Tittle : How Can Be Like This?

Cast : Kim Jongin

Byun Baekhyun (GS)

Do Kyungsoo (GS)

Oh Sehun (GS)

Xi Luhan (GS)

Park Chanyeol as Byun Chanyeol

Wu Yifan

Other (Bertambah seiring berjalnnya cerita)

Pairing : Kaibaek! Kaihun! Kaisoo! Chanbaek! Other!

Genre : Drama, Hurt/Comfort

Rate : T

Summary : Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa ka meninggalkanku tanpa sebab? Kenapa dia begitu mirip denganmu? Apa aku jatuh cinta lagi? Bagaimana bisa semua ini terjadi?

Warning : Typo everywhere! This is GenderSwitch! Out of Summary!

How Can Be Like This?

.

.

.

.

.

"Good morning class" sapa seorang guru muda yang cantik saat baru masuk ke kelas XI-1.

"Good morning mam!" sapa seluruh siswa yang ada di kelas itu.

"How are you today?"

"I'm fine mam, thankyou. How about you?"

"I'm fine too. Thankyou"

"Ah, hari ini saya membawa satu berita baik dan satu berita buruk untuk kalian" lanjut sang guru.

"Apa berita baiknya mam?" Tanya sang ketua kelas.

"Berita baiknya adalah, hari ini kalian akan mendapatkan teman baru"

"Dimana dia?"

"Selamat pagi!" Sapaan seorang yeoja dari arah pintu kelas membuat seisi penghuni kelas XI-1 mengalihkan pandangannya.

"Nah itu dia! Ayo sini masuk nak" yeoja itu berjalan memasuki kelas dan berdiri disamping Jung seonsaengnim.

"Sekarang perkenalkan dirimu"

"Annyeonghaseyo! Byun Baekhyun imnida. Senang bertemu kalian" ucap yeoja itu diakhiri senyum yang sangat manis.

"Berapa umurmu Baekhyun? Wajahmu terlihat seperti anak sekolah dasar" ujar salah seorang siswa.

"Aku baru akan menginjak lima belas tahun pada bulan Mei"

"Daebak! Kau anak akselerasi?"

"Bisa dibilang seperti itu"

"Baiklah Baekhyun, kau bisa duduk bersama Jongin. Jongin angkat tanganmu" Jongin yang sedang dalam alam mimpinya hanya terdiam.

"Jongin angkat tanganmu" ulang sang guru.

"Dia sedang tidur seonsaengnim"

"Ah baiklah Baekhyun kau bisa duduk di kursi kosong disebelah namja yang sedang tertidur itu"

"Ne seonsaengnim, terimakasih" Yeoja yang bernama lengkap Byun Baekhyun itu melangkahkan kakinya kearah Jongin yang sedang tertidur dan duduk disebelahnya.

"Baiklah anak-anak berita baiknya sudah tersampaikan. Sekarang saya akan menyampaikan berita buruknya"

"Hari ini tidak akan ada jam pelajaran sampai jam istirahat kedua" ucap guru cantik itu. Semua siswa bersorak gembira.

"Kalau itu sih namanya berita baik bagi kami saem" ujar sang ketua kelas. Sang guru terkekeh.

"Baiklah suho, aku akan pergi sekarang, tolong kondisikan kelas jangan sampai terlalu ribut ya! Karena kami akan mengadakan rapat"

"Ne seonsaengnim, siap laksanakan!" Sang gurupun berjalan meninggalkan kelas.

.

.

.

Bel istirahat berbunyi, semua siswa sudah meninggalkan kelas mereka untuk berburu makanan, hanya Jonginlah yang masih ada didalam kelas.

"Uh" Jongin mengucek matanya, tidurnya sangat nyenyak, dia merasa lebih baik sekarang. Dia melirik jam di tangannya sekilas lalu melangkah pergi mengikuti siswa lain menuju kantin, perutnya sudah berbunyi meminta untuk segera diisi.

"Kris hyung!" Jongin menyapa namja tinggi berambut pirang yang duduk dimeja yang terletak di paling pojok itu. Dia berjalan kearah namja itu sambil membawa makanan yang ia pesan tadi dan segera duduk dihadapannya.

"Kau darimana saja?" Tanya namja yang sering disapa dengan sebutan Kris itu.

"Sejak pagi tadi aku tidur dikelas"

"Apakah tidur dirumah tak cukup bagimu?" Tanya Kris tak percaya.

"Oh hyung, aku selalu bermimpi buruk akhir-akhir ini"

"Apa itu tentang Sehun?" Jongin mengangguk.

