Hikari No Yami
Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto
Genre : Adventure, Friendship, Fantasy, Family ( Mudah mudah bisa buat adegan Romance and Humor )
Pair : Naruto U x….
Rating : T semi M
Jangan Baca kalau tidak Suka. Silahkan anda tekan tombol back.
Konohagakure ( Sore Hari )
Tidak terasa, hari berlalu begitu cepat. Dan Sore ini, merupakan hari terakhir peserta ujian Chunin berada di Konoha, dan mereka akan kembali lagi ke Konoha pada saat ujian Chunin tahap keempat dimulai. Yakin 1 bulan yang akan datang.
Dan saat ini, terlihat di pintu gerbang Konoha. Terlihat beberapa Genin dari desa lain, yang sepertinya akan kembali menuju desa mereka masing masing. Dan diantara mereka itu adalah tokoh utama kita yaitu Naruto.
Meskipun Naruto sudah mendapat seluruh ingatan nya, Naruto tetap akan kembali pulang ke desa yang mau menerimanya dengan senang hati. Yaitu desa Amegakure, desa yang selalu diguyur oleh hujan.
Dan didepan Naruto saat ini, berdiri lah para Genin dari Uzushiogakure. Saat ini mereka akan mengucapkan salam perpisahan.
" Sampai ketemu lagi Naruto-kun ?" ucap Karin dan Sara.
Arashi yang mendengar panggil Karin dan Sara kepada Naruto memakai suffix-kun. Dan akibat dari ucap Karin dan Sara tersebut, membuat Arashi dan Jounin sensei mereka bingung.
" Sejak kapan kalian memanggil Naruto, dengan suffix-kun. Padahal kalian lebih lama kenal aku dari pada Naruto. Tapi kenapa Naruto yang lebih dahulu dipanggil dengan suffix-kun " ucap Arashi
Dan seketika, wajah mereka berdua memerah. Akibat mereka tanpa sadar memanggil Naruto dengan suffix-kun. Dan juga, Arashi dan Jounin sensei mereka pun kembali kebingungan.
" Mem-memang nya ada masalah " ucap gagap Sara.
" Tentu saja masalah, sekarang aku ingin kalian memanggil ku dengan suffix-kun juga "
Dan terjadilah pertengkaran antara Arashi dan Sara. Sementara itu, Naruto yang menyaksikan pertengkaran mereka berdua, sama sekali tidak mempermasalahkan nya. Saat ini, Naruto masih memikirkan apa yang akan dia katakan kepada kedua kakak nya mengenai Kira dan Mia.
Bukan hanya itu saja, Naruto juga sedang memikirkan kenapa dia dengan sangat enteng nya memaafkan Gaara dan tim nya. Padahal Gaara dan tim nya sudah membunuh kedua anggota tim nya yang sudah Naruto anggap sebagai saudaranya.
" Aku terlalu naif, untuk memaafkan mereka. Ku rasa bukan hanya aku saja yang menjadi korban dari tim Suna itu. Sudah pasti banyak anggota tim lainnya yang menaruh dendam pada nya " pikir Naruto.
" Aku benar benar bodoh,bodoh,bodoh, BODOH " teriak Naruto dalam pikiran nya.
Dan kekesalan Naruto pun, dilampiaskan kepada rambutnya yang tidak bersalah. Sementara itu, Karin yang melihat apa yang dilakukan oleh Naruto, hanya dapat menatap Naruto dengan tatapan khawatir.
Namun ketika Karin ingin menghampiri Naruto, tiba tiba saja Karin mendengar suara seseorang yang memanggil Naruto.
" Na-naruto "
Dan ketika Karin mengalihkan perhatiannya kearah sumber suara panggil tersebut, Karin dapat melihat seseorang yang sangat Karin benci. Bahkan Arashi dan Sara yang waktu itu sedang bertengkar pun, langsung saja berhenti.
