~EDITED~

Chapter 1 UPDATE… sesuai janji Blue,kalau ada yang meriview story yg gaje ini maka Blue dengan senang hati akan melanjutkannya .

Hounto ni arigato buat Rin Miharu karena udah mau ngriview dan mengoreksi kesalahan my fanfic yang super gaje dan juga terimakasih untuk para readers lainnya yang udah bersedia meriview ff ini. ^o^

He..he Blue akui kalau nama Temin/Minnie itu sempat lolos dari ..tadinya blue gak bakalan ngedit yg di chap sebelumnya tapi karena setelah dilihat-lihat lagi sungguh banyak kesalahannya jadi yah blue edit aja

Kyuubi :Bilang aja kalao lo males huh !

Blue :Aishh..Kyuu chan kok bisa tau sih#toel-toel Kyuu

Kyuubi :Bwah…Jangan panggil nama gue kayak gitu!Pingin muntah tau gue ya..iyalah gue tau…

Blue :Itumah bukan jawaban yang bisa memuaskan orang Kyuu chan..

Kyuubi :Terserah gue ,orang ini mulut-mulut gue,bukan punya elo

Blue :Aishh meskipun Kyuu chan kasar sama daku tapi daku tetep cayang kok..*senyum-senyum gaje*

Kyuubi :*Merinding*

Blue : Dan soal Naru vampire itu…sayang sekali jawabannya salah..He.. di sini bukan Vampire tapi mahluk sejenis itu lah..Penjelasannya nanti ada di Chapter 3/4 ^_^

Kyuubi :Buat yang masalah kata-katanya ada yang ilang pas baca di hp si author sableng ini juga kayaknya gak tau ..harap di maklum aja mungkin memang ada kesalahan saat pembuaatannya..

Sekarang langsung aja kita ke cerita yuk!..

Tittle : dimidium-daemonium

Main cast :sasunaru and other

Genre : supernatural/romance/angst

Rated : T

Warning :Typo disana sini .ooc tingkat langit ketujuh (o.0)pokonyamah udah gak ketulungan lagi, Gak sesuai EYD

Disclaimers : sasunaru adalah milik kishimoto sensei,aku jelas tidak berhak atas keduanya,Tapi ...kyuubi dan gaara sah milik author#plak

Summary : Pertemuan antara para hunter berlangsung akibat berita menghebohkan yang masterpun telah kembali dan menapakakan kakinya di itu di tempat lain seorang yang bernama Kitsune yang memiliki hubungan dengan sang master muncul sebagai seorang penyanyi dan berhasil membuat Uciha sulung jatuh hati padanya

Don't like don't read

chapter 1

Januari 2012,Jepang-Konoha city

Gedung bergaya Eropa modern yang terlihat mewah dan elegan dari luar,bahkan didalmnya jauh lebih wah.. lukisan-lukisan dari para pelukis terkemuka berada disana seperti karya-karya vincent vant gogh,leornardo davinci dll,terpajang di dinding2 rumah ,perabotan perabotan bergaya ala jaman Victoria di abad ke 17 -18 menambah kesan elegan dan warna cream dan hitam menghiasi dinding-dinding rumah,Kedua warna yang dapat membuat rileks pikiran.

Ditambah lagi patung-patung yang di tempatkan di setiap pojok ruangan dengan tambahan cahaya lampu yang langsung menerpa kearah patung tersebut membuatnya terlihat hidup,bernyawa.

Tepat di tengah-tengah ruangan terlihat orang-orang yang sedang duduk manis pada sofa-sofa maupun kursi yang telah disediakan si tuan rumah.

Yang dewasa maupun yang muda berada dalam satu ruangan itu,keheningan menjalar di antara mereka,bila diperhatikan lebih seksama-orang-orang ini memerhatikan satu titik di depan mereka,TV yang berukuran big size.

"Kalian bisa lihat sendiri berita yang sedang ditayangkan bukan".Salah satu dari kumpulan orang itu memecahkan keheningan yang sedari tadi menyelimuti mereka."Bukan hanya di beritakan di Tv dan media cetak tapi hampir seluruh jejaring sosial dari mulai twitter,Fb bahkan youtube pun ikut meramaikan berita ini".

