruto " bisik Naruto.

" Aku mengerti, namun. Kenapa kau tiba tiba, menjitak kepala ku " teriak Arashi.

" Kau bilang kenapa? Apa kau tidak memikirkan nya, saat ini kita akan melaksanakan ujian Chunin. Dan kau malah sempat sempatnya berpikiran mesum "

Arashi yang mendengar apa yang diucapkan oleh Naruto, hanya dapat cengengesan tidak jelas.

" Hehehehehe, Gomen " ucap Arashi sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.

Setelah menunggu hampir satu jam, akhirnya di depan pintu gerbang hutan kematian. Muncullah sang pengawas ujian yakin Mitarashi Anko.

" Semuanya dengarkan aku " teriak Anko.

Setelah mendengar teriakan Anko, para peserta ujian Chunin langsung mengalihkan perhatiannya kearah Anko.

" Baiklah waktu istirahat kalian sudah habis. Dan sebentar lagi kalian akan melaksanakan ujian Chunin tahap kedua di hutan kematian ini. Jadi dimohonkan untuk mendengar apa yang akan aku sampaikan " ucap Anko dengan tegasnya.

" Hai " balas para peserta ujian Chunin.

" Bagus, sebelum ujian Chunin dimulai. Aku ingin salah satu perwakilan dari tim pergi menuju ke pos yang berada di sebelah kiri ku. Di pos itu kalian harus mengambil gulungan ini " ucap Anko sambil mempelihatkan dua gulungan yang berbeda warna.

Gulungan pertama berwarna cokelat, dan pada gulungan berwarna cokelat dan terdapat sebuah kanji bertuliskan'Bumi'. Lalu gulungan kedua, berwarna biru dengan kanji'Langit'.

" Kalian hanya diperbolehkan untuk membawa salah satu dari gulungan ini. Dan ketika ujian sudah dimulai, kalian langsung cari tim lain, dan cari pasangan dari gulungan ini. Namun sebelum itu, kami ingin kalian untuk menandatangani surat perjanjian ini "

" Apa kegunaan nya ? " tanya Naruto.

" Kau akan segera tau. Di ujian Chunin kali ini, kalian diperbolehkan untuk saling membunuh ketika kalian bertemu lawan kalian. Dan jika kalian menandatangani surat perjanjian ini, maka ketika kalian terbunuh di ujian Chunin ini, kami dari pihak Konoha tidak akan bertanggung jawab. Jadi bagi siapapun yang masih menyayangi nyawanya, lebih baik kalian kembali ke desa kalian " ucap Anko.

Setelah mendengar apa yang diucapkan oleh Anko, seketika keadaan di hutan kematian berubah. Dari keadaan hening berubah menjadi ricuh.

" DIAM "

Seketika seluruh peserta ujian langsung diam.

" Kalian tidak perlu ribut. Jika kalian tidak menyetujui nya, lebih baik kalian mundur. Dan jika kalian ingin mundur aku beri waktu 5 detik. 1...2...3...4...5! oke waktu habis, sekarang kalian tanda tangani surat perjanjian ini " ucap Anko

Setelah itu, dengan terpaksa para peserta ujian Chunin harus menandatangani surat perjanjian tersebut. Setelah selesai menandatangani surat perjanjian dan mengambil gulungan, seluruh peserta ujian Chunin kembali berkumpul di depan pintu masuk hutan kematian.

" Baiklah, sebelum kalian mulai masuk ke dalam hutan. Aku akan membacakan beberapa peraturan ketika ujian Chunin sedang berlangsung. Yang pertama kalian diperbolehkan untuk saling membunuh, kedua. kalian juga diperbolehkan untuk mengeluarkan jutsu terkuat kalian, ketiga. kalian harus mencari pasangan dari gulungan kalian. Jika gulungan kalian adalah gulungan 'Bumi' maka kalian harus mencari gulungan 'Langit' dan begitu pula sebaliknya, keempat. Jika kalian sudah mendapatkan pasangan dari gulungan kalian. Kalian langsung pergi ke tengah hutan dan kalian akan menemukan sebuah menara, dan setelah itu kalian dinyatakan lulus dari ujian Chunin tahap kedua, kelima. Jika kalian berhasil menemukan pasangan gulungan kalian, namun anggota tim kalian tidak lengkap. Kalian akan tetap dinyatakan lulus. Baik itulah peraturan yang harus kalian ingat, sekarang 10 tim yang sudah ditunjuk. Segera pergi ke pintu gerbang yang telah ditentukan. Dan 10 tim yang lainnya akan menyusul 5 menit setelah kalian masuk. Dan waktu kalian untuk melakukan ujian Chunin tahap kedua ini selama 5 hari " ucap Anko.

