Yeeeee…
Chappie 4 is now updating !!
Dengan bacotan author yang makin banyak ! XD
Juz check this out !!
----------------------------------------------------------
Chapter 4 : Karin's 1st action !
"Itachi-sa~n !!!! Wake up bebeeeh !!" seru Sasuke sambil meloncat-loncat heboh di atas tempat tidur Itachi yang berukuran Maid size. (Emang ada geto?).
"Anjriiiiit ! Keinjeeek !!" umpat Itachi sambil meronta-ronta kesakitan mirip suaranya Axel (vokalis Gun n' Roses) yang lagi nge-scream karena "benda berharganya" kegencet kaki sasuke. (Maaf… bagian ini harus diawasi oleh orang tua kalo umurnya masih di bawah 13 ! Sekalian, amrozi Itachi FC… -AMROZI??!!-) "Sialan lo !! Bengkak nih !! Ntar gue mandul baru tau ! Nyungsep ke kamar langsung loncat kayak orang sarap gitu !"
"Gomen…gomeeen…" sasuke cengengesan. "Penyet yah?"
"Gepeng !!!" seru Itachi pedes.
"Didiemin entar juga normal lagi." Kata sasuke. "Apa perlu gue pompa?"(jangan dibayangin yah. Di pikirin aja. –sama ajaah !- XDD)
"Lo kira balon?!" Itachi swod.
"Iya sih, kalo itu jadi balon, gak ada yang mau beli yah. Mungkin cuma bencong-bencong yang suka nongkrong di deket markas ojek sini."
Itachi golek lagi sambil meringis.
"Ehh ! Bangun downg ! Gue mau minta tolong !" ujar Sasuke maksa
"Gak mau ! Ih ! Jijay !" jawab Itachi judes. Sasuke cemberut. "Ya ude, mau apa lo?"
"Temenin gue JJP."
"So… itu urusan gue? Lo kan punya kaki !!" Itachi balas dendam soal dia minta digendong tapi malah digotong ke tempat sampah (Cocok juga sih dibuang ke sana. Wajah selebritis di kalangan muka yang gak pernah disetrika gitu emang pantes nongkrong bareng temen-temennya di tong sampah. –Itachi FC, lemparin author pakai uang aja ya…-)
"Gue gak minta digendong ato diapain ! Gue cuma minta ditemenin kok!" kata sasuke. "Tapi kalo gue laper, traktirin…"
"Ah, payah lo. JJP aja kok perlu perwakilan gitu. Gak mauh ! Gue masih ngantuk!" Itachi kembali masuk ke dalam selimutnya. Tak beberapa lama, terdengar alunan dengkuran yang terdengar familier di dunia katak.
"Ayolaaaah !!!" Sasuke maksa sembari membuka selimut Itachi lebar-lebar. "Gue cium loh !"
"IIIIHHHHH !!" Itachi gemeteran sambil ngusap-ngusap badannya dengan gaya tawaduk. –banci mode : on- "Ngeyel banget sih lo ! Napa sih tumben-tumbenan ngajak gue? minta temenin lagi..!"
"First day gue nih…" tutur Sasuke.
"First day apa?! Ama Sakura?!" tebak Itachi. Sasuke mengangguk mantap. "Di mana-mana kalo pacaran itu berduaan aja ! Emangnya bebek, harus rombongan ?"
"Gue kan belum berpengalaman dalam urusan gituan !" Sasuke ngeles.
"halah, alasan aja lo. Nembak aja udah mantep gitu! Lo bilang belum berpengalaman?"
"Kalo nembak kan…" Sasuke tiba-tiba tampak terkejut. Dan matanya melebar. Giginya saling merapat atur formasi (?) "Dari mana lo tau?! Ngintip gue ya?! Hah ?!"
"Eng…enggak kok !! Beneran !" Itachi ketakutan. Mulai ngesot menjauh dengan pose suster ngesot lagi jalan. Ngejreng abis sama rambutnya yang digerai dan juga tampak abis direbonding 5 kali sehari tiap hari (rusak maksudnya !)
"Terus, dari mana lo tau?!" Sasuke memungut pedang Katananya di atas meja sambil dijilatin"Mmh… enak juga nih !"