Tidak bedanya dengan Naruto, Naruto yang mendengar suara seseorang memanggil nya. Langsung menghentikan kegiatannya. Dan alangkah terkejutnya Naruto ketika mengetahui bahwa yang memanggil nya adalah seseorang yang sangat tidak ingin Naruto temui.
" Ada apa ? " tanya Naruto sambil menatap dingin kearah wanita yang memanggil nya.
Dan wanita yang memanggil Naruto adalah istri sang Hokage,ialah Namikaze Kushina. Kushina yang di tatap dingin oleh Naruto, langsung terlihat terkejut. Bukan hanya Kushina saja yang terkejut, bahkan anak nya yang saat itu berada di gendongan Kushina, juga terkejut.
Namun seperti, tidak ada satupun yang ingin memulai pembicaraan. Naruto yang saat itu masih dalam keadaan tertekan, akibat mengingat kematian Kira dan Mia. Dan Naruto yang sudah semakin lama kehabisan kesabaran. Akhirnya Naruto pun membentak Kushina.
" Jika tidak ada yang ingin di bicarakan, lebih baik kau pergi. " teriak Naruto.
Sang anak yang kebetulan mendengar bentakan Naruto, langsung saja menangis. Namun ketika sang anak itu menangis, tiba tiba saja muncul beberapa Anbu di depan Kushina.
" Cih! Karin, Sara, Arashi. Aku pergi dulu " ucap Naruto
Dan setelah itu, Naruto pun pergi meninggalkan Arashi dan tim nya. Sementara itu, Kushina yang melihat Naruto yang akan pergi, langsung saja dia pergi mengejar Naruto. Namun belum sempat Kushina pergi mengejar Naruto, tiba tiba saja di depan Kushina muncullah sang Hokage a.k.a Minato.
" Mi-minato-kun " ucap Kushina.
Dan setelah itu, Kushina pun menangis di dalam pelukan Minato. Sementara itu, para Genin Uzu yang melihat kejadian tersebut. Langsung menatap pasangan Kushina dengan pandangan benci.
" Sensei, kita lebih baik juga kembali " ucap Arashi
" Baik "
Dan setelah itu, para Genin Uzu pun pergi meninggalkan Kushina yang masih menangis di pelukan Minato. Dan tidak jauh dari sana, Terlihat seorang anak yang memiliki rambut emo. Dialah Uchiha Sasuke.
Sebenarnya Sasuke ingin pergi menemui Naruto, namun niat nya ingin menemui Naruto harus ia urungkan. Karena ketika Sasuke sampai di gerbang desa, ia melihat bahwa Kushina sedang menemui Naruto. Dan juga Sasuke juga dapat melihat, bahkan saat itu Naruto sedang menatap Kushina dengan tatap penuh akan kebencian.
Saat ini Naruto berada di dalam hutan Konoha. Setelah Naruto pergi dari gerbang Konoha, Naruto langsung saja pergi dan ia berniat untuk segera kembali ke Ame. Namun seperti niat Naruto untuk segera pulang harus tertunda.
Karena tiba tiba saja di depan Naruto, muncul lima orang Anbu dengan topeng polos. Naruto yang mengingat siapa kelima Anbu tersebut, langsung saja memasang posisi siaga.
" Mau apa kalian " ucap Naruto
Namun bukannya menjawab, malahan kelima Anbu tersebut malah menyerang Naruto. Naruto yang melihat kejadian tersebut, langsung saja menahan serangan satu persatu dari setiap Anbu itu. Namun akhirnya Naruto terdesak akibat dia masih kelelahan.
" Sial, jika tetap seperti ini. Aku akan kalah, tapi jika aku melawan mereka dan membunuh nya. Mereka akan semakin banyak berdatangan " pikir Naruto.
" Tidak ada cara lain, kau harus membunuh nya. Jika kau masih ingin hidup. " ucap sang rubah a.k.a Kurama.
