Dream ? Or not ?
Author : Sanao Mikaru
Warning : This story contain YAOI (Boy x Boy), typo[s]
Pairing : SasuNaru [main], slight ItaNaru, SaiNaru, OCNaru
Rating : M
Disclaimer : I don't own Naruto…..again….. *pout*
Summary : Di sudut kota ini, Sasuke seorang vampire, bertemu dengan Naruto seorang manusia biasa. Apa benar Naruto hanya manusia biasa?
Find out inside. RnR please. And This story contain YAOI.
-Thank you sizunT hanabi yang sudah mereview
= Haduh… gomenasai.. Sanao telat update… *bow bow*
-Thank you Kiryuu arcafia kurozaki yang sudah mereview
= Yup betul ^-^.. Terimakasih …
-Thank you Yuuchan no Haru999 yang sudah mereview
= Tak apa-apa kok..^^.. Nanti kondisinya akan lebih dijelaskan di chapter ini..
- Thank you for the readers yang sudah menyempatkan waktu untuk RnR, favorit dan meng-alert story Sanao dan juga para silent readers[?], Sanao ucapkan terima kasih banyak. *bow*
' blablalablabla' = suara Sasuke dalam hati
"blablalablabla" = percakapan biasa
Italic Word = letter dan story telling or other language
Enjoy
Flashback =
Naruto melesat cepat ke arah Sasuke, dan….
Dream ? Or not ?
Chapter 15 : Naruto Heart
Sasuke P.O.V
Tiba-tiba Naruto berhenti mendadak.
'Mengapa Naruto tiba-tiba berhenti? Apa.. dia sudah mengingatku kembali?'
"Earth Arrow!" Aku melihat tangan kanan Naruto di selubungi oleh cahaya berwarna hijau lembut. Dan tiba-tiba muncullah sebuah panah. Panah itu terbilang indah, dengan warna silver dan ukiran yang menawan, sedangkan busurnya berwarna emas.
Begitu takjubnya aku melihat senjata Naruto. Sampai-sampai aku tidak menyadari anak panah yang mengarah tepat ke arahku dengan kecepatan yang luar biasa.
Aku beruntung, aku memiliki kekuatan vampire dengan gerak reflek yang sangat cepat. Jika tidak, mungkin aku akan bernasib sama dengan lantai yang retak itu.
Melihat kekuatannya membuat bulu kudukku berdiri. 'Mudah-mudahan saja jika kami sedang berbuat 'itu', aku dapat mendominasinya… Ahahahaha' *senyum-senyum gaje* [author & all character in this fic ber-sweat drop ria. 'Apaan tuh si Uchiha senyum-senyum sendiri.' pikir Dark. 'Jadi merinding… Brrr..' sambung Naruto sambil memeluk dirinya sendiri]
Aku menggelengkan kepala, 'Bukan saatnya memikirkan hal seperti itu. Sekarang ini yang harus aku pikirkan adalah Cara Membuat Naruto 'takluk' padaku.' *insert Sasuke imajination here XD*
Ku lihat Naruto mengambil tiga anak panah dengan tangannya. Sama seperti senjatanya, dia juga memanggil anak panah itu dengan cara yang sama saat memanggil senjatanya.
'Ya ampun! Naruto dapat melepas tiga anak panah dalam satu kali serangan. Gawat!' pikirku panik.
Aku menghindari anak panah dengan mudah. 'Jika dia tipe petarung jarak jauh. Dia pasti akan lemah jika bertarung jarak dekat.'
'Kalau begitu….' Akupun berlari ke arah Naruto dengan sangat cepat. Sembari berlari, aku memanggil senjataku. Senjata milikku yang berupa dua pedang. Ku satukan dua pedangku sehingga berbentuk huruf 'X' [sama seperti senjata Lu Bu dari Dynasty Warrior, bedanya kalau Lu Bu dua tomabak, sedamgkan Sasuke dua pedang.]
"Fire Sword Attack!" seketika pedangku dilapisi oleh api. Ku arahkan pedangku ke arah Naruto. Dan kekuatankupun beradu dengan kekuatan Naruto.
Pedangku bertemu dengan panahnya. Aku melihat wajah Naruto, wajahnya ataupun matanya terlihat kosong dan dingin, Naruto tampak seperti 'puppet' yang sedang dimainkan oleh sang 'Puppet Master'.
Yang membuatku terkejut, Naruto berkata "Change.. Air Sword.. Tornado!" seketika panah Naruto berubah menjadi sebuah pedang. Pedangnyapun berwarna silver dengan pegangannya berwarna emas.
