Sebelum baca, saya mau jelasin disini. Karena semua tokoh Super Junior disini pakai nama asli, ada beberapa orang yang masih bingung. Apalagi si Donghee sama Donghae, Youngwoon sama Jongwoon, Kibum sama Kimbum(?) *ditabok snowers* Nah, semuanya bakal didata disini ^^

- Park Jungsoo = Leeteuk/Eeteuk
- Kim Heechul = Heechul
- Hangeng = Hankyung
- Kim Jongwoon = Yesung
- Kim Youngwoon = Kangin
- Shin Donghee = Shindong
- Lee Sungmin = Sungmin
- Lee Hyukjae = Eunhyuk
- Lee Donghae = Donghae
- Choi Siwon = Siwon
- Kim Ryeowook = Ryeowook
- Kim Kibum = Kibum
- Cho Kyuhyun = Kyuhyun
- Zhoumi = Zhoumi
- Henry Lau = Henry

Oke deh~ Segitu aja yah ^^ jangan ragu buat nanya. Saya gak gigit kok *winks* Selamat membaca. Review yaa~ *maksa*


PHANTOM

Title: Phantom
Author: Clover*Crimson
Rate:
PG / T
Length: Random Chaptered!
Pairing(s): Friendship. No Pairings!
Genre: Horror-no, THRILLER! Slightly sci-fi, ANGST.
Disclaimers: If I own them, I wouldn't have written this kind fic T_T
WARNINGS: Contains death, murder scenes, not recommended for people under 14 years old!
A/N: Some of u might think this fic is normal for psycho rate. Tapi dianjurkan yang ga suka bunuh-bunuhan jangan dibaca yah... maklum yang bikin orang stress *plak* Fic psycho pertama Clov!


CHAPTER 2: THE TERROR

.

-Dua minggu setelah menghilangnya Heechul, sebulan setelah menghilangnya Donghae-

.

"AAAAAAHH!"

Terdengar teriakan yang amat keras dari dapur, dari suaranya, sudah pasti itu si magnae Ryeowook.

"Wookie ada apa?" Kyuhyun berlari menghampiri. Hanya ada mereka berdua di rumah.

"Kyuhyunnie! Tadi... Tadi..." Ryeowook segera memeluk Kyuhyun.

"Tadi apa?" Kyuhyun balas memeluk untuk menenangkan Ryeowook yang sudah menangis.

"Tadi kulihat... Donghae hyung."

"Donghae hyung? Kau serius? Ia sudah lama hilang!"

"Aku tidak bohong! Aku melihatnya di tangga!"

"Tangga?" Kyuhyun mendongak ke arah tangga yang hampir tidak pernah dipakai. "Mungkin hanya halusinasimu."

"Iya mungkin, tapi... Tapi..."

"Tapi kenapa?"

"Hyung terlihat menyeramkan."

"Apa maksudmu?"

Kyuhyun yang penasaran segera menghampiri tangga yang terletak di ujung lantai satu itu. Letaknya jauh dari ruang tamu dan gelap karena tidak ada lampu, sehingga tidak ada yang mau menggunakan tangga itu. Kyuhyun mengambil senter dan mendekat. Bau darah tercium pekat tercampur sedikit bau amis dan busuk walau ia tidak tahu kenapa bisa tercium seperti itu. Lantainya terasa lengket sekali. Ia mengarahkan senternya ke ujung tapi tidak apa-apa. Ia melihat ke lantai. Ada jejak darah seperti terseret.

Kyuhyun mengikuti jejak itu dengan Ryeowook yang mengintip dari arah dapur. Semua mulai terasa ganjil. Bau busuk dan amis darah, lantai yang lengket, jejak darah. Perasaannya mengatakan ini semua tidak baik. Kyuhyun berhenti di depan gudang dibawah tangga itu. Ia membuka tutupnya perlahan.

"A... A... AAAAAAAHH!" Kyuhyun berteriak histeris. Ryeowook segera menghampiri.

"Kyuhyun? Kenapa? Kau-"

Belum sempat Ryeowook bertanya lebih jauh pada Kyuhyun yang jatuh terduduk, ia sudah menemukan jawabannya.

"Donghae... Hyung..."

Ryeowook tidak bisa mempercayai apa yang ada di depan matanya sekarang. Walaupun tidak begitu jelas karena gelap, tubuh Donghae yang tinggi sudah tersungkur di antara kardus-kardus berdebu. Ia berlumuran darah yang terlihat sudah mengering, baju dan celananya robek dimana-mana. Banyak bekas pukulan dan sayatan pisau di seluruh tubuhnya. Yang jelas, ia sudah tidak bernyawa.