" Baiklah, Kurama pinjaman kekuatan mu pada ku "
" Baiklah "
Dan setelah itu, Chakra Naruto yang tadinya sudah terkuras. Kini sudah terisi kembali berkat bantuan Kurama.
Katon : Gokakyuu no jutsu
Tiba tiba saja muncul sebuah bola api yang berukuran sedang yang sedang melesat kearah Naruto. Naruto yang melihat bola api tersebut, langsung merapal handseal.
Suiton : Teppodama no jutsu
Dan Naruto pun mengeluarkan bola air yang memiliki ukuran yang sama dengan bola api itu.
Blaaaar
Dan terjadilah ledakan akibat dari benturan dari dua elemen yang berlawanan tersebut. Dan akibat dari ledakan tersebut, tercipta sebuah kabut yang menutupi seluruh area pertarungan tersebut.
" Naruto, gunakan Raijin. "
" Baik "
Dan setelah itu, Naruto mengeluarkan Raijin yang berada di Fuinjutsu penyimpanan nya. Dan setelah itu, Naruto pun menyalirkan Chakra nya ke pedang Raijin. Dan keluarlah percikan listrik berwarna hitam yang membentuk seperti mata pedang.
" Akibat dari hilang nya ingatan ku. Kemampuan Raiton ku menurun, apa kau punya rencana lain ? " tanya Naruto.
" Tidak, tapi sebaiknya kau menggunakan kemampuan sensor mu untuk menyerang mereka. Meskipun kurang efektif, tapi hanya ini satu satunya cara "
" Baiklah "
Dan setelah itu, Naruto melesat menuju kearah para Anbu yang berada di dalam kabut tersebut.
" Di depan ada 2, di kiri 1, dan di kanan ada 2 orang " guman Naruto.
Namun sepertinya rencana Naruto tidak akan berjalan lancar. Karena salah satu dari mereka ada seorang ninja sensor.
Traaaaang
Dan terjadilah benturan pedang Raijin Naruto dengan tanto milik salah satu Anbu tersebut. Namun meskipun demikian, tetap saja Anbu tersebut kalah. Karena apa pun yang terjadi, besi adalah salah satu benda yang dapat menghantarkan listrik.
" Aaaaaarg "
Dan terdengar lah teriakan dari Anbu tersebut, karena listrik di Raijin Naruto merambah dengan cepatnya ke tento Anbu tersebut. Dan ketika Anbu tersebut berteriak, teriakan Anbu tersebut dapat didengar oleh 4 Anbu yang lainnya.
" Sial, mereka mendekat "
Dan Anbu yang terkena sengatan listrik Naruto , akhirnya pingsan. Dan ketika Anbu tersebut pingsan, Naruto memanfaatkan keadaan tersebut untuk merangkai handseal.
Kage Bunshin no jutsu
Dan setelah itu, dibelakang Naruto, muncullah tiga Bunshin Naruto. Dan tanpa dikomandoi lagi, para Bunshin tersebut langsung melesat kearah para Anbu yang masih tersisa.
Craaas! Craaaaas!
Dan terdengar suara tebasan dari para Bunshin Naruto. Yang artinya para Bunshin Naruto berhasil membunuh keempat Anbu yang masih tersisa.
Boft! Boft!
Dan setelah selesai menjalankan tugasnya, para Bunshin Naruto pun menghilangkan. Dan secara teknis ketika Bunshin Naruto menghilang, maka setiap ingatan para Bunshin tersebut masuk kedalam ingatan Naruto.
" Huh... tersisa satu lagi. Sebaiknya kita apakan dia Kurama ?" tanya Naruto
" Kita bunuh saja dia. Jika dibiarkan hidup, maka ketika kau datang ke Konoha lagi. Kau sudah pasti akan dihadang oleh Anbu yang lain. Meskipun kau tidak membunuh nya kau tetap akan dihadang oleh Anbu yang lain. Tapi jika kau bunuh, maka setidaknya informasi mengenai mu aman " ucap Kurama.
