÷SWEET HATERS÷

Boy × Boy

Yaoi

GuanHo

Lai Guanlin × Yoo Seonho

Sejak hari itu guanlin terus mendapat dm dari org yg mnyebutnya tai ayam itu, kalo bkan krna posisinya sbgsi public figur mungkin dia sdah mengumpat habis-habisan di social media. Tapi untungnya dia masih bisa berfikir.

Dia baru menemukan seseorang yg bnar* berbeda, disaat yg lain memujanya tapi dia mlah terus mengumpatinya dg berbagai umpatan tidk jelas, memangnya apa yg kurang darinya? Dia itu punya segalanya tampan, mapan , berbakat ,cerdas intinya dia perfect, ayolahh bahkan semua mengidolakannya. Guanlin fikir mungkin saja org ini sedikit tidk waras jika membncinya.

"hyung ak lapar, kita cari mkn dulu" pintanya seenak jidatnya

"arasseo.. ngomong* kau tdk takut jika antifan mu itu bertindak anarkis? Dia bahkan tiap hari menerormu" tanya jonghyun sang manager nya

"knpa harus.. paling jga hanya bocah ingusan" jawabnya acuh . Jonghyun hanya mengangguk memang susah jika harus menasehati artisnya yg kelewat kolot ini.

Jonghyun memakirkan van yg dikendarainya disebuah restoran yg tidk terlalu ramai, takut-takut jika ia memilih tempat yg ramai artisnya mlah akan dikerubungi layaknya gula yg dikerubungi semut.

Lagipula ini tempat yg pling dekat dngan acara fanmeet yg akan diselenggarakan "cepat turun"

Guanlin masih diam melihat sekelilingnya "kau yakin hyung disini aman? Kau tau kan aku ini terkenal? Dan pnggemar ku itu tdk sedikit"

"ayolah lagi pula ini masih jam nya org* sibuk , sudahlah kita hanya punya waktu satu jam dri sekrang sebelum acara jumpa fans mu dimulai" jonghyun berucap mlas meladeni guanlin yg sdah mulai menyebalkan seperti sekarang, sdah ditegaskan guanlin itu sedikit arogan, hhmm mungkin. Ia memutuskan untuk kluar lbih dulu menuju restoran meninggalkan artisnya yg sedang mngumpatinya .

"pntas saja antifannya banyak. Dasarr"

"yak hyung kau ini apa-apaan meninggalkanku " desaknya yg masih mnggunakan properti(?) penyamarannya. Guanlin menggerutu sebal mengikuti managernya yg sdah dulu msuk kedalam bahkan dia sdah dduk disana. Benar* menyebalkan fikirnya , mana ada manager yg seperti itu pada artisnya sendiri

"jangan mengumpat! Cepat pesan atau tdk ada mkan" ancamnya mutlak. Guanlin yg baru saja mendudukkan bokongnya hanya memutarkan bola matanya malas

"ne.. ne.. " jawabnya yg dibuat-buat

÷GUANHO÷

"Minghao yaaaa... "

Justin sdah hafal dengan pnggilan yg mendayu-dayu dari sahabatnya itu, apalagi jika sdah memanggil dg nama cina nya, pasti ada maunya.

"waee? "

"Kau tidak lupakan? Mentraktirku!" seonho menaik turunkan alisnya menggoda justin yg sdah ada didpannya

"tentu saja. Tapi kau harus janji kau mau menemaniku setelahnya, dan tdak ada penolakan!"

Seonho hanya mengangguk semangat sambil menarik sahabatnya menjauh dari dpn kelas,berjalan briringan menuju tempat tujuan mereka read:restoran. Tdk ada yg bisa menggantikan posisi pertama makanan dihati seonho, padahal dia sdah menghbiskan 2 mangkuk sup dikantin tadi.

"Tapi kau mau mngajakku kmana memangnya? Shopping?" tanya seonho berbinar

"enak saja, shopping denganmu bisa membuatku bangkrut tau" Seonho hanya memamerkan giginya mendengar jawaban yg dilontarkan sahabatnya itu.

Mereka sudah sampai jaraknya memang tdk begitu jauh dari sekolah mereka dan memang karna tempat itu satu*nya yg sepi, katanya seonho tdk suka keramaian. Seonho sdah menddukan dirinya disalah satu bangku dekat jendela disusul justin yg sibuk dengan hpnya.