Setelah itu para peserta ujian Chunin, langsung pergi menuju ke gerbang yang telah ditentukan. Sementara itu, tim 7 Amegakure atau tim Naruto. Saat ini terlihat di bagian barat di luar hutan kematian.

Saat ini Naruto dan anggota tim nya, sedang berada di depan pintu gerbang hutan kematian. Dan disamping pintu gerbang tersebut sudah berdiri dua orang penjaga pintu gerbang tersebut.

" Kalian tim dari Amegakure ? " tanya penjaga pintu gerbang tersebut.

" Ya " ucap Kira.

" Bagus, kalau begitu selamat menjalankan ujian Chunin " ucap penjaga tersebut.

Setelah itu, pintu gerbang hutan kematian langsung terbuka. Dan setelah pintu gerbang hutan kematian terbuka lebar. Naruto dan anggota tim nya langsung melesat menuju ke dalam hutan kematian.

" Naruto-kun ? " panggil Kira.

" Kira jangan panggil aku Naruto, apa kau lupa ? " tanya Naruto

" Maaf aku lupa, lain kali aku akan lebih berhati hati "

" Bagus, dan ada apa kau memanggil ku, dan gulungan apa yang kita dapat ? " tanya Naruto

" Sekarang kita mau kemana? Dan soal gulungan, kita mendapatkan gulungan langit "

" Begitu, baiklah sekarang Kita pergi mencari tempat persembunyian, kita akan menunggu anggota tim lain yang akan keluar di gerbang tempat kita masuk "

" Hai " ucap Kira dan Mia.

Setelah itu, Naruto dan anggota tim nya langsung pergi mencari tempat persembunyian yang cocok untuk mereka. Dan beberapa saat kemudian, akhirnya mereka menemukan sebuah tempat persembunyian yang cocok untuk mereka. Dan tempat persembunyian mereka tersebut tepat berada di dalam bagian pohon yang berlobang.

Setelah menunggu hampir lima menit, akhirnya mereka melihat anggota tim yang masuk ke dalam hutan kematian. Dan ternyata tim yang masuk ke dalam hutan kematian tersebut adalah anggota tim dari Sunagakure.

" Sial, kenapa harus mereka yang keluar " pikir Naruto.

Saat ini terlihat anggota tim Sunagakure, sedang melakukan sesuatu yang sangat aneh. Pasalnya salah satu anggota tim Sunagakure, tiba tiba saja mengeluarkan pasir dari gentong pasir nya. Dan pasir yang keluar dari getong tersebut, tiba tiba saja menyebarkan ke segala penjuru hutan.

Dan tanpa disadari oleh Naruto dan anggota tim nya, tiba tiba saja muncul sebuah tangan yang terbuat dari pasir. Dan tangan pasir tersebut kelihatan nya ingin menangkap Naruto.

" Naruto lompat ! " teriak sosok jelmaan monster berekor sembilan a.k.a Kurama.

Naruto yang mendengar teriakkan Kurama secara tiba tiba tersebut, langsung melompat kearah depan. Dan tidak lupa menarik kedua anggota tim nya. Dan ketika Naruto sedang berada di udara, Naruto dapat melihat sebuah tangan pasir, yang berada di tempat mereka bersembunyi tadi.

Sabaku Rō

Tiba tiba saja, Naruto mendengar sebuah suara yang sepertinya sedang menyebutkan nama jutsu nya. Dan ketika Naruto mengalihkan perhatiannya kerah lawan nya, Naruto dapat melihat sebuah gumpalan pasir, yang sedang melesat ke arah nya.

