After story

"Elichi, kemana saja kamu?" Nozomi menunggu Eli di depan sebuah restoran yang merupakan tempat janjian mereka dengan partner kerja mereka.

"Aku?" Eli menunjuk dirinya sendiri dengan canggung "ahahahaha" berharap tawa yang dibuat buatnya bisa membuatnya terhindar dari selidikan Nozomi "Kemana ya?" kali ini Eli menggaruk garuk kepalanya yang tak terasa gatal "Hm..Nyari coklat edisi terbatas di supermarket terdekat" dan akhirnya memberikan alasan ngasal.

"Elichi, bohong sama sekali tak cocok dengan kepribadianmu" Nozomi menatap tajam Eli, Nozomi lalu melipat kedua tangannya di dada. Posisi ini sangat tidak nyaman bagi Eli dan Eli hanya bisa menelan ludahnya sendiri selagi keringat dinginnya mulai berunculan.

"Oh, ya, bagaimana pertemuannya" Eli mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Sulit membuat deal dengan mereka saat kamu ga ada bersama kami Elichi" Eli merasa dalam keadaan yang sangat darurat kali ini "Tapi untung saja mereka mau mengerti"

"ahahaha, maafkan aku Nozomi, nanti aku traktir kamu di manapun kamu mau. Mungkin ada baiknya kita pulang aja"

Untuk sementara Eli merasa aman tapi apa yang terjadi di mobil berikutnya benar benar memacu jantungnya

"Jangan bilang tadi kamu tadi kabur buat kerumah Sonoda Umi"

Eli seketika membeku dengan tuduhan Nozomi.

"ahahaha, kamu aja ga benar benar ngasih alamatnya dengan jelas, bagaimana mungkin aku bisa kesana"

"Elichi" bentak Nozomi.

"Haik, aku memang kesana" Eli membenturkan keningnya pada telapak tangan kirinya.

Suasana hening, Eli merasa hal yang akan terjadi berikutnya adalah kemarahan sang maneger. Eli sudah bersiap siap menerima omelan Nozomi tapi ternyata malah tawa yang didengarnya.

"hahahaha, Elichi, aku ga nyangka kamu akan langsung kesana malam ini juga, padahal aku hanya nunjuk gang masuk rumahnya doang"

"..." Eli masih bingung dengan apa yang terjadi

"Kamu menemuinya?"

Eli mengangguk.

"Ahahahaha" Nozomi kembali tertawa "Aku tak tau kamu segitu terobsesi pada Sonoda Umi"

Merasa perasaannya dipermainkan sang manager, Eli akhirnya ngambek sepanjang perjalanan pulang.

xxx

sejujurnya chapter tambahan ini hanyalah iseng isengan author doang. Lihat aja ceritanya pendek gini. Habis ini akan ada satu atau dua after story lagi