Ya, saya akui… jika saya KETAGIHAN bikin Fanfic bertema Dream mode sama IXA Cross. Yep, silahkan baca the second dream mode yang kami berdua buat xD.
Xiahou Ba, Ranmaru Mori, dan Lu Xun adalah tiga kesatria yang memiliki wajah yang cantik bagaikan seorang anak perempuan. Bagaimana cara mereka membuktikan jika mereka adalah kesatria yang tidak hanya memiliki wajah cantik semata?.
Lu Xun, Xiahou Ba dan Ranmaru kini berdiri didepan pintu camp utara. Lebih tepatnya mereka kini tengah melihat kearah battlefield.
" Mari kita tunjukkan kepada mereka jika kita bukanlah orang-orang lemah!" Kata Ranmaru yang sudah berapi-api.
Lu Xun kemudian menganguk sementara Xiahou Ba mengangkat tangannya sambil berkata, " Setuju!"
" Lu Xun, ingatlah selalu focus dalam pertarungan ini!" Kata Zhou Yu yang tiba-tiba aja muncul bersama Lu Meng dari belakang Lu Xun dan membuat ketiga kesatria ini menoleh kebelakang.
" Zhou Yu benar, dan jangan lupa, berfikirlah sebelum bertindak!" Ucap Lu Meng sambil tersenyum.
" Baik!" Kata Lu Xun sambil menganguk.
Tak lama kemudian, Xiahou Dun berserta Xiahou Yuan muncul di depan Xiahou Ba. Dengan tenang, Xiahou Dun berkata, " Semoga kau berhasil Xiahou Ba, kau harus menjaga nama baik keluarga kita!"
" Baik paman!" Kata Xiahou Ba sambil menganguk dan masih aja memasang senyum 13 jarinya.
" Kalau kau merasa tidak dapat bertarung lagi disana, lebih baik kau mundur saja. Jangan lupa untuk terus bersama teman-temanmu dalam arena pertarungan. Jangan lupa juga untuk terus mendengarkan pesan dari pembawa pesan dan jangan lupa juga untuk melaksanakan strategi yang Lu Xun buat. Kau mengerti Xiahou Ba?" Kata Xiahou Yuan yang ter amat sangat khawatir dengan keadaan anak laki-lakinya yang terkecil.
Wajah Xiahou Ba langsung memerah dan berkata, " Ayah, aku bukan anak kecil lagi…"
Sementara kedua orang lainnya tengah sibuk diceramahi, diberi semangat, dll, dst, ect. Ranmaru telihat memberikan hormat kepada dua orang yang tak lain adalah Nobunaga dan Mitsuhide,
" Lord Nobunaga, Lord Mitsuhide, saya berjanji tidak akan kalah dalam pertempuran ini."
" Semoga surga memberkatimu Ranmaru" Kata Mitsuhide sambil tersenyum.
" Hmph, terserah apa katamu nak! Aku harap kau bisa membuat pertarungan ini menjadi pertarungan yang menarik!" Kata Nobunaga sambil tersenyum.
Ranmaru hanya menanggapi ucapan dari kedua orang itu dengan sebuah anggukkan. Kemudian, Ranmaru, Xiahou Ba dan Lu Xun berbalik dan siap untuk menyerang.
Battle start!
" Hari ini, mari tunjukkan kepada ku seberapa kuatnya kalian bocah-bocah manis!" Kata Tadakatsu di main camp musuh yang terletak di bagian timur.
Sima Shi mendesah sedikit, kemudian dia berkata, " …Sebenarnya aku tidak punya waktu untuk melakukan hal seperti ini. Tapi aku juga tidak mau mundur sekarang melawan kalian yang berwajah seperti anak perempuan. Bersiaplah kalian!"
Ranmaru, Xiahou Ba, dan Lu Xun mulai bergerak bersama jendral lainnya yang merupakan orang terdekat mereka, yaitu : Nobunaga, Mitsuhide, Xiahou Dun, Xiahou Yuan, Zhou Yu dan Lu Meng.
" Selain menyerang kita juga harus menjaga lord Nobunaga dari musuh karena dia yang memimpin pasukan kita!. Target kita adalah main camp milik musuh yang kini ditempati oleh Lord Tadakatsu dan Lord Sima shi!" Kata Ranmaru.
Xiahou Ba yang mendengar hal itu hanya tertawa dan berkata, " Sepertinya pertarungan ini akan menjadi pertarungan yang menyenangkan, Ayo bertarung!"
