ini part akhir, terima kasih buat yang udah mau baca dan review ff ini :) #Bow


Tittle : Neverland

Part : 5 : The End of The Evil!

Genre : Adventure, Fantasy, Romance, Friendship, and Action.

Cast :

Park Young Ah (Oc)

Lee Donghae

Yoon Yeon Hyo & Yeon The Knight/ne-yeon (Oc)

Cho Kyuhyun & Cho The Swordsman/ne-kyuhyun

Lee Via & Livia (Oc)

Park Young Jin / Park The Light

Disclaimer : Chara-chara itu bukan milik author, author hanya punya ceritanya :(

Author's Note : Semoga chingudeul terhibur membaca ff aneh ini :( ini chap terakhir! Setelah lama ga update, akhirnya bisa aku selesein juga :) YEYYY! #plakk

Happy Reading!
Enjoy!


Livia dan Leeteuk –kakaknya- berjalan santai menuju rumah mereka. Mereka baru saja pulang dari sebuah acara yang diselenggarakan mitra bisnis Leeteuk.

"Oppa, kenapa kita harus jalan kaki? Kitakan bisa naik taksi!" Keluh Livia yang merasakan sakit dikakinya.

"Hahaha, kau ini! Sekali-kali jalan kaki tidak apa-apa kan?" Kata Leeteuk.

"Tapi kakiku sakit oppa!" Keluh Livia lagi.

"Sudahlah, kau sudah besar, jangan mengeluh terus" Kata Leeteuk, Livia hanya mendengus keras mendengar perkataan kakaknya itu.

"Oppa, ada apa?" Tanya Livia yang menyadari kalau Leeteuk berhenti berjalan. Livia melihat kakaknya itu seperti sedang melihat sesuatu yang mengerikan, sampai tubuhnya kaku seperti itu. Livia mengikuti arah pandang kakaknya dan ikut terbelalak saat melihat tiga ekor harimau bertubuh besar sedang bejalan kearah mereka. Ketiga harimau itu menyeringai mengerikan, membuat mereka berdua bergidik takut.

"Oppa, apa yang sedang terjadi?" Tanya Livia dengan tubuh gemetar karena takut.

"Kita harus pergi dari sini!" Kata Leeteuk saat tersadar dari kekagetannya, dia langsung menggandeng tangan Livia dan berlari, Livia mengikuti dibelakangnya. Ketiga harimau itu mengaum keras dibelakang mereka sebelum akhirnya juga berlari mengejar mereka berdua.

"Oppa, sebenarnya apa yang terjadi?" Livia mengulangi pertanyaannya yang terabaikan.

"Aku juga tidak tahu, tapi yang jelas hewan-hewan itu berbahaya" Jawab Leeteuk sambil terus berlari.

"Kenapa bisa ada hewan berbahaya seperti itu ditempat ini! Siapa yang dengan bodohnya membiarkannya berkeliaran!" Kata Leeteuk.

"Akhh!" Teriak Livia saat kaki kanannya terkilir. Dia terjatuh dijalan saat merasakan sakit itu.

"Via!" Teriak Leeteuk. Dia langsung mendatangi adiknya yang sedang berusaha berdiri, saat sampai dia langsung membantu adiknya itu berdiri sebelum harimau-harimau itu datang. Tapi terlambat, harimau itu sudah ada dibelakang mereka, seringaian hewan-hewan itu terlihat semakin lebar.

"UWAAA!" Livia berteriak keras saat seekor harimau melompat kearah mereka, bersiap menerkam, tapi tepat sebelum kaki-kaki harimau itu mencakarnya, sebuah panah menembus tubuh hewan itu, membuatnya mati seketika dan terjatuh diatas tubuhnya. Dua anak panah lain meluncur menuju dua harimau yang –terlihat- bingung, langsung membunuh hewan itu seperti temannya yang pertama. Leeteuk hanya melongo melihat ekspresi hewan itu, dia baru pernah melihat seekor hewan melihat-lihat sekelilingnya saat temannya meninggal, hewan itu seperti sedang mencari sesuatu.

