Tittle : How Can Be Like This?

Cast : Kim Jongin

Byun Baekhyun

Do Kyungsoo

Oh Sehun

Park Chanyeol as Byun Chanyeol

Wu Yifan

Xi Luhan

Other

Pairing : Kaibaek! Kaihun! Chanbaek! Other

Genre : Drama, Hurt/Comfort

Rate : T

Summary : Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kau meninggalkanku tanpa sebab? Kenapa dia begitu mirip dengamu? Apa aku jatuh cinta lagi? Bagaimana bisa semua ini terjadi?

Warning : This is GenderSwitch! Typo everywhere! Out of Summary! Alur Gaje.

How Can Be Like This?

.

.

.

.

.

BAEKHYUN POV

"Hallo Kris?" ucapku pada Kris yang berada di seberang sana.

"Ne ada apa Baekhyun-ah?"

"Aku akan pulang sendiri, sekarang aku sedang mengunjungi toko roti milik Taeyeon. Nanti aku akan meminta jemput pada oppa"

"Kau tidak diantar Jongin?"

"Tidak, aku pergi sendiri saja"

"Ah baiklah, hati-hati dijalan Baekhyun. Jika ada apa-apa cepat hubungi aku ya"

"Terimakasih Kris, aku menyayangimu"

Aku kembai berjalan setelah turun dari busway dan mematikan sambungan telefonku bersama Kris. Aku merasa seseorang sedang mengikutiku. Disini memang banyak orang tetapi langkah kakinya menyamaiku langkah kakiku. Aku berbalik dan aku melihat seseorang yang memakai masker, topi, dan jaket kulit berwarna hitam sedang menatap tepat kearahku. Aku segera berbalik dan melangkah cepat.

"Ya tuhan, siapa dia?" Dia masih mengikutiku. Oh tidak adakah seseorang yang peka dan dapat menolongku? Aku berteriakpun orang-orang tidak akan percaya. Aku sampai di sebuah pertigaan. Aku yakin jalanan sepi dan tidak ada satu mobilpun yang melintas. Tapi, saat aku ada di tengah-tengah jalan, sebuah mobil berbelok dari arah kiri dan menghantamku. Aku mendengar semua orang berteriak dan semuanya menjadi gelap.

.

.

.

Aku bangun dan merasakan sakit di kepalaku. Aku yakin darah mengucur dari kepalaku. Aku membuka mataku tapi semuanya hitam. Semuanya gelap. Aku tidak bisa melihat apa-apa. Apakah aku buta karena tertabrak mobil itu? Aku menggerakkan tanganku tapi, tanganku rasanya seperti diikat. Kurasakan seseorang menendang kakiku dengan keras.

"Ya! Bangun kau!" ucap seorang yeoja padaku. Aku merasa aku mengenal suara ini.

"Siapa kau?"

"Oh ternyata kau sudah bangun" Dia menarik sesuatu di kepalaku dan akupun dapat melihat semuanya. Ternyata mataku ditutupi oleh kain. Aku melihat tanganku benar-benar diikat menggunakan rantai, tidak bedanya dengan kakiku. Aku berada disebuah ruangan yang tak aku kenali, ini seperti sebuah basement yang sudah tak terpakai. Lalu aku melihat orang yang mengikutiku tadi.

"SIAPA KAU? APA MAUMU!?" aku menatapnya tajam. Dia membuka topinya dan rambutnya tergerai sampai ke bahu. Lalu dia membuka maskernya.

"Kau!? Apa maumu?"

"Fajar hampir terbit, aku harus pergi ke sekolah" diapun pergi sambil melambaikan tangannya padaku.

.

.

.

NORMAL POV

"Aku tidak bercanda padamu Jongin" ucap Kris pada Jongin.

"Ya tuhan, kemana perginya dia" lirih Jongin.

"Dia tidak mungkin hilang begitu saja. Jika dia tersesat dia akan langsung meminta jemput pada oppanya. Kami curiga dia diculik" Jongin mengepalkan tangannya lalu beranjak pergi meninggalkan Kris.

"Ya! Jongin! Kau mau kemana?" teriakan Kris tak diindahkannya. Dia terus berjalan hingga dia sampai di sebuah ruang kelas bertuliskan 'XI-4'.

"Ya! Do Kyungsoo! Dimana kau?"

