'20 Truths'
Chapter 3: Sai & Ino
------------------------------------------------------------------
Setelah pertemuan mereka di Barbekyu Q, sebenarnya Sai mengajak Ino jalan-jalan keliling Konoha. Dalihnya, mencari Shikamaru…--(ngapain juga dicari orang sananya jelas ada di kantor Hokage)
Sai suka menggambar, tapi objek terindah yg pernah Sai lukis adalah Ino.
Ino punya kebiasaan mengejar-ngejar lelaki yg dia suka (mis. Sasuke), tapi entah kenapa, hanya di hadapan Sai, dia tidak sanggup berlaku memalukan seperti itu.
Sebenarnya pertemuan pertama mereka bukan di rumah sakit atau Barbekyu Q, tapi di depan toko bunga Yamanaka (hanya saja Ino tidak sadar).
Sai yang pertamakali melihat Ino, dalam hati menganggap kalau yg dilihatnya itu adalah seorang dewi seperti kakaknya dulu sering bercerita.
Sai begitu polos dan manis, Ino bahkan ragu dia tahu apa yg harus dilakukan pada malam pernikahan mereka…(kalau saja dia tahu tentang ejekannya pada Naruto)
Sebenarnya Sai tidak polos dan tidak manis, ia hanya pura-pura seperti itu di depan Ino.
Mereka tidak tahu mulainya kapan, tapi tiba-tiba saja mereka mulai berkencan.
Ino sangat menyukai dada Sai (ehm, tolong jangan berpikiran macam-macam dulu, you pervs!). Karena di dadanya itulah Ino menangis hanya beberapa saat setelah pernikahan Sasuke dengan Sakura.
Sai adalah Anbu, Ino tahu itu. Makanya Ino ragu-ragu ketika cowok itu melamarnya, karena dia takut suatu hari akan datang dimana yang pulang kembali padanya hanyalah kabar meninggalnya Sai dalam tugas-----Pengalaman Kurenai sudah cukup untuknya.
Tapi, pada akhirnya dia menerima juga. Aneh memang, tapi semua kunoichi juga awalnya ragu menerima lamaran kekasih mereka.
Pada hari pernikahan mereka, mas kawin yang diberi Sai adalah lukisan wajah Ino yang sedang diam-diam digambar.
Sai senang memperlakukan Ino seperti tuan putri, setiap kali mereka akan kencan, Sai selalu memasangkan sepatu ke kaki mungil Ino. Ino merasa dia berada di komik shojo saat itu. (Aku jadi ngerasa De ja vu niiih:D hehehe)
Ino tahu bagaimana cara Naruto melamar Hinata. Ino bersyukur Sai melamarnya dengan cara normal saja.
Aneh memang, tapi hal pertama yang membuat mereka dikira pacaran oleh Godaime adalah gaya pakaian mereka yang sama-sama pamer perut (katanya: kan sekarang lagi tren, pasangan pakai pakaian yang mirip….)
Ino selama ini yakin kalau laki-laki suka wanita yang kurus. Shikamaru dan Chouji mati-matian menentang. Ino baru percaya ketika Sai sendiri yang bilang kalau beberapa bagian wanita boleh "berisi".
Asal tahu saja, Ino dan Sai mempunyai anak terbanyak diantara rookie nine yang lain (2 cewek, 3 cowok). Naruto mengomentari sebagai 'pasangan terproduktif Konoha'.
Ino dan Sai jarang sekali bertengkar. Satu subyek yang mereka pertengkarkan paling hanya karena Sai menggambar Ino yang ketiduran, lengkap dengan iler dan atribut lainnya.
Ino sangat ingin dipanggil seksi, tapi Sai tidak pernah menyebutnya demikian.
Seksi bukan kata yang tepat untuk mendeskripsikan Ino, menurut Sai, kata seksi terlalu vulgar. "Segar" mungkin kata yang lebih tepat. Ya, seperti bunga baru mekar.
---------------------------------------------------
Sai & Ino-nya kurang bagus yah TT Habis pairing ini jarang banget di highlight (nggak kayak Shikatema!) dan penggemarnya juga nggak banyak…Jadi susah deh bikin karakternya…mana si Sai jadi romantis begitu lagi. Eh, emang sih dia gombal :D (ditimpukin fansnya Sai)
Next chapter: Naruto & Hinata!
Banyak yg request SasuSaku, tapi sabar dulu yah, habis 20 Truths ini kadang-kadang saling berkaitan, jadi urutannya jg harus tepat…
'till next chapter!