"Uggh, oppa, bantu aku keluar dari sini!" Kata Livia yang tubuhnya masih tertindih hewan besar itu. Leeteukpun membantu mengangkat harimau itu supaya Livia bisa keluar, setelah berhasil mereka sibuk mencaritahu siapa yang sudah menolong mereka. Mereka memandang sekeliling dengan seksama, tapi tidak menemukan apa-apa. Mereka berdua tidak sadar kalau sejak tadi dua pasang mata sedang menatapnya dari balik pohon yang ada disekitar mereka.

"Untung kita berhasil menyelamatkan dia!" Kata pemilik sepasang mata yang pertama saat melihat kalau Livia dan Leeteuk sudah pergi.

"Yah, untung kita datang tepat waktu. Sebaiknya kita segera kembali ke Neverland atau Young Ah akan khawatir!" Kata pemilik sepasang mata kedua. Temannya yang ada disampingnya itu mengangguk dan mereka berdua langsung pergi dari sana.


Neverland!
Part 5 : The End of The Evil!

Last Part!


Young Ah POV

Sudah seminggu sejak kakakku, Young Jin, sadar. Yeon Hyo dan Kyuhyun juga sudah kembali dari misi 'menyelamatkan Livia'. Dan dalam seminggu ini kami sedang disibukan mencari info bagaimana cara membunuh Evilbeast, yang ternyata sangat sulit ditemukan. Kami semua sudah membongkar seluruh isi perpustakaan milik kerajaan Neverland Barat, tapi hasilnya nihil. Dan sekarang Lee Via sedang sibuk mencari info didunia 'peri', karena menurut Lee Via dan juga Donghae, kehidupan didunia peri lebih lama dari pada kehidupan manusia jadi kemungkinan info itu ada disana.

Sekarang aku sedang duduk di sebuah bangku ditaman samping kerajaan seperti biasa, menatap keindahan cakrawala saat mengantar matahari untuk kembali ketempatnya, dan menjemput bulan yang sudah siap menggantikan matahari untuk duabelas jam kedepan. Pikiranku kembali melayang pada percakapan beberapa hari yang lalu dengan kakak kembarku. Kakak kembarku menginginkan aku untuk tetap tinggal disini setelah semua berakhir, dia menginginkan aku untuk membantu dia menjaga Neverland Selatan. Tapi masalahnya aku tidak bisa meninggalkan kehidupanku dibumi. Apa yang akan terjadi dengan kedua orang tuaku dan teman-temanku saat aku tiba-tiba menghilang begitu saja. Dan aku juga sudah berjanji pada Yeon Hyo dan Kyuhyun untuk kembali kebumi dengan selamat bersama mereka.

"Melamun lagi?" Tanya sebuah suara membuat aku kaget, saat melihat kesamping aku menemukan Donghae sedang duduk disampingku.

"Aku tidak melamun! Aku hanya sedang memikirkan beberapa hal" Jawabku singkat.

"Tentang apa?" Tanya Donghae lagi.

"Bukan hal penting!" Jawabku sambil tersenyum.

"Kalau tidak penting kau tidak mungkin melamun selama itu!" Kata Donghae membuat aku kaget.

"Sudah berapa lama kau disini?" Tanyaku penasaran.

"Sekitar setengah jam!" Dan aku mengerang keras mendengar jawaban Donghae.

"Apa yang kau lakukan selama itu disini?" Tanyaku.

"Tadi aku berniat memanggilmu untuk masuk, tapi kau tidak mendengar dan saat aku kesini ternyata kau sedang melamun. Aku hanya diam saja, melihat kau melakukan hal-hal aneh!" Katanya.

"Hal-hal aneh? Apa maksudmu?" Tanyaku penasaran.

"Yah, seperti kau memukul dahimu, menggaruk belakang kepalamu, mengacak-acak rambutmu, dan... " Donghae menggantung kata-katanya.

"Ada lagi yang lebih parah?" Desakku.

"Tidak!" Kata Donghae singkat.

"Lalu 'dan' itu maksudnya apa?" Tanyaku bingung.