"Dari Kisame…"
"Kisame tau dari mana?!" mulai pasang kuda-kuda.
"Dari gue.."
"Hah ! Emang dasar lo, ya !!" sasuke mengacungkan pedang Katananya. "Dengan muka tua gitu masih aja gak tobat-tobat !"
"Tunggu, tunggu ! Gue tau dari mana??" Itachi berusaha menghindar dan mencari ide untuk menyelesaikan masalah ini.
"….Gue?" sasuke nunjuk dirinya dengan tampang sepolos bayi.
"YA BERARTI LO YANG SALAH, GOBLOK !!!" umpat Itachi. Sasuke cuma ngangguk dengan ikhlasnya. Yah dua-duanya goblok kok ! Impas, 'kan?!
"Ngomong-ngomong… jadi gak temenin gue??" lanjut Sasuke.
"Upetinya dulu !" tangan Itachi mengadah.
"Sialan, adik sendiri diperas… Itu akibat les kepribadian ama Kakuzu !" gerutu Sasuke sambil menyodorkan sebotol anti aging buat Itachi. "Noh ! Permark tuh muka !"
"FORMALIN ?!!!" Itachi histeris melihat label nama di botol itu yang tampak ditulis menggunakan spidol.
"Udah berpuluh-puluh anti aging gak sukses perbaiki muka lo. Makanya, gue coba aja formalin. Gue beli sama pasar gelap deket sini" Jelas Sasuke.
"Lo kira gue mayat?!" dengus Itachi siap-siap gampar beloved brothernya.
"Lebih tepatnya mayat hidup." Ujar sasuke. Itachi menghela nafas penuh hasrat ingin mencincang.
"Muka gue tambah rusak ntar !!" bentak Itachi.
"Tenang… kadar formalinnya cuma 0,01 % kok."
"99,99 % nya lagi?!"
"45 % air, 5 % gula, 10,9 % garam, 20 % kecap, 19,09 % penyedap MSG…"
"Kok mirip bumbu-bumbu mie goreng gitu?!" ujar Itachi.
"Mau gak?! Dari pada gue setrika?"
"Udah deh ! Sini ! Awas kalo gak manjur !" ancam Itachi sambil menirukan gaya bundo Malin Kundang yang mau mangutuak anaknyo.
"Kalo nggak manjur, lo boleh sumpahin gue bakal tenar seumur hidup !"
"Urgh ! Ngapain gw pake kalo gitu!" itachi melemparkan botol obat itu ke arah tempat sampah, namun meleset malah mengenai kaca jendela dan… pecah ! Duet uchiha itu pada cengo.
"ITACHI !!! SASUKEEE !!!" pekik suara kakek-kakek dari bawah.
"Gwa, si gaek mulai unjuk gigi ! jangan-jangan yang tadi kedengeraan !" Itachi panik gak karuan
"Gimana nih?! Bisa dicabik-cabik kita !!" Sasuke kebingungan sambil muter-muter gak jelas. "Kabur yuk !! Sekalian JJP !"
"Jalan buntu, oi ! Lewat mana lagi?! Masa' mau korek lantai?"
"Ya ini !" Sasuke menunjuk jendela yang pecah tadi. Lumayan buat kabur. Soalnya lubangnya cukup besar untuk dilewati manusia kurang gizi seperti mereka.
"Ah, bener juga ! Gue kabur duluan !" Itachi langsung terjun bebas tanpa pikir dua kali. "Yahoo !!!"
"Tunggu !!"
GEPLANG ! GUDUBRAK ! MEO~w (??)!!
"Ouch…"rintih Itachi dari bawah pelan.
"Lo sih ! Nekat over dosis !" desis Sasuke dari atas yang melihat kakaknya tergolek di rumput dengan posisi kaki ke atas membentuk sudut 90°. Lidahnya menjulur keluar. Tangannya terbentang lebar. (bayangin deh gimana)
"ITACHI !!! SASUKEEE !!! TUNGGU KALIAN !!" seru Daddy Fugaku. Makin lama terdengar makin keras. Itu berarti Daddy sedang menuju ke kamarnya ! Derap kaki berat terdengar dari luar kamar.