"jangan senyum-senyum sendiri kau seperti orang gila asal kau tau"

"aku memang gila karna guanlin" jawab justin tanpa dosa . Seonho hanya memutarkan bola matanya malas, ia tahu sekarang mungkin guanlin itu virus yg mengancam kesehatan jiwa teman-temannya.

"ada yg bisa saya bantu?" tanya sang pelayan

"satu porsi pizza ukuran jumbo extra keju dan daging" justin yg mndengarnya sdah maklum jika sebntar lgi dompetnya akan kempes seonho itu memang luar biasa jika berkaitan dengan mkanan.

"ah iya.. jus jeruk juga, kau mau pesan apa?"

"aku milk shake saja" pelayan itu menunduk meminta mereka untuk menunggu sebentar setelah mencatat pesanan mereka, ah tidak. mungkin hanya seonho yg memesan.

"Aaaaaa guanlin knpa mkin tampan saja, lihat dia terlihat benar-benar swag" ucap justin heboh sambil menunnjukan sesuatu dilayar ponselnya.

"Cih muka tembok begitu apanya yg bagus? Bgusan jga pantat ayam ku, ak heran knpa ya dia itu laku padahal sangat payah" jawabnya acuh yg membuat satu jitakan melayang kekepalanya.

PLETAK

"Yaaa.. kau ini knapa benci sekali dngan guanlin? Balita pun tau mana yg berkulitas" yg diomeli hanya merengut lucu sambil mengelus-elus keplanya yg kena jitakan dari tangan lentik sahabatnya itu. "Siapa yg peduli.. dia bnar-bnar pnyebar virus ketidak warasan , bahkan yuna pun jadi gila karna dia!" jawabnya tdk mau kalah.

"Kalau aku jadi yuna pun sdah pasti ak memilih guanlin dari pda menjadi kekasih dari orang kolot sepertimu" seonho hanya melotot sebal mendengar jawaban dari sahabatnya. Tdak berselang lama pesanan mereka dtang, dg kesal seonho langsung mengambil sepotong pizza dan memasukkan kemulutnya sambil masih memelototi justin.

Iya yuna itu mantan kekasih seonho yg memutuskanya hanya demi guanlin. Bahkan kencan-kencan mereka hancur hanya karna guanlin. Itu seonho yg menyimpulkan.

Bagaimna tidak setiap mereka akan kencan pasti yuna selalu membatalkannya dengan alasan ...

"sayang kau tau kan guanlin oppa akan mengadakan peluncuran film pertamanya aku tdk bisa melewatkannya"

"aku tdak bisa kesana kencannya lain kali ya, aku harus menghadiri jumpa fansnya guanlin oppa :-*"

Dan alasan lainnya tentang guanlin , mulai saat itu seonho menetapkan guanlin sebagai rivalnya dan dia mengaku adalah haters nomor satunya Lai Guanlin.

Tanpa mereka sadari lelaki berhoodie dibangku pojok itu memperhatikan mereka

"gotcha.. aku menemukanmu ayam kecil" Batinnya sambil tersenyum miring

"Kau ini jangan senyum seperti itu , mengerikan! Aku bkan penggemarmu yg akan pingsan jika kau senyumi sepeti itu. cepat hbiskan makananmu"

÷GUANHO÷

Terkutuklah seorang justin! Seonho sudah jengkel setengah mati ditengah antrian yg tdak ada ujungnya ini, andai saja ia tau jika sahabatnya itu akan menyernya kesini. Ingat! Seonho itu haters nmor satunya guanlin, lalu knpa dia harus rela antri panas-panasan ditengah panjangnya antrian fanmeet .

Iya justin berhasil menyeret seonho kemari, dia bilang dia butuh tanda tangan guanlin yg banyak dia bahkan sudah bawa dua poster sementara seonho diberinya majalah. Tidak peduli jika sahabatnya itu terus mengumpatinya berkali-kali .

"kau sudah janji akan menemaniku kan? Lagipula aku sdah menepati janjiku jadi turuti saja tuan yoo" ucapnya seraya tersenyum manis, tpi tidak dimata seonho apalagi jika itu berkaitan dengan Lai busuk Guanlin.

