Chapter 3

Malam hari kediaman Kolonel Hidan

Disebuah rumah, banyak orang sudah berkumpul kurang lebih ada enam orang datanglah Uchiha Obito dengan mobil jeepnya dan keluarlah dia berjalan kedalam rumah dan sampailah Obito di ruang makan yang sudah banyak orang berkumpul dalam meja berbentuk bundar yaitu Kolonel Hidan, Mayor udara Deidara, Hanzo, Kabuto, Mizuki, dan Letnan Kolonel Uchiha Obito.

"dimana-mana kalau Presiden sakit negara juga sakit, malam ini saya ingin menyampaikan berita yang cukup gawat mengenai adanya Dewan Jendral yang akan melakukan suatu gerakan bila Presiden Hashirama wafat"ucap Hanzo yang memulai percakapan "kalian orang-orang dalam barisan Perwira telah terpanggil oleh suatu kewajiban suci, mulai malam ini siapa saja Perwira muda yang berpikiran maju harus saling merapatkan barisan " tegas Hanzo

"beberapa pimpinan lain sangat disayangkan tidak ada yang seideologi, tapi saya optimis mampu menggerakkan pasukan saya demi gerakan ini"tegas Hidan

"pokoknya saya siap dalam pasukan pengawal Presiden Hashirama kesatuan Anbu ada dua kompi yang seideologi, selain itu saya berani menjamin bahwa pasukan saya akan dapat saya gerakkan"tegas Obito

"jadi jumlah pasukan di Ibukota ada 6.000 orang termasuk Kostrad, kodam, kodim dan lain-lain"ucap Hidan

"artinya kita perlu mengimbangi kekuatan tersebut disamping itu pasukan yang kita bina"tambah Hanzo

"saya dapat jaminan dari Mayor Sasori bahwa pasukannya bisa digunakan"tambah lagi Obito

"lalu siapa yang memimpin gerakan ini?"Tanya Kabuto

"dalam hal apa saja gerakan ini harus mengesankan suatu gerakan murni intern Angkatan Darat, maka dari itu Letnan Kolonel Uchiha Obito orang baru di Ibukota dan belum dikenal sangat tepat untuk memimpin gerakan ini, factor ini juga didukung dengan posisinya yaitu Komandan Pengawal Presiden Anbu, sesuai dengan tema gerakkan menyelamatkan Presiden Hashirama maka sebagai pengawal Letnan Kolonel Obito sangat tepat"tegas Hanzo

Siang hari kediaman Mayor Udara Deidara

"menurut Ketua Danzo sasaran gerakan hanya tertuju kepada Jendral yang sudah disepakati dan tidak menambah nama-nama yang tidak tergabung dalam Dewan Jendral, sasaran penculikan adalah Jendral Hiruzen Menteri Pertahanan Konoha, Letnan Jendral Minato Panglima Angkatan Darat, Mayor Jendral Kizashi bidang Administrasi, Mayor Jendral Fugaku bidang Perencanaan dan Pembinaan, Mayor Jendral Ibiki bidang Intelijen, Brigadir Jendral Hiashi bidang Logistik, dan yang terakhir Brigadir Jendral Shikaku Inspektur Kehakiman Angkatan Darat"tegas Hanzo "saya kira cukup jelas, saya akan persilahkan Kolonel Hidan untuk menguraikan rencana operasinya dan Letkol Obito untuk menanggapinya"tambah Hanzo

"Letkol Obito yang akan memimpin gerakan silahkan mengoreksi"ucap Hidan "operasi akan dibagi menjadi tiga komando yaitu komando penculikan dan penyergapan, komando penguasaan kota, dan komando basis"tegas Hidan "komando penculikan diberi nama pasukan Elang yang akan dipimpin Letnan Satu Pein tugasnya mengambil para jendral hidup atau mati, komando penguasaan kota diberi nama pasukan Gagak yang akan dipimpin Kapten Shisui, sedangkan komandan basis akan dipimpin oleh Mayor Udara Kisame dan diberi nama pasukan Hiu"tegas Hidan

"semua itu dibawah pimpinan Letnan Kolonel Obito dan akan dibantu sebuah dewan pimpinan terdiri dari Brigadir Jendral Kakuzu, Letnan Kolonel Toneri, Kolonel Laut Setsuna dan Ajun Komisaris Besar Polisi Indra adapun Brigjen Kakuzu yang sedang berada di luar ibukota sebagai komandan tempur IV akan datang tidak lama lagi silahkan lanjutkan Kolonel Hidan"ucap Hanzo

29 September

Briefing Operasi Militer

Di sebuah lapangan terlihat banyak tentara yang sedang memperhatikan Kolonel Hidan yang membagi tugas kepada orang-orang tersebut.