"Apakah kematian orang-orang yang diberitakan tersebut ada hubungannya dengan demon?".Tanya seorang pemuda bernama Yamato .

"Di lihat dari ciri-ciri fisik mereka yang tidak memiliki bekas luka apapun dan riwayat tentang penyakit yang mematikan juga tidak ada,serta kondisi mata mereka yang berubah menjadi abu-abu pucat,menurutku... ya!ini ada hubungannya dengan demon".Kabuto,pemuda itulah yang menjawab pertanyaan dari Yamato.

"Aku juga setuju dengan Kabuto san,hanya satu mahluk didunia ini yang bisa melakukan hal tersebut dan mereka adalah demon,anak-anak dari Lucifer".Seorang gadis menimpali ucapan Kabuto.

"Tapi bukankah ini aneh Sakura san,demon itu mahluk yang cerdas dan memiliki akal seperti manusia,melakukan hal seperti ini bukankah terlalu sembrono".

"Yamato san apa kau lupa,biar bagai manapun dan serupa apapun demon dengan manusia mereka tetap mahluk berdarah dingin yang tak memiliki sudah lapar yah…santap saja yang ada di depan mata,tidak peduli tempatnya dimana,yang penting nafsu mereka terpenuhi!".Balas Kabuto.

Di saat rapat yang telah berlangsung semakin memanas?dan mereka yang diketahui adalah para hunter pemburu demon,satu persatu dari mereka mulai ikut terlibat percakapan menanggapi maupun memberikan opininya,Di saat rapat sedang berlangsung panas?munculah lelaki tinggi yang memiliki postur bak model dengan wajah yang rupawan dari balik pintu utama ruangan tersebut.

Semua orang yang tengah serius dalam rapat tersebut mengalihkan pandangannya pada si laki-laki yang baru saja datang,namun hanya sebentar, dan mereka fokus kembali pada hal yang sedari tadi di perbincangkan.

"Selamat datang Itachi san..seperti biasa terlambat eoh!?".Ucap sinis Kabuto pada seorang Pria lain yang baru saja memasuki ruangan pertemuan kelompok bernama associaty black shadow.

Lelaki yang baru memasuki ruangan rapat tersebut ternyata bernama Uchiha Itachi,berparas tampan,garis wajah yang tegas dan postur tinggi tegap dengan rambuthitam panjang yang selalu diikat kuncir olehnya.

"Huuh".Dirinya hanya mendengus kesal mendengar ucapan mau lebih lama berdiri di depan pintu,Itachi dengan cepat melangkahkan kakinya ke kursi yang memang tersedia untuk dia.

Ia melirik ke sebelah kanan dan kirinya,tepat setelah dia menduduki kursi hitam dengan ukiran kayu yang cukup rumit dan bergaya klasik dari abad pertengahan yang terbuat dari kayu jati.

Di sebelah kananya ia dapati seorang perempuan yang tubuhnya cukup mungil dan memiliki,rambut sepunggung berwarna pink pucat yang di urai membuat si empunya terlihat manis,dan Itachi mengenalnya sebagai Haruno Sakura,di kirinya Itachi mendapati pria tampan tapi menurutnya dia jauh lebih tampan dari laki-laki di sebelah Kakashi pria yang memiliki rambut seperti kakek-kakek read abu-abu namun wajah yang tampan bak pria berusia 25 tahunan…yah..meskipun wajahnya itu di tutupi masker..tapi author berani jamin tuh mukanya pasti ganteng abiss deh.

Hanya beberapa detik itachi memperhatikan dua orang itu,setelahnya ia kembali fokus dengan apa yang sedang dibicarakan Kabuto,orang yang menyebalkan menurutnya.

"Jadi maksud kalian demon sudah mulai menampakan batang hidungnya dan menantang kita untuk memburu mereka !"

"sepertinya begitu Itachi san,dan yang pasti mereka telah melanggar aturan yang telah di sepakati sejak 100 th yang lalu".Jelas Anko kepada Itachi sambil menopang dagunya dengan malas.

"Ne,seperti yang di katakan Itachi san dan Anko san,demon benar-benar telah melanggar perjanjian yang di buat dan itu artinya kita tak boleh diam saja membiarkan kelakuan mereka".kali ini Sakura yang menanggapi ucapan Itachi dan Anko.