"Tidak ada maksud apa-apa, hanya ingin membuatmu penasaran" Jawab Donghae dan aku langsung memukul bahunya karena kesal.

"Menyebalkan!" Kataku, Donghae hanya tersenyum. Kami berdua kembali terdiam.

"Jadi, kau masih bingung memikirkan dimana kau akan tinggal setelah semua ini berakhir?" Tanya Donghae.

"Sepertinya aku tidak perlu menjawab pertanyaan itu, kau sudah tahu jawabannya kan?" Aku balik bertanya. Aku menoleh kesamping dan melihat dia menghela nafas.

"Kau tidak perlu memusingkan itu, kau tinggal memilih tempat yang menurutmu paling tepat. Kau bisa tinggal dibumi, aku yakin kakakmu pasti bisa mengerti. Kau juga bisa tinggal di Neverland selatan, kakakmu pasti akan sangat senang. Atau kalau kau ingin tinggal disini bersamaku juga tidak apa-apa" Kata Donghae yang entah kenapa membuat wajahku memerah.

"Apa maksudnya itu?" Tanyaku berusaha mengatur denyut jantungku yang tiba-tiba berdetak lebih cepat.

"Aku hanya ingin mengatakan kalau kau diterima dimanapun kau ingin tinggal, jadi tidak perlu pusing" Kata Donghae membuat aku tersenyum.

"Yah, mungkin apa yang kau ucapkan ada benarnya. Sebaiknya kita masuk, sudah hampir malam" Kataku. Lalu aku dan Donghae pun berdiri dan berjalan masuk ke istana.


"Livia belum kembali?" Tanya Yeon Hyo pada Donghae saat sedang sarapan ke esokan paginya.

"Belum" Jawab Donghae singkat.

"Apa menurutmu seharusnya kita pergi membantu dia?" Tanyaku, yang lain hanya mengangguk setuju.

"Noona akan baik-baik saja, kita tidak perlu kha..."

Donghae tidak menyelesaikan kalimatnya karena sinyal yang menunjukan tanda kalau Evilbeast sedang bergerak tiba-tiba berbunyi.

"Kita pergi, cepat!" Teriak Young Jin, yang lain mengangguk dan kami segera pergi.


Author POV

"Dia sangat kuat, kita tidak akan menang!" Teriak Kyuhyun pada yang lain. Sekarang mereka sedang melawan Evilbeast disebuah bukit.

"Jangan menyerah!" Teriak Ne-Kyuhyun, lalu dia dan Ne-Yeon menyerang Evilbeast bersamaan. Evilbeast berhasil menghindar lalu memukul mereka berdua membuat mereka terlempar kebelakang dan pingsan saat tubuh mereka membentur pohon dengan keras.

Evilbeast menyeringai pada mereka, sebelum mulai berlari kearah mereka, bersiap menyerang. Tiba-tiba sebuah sinar hitam mengenai Evilbeast, membuat dia berhenti bergerak dan mengaum keras karena kesakitan.

"Noona kau kembali" Kata Donghae pada Livia, orang yang melempar serangan tadi.

"Serangan tadi akan menahan Evilbeast beberapa saat selama aku menjelaskan apa yang harus kita lakukan" Kata Livia pada mereka.

"Jadi bagaimana cara membunuh Evilbeast?" Tanya Yeong Jin.

"Kita hanya perlu memotong tubuhnya menjadi tiga bagian dengan pedang ini (dia menunjukan dua pedang yang dia bawa). Evilbeast merupakan penggabungan dari tiga animal crystal yang sangat kuat, dan untuk menghancurkannya kita hanya perlu memisahkan ketiga kristal itu. Dan kalian berdua yang harus melakukannya" Kata Livia, lalu dia melemparkan kedua pedang yang dia bawa pada Yeong Ah dan Yeong Jin.

"Sepertinya mudah!" Kata Yeong Ah seraya memutar tubuhnya kearah Evilbeast yang sudah terbebas dari efek serangan tadi.

"Kita akan melindungi kalian berdua!" Kata Donghae.