Setelah pedangnya berubah. Naruto mengibaskan pedangnya padaku seperti mengibaskan kipas. Muncul satu angin puting beliung datang mengarah kepadaku. Dengan Naruto yang sangat fokus kepada angin yang dia buat, aku mencoba berlari dengan cepat ke arahnya, dan berkata "Thunder : Twin Dragon Sword!", aku memisahkan pedangku. Ku pegang masing-masing pedang di kedua tanganku. Lalu ku kibaskan pedangku ke arah Naruto.
Dan muncullah dua ekor naga biru hendak menyerang Naruto. Belum Naga itu sampai ke Naruto. Naruto berkata "Barrier! Change! Earth Arrow : Silver Snow Attack!" . Naruto memasang sebuah 'barrier' di sekitarnya.
Setelah seranganku mereda. Dia mengubah pedangnya kembali ke bentuk panah. Lalu dia membidikku dengan melepas tiga anak panah. Aku menghindar dengan memajukan diriku ke depan, menunduk, dan melompat ke kiri. Tetapi, anak panah yang mengenai lantai di belakangku, meledak dan mengeluarkan bola-bola kecil yang berwarna putih seperti salju. Salju-salju itu mengumpul lalu bergerak dan berhenti di atasku. Naruto berteriak, "Snow : Rain Thunder! " salju itu berubah menjadi aliran listrik.
Aku yang tak sempat menghindari beberapa listrik, terkena dan langsung tumbang, listriknya sama seperti serangan seribu volt milik pikachu [ketawan Sasuke suka nonton Pokemon, *Author dibuang ke danau*]. Walaupun listrik salah satu elemenku, tapi level listrikku masih berada di bawah level Naruto. Darahpun keluar dari mulut dan kepalaku. Naruto yang berdiri tak jauh dariku, memandang diriku dengan tatapannya yang kosong.
"Naruto. Sudah cukup!" perintah Dark, yang berdiri di samping kirinya. Aku menaikkan satu alisku. Heran dengan sikap Dark yang menghentikan Naruto.
Tiba-tiba Dark menyunggingkan seringainya. "Kau terlalu lama, Naruto. Sebagai gantinya, aku yang akan menggantikanmu membunuh 'knight' kesayanganmu itu." kata Dark, seringainya masih belum luntur dari wajahnya.
Akupun memejamkan mataku, 'tubuhku sudah tidak sanggup menerima serangan lagi. Apakah, kali ini aku dapat menyelamatkan Naruto?'
Dark sudah bersiap diri dengan posisi bertarung, dia berteriak, "Dark Flame Hell!" Dark dengan tangan kanannya yang diselimuti api berwarna merah kehitaman berlari menuju arahku.
'Aku takkan menyerah! Naruto membutuhkanku! Aku masih kuat.' Aku membuka mataku, dan berusaha untuk bangun dengan menggunakan kedua tanganku lalu berteriak kepada Naruto,
"Naruto! Aku.. Kali ini aku pasti akan melindungimu!" teriakku menggema di ruangan ini. Aku mencoba berlari ke arah Dark mencoba menghadangnya, sembari menyiapkan seluruh kekuatanku untuk mengalahkan Dark dalam satu kali serangan.
Tetapi, karena kondisiku yang masih lemah akibat serangan listrik tadi. Tubuhku jatuh secara tiba-tiba. 'Oh Sial! Ayolah Sasuke! Berdiri!' aku terus-menerus menyemangati tubuhku [inner Sasuke kah?]. Tapi, apa daya tubuhku kembali terjatuh setiap kali aku mencoba mengangkat tubuhku.
Aku melihat Dark yang makin mendekatiku. 'Apakah hanya sampai disini saja perjalanan hidupku ini?' Aku memejamkan mata, berusaha mengingat kenangan-kenangan saat aku bersama Naruto, Itachi, Sai dan Kazu. Benar-benar hal yang menyenangkan dapat bertemu dan menghabiskan waktu bersama mereka.
Tapi, yang paling ku ingat adalah, kenangan ketika aku bertemu dengan Naruto. Senyumnya yang menawan masih teringat jelas di pikiranku. Senyumnya yang membuat hati dan tubuhku meleleh.
Tawanya, kepribadiannya, hangat dan aroma tubuhnya, mata biru indahnya, rambut pirangnya yang lembut, kulit tan-nya yang halus, bentuk tubuhnya yang sempurna, ramping dan sedikit berotot, jemarinya yang lentik, kaki dan tangannya yang panjang, dan.. [Stop! Dasar Mesum! :Author berteriak pakai toa] . Aku menyukai segala hal tentangnya.