"saya harap kalian sudah mengerti semua"tegas Hidan

"Kapten Shisui ada pertanyaan?"tegas Hidan

"jelas Kolonel"jawab Shisui

"Mayor Kisame?"Tanya Hidan

"cukup jelas Kolonel"jawab Kisame

"atau barangkali Letnan Satu Pein?"Tanya Hidan

"terima kasih Kolonel, Cukup Jelas"tegas Pein

"baiklah kalau struktur organisasi sudah dianggap jelas saya akan menguraikan dari segi pelaksanaan dan teknis dari seluruh operasi ini, terutama sekali mengenai tugas utama pasukan Elang yang akan dipimpin oleh Letnan Satu Pein tugas yang boleh dikatan kunci keberhasilan gerakan ini yaitu menculik Dewan Jendral, pentingnya penculikan ini sehingga boleh dikatakan merupakan tugas inti, jadi kegagalan dalam tugas ini berarti kegagalan total gerakan ini, apapun dan bagaimana pun tugas ini harus berhasil hidup atau mati"tegas Hidan

Kediaman Hanzo

"saya kira mulai malam ini saya harus membiasakan diri walaupun saya Brigjen, dalam hal ini saya wakil saudara Obito, perkenalkan Kakuzu"ucap Kakuzu bersalaman dengan Obito

"Obito"Tegas Obito membalasa salaman Kakuzu

"Sukses"balas Kakuzu

"saya minta maaf karena terpaksa menunggu saya, latihan upacara baru selesai"ucap Obito

"lebih baik kita langsung rapat mengingat waktu semakin dekat pertemuan kita, malam ini akan merupakan pertemuan kita yang terakhir karena besok kita sudah harus siap di pos masing-masing di hutan Konoha, yang lainnya sepakat bahwa gerakan diberi nama Gerakan 30 September"ucap Hanzo "hari H kita adalah 1 Oktober dan jamnya adalah jam 4 dinihari"tegas Hanzo

Malam 30 September

Kediaman Mayor Jendral Uchiha Fugaku

WAK WAK WAK

Suaru burung peliharaan Fugaku berbunyi saat Fugaku keluar rumah lengkap dengan pakaian dinasnya menuju mobil dinasnya.

CEKLEK… BLAMMM

"Koyuki kok ikutan keluar kan Koyuki lagi flu"teriak Mikoto Istri Fugaku

"ayah ayah ayah"panggil Sasuke kecil menuju mobil dan memberikan kertas pada Fugaku "tadi ayah bilang mau kemana?"Tanya Sasuke

"Munastek"balas Fugaku

"Munastek apa ayah?tanya balik Sasuke

"musyawarah nasional teknisi"balas datar Fugaku

"Hei Sai anak kecil sebaiknya tidur"ucap Itachi kakak tertua Sasuke dan Sai sambil menyentil telinga Sai.

"aduh sore-sore tidur"balas Sai

"ayah-ayah jangan lupa oleh-olehnya ya"teriak anak kecil perempuan yaitu Ayame sambal berlari menuju teras rumah

"Ayame hati-hati nanti jatuh"nasehat Itachi

BRUMM

Mobil Fugaku mulai jalan keluar rumah

"daa ayah daa"teriak anak-anak Fugaku

"daa"balas Fugaku dari mobil

"Koyuki badannya masih panas ayo masuk"ajak Mikoto pada Koyuki yang masih berdiri di depan pintu "Sai Ayo masuk, Itachi Kunci pintu pagar rumah"tambah Mikoto langsung saja Itachi menuju pagar dan menguncinya.

Kediaman Letnan Jendral Namikaze Minato

Disebuah ruang tamu ada tiga orang yaitu Minato, Mayjen Inoichi dan Mayor Yamato

"jelas sekali bahwa demonstrasi-demonstrasi yang dilakukan oleh Wanita Akatsuki dan perusakan Rumah Gubernur Aoba merupakan aksi yang membahayakan public, dilihat secara keseluruhan maka peristiwa yang terjadi dengan berbagai aksi sepihak oleh Akatsuki sudah hampir dapat dipastikan bahwa ada suatu gerakan yang sistematis sedang berjalan"ucap Inoichi kepada Minato "untuk semua ini kita merasa perlu membawa langsung Mayor Yamato sendiri yang merupakan saksi demonstrasi tersebut pada tanggal 27 September"ucap Inoichi "semua ini tidak bisa kita biarkan sehingga keadaan tambah kacau kami sungguh sangat prihatin, masyarakat kelihatan sangat resah"tambah Inoichi

KRINGGGGGGGGGG KRINGGGGGGGGGGG

"besok secepatnya kita melapor semuanya kepada presiden dan menghadap bersama-sama"ucap Minato sambil berdiri dan menuju telpon yang sedang bunyi."ya halo"jawab Minato mengangkat telpon.