"Kyaa !! Gue turun juga yah!! Hiaaa !!" Sasuke langsung loncat keluar nyusul
"Ja… JANGAAAN !!!"
GEPLANG ! GUDUBRAK ! MEO~w (??)!!
"Ups… gak sengaja…" tutur sasuke innocent yang menimpa Itachi. Itachi kembali terbaring dengan kedua matanya bertanda X. "Sakit, bro?"
"Lo liat aja muka gue gimana…" Itachi lemas, koma, sekarat.
"Ngg… mati?" terka Sasuke ngasal. "Muka lo mengundang iba banget sih… gak tega gue !"
"kalo gitu bangkit dooong !!" Itachi hilang kesabaran. Sasuke segera bangkit dan tiba-tiba tak sengaja tersandung batu. Akhirnya kontan Sasuke terpelanting ke belakang kea rah Itachi.
"AUUUUUWWW !!" jerit Itachi mirip lolongan serigala tua yang lagi nyasar ketinggalan rombongan (slow motion : on).
"SASUKE !!!! ITACHIII !!" suara Daddy terdengar lagi diiringi suara ketukan pintu yang memekakkan telinga. "Open the door !!"
"KYAAAA !! Kabur, cooyyy !!" komando Sasuke buru-buru berdiri dan hendak berlari. "Onii-san ! lelet banget sih ! Hari ap !"
"Keadaan melarat dan sengsara gini?!!" Itachi masih merintih. Dia menderita cedera kaki, tangan, badan, dan kepala.
"Kalo gitu, gak ada cara lain !!" kata Sasuke tiba-tiba menarik dengan paksa rambut Itachi. Itachi diseret.
"heeh ! Lepasiin ! Emang gw pekerja romusha ?!" hardik Itachi.
"Udah… gue seret sampai taman aja ! Tanggung tuh sakit !" kata sasuke dengan gaya raja iblis.
"Bukan itu masalahnya!"
"Lalu?"
"Gue baru creambath kemarin ! Kantong kering neeh ! Kotor lagi ntar kalo kena tanah !"
"Atau gini aja deh.." sasuke mengubah posisi seretannya. Kini dengan posisi duduk. 'Dengan gini rambut lo gak perlu susah-susah cuci gak jelas sana sini !"
"AUUUUWWWW !!!" terdengar lolongan serigala ala Itachi lagi (slow motion : tetep on). Kali ini dengan bibir monyong yang bertambah 10 senti. "Ini baru sakiiiit !!!!! Heeelllppp !! heleeeeepppp !! heelleeebh !"
Sementara itu…
"ITACHI !! SASUKEE !!" Daddy berhasil mendobrak pintu kamar sasuke dengan kunci (itu mah ngebuka biasa !!). "DADDY PUNYA KUE, LHO !! Mau nggak..? Eh? Kemana mereka? Kok ngilang?"
22
Sasuke yang kabur bareng kakaknya berhasil dengan sukses. Emang dasar Uchiha ya, karena terlalu jenius, buat mikirin hal-hal yang sepele gitu aja kayak orang IQ jongkok. Padahal, mereka bisa kan beralasan sama si Daddy gini : "Ada lalat nempel di jendela. Trus pecah." Tapi, nyatanya juga, daddy toh gak denger suara pecahan kaca. Cuma mau ngasih kue ! Payah banget sih mereka ! Kecewa banget tau gak? Mau taruh dimana muka para orang-orang Uchiha?! –mulut author disumpel kaos kaki karena banyak bacot- Ah ya udah laah !! Lanjut !!
Beberapa jam setelah Itachi dan sasuke pergi, rumah mereka kedatangan seorang tamu cewek. Kayaknya satu keturunan ama Itachi (keturunan rambut ijuk. XD Itachi FC… Juz kidding, OK?)
"Hmmph… bener kagak ya ini rumahnya??" gumam cewek psikopat itu di depan gerbang rumah sasuke. "Seingat gue sih di sini… Tapi, gue coba dulu ah ! Sasuke, aku akan menghasut orang tuamu ! hahah !"