Mendengar itu, Lu Xun langsung sewot setengah mati dan mengatakan sesuatu dengan nada menyindir Xiahou Ba, " Kami senang anda bisa menikmati hal ini…"
" Lord Nobunaga, saya memohon kepada anda untuk berhati-hati. Jika anda kalah, berarti kami kalah juga…" Kata Ranmaru.
" Is that so?"
Tiba-tiba saja seorang pembawa pesan menghampiri mereka dan menyampaikan sebuah berita, " Tuan ku, Lady Lian Shi dan Lord Guan Suo tengah dikepung oleh pasukan Lady Yan Lu, dan Lady Wang Yuan Ji tepat ditengah Battlefield!"
" Apa! Kalau begitu, ayo kita menyelamatkan mereka!" Kata Xiahou Ba.
" KAMI JUGA SUDAH TAU!" Teriak Ranmaru dan Lu Xun.
Tak lama kemudian setelah berfikir sejenak, Lu Xun angkat bicara, " Aku sarankan jika kita harus menyelamatkan mereka dengan membawa mereka ke main camp kita melalui pintu tengah, aku khawatir jika pintu tengah akan diserang juga jadi dengan kata lain kita juga perlu untuk menjaga pintu tersebut. Tapi sebelum itu kita harus mengalahkan Lady Yan Lu, dan Lady Wang Yuan Ji!"
" Begitu ya, Kalau begitu biar aku saja yang melakukan hal tersebut!" Kata Ranmaru yang jiwa bodyguard nya mulai keluar lagi.
Ranmaru –yang masih diikuti dengan kedua orang lainnya- kemudian datang menyelamatkan Lian Shi dan Guan Suo di arena tengah. Saat melihat kedatangan mereka Lian Shi berkata, " Ah, ternyata kau Lu Xun. Ow, aku senang kau datang dan membawa teman-teman yang berwajah cantik sepertimu!"
" La-Lady Lian Shi, tolong jangan lakukan ini sekarang!" Kata Lu Xun yang wajahnya langsung berwarna merah.
" Akhirnya kalian datang juga!" Kata Yan Lu sambil bersiap dengan tombak miliknya.
Wang Yuan Ji dengan nada yang begitu iri ketika melihat ketiga orang itu berada didepannya berkata, " Bersiaplah kalian bertiga!"
Entah kenapa, Xiahou Ba merasa jika dia sedang bermimpi. Ketika sedang melaksanakan deadlock dengan Yan Lu, Xiahou Ba berkata, " Lady Yan Lu, sejak kapan Lady mau bekerja sama satu pasukan dengan Lord Sima Shi?"
Mendengar itu, emosi Yan Lu langsung naik drastis. Mau tak mau, gadis ini kemudian menyampaikan kenapa dia bergabung dengan pasukan yang dipimpin oleh rival terberatnya dan Tadakatsu Yan Lu kemudian berteriak, " JANGAN SALAH SANGKA! AKU INI MAU MENGETES KEMAMPUANKU SAJA TAU!"
Deadlock pun dimenangkan oleh Yan Lu, Yan Lu kemudian melepaskan pedangnya dari tombak. Menendang Xiahou Ba kemudian nyaris menyerangnya dengan pedangnya, jika Guan Suo tidak menyerangnya. Mungkin nyawa Xiahou Ba sudah melayang sekarang.
" Aku kira jika Lady Yan Lu iri dengan wajah cantik kita. Aku kira dian merasakan iri dengan wajah kita…" Kata Xiahou Ba yang terkejut melihat reaksi Yan Lu tadi.
Mendengar kata 'kita' setelah mengatakan 'wajah cantik' Lu Xun dan Ranmaru langsung protes, " KAMu AJA KALI KAMI NGGAK!"
" Kalian memang tidak mau menyukuri wajah yang diberikan oleh Tian kepada kalian ya?" Komentar Guan Suo sedikit sewot dengan reaksi kedua orang lainnya.
Pertarungan pun terus berlanjut, dan sayangnya Putri dari Shu dan istri dari Sima Zhao harus kalah dari mereka dan mundur dari arena pertarungan.
" Cih, sudah kuduga jika putri dari Shu itu tidak bisa apa-apa…" Kata Sima Shi sedikit kecewa dan sedikit senang melihat rivalnya itu dikalahkan dalam medan perang, " Deng Ai, Musashi, Huang Gai… Aku perintahkan kalian untuk mengejar mereka sebelum terlambat dan kalau bisa kalahkan ketiga bocah itu!"