Naruto yang melihat pasir tersebut, langsung melemparkan Kira dan Mia. Namun bukannya pasir tersebut melesat ke arah nya, Namun pasir tersebut malah melesat menuju ke arah Kira dan Mia. Naruto yang melihat pasir tersebut yang melesat ke arah Kira dan Mia, langsung merapal kan handseal.

Suiton : Teppodama no jutsu

Setelah Naruto menyelesaikan kan handseal nya, Naruto langsung menyemburkan bola air ke arah gumpalan pasir yang sedang melesat ke arah Kira dan Mia.

Fuuton : Atsugai

Namun sebelum bola air Naruto mengenai gumpalan pasir tersebut, tiba tiba saja bola air Naruto pecah ketika terkena gelombang angin yang dikeluarkan oleh lawannya.

Tap! Greeb

Ketika Naruto sudah kembali kepermukaan, Kira dan Mia pun berhasil tertangkap oleh gumpalan pasir milik lawannya.

" Lepaskan mereka " teriak Naruto.

Ketika para anggota tim Sunagakure mendengar suara teriakan Naruto, mereka pun langsung mengalihkan perhatian mereka kearah Naruto.

" Ne... Gaara, sebaiknya kau bunuh merek berdua." ucap salah satu anggota yang mengenakan pakaian tertutup, dan hanya memperlihatkan wajah nya. Dan pada wajahnya tersebut terdapat coretan coretan dengan cat berwarna ungu a.k.a Kankuro.

" Diam kau, jangan sesekali kau memerintah ku " ucap anak laki laki yang mengeluarkan serangan pasir a.k.a Gaara.

" Ga-Gaara tenang lah " ucap wanita yang membawa kipas besar di punggung nya a.k.a Temari.

" Sudah ku bilang Diam " ucap Gaara dengan dinginnya.

Para anggota tim tersebut langsung ketakutan ketika mendengar ucapan Gaara. Sementara itu, Naruto yang melihat tim Sunagakure yang sedang bertengkar tersebut, langsung memanfaatkan keadaan tersebut.

Ketika jarak antar Naruto dengan Kira dan Mia tinggal sedikit lagi, Naruto langsung merapal kan handseal.

Katon : Gokakyuu no jutsu

Dan keluarlah sebuah bola api dari mulut Naruto, dan bola api Naruto langsung melesat menuju ke arah tempat dimana Kira dan Mia berada.

Blaaaar

Terjadi ledakan akibat terbentur nya serangan Naruto dengan pasir milik Gaara. Dan pasir yang awalnya padat sekarang sudah tidak padat lagi. Kira dan Mia yang merasakan bahwa pasir yang tadinya menyelubungi merak, sudah hilang. Langsung berlari menuju ke arah Naruto.

" Kira, Mia kalian baik baik saja? " tanya Naruto

" Kami baik baik saja, lebih baik kita pergi menjauh dari mereka " ucap Kira.

" Baiklah, sekarang kita pergi "

Setelah itu, Naruto dan anggota tim nya pun langsung pergi menjauh dari tempat berada nya tim Gaara.

Sementara itu, Gaara yang melihat Kira dan Mia yang sudah terlepas, langsung terlihat marah. Para anggota tim nya yang melihat Gaara yang sudah marah, terlihat ketakutan. Dan dengan hati hati, kedua anggota tim Gaara mulai menjauh dari Gaara.

Namun naas, mereka berdua sudah terlebih dahulu ditangkap oleh Gaara. Dan saat ini Kankuro dan Temari sedang berada di dalam gumpalan pasir Gaara.

" Sekarang kalian lihat, mereka berdua sudah lepas. Apa kalian tidak tau? Kaa-san saat ini sangat marah ketika melihat dua korbannya lepas " ucap Gaara.

" Ma-maaf kan k-kami " ucap Temari dengan takutnya.