Yeong Ah dan Yeong Jin mengangguk sebelum berlari ke arah Evilbeast, sedangkan yang lain mulai melempar serangan jarak jauh untuk mengalihkan perhatian Evilbeast dari si kembar.

"SEKARANG!" Perintah Donghae. Lalu sedetik kemudian Yeong Ah sudah berjongkok didepan Evilbeast sedangkan Yeong Jin berdiri dibelakang monster itu. Lalu secara bersamaan mereka mengayunkan pedang yang mereka pegang, memotong tubuh Evilbeast menjadi tiga bagian.

Evilbeast bersinar keemasan, lalu saat sinar itu menghilang, tubuh Evilbeast pun ikut menghilang dan digantikan tiga kristal yang secara tiba tiba melayang masing-masing kearah Yeong Ah, Yeong Jin dan Donghae.

"Kalian harus menyimpan kristal itu ditempat yang terpisah" Kata Livia yang melihat raut bingung di muka ketiga orang itu.


Epilog

Yeong Ah POV

Sudah sebulang sejak aku kembali kebumi. Ya, kami berhasil mengalahkan Evilbeast dan setelah menjelaskan ke kakakku selama kurang lebih tiga jam, aku berhasil meyakinkan dia kalau dia bisa mengurus Neverland selatan sendiri dan kalau aku lebih baik tinggal di bumi. Setelah itu aku, Yeon Hyo dan Kyuhyun pun kembali kebumi.

Sekarang Kyuhyun dan Yeon Hyo sudah menjalin hubungan, saat kami sampai dibumi, mereka berdua langsung berciuman dan mengungkapkan perasaan mereka, sepertinya mereka sedikit takut kehilangan yang lain setelah apa yang terjadi.

Sampai sekarang hubungan mereka masih baik, dan kami masih sering pergi bertiga, tidak setiap hari tentu saja, karena biar bagaimanapun aku tahu, mereka sudah berpacaran itu artinya mereka butuh waktu lebih untuk dihabiskan berdua, jadi aku kadang menolak ajakan mereka pergi. Seperti sekarang, aku menolak ajakan mereka untuk pulang bersama dan memutuskan untuk pulang sendiri.

Aku kembali menghela nafas dan melihat jam tangan di tangan kiriku, sudah setengah jam aku menunggu bus dihalte, tapi tidak muncul juga. Aku berteriak kaget saat sebuah mobil sport berwarna biru tua yang tadinya melaju dengan kencang tiba-tiba berhenti didepanku. Perlahan-lahan kaca mobil itu bergerak turun dan aku bisa melihat seorang remaja tampan duduk di kursi pengemudi.

"Butuh tumpangan?" Tanya pria itu membuat aku membeku.

"Do.. Donghae?"

"Apa yang kau lakukan disini?" Tanyaku bingung, sekarang aku dan Donghae sedang berada disebuah taman.

"Aku memutuskan untuk tinggal dibumi" Jawab Donghae.

"Kau -APA?" Tanyaku kaget.

"Kau mendengarnya dengan baik. Aku memutuskan untuk tinggal dibumi" Kata Donghae sekali lagi.

"Tapi kenapa?" Tanyaku.

"Kau!" Jawab Donghae singkat.

"Apa maksudmu?"

"Kau tahu, setelah semua yang terjadi, aku tidak bisa melupakanmu" Jawab Donghae.

"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan" Kataku bingung. Kulihat Donghae menghela nafas.

"Kau masih belum mengerti apa yang aku katakan? Aku mengatakan kalau aku menyukaimu, aku mencintaimu!" Kata Donghae.

"Ta.. tapi..." Aku tidak menyelesaikan perkataanku saat Donghae meletakan kedua tangannya dipundakku. Dia menatap mataku sebelum perlahan-lahan mendekatkan mukanya kearahku. Aku sedikit kaget saat Donghae menciumku, tapi detik berikutnya aku memejamkan mataku dan tersenyum.

"Terima kasih hae, aku juga mencintaimu!" Kataku saat Donghae mengakhiri ciuman kami, kami berdua sama-sama tersenyum sebelum dia menarikku kedalam pelukan hangatnya.


END!