" Baik Lord Sima Shi!"
Tanpa mengulur waktu lagi, Lian Shi dan Guan Suo pun mereka tiga iringi menuju Camp lewat pintu tengah. Ketika kedua orang itu sudah masuk Ranmaru serta kedua orang lainnya lebih memilih untuk berhenti ketika mengetahui jika Deng Ai, Musashi dan Huang Gai mengejar mereka.
" Baiklah kawan-kawan kita harus menjaga pintu ini dari mereka bertiga!" Ucap Ranmaru
Ketiga orang itu kemudian menyerang pasukkan yang hendak lewat. Tak lama kemudian muncullah Deng Ai, Musashi dan Huang Gai. Ranmaru bersama yang lain tak buang-buang waktu lagi langsung menyerang ketiga orang itu.
Terkejut ketika melihat musuhnya, Deng Ai langsung berkomentar " Me-Melawan dua anak perempuan! Xiahou Ba, kenapa kau sendiri yang laki-laki disini?…"
" SIAPA YANG KAU SEBUT ANAK PEREMPUAN?" Teriak Ranmaru dan Lu Xun yang mulai emosi dan menyerang Deng Ai menggunakan pedang mereka sampai jendral itu harus kalah dan menarik mundur pasukkannya.
Xiahou Ba hanya tertawa kecil melihat reaksi Ranmaru dan Lu Xun. Kemudian Xiahou Ba berkata, " Kau dengar apa yang mereka sebutkan Lord Deng Ai, mereka bukan anak perempuan. Mereka laki-laki, sama seperti aku kok!"
" Ka-kau laki-laki! Hey, apakah kau yakin?" Ucap Musashi yang terkejut ketika mengetahui jika Xiahou Ba adalah anak laki-laki.
" Tentu saja, aku dilahirkan sebagai anak laki-laki kalau kau tidak percaya Tanya saja kepada ayahku…" Kata Xiahou Ba yang kemudian menyerang Musashi sampai dia kalah dan menarik mundur pasukannya.
" Lu Xun, aku tidak menyangka jika kau akan bertemu dengan dua orang yang memiliki wajah cantik sepertimu!" Kata Huang Gai yang kini tinggal sendirian saja.
" Huang Gai, aku meminta mu untuk tidak mengucapkan hal itu lagi!" Kata Lu Xun yang emosinya masih menggebu-gebu.
Setelah sukses mengalahkan ketiga orang tersebut, Lu Xun langsung menyampaikan rencana berikutnya. " Sekarang aku sarankan kita untuk membuka jalur di bagian barat untuk supply kita! Bagaimana menurutmu Ranmaru?"
Ranmaru kemudian menganguk, dan berkata, " Baiklah, sekarang ayo kita buka jalur dibagian barat untuk supply!"
Ranmaru, Lu Xun dan Xiahou Ba kemudian bergerak menuju bagian barat. Saat mereka sampai, mereka disambut oleh Xiao Qiao dan Zhen Ji yang ditugaskan oleh Sima Shi untuk menjaga jalur bagian barat. Mengetahui jika saingannya sudah datang Xiao Qiao serta Zhen Ji pun bersiap,
" Akan ku buktikan jika aku lebih cantik dari pada kalian semua!" Ucap Zhen Ji yang kemudian memainkan sulingnya.
" Aku tidak akan mau kalah dari kalian!"
" Lady Xiao Qiao, saya tidak ingin melukai anda. Apalagi, lord Zhou Yu berada di pihak kami… Maukah anda untuk bergabung bersama kami?" Tanya Lu Xun yang berusaha untuk meyakinkan Xiao Qiao.
Dengan nada seperti anak anak, Xiao Qiao pun menolaknya, " Maafkan aku Lu Xun, tapi kalian semua sangat cantik dan aku tidak mau KALAH!"
Pertarungan antara mereka pun dimulai, namun sekali lagi ketiga anak cowok cantik ini memenangkan pertarungan ini. Mengetahui jika pasukannya dikalahkan dan jalur bagian barat telah terbuka yang alhasil memberikan keuntungan besar bagi pasukan musuhnya, Tadakatsu akhirnya memerintahkan pasukan gelombang kedua yang dipimpin oleh Sun Ce, Sima Zhao dan Zhang He,
" Gelombang kedua, Serang mereka semua sekarang!"