Keluarlah Mayjen Inoichi dan Mayor Yamato dari rumah Minato dan menuju mobilnya

CEKLEK… BLAM.. BRUMMM mobil tersebut berjalan keluar

Terlihat Minato sedang melihat mobil tersebut dari dalam jendela rumah Nampak wajahnya yang sedang bingung, muncullah Kushina melihat Minato yang sedang bingung dan Minato menghampirinya.

Hutan Konoha

"istirahat ditempat grak"tegas Letnan Satu Pein dan merapikan Barret yang ia gunakan "pasukan siap" "lari jalan"tegas tentara lain. Dan banyak sekali tentara yang mulai bergerak dan masuk kedalam barisan yang sudah ditentukan tidak hanya itu tentara yang baru datang dengan truk langsung turun dan baris sesuai dengan kelompoknya.

Kediaman Mayor Jendral Ibiki

Disebuah ruang tamu terlihat Siho Istri Ibiki sedang mengelap kaca lemari dan Ibiki memperhatikannya.

"malam apa ini?"Tanya Ibiki

"malam jumat"balas Siho dengan senyum namun wajah Ibiki terlihat khawatir, melihat suaminya khawatir Siho kembali bertanya "kenapa?"

"tidak sebaiknya kita tidur"jawab Ibiki mematikan lampu dan menuju kamar tidur.

Kediaman Brigadir Jendral Hyuuga Hiashi

Disebuah ruangan terlihat seorang pria paruh baya sedang serius mengerjakan berkas-berkas pria tersebut adalah Hyuuga Hiashi, karena sudah merasa lelah ia mengakhiri pekerjaannya lalu merapikannya menuju ruang tamu dan menutup gorden lalu menuju kamarnya di lantai atas setelah sampai kamarnya ia melihat istrinya Hyuuga Hikari sudah tidur, akhinya Hiashi menyusul untuk tidur.

Diluar rumah sebuah mobil baru saja datang

TIIIINN TIIIINN

"lama sekali sih buka gerbangnya"keluh Hinata yang baru pulang.

Kediaman Brigadir Jendral Nara Shikaku

"fotonya ditaruh sini kenapa?"Tanya Yoshino kepada Shikaku sambil minum obat di meja rias

"iya biar kalau kamu dandan selalu liat saya"jawab Shikaku senyum

"ah kamu"balas Yoshino senyum, Yoshino menuju tempat tidur dan tidur disamping Shikaku yang sedang tiduran

"masih pusing"Tanya Shikaku

"sedikit, tidurlah aku sudah minum obat"jawab Yoshino

"syukurlah kalau begitu"ucap Shikaku

"besok juga sembuh"balas Yoshino

Kediaman Mayor Jendral Kizashi

Diruang kerja terlihat Kizashi sedang melukis dan merasakan sakit gigi karena tadi siang ia habis cabut gigi sehingga tidak bisa tidur, sedangkan istrinya yang sedang menidurkan anak mereka Haruno Sakura menyusul Kizashi ke ruangannya.

"masih sakit?"Tanya Mebuki

"kok malah nanya"balas Kizashi

"kalo masih sakit tidur ini malah bekerja"balas Mebuki

"justru kalau sakit ga bisa tidur, tidurlah duluan"ucap Kizashi, Mebuki menghampiri Kizashi dan bertanya

"gambar apa ini?tanya Mebuki kepada Kizashi

"rancangan museum perjuangan di Ibukota"jawab Kizashi

"tapi terlihat seperti Pemakaman"heran Mebuki setelah melihat gambar tersebut.

Kediaman Jendral Hiruzen Sarutobi

Sebuah mobil masuk kedalam garasi keluarlah Hiruzen dari mobil tersebut lengkap dengan pakaian dinasnya dan Hiruzen menuju rumah lalu kekamarnya, terlihat dikamarnya Shion sedang tidur dan Biwako masih terjaga lalu Hiruzen menaruh topinya dan tongkat komandonya menuju Shion yang sedang tidur.

"canik dia dan pintar"ucap Hiruzen senyum dan dibalas senyum juga oleh Biwako.

Hutan Konoha

Terlihat Letkol Obito dan para pemimpin gerakan sudah tiba di tempat Obito meengumpulkan semua pimpinan komando gerakan.

Sedangkan dikamar Hiruzen Ia dan istrinya masih terjaga Karen banyak nyamuk "banyak sekali nyamuknya"ucap Hiruzen

"hidup atau mati semuanya semacam kontrak"tegas Obito "mengenai markas gerakan kita bagi dua yaitu sentral komando satu di gedung pernas senko dua di komplek perumahan lapangan udara di rumah Sersan Yashamaru ketua Danzo sebagai komandan tertinggi berada di senko dua, sedangkan pimpinan pelaksana termasuk saya komandan militer ada di Senko Satu" tegas Obito "sekarang jam 1 lewat 30 menit jamnya tetap jam 4 pagi sedangkan gerakkan jam 3 pagi"tegas Obito

Bersambung….