" Baiklah kalau begitu "
Craaaaas
Dan akhirnya, Naruto pun membunuh Anbu yang pingsan tersebut. Naruto membunuh Anbu tersebut dengan cara memenggal kepala Anbu tersebut.
Namun tiba tiba saja, Naruto merasakan aliran Chakra seseorang yang sedang mendekat kearah nya. Dan Naruto pun pergi meninggal tempat pertarungan tersebut yang sudah dipenuhi oleh banyak Anbu yang tewas.
Skip 2 Day Leter.
Sudah dua hari ujian Chunin tahap ketiga selesai. Dan juga sudah dua hari pula Naruto menempuh perjalanan dari Konoha ke Amegakure. Dan hari ini Naruto akan sampai di desa Amegakure. Namun sepertinya, Naruto merasakan sebuah firasat buruk.
Dan dengan kecepatan yang setara dengan Chunin, Naruto pergi melesat menuju desa Amegakure. Dan sesampainya Naruto di desa Amegakure, Naruto dapat melihat keadaan desa Amegakure yang sudah hancur.
" Ap-apa yang sudah terjadi " teriak Naruto
Naruto pun kembali melesat dengan kecepatan nya, menuju rumah yang sudah dia tempati dengan kedua kakak angkat nya. Dan sesampainya Naruto dirumah nya, Naruto dapat melihat keadaan rumah nya yang sudah hancur.
" Ti-tidak mungkin Hiks, si-siapa yang sudah melakukan ini hiks "
Namun tiba tiba saja, Naruto merasakan sebuah aliran Chakra di sekitar rumah nya. Meskipun kecil, namun Naruto masih dapat dirasakan oleh nya.
" Nii-san, Nee-san. Bertahan lah " ucap Naruto
Naruto pun langsung melesat menuju asal Chakra tersebut. Dan sesampai Naruto disana, Naruto dapat melihat sebuah bangunan yang sudah rubuh. Dan bangunan tersebut adalah bangunan pemimpin Amegakure.
" Apa Nii-san, dan Nee-san terjebak di gedung itu " ucap Naruto.
Naruto pun mendekat kearah gedung tersebut. Dan sesampainya Naruto di sana, Naruto dapat mendengar suara seseorang yang sedang meminta tolong.
" To-tolong,...tol-tolong , Si-siapa sa-ja tolo-ng " ucap suara tersebut.
Naruto pun mendekat ke asal suara tersebut, dan sesampainya Naruto di sana. Naruto melihat seseorang yang sangat Naruto kenal, bahkan orang tersebut lah yang saat ini sedang Naruto cari.
" Nii-san " teriak Naruto
Naruto pun mendekat kearah Nii-san nya a.k.a Yahiko.
" Nii-san bertahanlah, aku akan menolong Nii-san "
Yahiko yang mendengar suara Naruto, langsung mengalihkan perhatiannya kearah Naruto. Dan terlihat lah, kondisi Yahiko saat ini sangatlah mengerikan. Salah satu bola mata nya tertusuk oleh sebuah kunai.
Lalu pada kepala Yahiko, terlihat sebuah luka yang cukup besar. Sehingga membuat darah mengalir dari luka tersebut.
" Na-ruto, ap-akah it-tu ka-u " ucap Yahiko .
" Ya Nii-san ini aku. Bertahan lah aku akan menolong mu "
Dan saat ini, Yahiko sedang tertimpa oleh gedung pemimpin Amegakure tersebut, dan yang tersisa hanyalah tubuh bagian atas nya. Naruto yang melihat keadaan Yahiko tersebut, langsung saja mengangkat bangunan tersebut.
Namun dikarenakan bangunan tersebut terlalu besar, Naruto sama sekali tidak bisa mengangkat bangunan tersebut. Meskipun tidak bisa, Naruto masih saja berusaha mengangkat bangunan tersebut.