Rapat para hunter semakin memanas di tambah dengan kata-kata yang menyulut api semangat untuk memerangi demon tak henti-hentinya di keluarkan.

"Perburuan segera di mulai!".seringai Kabuto .

"hah….ini akan merepotkan"ucap Itachi sambil menghela napas

"tapi juga menyenangkan".Timpal Seorang perempuan berpakaian cines..Tenten.

Pertemuan para hunterpun selesai setelah hampir 3 jam lebih mereka rapat dan membuat keputusan final untuk memerangi kembali para hunter,setelahnya para peserta rapat tersebut pergi meninggalkan gedung dan kembali ke habitatnya masing-masing?(o.0),Oke maksud author rumahnya masing masing.

Nah,sementara di tempat lain tapi di waktu dan Negara yang sama,seorang pemuda yang kelewat manis bahkan melebihi perempuan baru saja keluar dari pintu keluar saat kakinya berada di pintu keluar-masuk bandara Narita Konoha,Dirinya di sambut oleh seorang wanita dan 2 orang lelaki,Tsunade,Inuzuka Kiba dan Sai,yang sedari tadi telah menunggu kedatangannya.

"Konban wa Tsunade baa chan,lama tak bertemu!".ucap pemuda yang ternyata memiliki rambut seterang mentari dengan tiga garis tipis di masing-masing pipinya sambil tersenyum lima jari.

"Ne..Master lama tidak bertemu".Balas Tsunade dengan sedikit membungkukan badannya memberi hormat pada Pemuda bersurai pirang yang kemudian di ikuti oleh dua orang lainnya .

"Aishh..apa-apaan kalian ini,sudahlah jangan memberi hormat seperti itu dan Tsunade baa chan berhenti memanggilku Master dan jangan bicara dengan menggunakan bahasa formal,Aku tidak suka".Wajah pemuda itu Nampak kesal mendapati perlakuan yang terlalu formal dia poutkan tanda marah yang justru terlihat manis menurut tiga orang tersebut.

"ah..e.. mast.."perkataan Tsunade terpotong dengan ucapan pemuda yang di panggil master olehnya.

"Ya.. tidak ada tapi-tapian .Panggil aku Naru atau naruto oke!"

"haah".Tsunade menghela napas sebelum akhirnya menyetujui permintaan sang master

"ne..baiklah Naruto kun kalau itu maumu"

"He he he nah gitu dong..kan lebih enak dan kalian berdua juga panggil aku Naru atau Naruto saja ya!don't call me master".

"Baik mast..ah maksud kami Naruto kun".Dengan serempak Kiba dan Sai mengatakannya membuat Naruto dan Tsunade yang mendengar tersenyum geli karena kekompakan kedua orang itu.

"Haah..Lama aku tidak menginjakan kaki di kota ini,hmm mungkin sudah lebih dari 50 th aku tidak kemari".gumam naruto sembari melangkahkan kakinya menuju sebuah mobil ford Gt berwarna putih.

Tsunade,Kiba dan Sai mengikutinya dari belakang,mereka berempat memasuki mobil tersebut. Naruto dan Tsunade di bangku belakang,Kiba di depan mereka berdua sedangkan Sai yang menyetir mobil.

Mobil mewah tersebut melaju membelah jalanan Konoha yang ramai meskipun hari telah malam."Tsunade baa chan bagai mana keadaan saudara-saudara kita?".Tanya Naruto pada Tsunade yang berada disampingnya.

"Sampai saat ini ada beberapa yang melanggar aturan tapi kami sudah membereskannya,dan aku yakin mahluk-mahluk bodoh itu takkan berani mengulanginya lagi".Seringai Tsunade muncul saat mengingat dirinya menghukum mahluk bodoh yang sudah berani membantah pada aturan sang master.

"Baguslah kalau begitu"Sahut Naruto sambil menyenderkan tubuhnya .

"Dan Naruto kun,ku rasa yang lain sudah merasakan keberadaan mu di kota ini",kali ini Kiba yang berbicara sambil menengokkan badannya kebelakang menghadap langsung Naruto.

"Kau pikir begitu?".Tanya Naruto sambil memiringkan kepalanya sedikit yang membutnya terlihat manis dan Kiba mau tidak mau spechleesh karena melihat itu!.