"Awalnya aku bermimpi tentangnya lalu tiba-tiba dalam mimpiku datang seorang yeoja yang-"

"Hai ge!" Sapaan seorang yeoja membuat Jongin berhenti menceritakan mimpinya. Kris menengok ke belakang dan melihat seorang yeoja imut berambut coklat sepinggang sedang tersenyum manis.

"Hai Baek! Duduklah" yeoja itu duduk disamping Kris.

"Jongin, kenalkan, ini sepupuku, Byun Baekhyun, dia baru pindah kesini hari ini" ucap Kris.

"Hai! Aku Baekhyun!" Yeoja manis bernama Baekhyun itu memperkenalkan dirinya pada Jongin sambil mengulurkan tangannya. Tatapan mereka bertemu. Jongin terdiam. Yeoja ini. Bagaimana mungkin? Dia...

"Jongin, kenapa kau diam saja?" Jongin yang tersadar dengan ucapan Kris segera menjabat tangan Baekhyun. Dia merasa ada sengatan-sengatan listrik menjalari tubuhnya. Apa yang sebenarnya terjadi?

"Jongin, Kim Jongin" bukan Jongin yang memperkenalkan dirinya melainkan Kris yang memperkenalkannya. Baekhyun melepaskan jabatan tangannya dan Jongin. Jongin masih terpaku menatap Baekhyun dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Jongin, apa kau baik-baik saja?" Tanya Baekhyun.

"Hai semuanya!" Belum sempat Jongin menjawab datanglah seorang yeoja china bermata seperti rusa menyapa mereka.

"Luhan eonni!" Pekik Baekhyun senang.

"Oppa, aku akan membawa Baekhyun berkeliling, sampai jumpa!" Yeoja bernama Luhan itu menarik tangan Baekhyun setelah sebelumnya mencium pipi Kris.

"Jongin" panggilan Kris membuat Jongin tersadar.

"Ya hyung" sahutnya.

"Bukankah dia cantik?"

"Luhan noona tidak mungkin menjadi primadona sekolah ini jika wajahnya buruk rupa hyung" jawab Jongin sebal.

"Tidak, maksudku Baekhyun. Bukankah dia cantik?" Jongin mengangguk mengiyakan, Baekhyun memang cantik.

"Matanya terlihat seperti mata Sehun, mereka sangat mirip"

BRAKK!

.

.

.

Jongin baru saja masuk kedalam kelas. Dia melihat Baekhyun yang sedang duduk manis dibangku yang berada disebelah bangkunya sambil mendengarkan lagu. Baekhyun sedang bersenandung kecil sambil menulis sesuatu entah apa di bukunya. Jongin terus memperhatikan yeoja yang baru beberapa saat ini dia kenal. Dia mengepalkan tangannya erat menahan air mata yang ada di pelupuk matanya. Melihat Baekhyun membuatnya mengingat seseorang yang amat berarti bagi hidupnya. Jongin menghela nafas dan duduk di bangkunya.

"Hai Jongin" sapa Baekhyun.

"Hm" gumam Jongin, dia memasang earphonenya dan menelungkupkan kepalanya diatas meja.

"Jongin~" seorang yeoja datang menyapa Jongin. Jongin tak mengindahkan sapaan yeoja itu.

"Hai! Kau murid baru ya?" sapa yeoja itu pada Baekhyun dan hanya dijawab anggukan olehnya.

"Kau tahu? Wajahmu mengerikan! Kau mirip seperti si Sehun" lanjut yeoja itu pada Baekhyun. Baekhyun memicing curiga pada yeoja itu.

"Seseorang? Mirip denganku? Benarkah?"

"Ah hiraukan saja ucapanku yang tadi, lagipula yeoja itu sudah mati. Sekarang bisakah kau minggir?"

"Dari?" Tanya Baekhyun.

"Tentu saja dari kursi yang sedang kau duduki yeoja bodoh" yeoja itu memutar bola matanya malas.

"Kau tak lihat masih ada banyak kursi yang kosong? Lagipula kau ini siapa? Dan lagi maaf ini kursiku" jawab Baekhyun.

"Minggir!"

"Ku bilang tak mau ya tak mau!"

"CEPAT MINGGIR MURID BARU TAK TAHU MALU" yeoja itu menarik paksa lengan Baekhyun lalu mendorongnya keras.

DUG

"YA! APA YANG KAU LAKUKAN DO KYUNGSOO!?" Jongin segera menggendong Baekhyun yang tak sadarkan diri dan membawanya ke ruang kesehatan.

"Bah! Kurasa ada seorang teman baru untukku" yeoja itu mengeluarkan seringai liciknya.

.

.

.

.

.

TBC

Yeay! Akhirnya! Dari ff ini kalian dapet banyak jawaban kan? Jangan lupa tinggalkan review sayangkoeh!~^°^