TING TONG BREET PREET PLUNG! DOR ! DOORR !
Karin sweatdropped mendengar suara belnya. "Apa gue yang salah denger? Kok kayak suara orang lagi perang WC gitu? Tapi kok… ada suara pistolnya??"
"Yuhuuu… ohayou !!" sapa seorang wanita cantik dari dalam yang sedang bawa panci berisi telur mata sapi panas-panas. Uchiha IQ jongkok gini nih. "Cari siapa??"
"Nghh… ini… bener rumah keluarga Uchiha??"
"Satu kompleks di sini mah Uchiha semua, non ! Gak liat apa tuh simbolnya di mana-mana??" kata Mommy Mikoto kaget.
"Simbol apa?" tanya Karin bego seraya celingak-celinguk. Dan akhirnya menemukan sesuatu yang tampak terpampang di tiap sudut kompleks itu. "WANTED… DICARI ORANG ILANG BERCIRI-CIRI BOTAK LICIN (TES AJA TARUH SEMUT DI SITU. KALO SEMUTNYA KEPLESET, BERARTI DIA BOTAK LICIN), BISULAN DI PANTAT (EMANG SIH GAK BISA DILIAT LANGSUNG. KECUALI YANG NGELIAT DIA WAKTU MANDI), MEMAKAI SENDAL KEGEDEAN. BAGI YANG MENEMUKANNYA HARAP HUBUNGI IJAH, KARENA SELOPNYA MAU DIPAKAI… Apaan sih?!"
"Itu iklan , atuuuuh !!!" seru Mikoto bete. "Simbol Uchiwa ! Gambar kipas itttuuu !"
"Tunjukin dong tante !!" Karin mulai kesal karena masih gak tau juga apa yang dimaksud.
"Gimana mau nunjuk? Tante lagi bawa panci nih !"
"Ya ngapain coba tante bawa panci segala? Plis deeey…" kata Karin dengan gaya mentelnya.
"terpaksa nih.. TUUUHH !!!" akhirnya Mommy Mikoto angkat kaki juga. Yeah, maksudnya ngangkat kakinya sebelah menunjuk jejeran simbol kipas di depan rumahnya yang. Tinggi-tinggi. Mending kalo pake daleman atau pake celana. Kalo enggak???? (image Mikoto yg feminim gitu kok dirubah drastis)
"OOooooooohhh… itu kipas?" anya Karin.
"Iya lah ! Masa' AC ?!" Mommy Mikoto sewot.
"kirain lollipop gitu tante !"
"Terserah lah !" Mommy Mikoto pasrah. "Btw… ada urusan apa kamu kemari?"
"Saya kemari… mau cari Uchiha Sasuke." Ungkap Karin sekalian ngintip ke dalam. "Ada?"
"Lagi ke Arab !"
"Umroh ya tan? Atau… pergi haji?" tanya Karin dengan mimik agak kecewa.
"Jadi TKI."
GOBRAQ
"Enggak kok… dia lagi minggat bareng kakaknya (?). Emang ada urusan apa…emm… siapa namamu?" tanya Mikoto.
"Karin Hudgens ! mantan pacar Zac Efron !" Jawab Karin pede.
"Zac Efron? Siapa tuh? Tukang becak mana? (Zac FC, gomensai… ^^)"
"Ya udah deh. Mantan pacar Tukul Arwana !" Karin sewot.
"Karin ya… hmph… Karin… rasanya tante tau deh. Pernah baca gitu di diary booknya sasuke… Karin…" ungkap Mommy Mikoto sok mikir ala Archimedes. Tapi jangan dibayangin waktu Archimedes pulang ke rumah dengan meneriakkan "EUREKA !!!" sambil telanjang bulat itu !
"Eh? Sasuke pernah nulis tentang saya di bukunya ya, tan?!" mata Karin berbinar. Mulai kege-eran level expert.
"Pernah. Tante baca diem-diem." ujar Mommy Mikoto.
"Apa isinya tan?"
