Pairing : NaruSaku slight SasuHina
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Enjoy It
Di UKS, Naruto membuka matanya. Dia memandang sekelilingnya dengan wajah heran.
"Dimana ..." Kata Naruto. Kalimatnya terhenti ketika melihat Sakura sedang tertidur di kursi. Tidur seperti mayat. Tidak bernafas sama sekali.
Naruto mencoba memejamkan matanya, mengingat semua kejadian hari ini. Rasanya dia ingin hari esok tak datang untuknya. Dia telah kehilangan wanita yang dicintainya, sekarang sahabatnya telah meninggalkannya.
"What's wrong with you ?" Kata seseorang yang membuyarkan lamunan Naruto. Sakura telah menarik kursinya disamping Naruto. Dia memandang Naruto dengan penuh harap.
"I,m allright" Kata Naruto menenangkan. Sakura memasang tampang tak percaya.
"Where is Lee ?" Kata Naruto
"Lee ?" Kata Sakura
"You boyfriend" Naruto menegaskan
"Boyfriend ?" Sakura tidak dapat menyembunyikan keheranannya.
Sakura mengeluarkan kamus. Dia mencari kata itu dengan sungguh-sungguh.
"Pacar ?" Kata Sakura dengan lancar.
"Oh. Gara-gara itu" Kata Sakura. Dia terlihat menyindir. Naruto terlihat blushing. Karena wajahnya pucat, semburat merah terlihat jelas di pipinya.
"Naruto, I have to back to my planet. My mission in human planet was completed" Kata Sakura
"Mission ?" Tanya Naruto tidak mengerti.
"My mission is to learn the human being" Kata Sakura
"Untuk apa ?" Kata Naruto, dia terlihat emosi.
"My planet had a few hydrogen, so..." Sakura tidak dapat meneruskan kata-katanya.
"Your species want to destroy us ?" Kata Naruto. Anggukan Sakura menambah penderitaan Naruto. Naruto kembali mengalami sesak nafas.
"Hoi, dobe" Teriak Sasuke saat memasuki UKS. Dia bersama Hinata.
"Kita perlu bicara" Kata Sasuke sambil menarik tangan Naruto.
"Kau disana saja" Kata Sasuke ketika melihat Hinata akan ikut dengannya.
Sasuke mengajak Naruto ke kantin. Dia menraktir Naruto semangkuk ramen.
"Gawat, Teme" Kata Naruto panik
"Ada apa ?" Kata Sasuke tenang
"Ayahmu kenal FBI atau apalah" Kata Naruto tidak sabar
"Tenanglah, dobe. Makan dulu" Kata Sasuke. Naruto makan dengan lahap dan membuat seluruh pengunjung kantin menganga.
"Haaah" Kata Naruto ketika sudah selesai makan
"Aku mau minta maaf" Kata Sasuke lirih
"Aku sudah memaafkanmu. Tapi ini tentang Sakura" Kata Naruto
"Ada apa dengan ..." Kalimat Sasuke terpotong oleh Naruto
"Kita, manusia akan diserang untuk mendapat hidrogen" Kata Naruto cepat
"Beri ide dong Teme" Desak Naruto
"Kita bunuh ?" Jawab Sasuke dingin. Naruto membalasnya dengan tatapan tajam.
"Kita penjara ?" Kata Sasuke
"Sasuke, aku mencintainya" Jelas Naruto sabar.
"Kenapa tidak kau tahan dirumahmu ?" Kata Sasuke menyindir.
Pendapat Sasuke tersebut memberikan ide untuk Naruto. Segera dia berlari ke UKS.
Disana dia masih melihat Sakura dan Hinata yang sama-sama diam. Gak bisa english language.
"Sakura...!" Seru Naruto, dia terlihat tak sabar.
Setelah dekat dia menarik pergelangan tangan Sakura.
"We need to talk" Kata Naruto
Setelah tiba dikantin, mereka berdua duduk bertiga, dengan Sasuke.
"Ehmm, Sakura, I love you" Kata Naruto tanpa basa-basi. Perkataan Naruto sukses membuat Sakura terbelalak.
"Y...You love me ?" Kata Sakura
"Do you have family ?" Tanya Naruto
"Ye...Yes I have" Kata Sakura.
"Bring they on my house" Kata Naruto
"Um...I must communicate each other" Kata Sakura sambil mengeluarkan alat, bentuknya seperti roket. Tak lama kemudian roket tersebut kembali.
"Yes, we will life in earth" Kata Sakura yang langsung disambut pelukan oleh Naruto. Gantian.
"Aku akan menjemput mereka berdua" Kata Sakura
"Would you like to marry with me in the future ?" Kata Naruto penuh harap.
Sakura tersenyum. "Sure" Katanya mantap. Tak terkira betapa bahagianya Naruto waktu itu. Padahal
beberapa menit yang lalu ia sempat terpuruk. Itulah dunia, senang susahnya cuma terpaut beberapa menit.
Tuh kan jadinya pendek banget
Reviewww...!