Aku bersiap menerima serangan Dark. Tapi, serangan Dark… 'Kenapa... Tidak terasa sakit?' perlahan aku membuka mataku. Dan pemandangan didepanku, membuatku sangat terkejut.
Aku melihat Naruto berada di depanku. Matanya bertemu dengan mataku. "Sasuke, kau… tidak apa-apa?" tanyanya dengan lembut. "A.. aku… baik-baik saja.. Kau sudah ingat Naruto?" tanyaku. Mata Naruto sudah kembali berwarna biru yang sangat kusukai, tapi sayap putih indahnya ternodai oleh warna merah darah.
Darah mengalir keluar dari mulutnya, "Na.. Naruto?" tanyaku panik.
"Tentu Sasuke. Aku selalu… mengingat knight ku.." katanya sambil tersenyum lembut. "A… APA! TIDAK MUNGKIN NARUTO TERLEPAS DARIKU!" teriak Dark histeris.
"Sasuke… dia bukanlah Dark yang asli.. Dia dikendalikan oleh 'Yami'.. Aku akan menghancurkannya sekarang. Bila Dark sudah sadar, tolonglah dia... Berjanjilah padaku .." kata Naruto lembut.
"Baiklah.. Naruto.. Aku… Berjanji" jawabku lesu.
"Semangatlah Sasuke… Aku pasti akan selalu ada di sampingmu …" senyumannya masih terlihat diwajahnya yang pucat.
-Warning-SasuNaru- KISS-SasuNaru-Warning-
Tanganku memegang dagunya. Membawa pandangannya bertemu denganku. "Naruto… aku mencintaimu.." setelah itu, aku mengecup bibir Naruto dengan lembut. Narutopun berbalik menciumku.
Tangan kananku memegangi tengkuk lehernya sedangkan tangan kiriku memegangi pinggangnya membawa tubuh Naruto lebih dekat dengan tubuhku. Naruto mengalungkan tangannya di leherku. Aku mengigit kecil bibirnya meminta ijin masuk. Naruto segera membukakan mulutnya untuk kumasuki.
Tak butuh waktu lama, aku segera memasuki daerah yang selama ini ingin kumasuki. Lidahku menjelajahi apapun yang bisa ku capai. Ku selusuri langit-langit, gusi-gusi dan giginya, lalu akupun mengajak lidah Naruto bermain. Rasa darah Naruto yang masih tersisa membuatku sangat haus.
Aku menggigit lidah Naruto dengan taringku yang baru muncul. Darahpun mengalir kembali, dan Naruto mengerang kesakitan. Aku dengan rakusnya, menelan semua darah Naruto, dan sebagai gantinya aku melilitkan lidahku dengan lidahnya berusaha untuk mendominasinya.
Dan usahaku berhasil, Naruto mulai mengeluarkan suara-suara kecil semacam desahan-desahan. Aku memutuskan menyudahi, karena oksigen masih sangat dibutuhkan oleh Naruto. Setelah lidahku lepas dari lidahnya, Naruto merengek kecil membuatku tersenyum senang. Aku menjilati saliva yang ada di dagu Naruto.
Setelah aku melepaskan Naruto. Aku melihat senyuman lembut muncul di wajahnya.
-End of Warning- -End of Warning-
"Jangan sampai kau mati, Naruto! Karna sekarang kau adalah milikku! Semakin cepat kamu menyelesaikan pertarungan ini, semakin cepat pula, aku akan mengklaimmu sebagai milikku selamanya." seringaipun muncul diwajahku.
Senyumannya semakin melebar dan diapun segera berlari kearah Dark. Dengan kecepatan tinggi. Naruto berkata "Wings Open! Barrier!" sayap Naruto mulai melebar dan dengan cepat sayapnya membungkus dirinya dan Dark. Membentuk sejenis kepompong, menghalangiku untuk melihat apa yang terjadi.
Aku hanya bisa berdoa untuk keselamatan Naruto. Memang aneh untuk vampire berdoa seperti ini. Tapi… jika ini untuk Naruto.. Aku akan melakukan apapun untuknya.
Naruto P.O.V
'Syukurlah dengan ini. Sasuke dan yang lainnya, tidak akan terkena efek dari pertarunganku dengan Dark.'
Aku melihat Dark yang masih kaget, melihatku terlepas dari pengaruhnya. 'Tidak.. Bukan Dark.. Tapi Yami..' pikirku.