"Mana Kyungsoo?" tanya Jongin pada semua orang disana saat tak melihat gadis yang dia cari.

"Ada apa Jongin? Apa kau ingin mengajakku makan siang bersama?" terdengar suara gadis yang dicarinya dari arah pintu. Dia berbalik dan melihat gadis itu sedang tersenyum seraya berjalan kearahnya.

"Ayo" Kyungsoo memegang tangan Jongin dan hendak menarik tangan Jongin tapi tangannya langsung dihempaskan oleh Jongin.

"Jawab pertanyaanku dengan jujur, dimana Baekhyun? Bukan kau kan yang menculiknya?" tanya Jongin sedih.

"Apa maksudmu?"

"Baekhyun hilang. Itu bukan karenamu kan?"

"Tentu saja Jongin!"

"Bukan kau juga kan yang menyebabkan Sehun meninggal?" tanya Jongin lagi.

"Aku tidak segila itu!" bentak Kyungsoo.

"Kau tidak berbohong kan padaku?"

"KAPAN KAU PERCAYA PADAKU JONGIN!?" Kyungsoo mulai lagi. Dia mulai berteriak kasar lagi. Jongin berjalan pergi meninggalkan Kyungsoo.

"Jongin" Jongin menghentikan langkahnya saat tiba-tiba saja Kyungsoo memeluknya dari belakang.

"Percayalah padaku" lirih Kyungsoo. Jongin melepaskan tangan Kyungsoo yang memeluknya lalu berjalan pergi. Diam-diam Kyungsoo tersenyum aneh.

.

.

.

Jongin sampai dirumah Baekhyun. Dia memencet bel berkali-kali tapi tak ada sahutan sama sekali.

"Apa tidak ada orang?" tanya Jongin. Jongin mencoba memencet belnya lagi tapi sama sekali tak ada sahutan. Iapun berbalik berniat hendak kembali tapi tiba-tiba saja berdirilah seorang pria bertubuh tinggi yang pernah ia lihat di hadapannya.

"Biar kutebak, kau pasti Jongin?" ucap pria itu pada Jongin.

"Ne. Annyeonghaseyo Kim Jongin imnida" Jongin membungkukkan badannya memberi bow pada pria itu.

"Kenalkan, aku Chanyeol, kakak Baekhyun" pria bernama Chanyeo itu mengulurkan tangannya dan Jonginpun segera menjabatnya.

"Mari masuk" pria itu membuka pintu dan mempersilahkan Jongin masuk. Mereka duduk di kursi yang berada di ruang tamu.

"Kris sudah memberitahumu? Bahwa Baekhyun—"

"Ya, dia sudah memberitahuku hyung" Chanyeol tersenyum pahit.

"Aku yakin sekali adikku diculik. Inilah yang aku takutkan saat dia pergi tanpa izin dariku" ucap Chanyeol sedih.

"Dia tak izin padamu?" Chanyeol mengangguk.

"Aku diberi tahu Kris bahwa dia pergi ke toko roti temannya. Biasanya pada akhirnya dia akan menelfonku meminta dijemput, tapi kemarin hingg matahari terbenam, Baekhyun tak kunjung menelfon. Saat kutelfon, nomornya tidak dapat dihubungi"

"Aku benar-benar minta maaf Hyung. Kemarin kami bertengkar. Semua salahku" sesal Jongin.

"Jangan menyalahkan dirimu Jongin. Baekhyun memang keras kepala"

"Kami bertengkar karena dia menduga sahabatku adalah orang yang membunuh Sehun"

"Ah Kyungsoo?" Jongin mengangguk.

"Baekhyun mengambil pulpen miliknya beberapa hari lalu. Kami sedang menyocokkan sidik jari miliknya dengan sidik jari yang ada di pisau itu Jongin. Hasilnya akan keluar besok atau lusa. Baekhyun bilang dia juga kemarin menggeledah tas Kyungsoo dan dia mendapatkan sebuah pisau lipat didalamnya" ucapan Chanyeol membuat Jongin benar-benar kaget.

"Jongin, kuharap kau bisa membantu kami. Maaf. Tapi kami saat ini juga mecurigai Kyungsoo sebagai tersangka. Jika kami mengirim tim kami untuk mengekorinya itu akan sangat mencurigakan. Bisakah kau memata-matai Kyungsoo untuk Baekhyun?" Jongin terdiam.