" KURAMA BERIKAN AKU CHAKRA MU " teriak Naruto
" Baiklah "
Dan terlihat perubahan pada mata Naruto, ketika Kurama menyalurkan Chakra nya kepada Naruto. Mata Naruto berubah menjadi merah darah, serta pupil nya berubah menjadi seperti garis vertikal.
" Hyaaaaaaa "
Naruto pun berusaha untuk mengangkat bangunan itu, namun sepertinya bangunan tersebut masih belum bisa diangkat.
" LAGI, BERIKAN AKU LEBIH BANYAK CHAKRA KURAMA "
Kurama yang mendengar permintaan Naruto tersebut, langsung saja mengabulkan nya. Kurama menyalurkan lebih banyak Chakra pada Naruto. Dan sekali lagi, Naruto mengalami perubahan.
Dari perutnya, muncul gumpalan Chakra berwarna merah. Dan gumpalan Chakra tersebut, langsung menyebar keseluruh tubuh Naruto. Lalu pada bagian belakang gumpalan Chakra tersebut, muncul sebuah ekor yang juga terbuat dari gumpalan Chakra berwarna merah tersebut.
Gumpalan Chakra yang membungkus kedua tangan Naruto, langsung saja membesar. Sehingga gumpalan Chakra tersebut berhasil menggenggam bangunan tersebut. Lalu ekor Naruto pun juga berhasil menggenggam bangunan tersebut.
" Hyaaaaaaa "
Dan akhirnya, bangunan tersebut berhasil terangkat sedikit demi sedikit. Meskipun Naruto sudah menggunakan Chakra Kurama, Naruto tetap saja masih kesulitan untuk mengangkat bangunan tersebut.
" Ayo sialan, ayo terangkan "
Tendō : Shinra Tensei
Dan seketika, bangunan yang menghimpit Yahiko hancur oleh sebuah Jutsu. Naruto yang melihat kejadian tersebut, langsung saja mengalihkan perhatiannya kearah sumber jutsu tersebut. Dan terlihat, bahkan yang baru saja melakukan Jutsu tersebut adalah Nagato.
Naruto yang melihat bangunan yang menghimpit Yahiko sudah hancur, langsung saja menarik Yahiko dari sana. Karena sebagai tubuh Yahiko ada yang terbenam. Setelah berhasil menyelamatkan Yahiko, Naruto pun langsung menonaktifkan Chakra Kurama.
Sementara itu, Nagato yang melihat perubahan Naruto saat itu, Langsung saja terkejut. Namun Nagato berhasil menutupi keterkejutan nya dengan cara mengalihkan perhatiannya kearah Yahiko.
" Ya-Yahiko-nii, siapa yang melakukan ini ?" tanya Naruto
Bukanya menjawab, Yahiko malah mengatakan sesuatu yang kembali membuat Naruto terkejut.
" Na-Naruto tolong, sel-amantkan Konan "
" Dimana, dimana Konan-nee. Yahiko-nii ? "
" Di-bawah, ditem-pat tubuh tadi ber-ada "
Setelah mengetahui dimana keberadaan Konan, Naruto pun langsung pergi menuju tempat yang diucapkan oleh Yahiko. Dan benar saja, ditempat Yahiko tadi berada. Naruto dapat merasakan aliran Chakra miliki Konan, dan aliran Chakra milik Konan seperti baik baik saja.
Karena Naruto merasakan, bahkan aliran Chakra Konan masih beraturan. Dan juga, Naruto dapat melihat sebuah lobang, yang sepertinya menuju ke suatu tempat. Namun dikarenakan ukuran lobang tersebut yang terlalu kecil, Naruto sama sekali tidak bisa masuk.
" Cih!, lobang nya terlalu kecil. Andai saja lobang nya besar sedikit saja, maka aku sudah pasti bisa masuk. Sial " pikir Naruto.
" Gunakan jutsu saja " ucap Kurama.