"E..Eh ne,tapi tenang saja mereka mungkin bisa merasakan hawa keberadaan mu tapi lokasi tepatnyakau berada aku yakin mereka tidak tau,kecuali kalau kau berada dekat dengan para saudara kita dan sengaja mengeluarkan auramu ".Kiba menjelaskan dengan sedikit tergagap karena di hadapi wajh naruto yang super duper manis.

"Hunter?".Tanya naruto setelah Kiba selesai bicara.

Kali ini Sai yang menjawab pertanyaan dari Naruto."Huh,kalau para hunter Pabo itu..jangankan menyadari keberadaan mu,merasakan saudara kita yang ada di dekatnya saja mereka tidak bisa".

"he..he..he..sepertinya para hunter sudah tidak punya harapan lagi".Suara merendahkan Naruto terdengar dingin saat mengatakannya.

"HA..HA..HA..Baka,mereka benar benar bodoh"Tawa sang master memenuhi ruang mobil tersebut,namun tawa itu hanya sebentar di gantikan dengan seringai mengerikan dan tatapan penuh amarah orang lainnya yang merasakan perubahan susasana dari sang master hanya bisa meneguk ludah mereka,saking gugup dan takutnya.

"Kitsune…Kitsune..Kitsune.."Suara teriakan terus membahana stadion yang kini tengah mengadakan Konser fans baik laki-laki,perempuan,tua-muda,berkumpul di stadion dan rela berdesak-desakan hanya untuk melihat idola mereka yang sekarang sedang menyanyi diatas panggung.

Suara yang indah dan tingginya menghipnotis semua orang yang ada di stadion tersebut,tidak terkecuali seorang pria tampan yang sedang duduk di kursi paling depan,tepat menghadap si serasa tersihir oleh suara indah dan wajah rupawan si penyanyi.

Mata dan hatinya terus tertuju pada satu titik di panggung,Seorang pemuda dengan wajah yang bisa dikatakan cantik,kulit seputih salju,bibir merah ranum yang kisabel dan rambut merah dengan perpaduan warna Jingga yang panjangnya sampai di di balut dengan pakaian atasan berwarna Merah tanpa lengan yang dipadukan dengan jins hitam yang bagian lututnya sedikit robek.

"Itachi..bagaimana?pertunjukannya hebat bukan!".seorang membuyarkan lamunan si pria yang baru saja di panggil oleh Itachi ,dirinya hanya menganggukan kepalanya tanda menyetujui pendapat temannya yang bernama Pein.

Tidak bisa dipungkiri,konser yang ia datangi malam ini memang sangatlah spektakuler dengan jumlah penonton ribuan orang dan panggung besar yang berdiri kokoh di tengah lapangan ini,membuatnya berdecak kagum,salut pada sang idol yang dapat membuat ribuan bahkan jutaan orang tergila-gila pada suara maupun wajahnya yang cantik Bahkan dirinya yang seorang Ucihapun mengakui kehebatan si penyanyi.

Tidak menyesal dirinya langsung pergi ke Konser ini setelah selesai dengan rapat yang membosankan antara para hunter.

Sudah hampir 30 menit Kitsune menyanyi dan menghibur para fansnya,dan sudah selama 30 menit juga Uciha Itachi Tidak bisa mengalihkan pandangannya dari si penyanyi tunggal di konser ini.

Namun tiba-tiba ditengah lagu yang Kitsune nyanyikan,dirinya berhenti bernyanyi. Semua orang yang menonton mengernyit?kan dahi bingung,kenapa sang idol tiba-tiba berhenti bernyanyi?.

Kitsune pov

Malam ini adalah konser akbarku yang pertama dan tidak bisa kupungkiri aku cukup puas dengan yang kuraih sekarang ini,walaupun menjadi seorang penyanyi tidak pernah kupikirkan sebelumnya tapi hei..!takdir ternyata berkata lain.