Aku langsung memeluk tubuh Dark yang lebih tinggi dariku. Sehingga kepalaku hanya sampai di dadanya dan kulingkarkan tanganku di sekitar pinggangnya. "Dark…Aku.. Naruto.. Ingatlah aku, Dark…" panggilku lembut. Tampaknya, Dark terlepas dari pengaruh Yami karna dari dia menjawab panggilanku. "Naruto…apa ini mimpi?" tanyanya.
"Bukan mimpi Dark… Dark… Sekarang aku akan menghancurkan Yami…" kataku pelan.
"Tapi Naruto.. Jika kamu.. berhasilpun.. Tenagamu akan habis.. Dan nyawamu bisa…" kata Dark. Mata kamipun bertemu. Biru keunguan dan Biru.
"Aku bahagia… Aku dapat berguna bagi orang-orang yang sangat kusayangi. Tolong jaga 'knights' ku ya… Dark… Katakan pada mereka.. aku menyayangi mereka dan aku pasti kan kembali…" kataku.
Dark yang memandang mataku, mengalihkan pandangannya ke arah lain. Dan berbisik "Baiklah"
"Bagus!" kataku sambil mengacak-acak rambutnya. Akhirnya Dark melihatku, dan tersenyum padaku.
"Oh ya Dark…" bisikku.
"Hmm..." Akupun meletakkan kembali kepalaku di dada Dark, tanpa sadar aku mempererat pelukanku.
"Jangan lupa, akupun menyayangi Dark..."
"Aku..tahu itu.." Dark membalas memeluk tubuhku. Akupun memejamkan mataku, lalu…
"Hell Wing! Flaming cocoon full destroy!" Tubuhku membawa keluar jiwa Yami dari tubuh Dark. Lalu menghancurkannya dengan api hidupku.
Teriakan Yami. Masih terngiang di telingaku. Akupun tersenyum. "Akhirnya… selesai juga .." aku menghela napas lega.
Aku melepas 'barrier' di sekelilingku, lalu kegelapanpun menghampiriku.
Sasuke P.O.V
Pintu ruangan tiba-tiba terbuka. Aku segera bangun dan mempersiapkan tubuhku dalam posisi bertahan. Walaupun tubuhku memprotes, dengan bunyi 'Krak'.
"Naruto! Otouto!" Itachi membanting pintu keras sekali. Aku yang mengetahui bahwa itu Itachi, langsung menjatuhkan tubuhku, sehingga aku dalam posisi duduk. 'Syukurlah, mereka baik-baik saja. Mudah-mudahan Narutopun baik-baik saja.' Aku melihat keadaan Itachi, Sai dan Kazu. Tubuh mereka bermandikan darah, sampai-sampai rambut Itachi hampir berwarna merah.
"Sasuke… dimana Naruto?" tanya Kazu. Aku menunjukkan tempat dimana Naruto berada, di dalam cocoon sayap Naruto. "Sedang apa dia?" tanya Sai.
"Dia sedang bertarung dengan Dark…" kataku dengan nada yang pelan. "APA!...-" belum selesai mereka berteriak.
Cahaya yang menyilaukan datang dari arah Naruto. Cahayanya benar-benar menyilaukan, sampai-sampai kami harus menghalangi cahaya itu, agar tidak merusak mata kami.
Setelah selesai, aku melihat sosok Dark yang menggendong Naruto ala 'Bridal Style'. "Kamu!" teriak Sai yang hampir mengeluarkan senjatanya. Namun tidak menyerang, sepertinya Itachi atau Kazu sudah menghentikan gerakan Sai.
Tetapi pandanganku tertuju pada sosok Naruto yang tampak pucat dan lemas. Perlahan-lahan Dark berjalan menuju kami, tampak air mata yang tertahan di matanya. Aku yang melihat mulai bergetar.
Darkpun berhenti di depan kami, lalu menyerahkan Naruto padaku.
Normal P.O.V
Sasuke memandangi Naruto dengan pandangan yang lembut. Tangan Sasuke membelai pipi Naruto yang dingin. "Naruto… Bangunlah… Semuanya sudah berakhir…" bisik Sasuke lembut.
Tapi, Naruto tidak bangun, dia juga tidak menjawab perkataan Sasuke. Tanpa sadar Sasuke meneteskan air mata. "Naruto… Naruto… mengapa?"
Itachi melihat ke arah Dark dan berkata, "Mengapa Naruto bisa seperti ini?"