" Tidak, itu akan membuat lobang nya tertutup. Dan juga bisa bisa ditempat Konan-nee berada bisa hancur "
" Lalu apa yang akan kau lakukan, jika kau menggunakan tangan mu. Sudah pasti tidak akan bisa, kau sendiri sudah tau bukan ?"
" Ya, jarak antara lobang ini dan tubuh Konan-nee terlalu jauh. Andai saja aku memiliki tali, sudah pasti aku bisa menggapai Konan-nee "
" Tali? Kenapa kau tidak gunakan saja kemampuan Uzumaki mu " ucap Kurama.
Dan seketika, Naruto pun teringat akan kemampuan rantai Chakra nya.
" Benar juga Kurama " ucap Naruto
Dan Naruto pun mulai mengeluarkan tiga buah rantai Chakra. Kurama yang melihat Naruto yang mengeluarkan tiga rantai Chakra, langsung terlihat kebingungan.
" Untuk apa kau menggunakan tiga rantai Chakra, Ku rasa satu saja sudah cukup "
" Kau memang benar, tapi aku hanya ingin berjaga jaga saja. Andai kata bangunan dibawah itu runtuh, maka dia rantai yang lainnya akan menahan nya "
" Begitu, kau seperti sudah memikirkan nya "
" Tentu saja, aku tidak ingin kehilangan keluarga ku lagi " ucap Naruto
Dan akhirnya, ketiga rantai Chakra milik Naruto pun masuk kedalam lobang tersebut. Dan Naruto pun berusaha untuk berkonsentrasi untuk mengendalikan rantai Chakra nya. Karena ini kedua kali nya dia mengeluarkan rantai Chakra nya semenjak ingatan nya kembali.
Dan juga Naruto sudah memikirkan nya, setelah ia selesai menyelamatkan Yahiko dan Konan. Naruto akan melatih konsentrasi nya.
" Sedikit lagi, ayo jangan rubuh " ucap Naruto dalam hatinya.
Akhirnya Naruto berhasil menemukan tubuh Konan, dan juga terlihat bahwa keringat sudah mulai bercucuran dari wajah Naruto.
Greeeeb
Naruto pun mengikat tubuh Konan dengan rantai Chakra nya, dan Naruto pun mulai menarik Konan secara perlahan lahan.
" Jangan rubuh "
Naruto pun kembali menggerakkan kedua rantai nya untuk melindungi tubuh Konan. Dan akhirnya Naruto membawa tubuh Konan ke arah lobang kecil tersebut.
" Bagaimana caranya supaya aku bisa mengangkat tubuh Konan-nee dari dalam lobang itu "
" Gunakan Chakra ku lagi, setidaknya kau sudah bisa menghancurkan lobang itu "
" Apa kau gila, bagaimana jika aku tidak sempat menyelamatkan Konan-nee ketika lobang itu rubuh "
" Gunakan Bunshin mu, pada saat kau menghancurkan lobang itu. Maka pada saat itu pulalah Bunshin mu menyelamatkan tubuh perempuan itu "
" Kau benar juga. Tumbang kau pintar Kurama, biasanya saja kau selalu tidur pada saat aku kesusahan " ucap Naruto sambil menyindir Kurama.
" Diam kau, seharusnya kau bersyukur aku menolong mu. "
" Iya iya "
Dan sesuai dengan perintah Kurama, Naruto langsung menciptakan sebuah Bunshin, dan setelah itu Naruto menggunakan Chakra milik Kurama. Sehingga membuat tubuh kembali diselimuti oleh Chakra berwarna merah.
" Kira mulai " ucap Naruto dalam Mode rubah ekor satu.
" Hai " balas Bunshin Naruto.
Tangan Chakra Naruto pun mulai membesar, dan tangan Chakra tersebut langsung Naruto kepal.
" Hyaaaaaaa "
Dan Naruto menghempaskan tangan Chakra nya kearah lobang tempat Konan berada.
