Title : Our Hero Academia
Disclaimer : Naruto : Masashi Kishimoto. Boku No Hero Academia: Kohei Horikoshi
Warn : PowerfulNaru, OOC, Typo. Etc.
Summary : Ini hanyalah kisah Uzumaki Naruto melewati jalur yang panjang untuk menjadi pahlawan terkuat sepanjang masa.
P.s. : don"t like, don't read.
Chapter 2 : The Test For Power
...
" sekarang, latihlah aku agar bisa menjadi seorang pahlawan" ucap Naruto dengan pandangan mata tajam.
"Baiklah" jawab Kakashi santai sambil mengeluarkan buku dari kantong kecilnya.
"Tapi sebelum itu-" Kakashi menggantung kalimatnnya dan mengeluarkan sebuah lonceng.
"Kau harus bisa merebut lonceng ini" ucap Kakashi dengan tatapan mata serius dengan senyum tipis di balik maskernya.
"Baiklah" ucap Naruto sambil berjalan pelan ke arah Kakashi.
"Ini sungguh mudah" gumam Naruto dan mau mengambil lonceng itu.
Sring!
Duak!
Tiba-tiba Kakashi menghilang dari hadapan Naruto dan muncul di belakangnya lalu menendang Naruto hingga terpental ke depan.
Srrttt!
Naruto menahan dirinya dengan menyeretkan kakinya ketanah.
"Itu curang" ucap Naruto dengan senyumannya.
"Aku kan sudah mengatakan untuk 'merebut' bukan 'mengambil'" ucap Kakashi masih setia dengan buku nistanya.
"Hoohh... begitu rupanya" gumam Naruto dengan senyuman yang semakin melebar.
Srash!
Naruto berlari sekuat tenaga sehingga membuat tanah yang ia injak terlempar, dia langsung mengarahkan pukulannya kepada Kakashi.
Tap!
Duak!
Kakashi dapat menahan pukulan Naruto yang begitu kuat sehingga membuat angin berhembus dengan kencang menekan tubuh Kakashi.
'I-ini! Pukulan All Might!' Kakashi tersentak merasakan pukulan dari tangan Naruto.
"Jangan terkejut! Aku tak berlatih sendirian selama 10 bulan ini. Aku juga punya teman yang sedang berlatih dengan keras" ucap Naruto dan menarik tangan kanannya dan mengangkat kaki kanannya ke arah kepala Kakashi.
Wush!
Kakashi menunduk dan menendang kaki kiri Naruto.
Duak!
Namun sebelum sempat mengenai kaki kiri Naruto, Naruto sudah melompat dengan kaki kirinya dan menendang wajah Kakashi dengan telak sehingga membuat Kakashi oleng dan mundur beberapa langkah.
"tak buruk" ucap Kakashi dan mengangkat headprotektornya dengan perlahan dan menunjukkan pupil kirinya yang berwarna merah dan memiliki 3 tomoe yang mengelilinginya.
Naruto kaget melihatnya namun tetap maju untuk menyerang Kakashi.
Tap!
Kakashi menangkap tangan kanan Naruto dengan satu tangan.
"Heh!" Naruto melepas kepalan tangannya dan menarik tangan Kakashi dengan tujuan untuk menyikut wajahnya.
Tap!
Lagi-lagi Kakashi dengan mudah menahan serang Naruto dan kini wajah mereka saling berdekatan.
"Tatap mataku, Naruto!" Teriaknya.
Sring!
Naruto serasa tersedot oleh pupil merah yang di putari oleh 3 tomoe itu dan dia menyadari dia sedang terikat di sebuah salib di atas genangan darah dengan Kakashi yang berdiri di depannya sambil membawa pedang.
"Ini adalah duniaku, dan kau akan kusiksa selama 48 jam di sini" ucap Kakashi dan Naruto malah tersenyum.
"Begitukah?"
Pyar!
Rantai yang mengikat tangan Naruto hancur seperti kaca dan Naruto melompat ke arah Kakashi dan menyikut wajahnya.
Sring!
"Gyah!" Kakashi mundur beberapa langkah kebelakang.