Dan tiba tiba saja, gumpalan pasir yang menutupi seluruh badan Temari dan Kankuro, tiba tiba saja langsung memadat.

" G-Gaara a-aku mohon, maa-maafkan kami " ucap Kankuro.

Dan sepertinya Gaara tidak memperdulikan apa pun yang diucapkan oleh kedua anggota tim nya atau lebih tepatnya kedua saudaranya.

" Gaara lepaskan mereka berdua. Untuk saat ini kita masih memerlukan mereka berdua " ucap sosok rakun berekor satu yang berada di dalam tubuh Gaara.

" Ta-tapi Kaa-san mereka berdua sudah melepaskan dua tumbal untuk kau "

" Tidak apa, namun ketika kau bertemu dengan mereka lagi kau harus langsung membunuh mereka "

" Ba-baik Kaa-san "

Setelah itu, pasir yang menutupi tubuh Temari dan Kankuro pun menghilangkan.

" Kalian beruntun, Kaa-san menyuruhku untuk melepaskan kalian berdua" ucap Gaara.

" Te-terimakasih Gaara " ucap Temari.

" Hm, sekarang kita pergi mencari anggota tim lainnya "

Setelah itu, Temari dan Kankuro pun pergi mengikuti kemanapun Gaara pergi.

Sementara itu, terlihat Naruto dan anggota nya yang saat ini sedang pergi menjauh dari tempat dimana mereka bertemu dengan tim Sunagakure.

" Kira, Mia apa kalian baik baik saja ? " tanya Naruto

" Ya kami baik baik saja kok Naruto-kun. Eh maaf " ucap Kira.

" Hm tidak apa, tapi ketika kita bertemu dengan tim lainnya. Kalian harus panggil aku Pain "

" Baik "

" Bagus " ucap Naruto sambil tersenyum.

Namun tiba tiba saja, Naruto berhenti. Kira dan Mia yang melihat Naruto yang tiba tiba saja berhenti, langsung terlihat kebingungan.

" Kenapa kita berhenti Naruto-kun ? " tanya Mia.

" Kita akan istirahat disini. Lagipula hari sudah semakin gelap, jadi lebih baik kita istirahat."

" Baiklah "

Setelah itu, Naruto dan tim nya pun langsung beristirahat di batang pohon tersebut. Dan juga kebetulan, di batang pohon tersebut terdapat sebuah lobang. Dan kelihatan nya di lobang pohon tersebut terlihat banyak timpukan daun, yang kelihatan nya batang pohon tersebut dulunya adalah sarang dari hewan hewan di hutan kematian.

Dan kelihatan nya, didalam batang pohon tersebut dapat menampung lima orang lebih.

" Kita istirahat didalam sini "

" Hai "

Setelah itu, Naruto dan anggota tim nya pun masuk ke dalam batang bohong tersebut.

...

Tidak terasa, hari sudah semakin gelap. Dan juga suhu di hutan kematian yang awalnya panas, sekarang sudah turun dengan dramatis nya. Dan begitu pula lah yang dirasakan oleh Naruto dan seluruh peserta ujian Chunin.

Saat ini terlihat, Naruto dan anggota tim nya masih berada di tempat yang sama. Yakni mereka berada di dalam sebuah batang pohon yang besar. Dan terlihat saat ini kondisi dari Kira dan Mia terlihat cukup memperihatinkan. Saat ini Kira dan Mia merasakan daerah disekitar meraka terasa dingin. Bahkan dari mulut mereka berdua sudah keluar uap, tubuh mereka berdua pun juga menggigil.

Namun ada yang aneh, kenapa Naruto tidak menyalakan api unggun? itu lah yang ditanyakan oleh Kira dan Mia. dan Naruto pun menjawab" Jika kita menghidupkan api unggun, maka sama saja kita mengundang musuh untuk datang ke tempat ini" itulah yang diucapkan oleh Naruto. Dan akibat dari tidak menyalakan api unggun, Kira dan Mia harus mau tak mau merasakan, apa yang namanya dingin.