Tak lama kemudian munculah Sun Ce, Sima Zhao dan Zhang He dihadapan ketiga orang ini. Saat itu melihat jika musuhnya adalah sekelompok anak-anak cantik, Zhang He berkomentar,
" Aku tak menyangka jika aku akan bertemu dengan bocah-bocah cantik seperti kalian, oh… Ini adalah sebuah kehormatan besar bagiku… Betapa bahagianya aku."
" Er… Zhang He, bisakah kau lebih focus kedalam pertarungan dari pada menyanjung-nyanjung mereka?" Kata Sun Ce yang sudah siap menyerang dengan cara-cara yang ia baca disebuah scroll tentang berhadapan dengan 'Gay Attack' .
" Entah kenapa, setelah mendengar apa yang er… pria jadi-jadian itu katakan. Bulu kudukku merinding…" Kata Xiahou Ba.
Lu Xun, Ranmaru dan juga Sima Zhao yang mendengar itu berkomentar, " Same Here"
" Oh maafkan aku, mereka teralu cantik aku sampai lupa jika ini medan pertarungan… Baiklah, ayo kita mulai! Akan kukerahkan seluruh kecantikan yang kumiliki untuk melawan kalian!" Kata Zhang He yang nyaris membuat Sima Zhao muntah ditempat.
" Kalian bertiga, cepat kalahkan aku sekarang!" Kata Sima Zhao sambil memasang wajah seperti orang mabuk naik kendaraan.
" Dengan senang hati!" Kata Ranmaru, Lu Xun serta Xiahou Ba.
Pertarungan sengit antara mereka pun berlangsung, dan pertarungan tersebut dimenangkan oleh Ranmaru, Lu Xun dan Xiahou Ba.
" Kalah lagi…" komentar Sima Shi yang sudah mulai bosan dengan kekalahan yang diterimanya, " Lady No, Lord Gan Ning, Lady Zhu Rong, aku harap kalian bisa sukses melakukan sneak attack di main camp musuh!"
" Semoga pertarungan ini tidak membosankan!" Kata No yang sudah tak sabar melawan anak-anak berwajah cantik itu.
" Perintahmu adalah music ditelingaku Sima Shi!" Ucap Gan Ning dengan penuh semangat.
" Ayo kita lakukan anak-anak!" Kata Zhu Rong.
Setelah rencananya sudah beres, Lu Xun pun menyampaikan rencana yang berikutnya,
" Lord Zhou Yu, Lord Lu Meng. Saya minta pada kalian untuk pergi kebagian timur ada sesuatu yang saya ingin kalian lakukan nanti" Kata Lu Xun sambil tersenyum.
" Baiklah Lu Xun, memang kami tidak tau apa yang kau rencanakan, tapi kami percaya kepadamu!" Kata Zhou Yu yang kemudian menarik pasukkannya dan pasukkan Lu Meng menuju bagian timur.
Setelah itu, Lu Xun pun beralih ke keluarga Xiahou Ba yang tak lain adalah Xiahou Dun dan Xiahou Yuan dan berkata, " Lord Xiahou Dun, dan Lord Xiahou Yuan, saya minta anda pergi kebagian tengah field, karena kalian berdua sangat penting dalam rencana saya kali ini!"
" Apapun yang kau minta nak, akan kulakukan apapun agar Xiahou Ba tetap selamat!" Kata Xiahou Yuan yang kemudian memindahkan dirinya dan sepupunya.
" Ayah! Sudah kubilang aku sudah besar!" Kata Xiahou Ba yang wajahnya kembali merah. Tak lama kemudian Xiahou Ba yang mulai curiga dengan aktifitas di pintu masuk main camp dibagian timur langsung berkata, " Er, kalian berdua. Aku merasakan ada aktivitas yang mencurigakan di bagian timur main camp maukah kalian bersamaku mengecheck apa yang terjadi disana?"
Lu Xun dan Ranmaru tentu saja terkejut dengan perkataan Xiahou Ba. Mereka tak menyangka jika otak Xiahou Ba itu ternyata berfungsi. Merasa jika dia tidak ditanggapi, Xiahou Ba pun berkata lagi, " Jadi bagaimana? Mau atau tidak?"
" Er, tentu saja iya, ayo kita check sama-sama disana!" Kata Ranmaru.
