v (b).

Semester dua di sekolah menengah pertama dulu, kelas satu: itu adalah kali pertama kalinya Taeyong bertatap wajah dengan Yuta.

Setelah di kilas balik, bukankah sudah cukup lama mereka berteman?


"Kau seperti― karakter komik di negara asalku!"

Taeyong memutar mata, "Aku tidak menganggapnya sebagai pujian, kau tahu? Kalian seakan mengendalikanku seperti boneka bila dirasa― hei!"

Dengan seenaknya, siswa pindahan negri Sakura itu mengusak surai hitam Taeyong hangat, senyum yang ada di wajah Yuta―

―Taeyong merasa terberkati olehnya, anak itu menunduk, "Jangan menunduk! Kalau begitu, aku akan memperlakukanmu sebagai teman!" panik Yuta dilalu.

"Teman? Bukan boneka atau karakter kartun?" Taeyong mengerjap dan mendongak kecil, melihat Yuta yang mengangguk pasti.

"了解!友達だもーん!*"

"Jangan bicara dengan bahasa alien, Yu―"

"Yucchan! Atau, atau; Yukkun! Kalau Tae-nyan yang mengucapkan, akan sangat imut!"

"Tidak imut! Lagipula, panggilan macam apa itu!"

"Maa*, Tae-nyan lucu sekali..."

"Pabo ya!*"


Taeyong menutup memori yang seperti bintang jatuh.

"Kau sudah ... tahu namaku, bukan?"

― jahat bila ia justru membayangkan orang lain ketika adik kelas yang baru saja berkenalan dengannya berbincang dengannya; siapa? Jung Jaehyun?


*1 = Ryoukai! Tomodachi da mo-n! = Oke siap! Jelas teman ya!

*2 = Seperti 'Aigoo' kalau di Korea.

*3 = Kalian tahu lah ya haha, semacam, bodoh?


a/n : Tae gak move on kok. Belom?