Naruto yang melihat kondisi Kira dan Mia yang kedinginan tersebut, hanya dapat tersenyum miris. Naruto pun melepaskan jubah yang melekat ke tubuh nya, Kira dan Mia yang melihat Naruto yang melepaskan jubah nya, terlihat kebingungan.

" A-apa ya-ng i-ngin kau laku-kan ? " ucap Kira sambil menggigil.

" Tidak ada " ucap Naruto

Setelah itu, Naruto langsung membentangkan jubah nya. Dan langsung menyelimuti tubuh Kira dan Mia dengan menggunakan jubah nya. Kira dan Mia yang melihat apa yang dilakukan oleh Naruto tersebut terlihat terkejut.

" Ap-a yang ka-u lakukan, " ucap Mia.

" Sudahlah kalian tidak usah protes, kalian pakai saja jubah ku. Ku rasa jubah ku bisa menghangatkan tubuh kalian " ucap Naruto

" Tapi jika kau memberikan jubah kau pada kami, kau pasti akan kedinginan "

" Tidak apa, aku lebih baik kedinginan dari pada aku harus melihat kalian yang kedinginan " ucap Naruto menunjukkan senyuman nya.

" Kenapa ? ."

" Karena kalian berdua sudah ku anggap sebagai adik ku sendiri "

Kira dan Mia yang mendengar apa yang diucapkan oleh Naruto tersebut, langsung terlihat senang.

" Terima kasih "

" Untuk apa ? " tanya Naruto

" Terima kasih karena kau masih peduli pada kami "

" Ohhhh itu, sama sama. Bukannya itu tugas ku sebagai Nii-san kalian " ucap Naruto

Kira dan Mia pun tersenyum ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Naruto. Naruto yang melihat Kira dan Mia yang tersenyum, juga ikut ikutan tersenyum.

Namun tiba tiba saja, senyuman Naruto menghilang ketika merasakan aliran Chakra seseorang yang sedang menuju ketempat mereka.

" Kira, Mia kalian jangan berisik. Aku ingin keluar sebentar "

" Baik Nii-san " ucap Kira dan Mia bersamaan.

Naruto yang mendengar Kira dan Mia memanggil nya dengan sebutan Nii-san, terlihat senang. Setelah itu Naruto langsung pergi keluar dari tempat dimana dia dan anggota tim nya bersembunyi.

Dan saat ini Naruto hanya mengenakan kaos polos berwarna merah, serta celana panjang berwarna hitam, sepasang sepatu Shinobi berwarna hitam, dan juga sebuah penutup mulut. Meskipun Naruto hanya mengenakan pakaian yang tipis, namun Naruto sama sekali tidak terpengaruh oleh suhu yang dingin.

Tap...Tap

Naruto dapat mendengar suara seseorang yang baru saja sampai di batang pohon tempat Naruto dan anggota tim nya bersembunyi. Dan Naruto dapat merasakan aliran Chakra yang mengalir dalam tubuh seseorang yang berada didepan nya tersebut.

Aliran Chakra yang dimiliki oleh orang yang berada di depan Naruto sangat lah berbeda, namun meskipun begitu. Naruto mengetahui bahwa aliran Chakra tersebut adalah milik dari seseorang yang sangat Naruto kenal.

" Karin, Arashi, Sara keluar lah " ucap Naruto

Dan sesuai dengan tebakan Naruto, tim yang berada didepan nya adalah tim Uzu.

" Na-naruto apakah itu kau? " tanya Karin

" Iya ini aku. " ucap Naruto.

Setelah itu, terjadilah keheningan. Naruto yang merasakan keheningan tersebut, mulai terlihat bingung.

" Hei kalian kenapa, apa ada yang salah ?" tanya Naruto.

Namun Naruto sama sekali tidak mendapatkan respon apa pun dari tim Arashi. Dan keheningan pun melanda mereka cukup lama, akhirnya Karin mulai berbicara.

" Na-Naruto, aku ingin bertanya "

" Tentu silahkan "

" Apa yang akan kau lakukan jika kami memiliki pasangan dari gulungan mu " ucap Karin.

Naruto yang mengetahui maksud dari perkataan Karin tersebut. Langsung menjawab nya.