Ketiga orang itu kemudian menuju sisi timur main camp dan menemukan Gan Ning, No dan Zhu Rong yang tengah bersiap melakukan sneak attack disana. Tanpa pandang bulu lagi, Xiahou Ba langsung menantang mereka,
" Hahaha, Jangan berharap kalian akan menyakiti Lord Nobunaga selagi ada aku, Xiahou Ba, Lu Xun dan Ranmaru!"
"… Anak perempuan! Lu Xun, aku tidak tau kau suka bermain dengan anak perempuan juga!" Kata Gan Ning.
"HEY, KAMI BUKAN ANAK PEREMPUAN! " Teriak Xiahou Ba dan Ranmaru.
" DAN AKU NGGAK SUKA MAIN SAMA ANAK PEREMPUAN GAN NING!" Teriak Lu Xun yang sudah siap menghajar Gan Ning dengan pedang miliknya.
Setelah sukses menghajar Gan Ning, para team pun beralih ke No.
" Lady No, maafkan saya harus menyerangmu sekarang…" Kata Ranmaru.
" Hm… Ranmaru, tak ku sangka jika kau akan pertemu dengan bocah berwajah cantik sepertimu. Bagaimana jika kau mengajak mereka untuk ikut menjadi 'bahan percobaan' ku?" Ucap No menanggapi perkataan Ranmaru.
" Ba-Bahan percobaan?" Kata Xiahou Ba yang terkejut mendengar apa yang dikatakan No.
"Ranmaru… apa yang selalu dilakukan oleh Lady No kepadamu?" Tanya Lu Xun dengan memasang wajah penasaran.
Ranmaru hanya menghela napas dan berkata, " Biarkan aku ceritakan pada kalian nanti saja…"
Mereka bertiga kemudian melawan No, dan sekali lagi mereka memenangkan pertarungan. Sekarang mereka bertiga tinggal mengalahkan satu orang lain yaitu Zhu Rong.
" Apakah kalian pikir kalihat lebih Hot dari padaku? Coba pikirkan lagi!"
" Ho-Hot?" gumam Xiahou Ba yang beneran sweetdrop sekarang.
Ketiga orang itu kemudian bertarung melawan Zhu Rong, lagi dan sekali lagi mereka menang. Tak lama kemudian dari central garrison, Masamune dan Magoichi tiba-tiba hadir sambil memimpin pasukan rifleman kearena pertarungan.
" Ayo, semuanya tembakkan peluru kalian kearah para musuh!" Ucap Masamune.
" Sudah kuduga… Lord Zhou Yu, Lord Lu Meng sekarang!" Ucap Lu Xun.
Tiba-tiba dari arah timur dekat sungai Zhou Yu serta Lu Meng yang menumpahkan minyak keair, ketika minyaknya sampai ketengah. Tanpa menunggu aba-aba lagi, Xiahou Yuan dan Xiahou Dun langsung menembakkan panah api yang alhasil membuat seluruh mesium meledak dan membuat para rifleman tidak berdaya.
" Baiklah, ayo kita hadapi Masamune dan Magoichi bersama!" Kata Lu Xun.
Ketika Ketiga orang itu sampai ditempat dimana Masamune dan Magoichi berada. Saat melihat ketiga orang itu datang, Magoichi berkata.
" Ah, gadis-gadis apakah kalian datang karena charm milikku? Jangan tergesa-gesa aku bisa mengencani kalian satu-satu kok!"
" HEY, HEY, APA YANG KAU MAKSUDKAN DENGAN ITU?" Teriak Lu Xun dan Ranmaru serta Xiahou Ba secara bersamaan yang langsung menghajar Magoichi.
Tak lama kemudian pandangan Xiahou Ba kini beralih ke Kojuro, dengan polosnya Xiahou Ba bertanya, " Kojuro, kamu itu punya tampang yang mirip dengan kami, kenapa nggak ikut kelompok kita saja?"
Kojuro yang sebenarnya bingung dengan pertanyaan itu kemudian berkata, "Bisa saja tetapi melindungi Masamune adalah tugasku… walaupun 'merawat' adalah istilah yang lebih tepat…"
Mendengar apa yang dikatakan oleh Kojuro, wajah Masamune langsung memerah. Tak lama kemudian Masamune berkata, "KOJURO!"
" Oups, maafkan aku Tuan Masamune… Tapi benarkan?" Kata Kojuro.