"Heh, aku selalu mengikutimu. Jadi aku sudah mempersiapkan diri untuk melawan bakat mu yang lain, yaitu ilusi. Kau anak ajaib Kakashi lau memiliki banyak bakat" gumam Naruto.
Kakashi tertunduk dengan tubuh bergetar dan tertawa.
"Melawan jurus ilusi ku? Haha, jangan bercanda. Tanpa bakat mata kau tak bisa membatalkan jurus ini"
Jleb!
Tiba-tiba Kakashi muncul di belakang Naruto dan menusuknya dengan sebuah katana panjang menembus jantung Naruto.
"Ini mungkin sebuah ilusi, tapi ini sangat menyakitkan" ucap Kakashi di belakang Naruto dengan tatapan psikopat.
Srash!
Kakashi menarik turun pedangnya membelah tubuh Naruto menjadi dua dan membuat Naruto terlentang ke tanah bersimbah darah seolah dia sedang terlentang di danau darah segar.
"Hahaha! Sampai jumpa, Uzumaki Naruto!"
Jrash!
Sring!
Bruk!
Naruto ambruk di depan Kakashi dan Kakashi menahan tubuhnya agar tak terhempas ketanah.
"Tadi itu lumayan, Naruto" ucapnya pelan dan menyayat bagi nadi Naruto dan menyayat bagian nadinya sampai mengeluarkan darah segar.
"Sekarang kau akan menjadi pewarisku, Uzumaki Naruto. Kau adalah pewaris dari Sharingan No Kakashi. Ninja dari dimensi lain" ucapnya dan menyatukan kedua darah mereka.
...
Naruto terbangun di taman pada tengah malam.
Dia bangkit dari tidurnya dan mengedarkan pandangan.
"Sudah malam" gumamnya entah pada siap.
Tiba-tiba ia teringat dengan Kakashi dan ia melihay sebuah surat di sampingnya.
Untuk Uzumaki Naruto.
Dalam jangka waktu yang pendek, kau sudah memiliki kemampuan yang sangat hebat. Aku yakin kau begitu giat berlatih dengan All Might dan pewarisnya. Aku tak bisa berlama-lama berada di dunia mu. Aku harus kembali dan melanjutkan mimpiku. Ku harap kau juga mewujudkan mimpimu untuk menjadi pahlawan terkuat sepanjang masa. Dan ku harap kau bisa menggunakan kekuatanku sebaik-baiknya. Kau adalah satu-satunya pewarisku.
Ttd. Hatake Kakashi
Naruto menangis membaca surat yang sebenarnya tidak sedih itu, dia hanya menangis karena dia merasakan kehilangan. Memang Kakashi tak terlalu dekat dan baru saja berjumoa dua kali dengannya. Namun ia mengatakan kembali keduniannya apakah itu berarti Kakashi meninggal dunia?
"KAKASHI-SENSEI!"
Naruto menjerit sekuatnya sampai suaranya menghilang karena di bawa oleh angin. Ini merupakan hal yang paling ia benci. Dia membenci sesuatu yang bernama ending dan perpisahan. Yang ia harapkan adalah semua orang akan selalu ada tanpa menghilang.
"Sensei! Aku... akan menjadi pahlawan terhebat" janjinya dalam hati sambil mengepalkan kedua tangnnya.
TBC
Hm... mulai gak enak di baca? Mohon di maklumi, saya adalah tipe orang yang semakin lama semakin gak jelas. Jadi saya harap kalian tak begitu berharap pada fic ini. Dan saya harap gak ada yang flame karena bakal buat saya down hehe. Contoh fic yang discount karena down ya. 'Naruto The Super Warrior' memang gak banyak yang flame tapi cukup membuat down.
Dan... terimakasih banyak untuk semua yang udah menyempatkan waktunya untuk memvaca dan meriview fic ini. Hm... saya akan buat Naruto memiliki kekuatan Ninja tapi ia lebih sering memakai taijutsu karena dia secara diam-diam juga di latih oleh All Might, sebenarnya chap depan kepingin di buat flashbacknya tapi takut banyak yang protes. Haha.. malah kebanyakan curhat.
Ok deh..
See You Next Chapter!
Bima Ootsutsuki~ LogOut~
