iii (a).
"Bukannya si Nakamoto itu sudah punya pacar?"
Pertanyaan Jaehyun sontak membuat Doyoung mendongak dari pekerjaannya, menoleh pada teman sebangkunya itu.
Sedikit spasi sebelum pemuda Kim itu angkat bicara, "Nakamoto siapa? Anak kelas tiga itu?"
"Ya," Agaknya nada bicara Jaehyun sedikit malas, "ketua klub sepak bola itu," imbuhnya kemudian menyenderkan punggung di kepala kursi.
Doyoung dan Jaehyun. Tipikal dua sahabat yang saling berbagi informasi, namun tidak dengan masalah asrama. Yang ditanya hanya bergumam.
"Masa?" Suara Doyoung justru terdengar lebih bingung dan penuh konfusi, "Tidak tahu, sih. Ada satu orang yang memang dekat benar dengannya, tapi,"
Jawabannya sedikit gantung, memang. Jaehyun terdengar lebih tertarik kali ini, kemudian mengerang tak puas, "Mungkin kita memikirkan orang yang sama,"
"Si ketua klub menari itu, kan?" Doyoung kembali menulis kali ini, ia tak punya banyak waktu untuk menyalin seluruh pekerjaan rumah Namjoon, "aduh, siapa namanya―"
"Lee Taeyong,"
Satu suara maskulin menyahut.
Bukan milik mereka, sayangnya.