Bruugh
Lobang tersebut pun hancur, dan ketika lobang tersebut hancur. Bunshin Naruto pun langsung menyelamatkan Konan, sebelum seluruh ruangan yang berada di lobang tersebut rubuh.
Namun, baru saja Bunshin Naruto menyelamatkan Konan. Namun tiba tiba saja muncul beberapa bola hitam yang seukuran bola kasti, yang melesat kearah Naruto.
Tenseigan : Scattering Chakra Rosary
Naruto yang menyadari muncul bola hitam tersebut, langsung menahannya dengan menggunakan tangan Chakra Kyuubi nya. Namun sepertinya, lengan Chakra tersebut tidak dapat menahan bola bola hitam tersebut.
" A-apa, bola tersebut dapat menembus lengan Chakra ku " ucap Naruto
" Naruto, segera lepaskan mode ekor satu. Seperti bola tersebut memiliki kemampuan untuk menyerap Chakra " ucap Kurama.
Naruto yang mendengar ucapan Kurama pun, langsung menonaktifkan Chakra Kyuubi nya. Meskipun Naruto sudah menonaktifkan Chakra Kyuubi, Naruto tetap saja dalam bahaya. Karena bola hitam tersebut masih berada di depan Naruto.
Tendō : Busho Ten'in
Sebelum bola tersebut mengenai Naruto, Naruto tiba tiba saja meluncurkan kearah belakang. Seolah olah dia sedang ditarik.
Greeeeb
Dan tanya, Nagato lah yang menarik Naruto dengan menggunakan kemampuan dari mata nya. Dan disekitar tempat Naruto tadi, terlihat lah Bunshin Naruto dan Konan yang saat ini masih berada di sekitar tempat Naruto.
" Kalian berdua segera menyingkir dari sana " teriak Naruto
Sang Bunshin yang mendengar perintah dari sang master, langsung menuruti perintah sang master. Dan tak lupa pula, sang Bunshin membawa Konan. Namun belum jauh dari sana, tiba tiba saja bola bola hitam tersebut meledak secara beruntun.
Blaaaaaaar...Blaaaar...Blaaaaaaaar
Dan tentu saja, sang Bunshin terkena ledakan tersebut. Namun sebelum sang Bunshin terkena ledakan tersebut, sang Bunshin sudah terlebih dahulu melempar tubuh Konan kearah Naruto.
" Master, tangkap "
Naruto yang melihat Bunshin nya melemparkan Konan, langsung melesat kan tangan Chakra nya menuju tubuh Konan. Dan sekali lagi, Naruto harus dibuat kembali terdesak. Karena bola bola hitam tersebut kembali muncul, dan bola hitam tersebut sedang melesat kearah Naruto.
" Sial aku tidak bisa menangkap tubuh Konan-nee " ucap Naruto
Tendō : Busho Ten'in
Namun tiba tiba saja tubuh Konan langsung melesat kearah Nagato. Naruto yang melihat kejadian tersebut langsung bernafas lega.
" Na-naru..ohk..to " ucap Yahiko sambil batuk darah.
Naruto yang mendengar Yahiko yang memanggilnya, langsung mengalihkan perhatiannya kearah Yahiko.
" Ce-pat lah kali-an per-gi...ohk...di-a bukan law-an kal-ian yang-sepadan de-ngan kali-an "
" Apa maksud Nii-san, apa dia yang sudah menghancurkan desa ?" tanya Naruto
" Hahahahahaha tentu saja, reinkarnasi Ashura "
Bukannya Yahiko yang menjawab, melainkan sosok misterius yang sudah menghancurkan desa Amegakure.
" Siapa kau? Dan kenapa kau menghancurkan desa Ame ?" teriak Naruto.
" Ohhh...mana sopan santun ku. Padahal aku sudah menghancurkan desa ini, namun belum ada seorang pun yang mengetahui nama ku. Hahahahaha "
Naruto yang mendengar suara tawa tersebut, langsung terlihat marah.