"Aku tahu ini berat, mengingat Kyungsoo adalah sahabatmu"

"Tidak hyung. Aku akan melakukannya" ucap Jongin.

"Terimakasih Jongin"

.

.

.

"Aku kembali!" seru Kyungsoo riang.

"Apa kabar Byun?" Kyungsoo tersenyum miring. Baekhyun menatapnya tajam.

"Sebenarnya apa maumu?" tanya Baekhyun.

"Mauku? Aku hanya ingin kau Baekhyun" Kyungsoo mencengkeram rahang Baekhyun keras.

"Kau sudah macam-macam denganku. Inilah akibatnya. Aku menakutkan bukan?" Kyungsoo terkekeh.

"Aku tidak takut dengan gadis gila sepertimu!" ucap Baekhyun sinis.

PLAK!

Baekhyun merasakan darah mengalir dari sudut bibirnya karena tamparan keras dari Kyungsoo di pipi kanannya.

"AKU TIDAK GILA!" teriak Kyungsoo keras.

"Pantas saja Jongin tidak menyukaimu. Lihat dirimu. Kau menyedihkan"

PLAK!

"Dasar kau gadis jalang! Kau tak ada bedanya dengan si jalang Sehun! Kalian berdua sama-sama jalang!"

"Kau yang jalang!" Kyungsoo mengeluarkan pisau lipat yang dilihat Baekhyun tempo hari dari sakunya. Dia mengambil rambut Baekhyun dan memotongnya dengan pisau itu hingga rambutnya menjadi seleher dan tak beraturan.

"Kau sudah tahu ya kalau aku yang membunuh Sehun? Kau memberitahunya pada Jongin? Dia takkan percaya hahaha" Kyungsoo tertawa dan bagi Baekhyun tawanya seperti setan.

"Kau satan! Cepat atau lambat kau akan tertangkap" Baekhyun tersenyum meremehkan.

"Dan sebelum aku tertangkap, kau akan mati ditanganku dan aku akan pergi" Kyungsoo menempelkan pisau lipat itu dileher Baekhyun.

"Aku tidak takut asal kau tahu!" Kyungsoo menggoreskan pisaunya dileher Baekhyun dan darahpun menetes.

"Oh aku sangat suka bau darah seperti ini" ucap Kyungsoo senang.

Kyungsoo menggoreskan pisau itu di bagian lengan kiri Baekhyun.

"Oh ya tuhan! Baunya sangat segar"

"KAU GILA! KAU BENAR-BENAR GILA!" Baekhyun berteriak.

BUGH!

Kyungsoo melayangkan bogem mentahnya di wajah Baekhyun meninggalkan luka memar disana.

"Jangan mengatai aku gila! AKU TIDAK GILA!" Kyungsoo mengeluarkan sebuah sterofoam berisi makanan dan membukanya. Dia menyodorkan sterofoam itu tepat dihadapan wajah Baekhyun.

"MAKAN!" perintah Kyungsoo. Baekhyun menatap makanan itu jijik.

"CEPAT MAKAN!"

"AKU TIDAK INGIN MEMAKAN MAKANAN DARI TANGAN KOTOR PEMBUNUH JALANG GILA SEPERTIMU!"

JLEB!

Baekhyun merasakan sebuah benda menusuk perutnya. Dan saat dia menengok kebawah, benar saja, sebuah pisau menempel dengan indahnya diperutnya, darah mengucur menembus seragamnya. Dia menggigit bibirnya menahan sakit.

"Itulah akibatnya jika kau macam-macam padaku. Syukur-syukur kuberi kau makan"

"Lebih baik aku mati daripada harus memakan makanan darimu!"

TBC

.

.

.

.

.

TyaEXOl Terus ikutin setiap chapternya ya! Semoga kamu suka

Baeks06 , taaya66xoxo Terjawab di chapter ini yaa

Bee Coco Gitu-gitu Kyungsoo sahabat Jongin sejak lama wkwk

kkamjong Nanti yaa setelah selesai acara culik-culikannya:v

1004baekie Kyungsoo si pembuat onar

Makasih buat semua yang udah mau review. Oiya, buat ff yang bakal aku post selanjutnya, aku mau minta saran, mending official pair atau crack pair? Jangan lupa untuk tinggalkan review lagi ;)