" Kalian jangan khawatir, meskipun kalian memiliki pasangan dari gulungan yang aku miliki. Aku sama sekali tidak akan menyerang kalian " ucap Naruto

Karin dan Arashi yang mendengar apa yang diucapkan oleh Naruto, mulai tersenyum. Dan setelah itu, Karin dan Arashi pun mendekat ke arah Naruto. Dan ketika Arashi dan Karin sudah sampai ditempat Naruto, Naruto dapat melihat kondisi dari tim Uzu tersebut tidak lah baik.

Saat ini Sara sedang berada di gendongan Arashi, dan juga Naruto dapat merasakan bahwa aliran Chakra dalam tubuh Sara saat ini sangatlah kacau.

" Apa yang terjadi ? " tanya Naruto

" Kami baru saja diserang oleh tim Suna, dan sepertinya Sara terkena racun dari salah satu ninja Suna itu " ucap Arashi.

" Begitu, lalu kalian berdua ? "

" Kami hanya terkena luka kecil kok, namun yang membuat kami khawatir adalah Sara. Saat ini tubuh nya terasa dingin. "

" Begitu, kalian ikuti aku. " ucap Naruto

" Kemana ? " tanya Karin.

" Ketempat anggota tim ku beristirahat "

Dan setelah itu, Karin dan Arashi pun mulai mengikuti Naruto. Dan tak perlu lama, mereka saat sudah sampai di tempat Kira dan Mia berada.

Kira dan Mia yang melihat dua orang asing yang mengikuti Naruto, langsung terlihat ketakutan.

" Kalian berdua tenang lah, mereka adalah sekutu kita " ucap Naruto

Setelah mendengar apa yang diucapkan oleh Naruto, akhirnya Kira dan Mia pun kembali tenang.

" Arashi baringkan lah Sara disini, tempat ini cukup hangat. Jadi tidak usah khawatir "

Dan setelah itu, Arashi pun membaringkan Sara tepat disamping Kira dan Mia. Naruto yang melihat Sara yang sudah dibaringkan, langsung menutup mata nya.

" Kurama apa kau bisa membantu Sara ? "tanya Naruto

" Ya aku bisa membantu nya, sekarang kau genggam lah tangan kanannya " ucap Kurama.

Naruto pun terkejut ketika mendengar apa yang diucapkan oleh Kurama.

" U-untuk apa, kau jangan menyuruhku yang tidak tidak Kurama "

" Kau jangan berpikiran macam macam, aku hanya ingin menyalurkan Chakra ku dengan menggunakan perantara tangan kanan mu "

" Ohhh begitu, kenapa kau tidak bilang "

" Huh, kau tidak tanya "

Dan setelah itu, Naruto langsung mendekat ke arah Sara. Dan setelah sampai di dekat Sara, Naruto pun langsung duduk disamping Sara. Arashi dan Karin yang melihat gelagat aneh Naruto, mulai terlihat mengawasi Naruto.

Dan tanpa meminta ijin terlebih dahulu, Naruto langsung menggenggam tangan kanan Sara. Arashi dan Karin yang melihat kejadian tersebut, langsung terlihat terkejut .

" APA YANG KAU LAKUKAN ? " teriak Karin kepada Naruto.

Naruto yang mendengar suara teriakan Karin tersebut langsung mengalihkan perhatiannya kearah Karin.

" Kalian berdua tenang saja, aku hanya ingin mengobati nya saja " ucap Naruto

Dan tiba tiba saja, dari tangan kanan Naruto. Keluarlah sebuah Chakra berwarna merah, dan Chakra berwarna merah tersebut langsung masuk kedalam tubuh Sara. Dan sementara itu, Karin yang notabene nya seorang ninja sensor, Karin dapat merasakan aliran Chakra yang masuk kedalam tubuh Sara terasa kuat dan hangat.

" Uhkg "

Tiba tiba saja Sara terbatuk darah. Arashi yang melihat Sara yang batuk darah tersebut, langsung terlihat khawatir.