" Cepat jawab brengsek " teriak Naruto lagi.
" Baiklah-baiklah, perkenalkan nama ku Himetsu, Otsutsuki Himetsu. "
" Otsutsuki, tidak mungkin " ucap Kurama.
" Apa maksud mu Kurama, apa kau mengenal nya ?"
" Tidak, namun dia menggunakan nama yang sama dengan Rikudo-jiji "
" Sama ?"
" Ya, nama asli dari Rikudo-jiji adalah Hogoromo Otsutsuki "
" Begitu, tapi aku tidak peduli. Dia sudah menghancurkan desa ku, dan aku akan membalas perbuatannya "
Sementara itu, Himetsu yang mendengar teriakan Naruto hanya dapat tertawa terbahak bahak.
" Hahahahahaha membalas perbuatan mu. Jangan mentang mentang kau reinkarnasi Ashura, kau dengan seenaknya saja bila ingin membalas ku. Enak saja "
Himetsu pun langsung merentangkan kedua tangan nya kearah Yahiko. Naruto yang melihat kejadian tersebut langsung terlihat panik.
" Apa kau bisa melindungi orang orang yang kau sayangi " ucap Himetsu.
Tenseigan : Scattering Chakra Rosary
Lalu muncullah bola hitam yang seukuran dengan Bijuu dama di telapak tangan Himetsu.
Wushh
Dan bola hitam tersebut melesat menuju Yahiko. Naruto yang melihat bola hitam tersebut yang melesat ke arah Yahiko, langsung menggunakan tangan Chakra nya untuk menahan bola tersebut.
Greeb
Dan sepertinya Naruto berhasil menahan bola hitam tersebut. Namun bukannya bola hitam tersebut mengecil, namum bola hitam tersebut malah semakin membesar. Dan tangan Chakra Naruto pun mengecil.
" Apa "
Wuuuuuush
Dan sekali lagi, bola hitam tersebut melesat kearah Yahiko. Nagato yang kebetulan berada di dekat Yahiko langsung berusaha untuk menggapai Yahiko.
" Na-gato, pe-rgi. Lin-dungilah Na-ruto dan Kon-an "
Nagato yang mendengar ucapan Yahiko pun langsung terkejut.
" Ta-tapi "
" PERGI " teriak Yahiko.
Dan dengan berat hati, Nagato pergi meninggalkan tubuh Yahiko yang sudah tidak berdaya.
Fuinjutsu : Jikkukan Ninjutsu
Nagato pun menghilang dari tempat tersebut dengan menggunakan jutsu Jikkukan nya.
Blaaaaaaar
Setelah Nagato menghilangkan, bola hitam tersebut langsung meledak di dekat tubuh Yahiko.
Bersambung
Oke minna hanya itu yang bisa author buat. Meskipun kalian tidak menyukai nya, namun author harap kalian akan tetap memberikan author saran dan flame yang membangun.
666-qweser : terimakasih atas saran nya.
Guest : Maaf saya tidak sempat buat memperbaiki nya.
Utsugi Renka : akan saya usahakan
Ghost Specter : Masa kayak Naruto, 12 tahun.
Uzunami28 : Maaf saya tidak bisa, dan yang waktu itu hanyalah kebetulan semata karena pada saat itu otak author masih segar.
saputraluc000 ( Guest ) atau the eraser ( Guest )
nggak usah baca, kalau cuma bisa kasih flame yang buruk.
Just : Akan saya usahakan.
hannychan : oke akan saya usahakan.
N Rani kudo : jawaban anda sudah terjawab di chapter ini.
AyukaonyxKoyuki : oke terimakasih atas saran nya.
pembaca : Ya saya tau, fic ini lebih masuk akal dari pada fic satu nya. bahkan jika saya lanjutin maka alur dan tema nya akan berubah menjadi dimension travel.