Masamune akhirnya mati kata ketika Kojuro menggucapkan hal tersebut.
" Ya, terserah kalian saja… Yang penting kalian akan kalah sekarang!" Kata Xiahou Ba sambil tersenyum lebar.
Team kemudian mengalahkan Masamune, Magoichi berserta pengikutnya. Mengetahui jika ini adalah kesempatan yang bagus,Nobunaga pun berkata,
" Baiklah, semuanya… Habisi semua nya dan serang main camp musuh!"
" Baik!"
Ketiga team yang sampai di main camp musuh duluan kini harus berhadapan dengan Tadakatsu Honda dan Sima Shi.
" Aku tak menyangka jika pria seperti kalian bisa maju sampai sejauh ini. Sekarang, tunjukkan kepadaku seberapa kuatnya kalian!" Kata Tadakatsu menyerang ketiga orang tersebut.
Lu Xun dan Ranmaru menghindar dari serangan Tadakatsu sementara Xiahou Ba melakukan deadlock bersama Tadakatsu. Ranmaru hendak menyerang Tadakatsu dengan pedangnya namun ditahan oleh Sima Shi yang tiba-tiba muncul di hadapan Ranmaru. Sima Shi menjatuhkan Langsung menjatuhkan Xun kemudian menyerang Sima Shi dari balik kiri, Sima Shi dengan santai menghindari serangan Lu Xun kemudian berdiri didepan Lu Xun dan Ranmaru. Deadlock yang terjadi antara Tadakatsu dan Xiahou Ba dimenangkan oleh Tadakatsu, Tadakatsu dengan reflek langsung mendorong bocah itu sampai jatuh. Setelah itu bergabung dengan Sima Shi yang berada tak jauh darinya,
" Xiahou Ba, saatnya untuk dirimu membuktikan kemampuanmu kepadaku" Kata Sima Shi sambil mengarahkan rapiernya ke Xiahou Ba.
" Tenang Lord Sima Shi, saya tidak akan mengecewakan anda, maupun keluarga saya!" Kata Xiahou Ba.
" Kalau begitu, Mari kita mulai!" Kata Tadakatsu.
" Xiahou Ba, cepat lakukan sekarang!" Ucap Lu Xun.
" Aku mengerti Lu Xun!"
Dengan membawa pedangnya yang gede banget bagaikan pedang itu enteng, Xiahou Ba langsung menghantamkan pedangnya ke tanah yang menciptakan gempa bumi disertakan dengan petir-petir dan membuat pertahanan Sima Shi dan Tadakatsu goyang. Melihat ada sebuah kesempatan Ranmaru klangsung menggunakan musou miliknya dan dilanjutkan dengan musou milik Lu Xun dan diakhiri dengan musou milik Xiahou Ba yang dengan sukses mengalahkan kedua orang tersebut.
" Sepertinya kemampuan kalian tidak seperti yang kukira…" Komentar Tadakatsu yang menerima kekalahannya.
" Kau hebat Xiahou Ba, kau bisa memang pantas menjadi pendekar terkuat di Jin!" Komentar Sima Shi yang juga menerima kekalahannya.
Battle end
" Yaay!" sorak Xiahou Ba sambil mengangkat kedua tangannya, benar-benar keanak-anakkan sekali.
Lu Xun yang sebenarnya senang hanya mendesah ketika melihat tingka laku Xiahou Ba. Tak lama kemudian dia berkata, " Kita telah berhasil memperlihatkan seberapa besar kekuatan yang kita miliki!"
Ranmaru kemudian menganguk, " Aku senang kita bisa memenangkan pertarungan ini"
" Oh ya Ranmaru…" Kata Xiahou Ba sambil memasang wajah yang polos, " …Katanya kau bakalan ceritakan apa yang telah Lady No lakukan kepadamu?"
" Ke-KENAPA AKU HARUS MENCERITAKANNYA?" Teriak Ranmaru yang wajahnya langsung merona merah.
" Tapi kan kamu sudah janji…" Kata Xiahou Ba yang meminta bagaikan anak kecil.
Lu Xun kemudian mendesah dan memasang wajah sewot, " Aku sarankan agar kau cepat terbiasa dengan kelakukan Xiahou Ba, dia memang begitu…"
" Fuih… Baiklah, baiklah…"
YOU WINS
Sekali lagi, sebuah fanfic HANCUR! Silahkan Riview jika anda sudi xD