Ryeowook muntah seketika itu juga. Bau busuk dan amis menyeruak ke seluruh ruangan. Kyuhyun diam menutup mulut dengan kedua tangannya. Air mata bercucuran tak berhenti dari kedua matanya yang tak berkedip. Ia mendengar bisikan dan tawa kecil di ujung ruangan.

"Satu korban telah ditemukan."

.

.

.

"Wookie, kau sudah merasa lebih baik?" Tanya Hyukjae. Ryeowook mengangguk. Teh hangat tergenggam olehnya.

"Bagaimana-"

"Hangeng hyung dan Youngwoon hyung telah mengurus semuanya. Kau jangan khawatir ya."

Hyukjae tersenyum lemah dan menoleh ke arah Kyuhyun yang terbaring lemas di kasur. Matanya bengkak karena menangis dan pandangannya kosong. Kyuhyun pasti sangat shock. Beruntung saat itu Ryeowook segera sadar dan menelpon Sungmin. Hyukjae yang sedang bersama Sungmin pun ikut pulang dan menelpon yang lain.

Suara sirene polisi dan ambulans terdengar dimana-mana. Para member yang lain langsung pulang dan berkumpul di ruang istirahat Ryeowook dan Kyuhyun. Kejadian ini sungguh mengerikan. Donghae diperkirakan sudah mati lebih dari 3 minggu. Mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Semua begitu membingungkan. Mereka terdiam sebentar sebelum menyadari sesuatu.

"Dimana Jungsoo hyung?"

.

.

.

-Seminggu kemudian, 3 Minggu hilangnya Heechul-

.

"Apakah ini terus terjadi?" Tanya seorang laki-laki dengan seragam polisi.

"Begitulah. Sudah tiga dari kami yang menghilang tanpa jejak. Satu ditemukan tidak bernyawa." Siwon menjelaskan.

"Apakah ada orang luar yang sering keluar masuk dorm kalian?"

"Tidak ada. Hanya manager kita. Tapi ia pun belum pulang dari liburan bersama keluarganya di luar negri." Jongwoon menjelaskan.

"Siapa yang terakhir menghilang, dan kapan?"

"Park Jungsoo, ia anggota tertua sekaligus leader. Ia menghilang di malam saat mayat Donghae ditemukan." Hangeng angkat bicara.

"Apakah saat ditemukan ia sudah tidak ada atau setelah penemuan mayat itu baru menghilang?"

"Setelah Donghae hyung ditemukan, aku masih melihatnya sedang menelpon seseorang sebelum menghilang. Kami memutuskan untuk berkumpul di suatu ruangan tapi ia tak kunjung datang." Kibum menghela nafas.

"Apa pakaian yang dikenakannya terakhir kali?"

"Kaos lengan panjang putih, celana jeans, dengan sepatu kets putih." Siwon menjelaskan.

"Kami akan mencari sekuat tenaga. Mohon bantuan dari kalian juga ya." Ucap Kepala polisi itu. Yang lain mengangguk. Polisi itu pun pulang.

"Donghae menghilang, lalu Heechul hyung. Saat Donghae sudah ditemukan, Jungsoo hyung menghilang." Kata Sungmin lemah. Ia menatap magnae Kyuhyun yang masih terbaring lemah di tempat tidur.

"Sudah seminggu sejak itu... Bagaimana keadaan Kyuhyun?" Donghee membawakan beberapa gelas minuman berisi coklat hangat.

"Ia masih shock. Tapi kondisinya sudah lebih baik." Jelas Ryeowook.

Ia merasa kasihan pada Kyuhyun. Ia tidak melihat semuanya dengan jelas karena senter yang dipegang Kyuhyun terjatuh dan mati. Sedangkan Kyuhyun pasti amat shock karena ia melihat semuanya dengan amat jelas.

TBC~


Kyuhyunnieee T_T

Menurut kalian gimana? gak sadis kan yah? :3

Author sebenernya pengen bikin lebih sadis, tapi otak berkata sebaliknya. Author terlalu mencintai mereka nih jadi sulit mau bikin sadis *ditabok readers*

Tapi kalo kalian tertarik buat yang lebih sadis, bisa aja review disini. ntar author tambah-tambahin scene-scene sadis nya ^^ dengan senang hati kok. Karena readers itu segalanya buat author, apalagi reviews nya *ini author banyak mau*

Balesan review bakal author post di chapter berikutnya ya ^^ Jeongmal Gomawo!