Sekarang aku ada di atas panggung,menyanyikan sebuah lagu berjudul every heart(Boa)

ikutsu namida wo nagashitara
Every Heart sunao ni nareru darou
dare ni omoi wo tsutaetara
Every Heart kokoro mitasareru no darou

nagai nagai yoru ni obieteita
tooi hoshi ni inotteta

meguru meguru toki no naka de
bokutachi wa ai wo sagashiteiru
tsuyoku tsuyoku naritai kara
kyou mo takai sora miageteiru

Aku bisa mendengar fans2 ku yang ikut menyanyikan lagu ini,yah meskipun suara mereka ..mm tidak sebaik aku atau kalau mau jujur suara mereka itu fals,jelek dan uuh ..membuat telingaku berdengung,Tapi apa boleh buat,tidak mungkinkan seorang Kitsune mengatakan itu pada para fansnya.

donna egao ni deaetara
Every Heart yume ni fumidaseru no
hito wa kanashimi no mukou ni
Every Heart shiawase ukabete nemuru

Aku terus bernyanyi dan menghayati lagu yang ku bawakan ini.

itsuka itsuka subete no tamashii ga
yasuraka ni nareru you ni

"DEG"

Sampai tiba-tiba degup jantungku terasa tidak merasakan sesuatu yang kuat di atmosfer,kekuatan besar dan sebuah perasaan rindu?ah..entahlah aku tidak menggelengkan kepalaku sebentar untuk mengusir perasaan ambiguku dan kembali fokus pada lagu yang sedang kunyanyikan.

meguru meguru toki no naka de
bokutachi wa ikite nanika wo shiru
toki ni warai sukoshi naite

Sebisa mungkin diriku tetap fokus pada lagu ini,tapi uuhk…sulit! Perasaan yang ambigu ini terus menjalar pada seluruhrelung hati dan pikiranku.

Aku berhenti bernyanyi dan menutup mataku,oh hell,seorang Kitsune tidak pernah kehilangan control dirinya di situasi apapun dan lihat sekarang dirimu !di tengah konser dan ribuan penggemarmu kau kehilangan akal hanya karena suatu yang ambigu yang kau rasakan..eh yang di rasakan indramu,satu kata untukmu memalukan.-_-

"Hhh"aku menghela napas,masih belum bisa mengendalikan pikiranku yang terus tertuju pada Sesuatu yang jelas kukenal namun...entahlah...sesuatu itu tidak jelas dan buram.

Ini pertama kali ku rasakan energi sekuat ini di atmosfer walaupun samar-samar.

Di saat sedang mengalami perang batin dengan diri sendiri,suatu bisikan terdengar oleh telingaku."sang master telah kembali".

Hanya bisikan yang menyatakan sebuah jawaban akan apa yang dibingungkan oleh pikiranku ini,dan hal itu sukses membuat seringaian,walaupun samar-dan sebentar terpasang?diwajahku .

Hmm..tentu saja,Master! Siapa lagi kalau bukan dia yang bisa membuatku seperti ini!..hi ..hi..hi…ini akan jadi semakin sang takdir sudah memutuskan jalan apa yang akan kau amabil.

Ah ,tapi pertama-tama aku harus menyelesaikan konser ini dulu baru memikirkan apa yang harus kulakukan untuk selanjutnya.

Bagaimanapun kehidupan yang sekarang dan yang lalu akan selalu sendiri kini terlahir kembali sebagai sosok yang berbeda tapi itu tidak memungkiri ikatan kita…baka otouto!.

Setelah berhasil menenangkan diriku kembali,akupun membuka mataku dan tersenyum lima jari pada para penonton,lalu seakan tingkahku tadi adalah bagian dari pertunjukan ini,akupun melanjutkan kembali bernyanyi,memukau kembali semua orang yang kini memandang kagum ….bukankah selalu menyenangkan menjadi pusat perhatian orang ..hi..hi*Smirk evil

Tbc/END?…

gimana?makin gaje kah?hh Blue juga merasa begitu.

Blue juga mau minta maaf kalau ada kesalahan di cerita ini.(m_ _ m)

Nah jadi apakah story ini harus lanjut atau...#Blue gak tega bilangnya..

Kalau merasa ff ini berhak di lanjutkan maka isilah kolom riview di bawah dan berikan komentar atau uneg-uneg kalian.

Blue bakalan lanjutin ke chapter berikutnya kalau ada yang bersedia ..he

AYO..AYO Riview'nya jangan ketinggalan ^o^!

Paste your document here...