Darkpun menjelaskan semua yang terjadi dan berakhir dengan, "Dia berkata dia menyayangi kalian dan akan kembali." kata Dark dengan nada pelan.
Hening menyelimuti kami. Lalu Itachi berkata, "Mengapa kalian semua bersedih? Narutokan sudah berkata, dia akan kembali. Apa kalian tidak percaya padanya?" tanya Itachi.
"Ta… tapi…" kata Sai pelan.
"Betul.. Dia pasti akan kembali.." kata Sasuke tenang. Sasukepun memeriksa nadi Naruto, Sasuke merasakan denyut nadi Naruto yang lemah. "Dia masih hidup…" ruangan yang semula dingin itu, berubah menjadi hangat, dengan pikiran Naruto akan kembali pada mereka, cukup membuat mereka sangat bahagia.
"Mungkin.. dia dalam kondisi comatose…. Tidak lama lagi… juga dia akan bangun dari comatose nya…" kata Kazu meyakinkan.
"Baiklah.. kalau begitu mari pulang…" kata Sasuke, Sasuke mengangkat tubuh Naruto dan menggendongnya seperti Dark menggendong Naruto yaitu ala Bridal Style. Setelah melangkahkan kakinya satu langkah menuju pintu yang terbuka.
Sasukepun membalikkan badannya dan menatap Dark yang menundukkan kepalanya tak bergerak sedikitpun dari tempat ia menyerahkan Naruto kepada Sasuke. Sasuke berkata, "Mengapa, kamu diam?" Dark mengangkat kepalanya dan memandang Sasuke dengan wajah yang menunjukkan kebingungan.
Sasuke menghela napas, "Naruto sudah menjelaskan padaku. Dan dia memintaku untuk menjagamu."
"Maksudnya ?" tanya Dark yang masih kebingungan.
"Maksudnya.. Agar Naruto senang, kau akan tinggal di mansionnya. Lagipula, kau sudah terbukti tak bersalah bukan?" tanya Sasuke. Dark diam tanpa kata.
Itachi, Sai, dan Kazu melihat ke arah Dark. "Benar itu…Naruto tidak ingin meninggalkan kamu sendiri disini. Sebaiknya, kamu menuruti permintaan Naruto. Jika tidak, pasti kami yang akan menjadi sasaran panah Naruto." kata Itachi dengan nada tenang. Sai dan Kazupun menganggukan kepalanya. Tanda setuju.
"Terimakasih." Ucap Dark dengan senyuman bahagia. 'Terimakasih Naruto…'
Merekapun keluar dari Kastil Dark, dengan senyum mengembang di wajah mereka…
∞∞∞∞∞∞TBC∞∞∞∞∞
Next Chapter : Comatose …
Read and Review always…^^
Sanao tunggu kritik, ide dan sarannya.
And tell me about how do you think about this story ? and this chapter ?
Is it bad ? or good ?
Selamat Tahun Baru ^o^
Sanao another story :
Story Naruto Monochrome Factor =
'Monochrome Sekai'
Summary : Sasuke Uchiha, the wolf demon shadow, terjebak di sebuah tempat dan waktu yang tak diketahui, dikenal dengan Abysiss. Disegel oleh kakaknya tersayang saat pembantaian klan Uchiha. Takdir membuat dia menjadi seseorang shadow. The one and only Naruto Uzumaki. Bagaimana kisah selengkapnya?
contain YAOI.
Story Naruto Xover Yugi Oh =
'My Love Reincarnation'
Summary : Sasuke dan Naruto adalah sepasang kekasih yang bahagia. Suatu hari ada suatu organisasi yang menginginkan Naruto. Merekapun memutuskan meninggalkan Konoha, dan melintasi dimensi dengan bantuan Kyuubi, untuk mencari tempat yang aman bagi mereka. Dan akhirnya mereka tiba di suatu Negeri yang bernama Mesir…
Want more ?Find out This story contain YAOI
Pairing : SasuNaru [main], And surprise in the future
Warning : Yaoi [boyxboy], ada M-Preg.
Dan Sanao pun mempublishkan fic AU mix Song, berjudul :
'Ever Since I meet You'
Summary : Pertemuan pertama Sasuke dan Naruto. Dan kisah bagaimana seorang Sasuke Uchiha jatuh cinta pada seorang Naruto Uzumaki. *AU*. Mix Song fic. Pairing : Sasunaru [main and yaoi couple], ItaOC [het couple]
Warning : This story contain YAOI [boyxboy]
Please Read and Review minna san … *charming smile*