"Gini…" Karin : Cewek demoniak ! Blasteran ijuk ama nenek lampir ! cewek busuk, stress, psikopat, kepedean, sok sexy, sok cakep (padahal muka pas-pasan ! Matanya pas deket hidung, hidungnya pas deket mulut, pokoknya pas !) , sok akrab ama gue ! (secara gue kan cowok terganteng di konoha !!) Pokoknya, komplit plit plit pliiit dah ! Apalagi kalo di tambah lauk-pauk, sayur-mayur, nasi, buah-buahan juga susu ! "
"Haaaaghh ??!!" Karin terbelalak.
"Tante juga heran nih. Kalo dipikir-pikir kok jadi mirip makanan empat sehat lima sempurna." Tutur Mikoto.
"Tante gak ngarang kan?" tanya Karin yang masih kena serangan jantung. Napasnya tersengal-sengal. Di hidungnya udah terpasang masker oksigen dan juga pelampung. (Mau take off pesawat ya?)
"Sekali. Tante ngarang buat resep lasagna, padahal bumbu-bumbu buat ketoprak."
"Ngomongnya ngaco banget tan ! Maksud saya, tante ngarang gak soal diary Sasuke tadi?"
"Yaah.. di bagian makanan tadi yang ngarang."
"UURRGGH ! Damn ! dasar kekasihku yang belum siuman !" umpat Karin dalam hati.
"dari tadi kamu belum jelasin ke tante nih ! Ada perlu apa sama anak tante?" tanya Mikoto mengalihkan pembacotan.
"Saya… Cuma mau nganterin buah-buahan ini, Mikoto-san…"
EH?!!" Mikoto terhenyak tiba-tiba.
"Ya… ini bentuk toleransi sebagai sahabatnya lho, tan… hehe."
"Darimana kau tahu namaku?!" Mikoto terkejut. Karin spontan kaget juga. Bingung mau ngomong apa ! Gak mungkin dia ngaku kalo dia pernah curi-curi buku identitasnya Sasuke. Sangking cintanya ama tuh cowok, hal-hal pribadi kayak nama ortu aja harus dihafal !
"Dari… dari…"
"Dari??" Mikoto menunggu.
"Dari Sasukenya dong tan ! Masa' dari emak saya?"
"Setahu tante, sasuke itu malu banget ngasih tau nama orang tuanya yang norak kayak tante…" desis Mikoto. " Apa yang membuat sasuke seluluh lilin merek gak terkenal gitu? Kalian punya hubungan spesial ya?"
"Ahhhh… enggak ada kok tan… enggak ada…" Karin kontan blushing.
"Ngaku deeeh…" Mikoto memancing-mancing Karin
"beneran deh tan. Saya gak pernah pacaran sama anak tante… terlalu keren buat saya…. (Nyadaaar !!! –author benci nulis sasuke keren. Nyebelin sih. Tapi… emang keren kok. Hehe XD-)"
"Emang bener !! Siapa bilang kamu pacaran sama anak gue?! Tante pikir kamu pembokatnya, dan sasuke majikannya !"
Karin ilfil.
"Ntar tante sampaikan deh. Mana?" tanya Mikoto.
"Aduh tan… lagi bokek nih…"
"Siapa yang nagih uang?! Gue nagih buahnya ! Tante bukan lintah darat !" Mommy Mikoto sewot.
"Lintah apa dong jadinya?"
"Lintah amfibi."
"Nih, tan…" Karin menyodorkan sekeranjang sampah buah-buahan ke Mommy Mikoto.
"Nggak busuk kan? Ndus ! Ndus !" Mikoto mencium aroma buah itu dengan hidung lebar.
"Ngapain saya ngasih buah busuk tan? Ntar rugi deh saya gak bisa dapetin sasuke…"
"Apa?" Mikoto gak ngeh.
"Enggak tan ! Ada gajah terbang tadi ! Saya permisi dulu ya, tan ! Babai !!" Karin langsung ngacir secepat kilat. Mikoto cengo.
"Gajah terbang? Gak salah?" gumam Mikoto bingung. "Dasar gadis aneh. Mukanya aja udah aneh."
*******************************************************************************************
3 jam kemudian…
"Mencret? Sakit diare? Bokeraholic tuh cewek lo !" dengus Itachi sambil berjalan gontai.