" Kau tenang saja, Sara baru saja mengeluarkan racun yang berada ditubuh nya " ucap Naruto

Arashi yang mendengar perkataan Naruto, langsung bernafas lega.

" Kau bisa Ninjutsu medis Naruto ? " tanya Karin

" Tidak, aku tidak bisa. "

" Lalu bagaimana cara mu, mengeluarkan racun di dalam tubuh Sara ? "

" Ohhhh, aku hanya menyalurkan Chakra positif ku pada tubuh Sara "

" Bagaimana cara melakukan nya? Apa kau bisa mengajarinya pada ku?." tanya Karin.

" Aku hanya menyalurkan Chakra ku saja, dan maaf aku tidak bisa mengajarkan nya pada mu. "

" Begitu, sayang sekali. Padahal aku ingin jadi ninja medis yang hebat " ucap Kira dengan kecewanya.

Naruto yang melihat, Karin yang sepertinya kecewa. Hanya dapat tersenyum tipis.

" Aku rasa kau bisa menjadi Ninja medis yang hebat. Yang kau perlukan hanyalah melatih control Chakra mu, dan konsentrasi mu "

" Oh... begitu. Kau seperti tau banyak tentang ninja medis Naruto ? "

" Ya begitulah, aku mengetahui nya dari kenalan ku ? "

" Begitu, apa kau bisa memberikan tahu ku siapa kenalan mu itu Naruto ? "

Ketika Naruto akan membalas ucapan Karin, Arashi sudah terlebih dulu memotong perkataan Naruto.

" Sudahlah kau tidak usah banyak tanya, lebih baik kau istirahat. "

" Mou.. aku kan masih pengentahu "

" Besok saja kau tanya, lebih baik kau istirahat "

Karin yang mendengar ucapan Arashi hanya dapat cemberut.

" Baiklah, sebaiknya kita istirahat " ucap Naruto

" Hai "

Dan setelah itu, Kira dan Mia pun langsung menutup mata nya, Dan begitu pula dengan Karin. Namun sepertinya kelihatan nya Arashi tidak bisa tidur. Naruto yang melihat Arashi yang kelihatan nya tidak bisa tidur, mulai mendekat ke arah Arashi.

" Kau tidak tidur ? " tanya Naruto

" Tidak, lebih baik kau tidur saja. Aku akan berjaga jaga diluar " ucap Arashi.

Arashi pun mulai berdiri, namun sebelum Arashi sepenuhnya berdiri. Naruto sudah terlebih dahulu menahan Arashi.

" Kalau soal itu kau tidak usah khawatir "

Setelah itu, Naruto langsung merapal handseal. Arashi yang melihat Naruto yang merapal handseal, hanya dapat melihat apa yang akan dilakukan Naruto.

Kage Bunshin no jutsu

Boft….Boft

Seketika muncullah empat klon milik Naruto, Arashi yang melihat Naruto apa yang dilakukan Naruto, langsung terlihat bingung.

" Untuk apa kau membuat Bunshin ? " tanya Arashi.

" Aku menciptakan Bunshin, karena merekalah yang akan menjaga kita "

Arashi yang mengetahui maksud Naruto, langsung kembali duduk. Dan setelah itu, keempat klon milik Naruto langsung melesat pergi keluar.

Dan setelah keempat klon Naruto keluar, Naruto dan Arashi pun langsung mengistirahatkan tubuh mereka.

Bersambung

Akhirnya update juga. Maaf kalau update nya kelamaan, seperti yang author katakan. Jika author sedang sibuk, maka jadwal untuk update nya akan terlambat jadi author ingin mengucapkan maaf kepada para reader.

Dan untuk chapter selanjutnya, author ingin meminta saran kepada para reader. Apakah Naruto harus melawan Menma di ujian Chunin tahap ketiga, atau melawan Menma di ujian Chunin tahap akhir.

Silahkan dijawab di kolom review nya, dan jangan lupa untuk klik tombol Favorit dan Follow. Sekian yang author ucap, author akhiri dengan mengucapkan. Terimakasih Yami Dragon Slayer

Log Out.