"lihat saja akan kucekik jika sdah didekatnya" ancamnya

"kau akan dihajar oleh semua yg mengantri dsini sayang.. ayolahh hanya sebentar atau ponselmu akan kulempar kesuangai han" justin terus saja merecoki seonho dengan ancaman-ancamannya.

Bahkan dia diam-diam sdah menyita ponsel seonho katanya supaya dia nggk kabur, picik memang.

Sekarang giliran mereka sudah tiba, justin yg ada dihadapan guanlin terus saja tersenyum lebar bahkan meminta selfie dengannya. Sementara seonho yg dibelakngnya sdah menyusun rencana untuk mengumpati guanlin.

"Guanlin hyungg.. jjang kau benar-benar hebat, aku sdah menonton semua drama yg kau bintangi itu luar biasa. Kudengar kau akan merilis single ak pasti akn mmbeli album mu. Kau tau suaramu saat rapp itu sexy"

Sungguh seonho ingin muntah mendengar apa yg diktakan sahabat sintingnya ini. Sementara guanlin hanya tersenyum menanggapi pujian* dari penggemarnya.

"Terimakasih, kalau bkn karna kau dan yg lainnya mungkin aku tdak akan bisa seperti sekarang" jawab guablin sembari mngerlingkan mata.

"cih dsar pantat kuali, tai ayam payah begitu masih dipuji. Sok-sok an manis jika didepan fansnya" Seonho mnggumam kecil tapi masih bisa didengar oleh justin, langsung saja ia mencubit lengan sahabatnya itu sambil melotot. Seonho tdk mau kalah bahkan dia juga memelotot.i nya

"selanjutnya.." intruksi dari salah satu staff .

Giliran seonho tiba, tdk seperti yg lain dia malah memelototi guanlin didpnnya sambil menjatuhkan majalahnya dimeja. Tentu saja dia itu hatersnya guanlin, mana mungkin dia akan tersenyum.

Guanlin yg melihatnya mengernyit heran, tapi sedetik kemudian dia menyeringai diam-diam dia tau sesuatu disini. Melihat guanlin selesai menandatangani majalahnya, Seonho menunduk membisikkan sesuatu pada guanlin

"kau ini payah sekali jika tdk ada bakat jangan dipaksakan bahkan aktingmu itu rendahan. Dasar pantat kuali didpan fansmu saja kau terlihat baik, cih"

Bukannya kaget guanlin justru balik berbisik rendah "kau anak ayam tijel itu kan? Kau jangan macam* dnganku jika ingin tenang"

Fans lain sdah histeris melihat interaksi mereka, tdk tau saja apa yg mereka bisikan bahkan justin pun was-was.

Seonho langsung merebut majalahnya lalu mendecih didpan guanlin yg tersenyum sok manis menurutnya. Ia berlalu begitu saja tanpa mengalihkan tatapan bencinya.

"Apa yg dikatakannya? " Jonghyun bertanya pelan

" Dia mengungkapkan cintanya padaku..." Guanlin memberinya jeda,

"Tapi dengan cara yg berbeda" lanjutnya tersenyum miring

×TBC×

Hay hay hayyy...

Balik lagi dg FF tijel ku :v 😂, ntahlah ada yg nungguin atau nggk.

Oh iya.. chapter kemaren itu padahal udh diedit.. tapi pas kepublish di ffn mosrah masrih semua. Huhuhu maapkeunn

Disini ak nggk bkin seonho nya polos, tapi ttep manis kok :v

Dan udh ak jelasin ya klo umur mereka itu udah legal kemaren.

So.. author newB ini butuh kritik dan saran dari kalian buat mengembangkan cerita ini dichapter selanjutnya ^^

Oh iyaa .. ak jg sempet baca review dari cintaguanho hehehe tau aja klo ntar ada jiun nya.. :v

Pkoknya buat yg udh review gomawooo 😙😙😙 hehehe :-*

Ntah ini nnti gmna jadinya pas kepublish.. pdahl udh diedit jga .. maapkeunn

Makasih ya reviewnyaa .. ffn error mulu nih kadang bsa bls review kdang nggk.. 😣

Gomawooo ^^

Jangan lupa review nya ya ^^