"Dia sakit diare gara-gara berantem kemarin ama Karin." bela Sasuke. "Besok juga sembuh."
"Sama sapu lidi aja udah mencret. Gimana sama gue? Mungkin udah jebol itunya kali ya karena keseringan boker !"
Sasuke mendelik kearah Itachi dan mulai menjilati pedang Katananya. (Kayaknya emang laper nih anak)
"Enak ya? Gue coba juga dong" pinta Itachi.
"Bener nih?"
"gak pa pa." Itachi mulai menjilati pedang Katana sasuke. (bayangin aja. OK?)
"Gimana? Enak?" Sasuke geli melihat gelagat kakaknya yang sampai-sampai menjilati pedang Katana nya seperti es krim.
"MMh ! Ada… sensasi asin-asinnya… asem-asemnya juga ada… dan,, bumbu-bumbunya kerasa~ banget ! –Logat Bondan Winarno mode : on-" komentar Itachi.
"Aaaahh…" Sasuke hampir muntah. "Pahit-pahitnya?"
"Ngg… ada juga. Campur rasa mint gitu deh ! basah-basah ! Nyam nyam !"
Sasuke muntah khayalan. "Kayaknya lo laper beneran deh. Pulang yok !"
"bentar." Itachi masih jilatin pedang Sasuke.
" Udahan ! Ntar pedang gue bener-bener basah !" Sasuke menarik pedangnya.
"Bagus dong. Ada kuahnya."
"Mending kuah sop!"
"Bumbu dasarnya juga alami kok !"
Sasuke mencium pedangnya. "Luar biasa ! dahsyat ! Awesome ! Makan apa sih kemaren?!"
"sate kacang." Ujar Itachi.
"Kok baunya hebat gini?!"
"Sate kacang daging torpedo sapi mentah." lanjut Itachi.
Sasuke beneran muntah.
"Wah ! Enak tuuh !!" Itachi girang melihat muntah sasuke dengan food eyesnya.
"Laper kali lo !! Sini, gue gendong sebelum lo makan orang !" Sasuke segera menggendong Itachi (kekuatan yg entah darimana dapetnya)
"Nyaammm…. Sushi…. Yakiniku… Salmon teriyaki… nyam…" Itachi masih melirik muntah Sasuke. (SasuIta FC… ayam bebek angsa soriiii……………………….)
****************************************************************************************************
"Sarapan siaaaaap !!" Mikoto menghidangkan semangkuk besar lauk ke atas meja.
"Ini udah jam 10.30 mom… jadinya makan siang !" tutur Sasuke.
"Rasanya siang itu jam 11 deh !" sela Itachi yang udah normal lagi.
"Jam 10 !" sasuke ngotot
"Udah ! Kita anggap aja sarapan-siang ! Puas?!" lerai Mommy Mikoto.
"Insya Allah dan alhamdulillah puas…" kata sasuke dan Itachi kompak.
"Nih, mommy buatin SUP SIRIP IKAN HIU !!"
Sasuke dan Itachi tegang.
"Lho? Kenapa? Mulut mommy bau ya?" tanya Mikoto sambil ngetes menghembuskan nafasnya ke telapak tangannya. "Emang bau sih…"
"Onii-san… mommy gak masak Kisame kan?" tanya sasuke cemas.
"Gak lah. Dia masih sehat walafiat dan pasti sekarang ngeceng di salon jadi banci salonnya. Napa? Kok perhatian banget?"
"Gue gak mau ketularan virus yaoinya." tutur Sasuke.
"Sekarang… kita hajar !!!" seru Itachi semangat yang sedari tadi emang udah laper.
"yeaah !! Hajaaar !!!" sasuke ngopycat gaya Itachi.
"Sekaraaang !!!" mata Itachi membara ala Rock Lee.
"Tapi…" Sasuke nyadar sesuatu. "Hajar apaan ya?"
"Muka lo. YA MAKANANNYA LAAH !!"
"Sayang dong kalo dihajar. Gimana mau dimakan coba?" tanya Sasuke bego.
"Watepa…" desah Itachi frustasi.
