Pairing : NaruSaku slight SasuHina

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Enjoy It


"Habis dari mana ?" Kata Kushina dengan seringai ancamannya

"Ano...Kaa-san. Aku habis beli ini" Kata Naruto menunjuk sebuah shopping bag yang besar. Sakura melangkah menuju kamar Naruto sambil membawa tas yang berisi banyak buku.

"Thanks Naruto" Kata Sakura sambil tersenyum. Naruto hanya nyengir lebar memperhatikan Sakura.

"Cepat beresin" Kata Kushina sambil lalu ke dapur.

Naruto pun mengangkat shopping bag itu ke kamarnya. Dia lalu mengeluarkan semua isi shopping bag tersebut dan menyodorkan dua pakaian pada Sakura.

"Wear it" Kata Naruto

"Here ?" Tanya Sakura terbelalak. Naruto tertawa renyah. Belum pernah Sakura melihat Naruto tertawa seperti itu.

"In the bathroom" Kata Naruto sambil menunjuk kamar mandi. Dia lalu melanjutkan menata pakaian Sakura ke lemari kosong yang sudah tidak dia pakai.

Ketika selesai menata pakaian, Naruto menoleh ke kamar mandi.

'Sakura lama banget ya' Pikir Naruto

Dia pun berjalan menuju kamar mandi dan mengetuk pintunya.

"Sakura ..." Kata Naruto

"Hmmmm" Sakura menjawab dari dalam.

Naruto langsung membuka pintu kamar mandi. Dia terkejut melihat Sakura, cantik sekali. Dia melihat Sakura belepotan pasta putih.

"Astaga" Kata Naruto

"It is nice" Kata Sakura sambil menggenggam pasta gigi dan menjilat ujung pasta yang keluar wadah pasta gigi tersebut.

"It is toothpaste. For cleaning mouth" Kata Naruto sambil tertawa.

Dia melongok ke bak mandi. Airnya habis.

"It is not real water. There are many chemical material" Kata Naruto

"I can feel it. There are calcium, carbon and some material. I don't know" Kata Sakura

"Oh, Sakura. You must read your book first" Kata Naruto sambil menarik Sakura menuju ranjangnya. Dia tetap membawa pasta gigi, dan muka belepotannya. Naruto melepaskan tarikannya ketika tiba di ranjang. Dia mengeluarkan sapu tangan dari sakunya.

"Clean your face" Perintah Naruto sambil menyodorkan sapu tangan dan mengambil pasta gigi dari tangan Sakura. Dia mengembalikan pasta tersebut ke kamar mandi dan menyalakan kran.

Dia kembali ranjangnya dan tiduran. Sakura sedang membaca buku, entah apa judulnya.

"What is micron ?" Kata Sakura. Naruto tidak menjawab, malah mengambil penggaris satu meternya.

"It is like this ruler divide by 1000000" Kata Naruto.

"So, bactery is so small" Kata Sakura tanpa ada keterkejutan di wajahnya.

"Can I see a bactery ? Are they like this ?" Kata Sakura sambil menunjuk gambar struktur bakteri.

"You can see bactery with microscop" Kata Naruto.

"Can we buy it ?" Tanya Sakura

"We can't" Kata Naruto

"Why ?" Tanya Sakura. Dia terlihat kecewa.

"Cause it is only for educational institute" Kata Naruto menjelaskan. Sakura tampak kecewa

"But we can use it at school" Kata Naruto menenangkan

"Really ?" Kata Sakura tampak bersemangat. Naruto mengangguk. Saking senangnya reflek Sakura melompat dan memeluk Naruto. Kembali lagi Naruto merasakan hal yang sama.

"It is dangerous ?" Kata Sakura dengan nada bertanya.

"Some of them is dangerous, but in science laboratory, it is tame" Kata Naruto menenangkan. Sakura tampak senang dengan Naruto. Tanpa sadar benih-benih cinta telah tersemai dalam hati mereka masing- masing.

Sakura tidak sabar menunggu besok. Dia telah kembali membaca beberapa buku kimia. Dia sangat takut ketika membaca pencemaran air. Air adalah kebutuhan mutlaknya karena hidrogen yang menjadi syarat dia hidup berasal dari air. Satu molekul air untuk sepuluh menit. Gimana dengan air sebak mandi, dia mungkin telah menemukan planet yang kaya hidrogen. Namun dia sedih karena air disini tercemar.

Nungkinkah Naruto membantunya ?


Yah...! Fic ini saya buat mendadak sekali sampe-sampe saya gak tahu harus ngomong apa.

Reviewww...!