"Ayo, dimakan dong !!" perintah Mikoto.
"WOTEEEEHHHH !!!" seru sasuke Itachi bareng seraya menyambar mangkok berisi sop itu.
"idiiiih !!! Kayak jaman primitif aja !! Yang bener dooong !" bentak Mikoto.
"Yang modern tuh gimana mom? Harus pakai password makan?" tanya Itachi
"Cuci tangan dulu…" komando Mikoto stress melihat bayi-bayi besarnya.
"Itachi ! Jilatin !!" seru sasuke.
"Dengan gembira hati !" Itachi segera mendekatkan lidahnya ke tangan Sasuke.
"Bukan tangan gue ! Mejanya ! Kotor tuh !"
"UHH !"
"Udah nih, Mom !" sasuke nyuci tangannya di gelasnya. (jangan ditiru. Sangat tidak mendidik. Mungkin mendidik untuk siapa yang mau masuk jurusan gembel.)
"Gue juga." Itachi abis cuci tangannya dengan… ya… taulah. Jilat.
"Sebelumnya... kita makan ini dulu !!!" Mommy Mikoto menyodorkan selop di atas meja.
"MAKAN SELOP??!" Sasuke shock.
"Nyam." Gumam Itachi
"Eh, salah. Ini sarapan daddy" Mikoto menukarnya dengan sekeranjang buah. "Ini."
"Buat apa?!" tanya Sasuke
"Makanan pembuka lah. Masa' buat cuci kaki?" ujar Mikoto
"Tapi… di keluarga kita dari dulu yang ada Cuma makanan penutup ! Kapan potong pitanya, mom?" tanya Itachi
"Emang belum diresmiin sih. Cuma karena buah-buahan ini… dari seseorang yang istimewa !!" ungkap Mikoto. "Tapi muka orangnya sama sekali gak istimewa. Gak jelas sih."
"Presiden? Atau ketua PBB?"
"Dari seorang cewek. Dia kenal dekat lho sama kamu, sasu…"
"Lha? Katanya si sakura lagi sakit hobi mencret?! Kok bisa nyungsep kemari?!" Itachi heran
"Pasti bukan sakura nih ! Pasti orang lain !"
"Mommy lupa namanya. Tapi seinget mommy… (dengan ingatan super low quality !!!) namanya simple gitu…" tutur Mommy sok mikir lagi. Kali ini gaya mikir ala Albert Einstein.
"Simple?! Mungkiiin… Ino?!" terka Sasuke
"Bukan… lebih norak… juga… lebih panjang"
"Ino Yamanaka?" terka Itachi
"Sama aja laah !!" sasuke sewot.
"atau jangan-jangan…"
"jangan-jangaaaan…" desis Sasuke juga.
"KARIN???!!" jerit Sasuke
"Suigetsuuu ??!!" jerit Itachi.
"Suigetsu? Lo kira gue yaoi ?! Kenapa orang-orang selalu nganggep gue ama suigetsu yaoi couple?!!!"
"Jadi… Karin?" tanya Itachi. "Emang Karin cewek? Gue kira cowok…"
"Mungkin…" kata sasuke.
"Mom ! bener gak namanya Karin??!!" Itachi heboh
"Iya moom !! Bener gak?!" Sasuke lebih heboh
"Aduuuuhh… itu dia !" mata Mommy melebar.
"Beneran??!!!" pekik sasuke dan Itachi kompak.
To be continued…
"EEEHHH !!! BELOOOOMMMM !!! AUTHOR DODOL !!" maki Itachi dan sasuke bareng dengan tempo yang sama pula.
"Itu dia….!!" Lanjut Mommy. "Itu dia… mommy juga lupa."
Krik krik krk
"Nenek gak salah anak kan?! Emak gue kok kayak keturunan Uchikebo gini?!" Sasuke sujud taubat.
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
To be continued… -celingak-celinguk. Mana tau dipotong lagi ntar ama sasuke n Itachi-
Yeah… saya lupa ngasih tau tadi. Kalo sebelum baca fic ini, sediakan ember banyak-banyak. ^^
R&R nyaaahhh !!
Next Chapter : Karin's 2nd action !
