Cahaya Ku
Disclaimer : Naruto © Masashi Kishimoto
Author : Ryota-kun
Warning : OOC, Miss Typo, Please Enjoy.
Pairing : SasuHina / Slight NaruHina
Flashback On
Spesial untuk Saudaraku Mae-chan
Chapter 1 : Namikaze
Tsukigakure, 06 Oktober 2001
Angin yang berhembus dari arah barat melengkapi nikmatnya suasana sore di desa tsukigakure. Gadis kecil bersurai indigo membawa drafiting tube ukuran kecil dan pensil ditangan kanannya, Nampak ia sedang terburu-buru untuk pulang. Karena ia melihat warna lembayung di langit semakin pekat.
"Aku pu.." ujar Hinata
"Ugh. Hah.. hah.. Aaargh!".
Suara dari dalam rumah tersebut menghentikan gerakan Hinata yang hendak membuka pintu. Spontan Ia langsung membuka pintu dan berlari ke kamar orang tuanya.
"OFURO…! OYAJI ! NI-SAN!" teriak Hinata sambil berlari ke arah keluarganya yang sudah bersimbahan darah, dengan langkah gemetar menahan tangis
"Hi.. nata.. Lari .. ce.. pat. Ughhh!". ujar Ibu Hinata lalu terbata-bata sambil menahan sakit akibat luka tusuk diperutnya
"Bertahanlah.. Hikss.. ku mohon" pinta Hinata
"Hina takut.. Bangunlah" ujar Hinata melihat Ibunya tak lagi bersuara
"Ini.. I.. i.. ini darah," ujar Hinata
"Kenapa warna merahnya jadi sepekat ini Ofuro! "
"Oyaji.. Ni-san, jawab Hina!"
"Tolong.. tolong Hina, hina takut.. TOLONGG!". Ujar Hinata
Ia terus mengulang kata yang sama sambil berusaha menyadarkan keluarganya. Terus-menerus sambil menunggu jawaban lalu ia berlari keluar rumah tanpa dia sadar. Bertepatan di hari ulang tahunnya ke 5 tahun, Hyuuga Hinata telah kehilangan semua anggota keluarganya.
Satu Jam Kemudian
Langit malam menjadi begitu menusuk karena angin malam sedang ditimpa kesedihan juga. Dan rumah kediaman Hyuuga telah penuh dengan pihak keamanan dan wartawan yang meliput. Begitu ramai sehingga Hinata rasanya melepas telinga yang ia miliki.
"Saat ini saya sedang berada di rumah kediaman Hyuuga, Kabar duka dari dunia olahraga jepang. Salah satu atlet renang kebanggaan kita Hyuuga Neji telah meninggal dunia karena kasus pembunuhan, kasus ini juga memakan korban nyawa kedua orang tuanya yaitu Hyuuga Hiashi dan Hyuuga Misaki yang merupakan bintang atlet renang bermedali emas pada masanya. Motif pelaku masih belum diketahui, tetapi dugaan adalah persaingan menuju seleksi atlet untuk Olimpiade 2002. Saya Shizune melaporkan ditempat" ujar seorang reporter cantik berambut pendek itu.
Suasana menjadi sangat menekam bagi Hinata yang masih belum bisa mengerti apa yang terjadi pada hari ini. Saat ini ia berada di pangkuan seorang polisi yg sedang duduk di dalam mobil polisi.
Sangat banyak hal-hal dari Pulang. Ulang tahunnya. Darah. Merah, semua saling tidak bertemu pada titik kesimpulan yang senarasi. Tangan kecilnya mulai menjambak rambut halus indigonya. Semakin keras ia remas dan memaksa untuk memahami
"AAAAAA!.. Kenapa" kata Hinata
"OFURO! OYAJI!.. onegai.. Hina sendirian" teriak Hinata
"Tolong Hinataa! Hina Takutt". jenit Hinata dengan suara cemprengnya yang sangat memilukan
"Hikss.. hikss.. Hah.. Hah.. Hiks" tangis Hinata
Dekapan hangat dari polisi yang sedang memangku Hinata belum cukup menenangkan hati Hinata. Usapan lembut di surai Hinata diberikan polisi yang juga ikut meneteskan air mata. Polisi yang berhati lembut, selembut warna matanya yang biru indah berpadu dengan rambut kuning sebagai pelengkapnya.
"Saya yang akan jaga kamu saat ini"
"Cup cup .. Anak manis tidak boleh menangis ya, ada saya disini"
"Hinata-chan boleh panggil saya paman polisii" ujar Namikaze Minato.
"Kapten sudah sampai di kantor"ujar Polisi yang menyetir
"Baiklah terima kasil Aoba-san, setelah ini kamu bisa langsung kembali ke pos penjaga TKP" kata Minato yang keluar dari pintu mobil dengan Hinata yang sedang tertidur didalam dekapannya.
"Siap Kapten" kata polisi kemudian berlalu mobil tersebut
"Di di.. mana" ucap sepatah kata Hinata
"Oh Hinata-chan sudah bangun" kata Minato sambil tersenyum
"Paman ini dimana? Ofuro, Oyaji, dan Ni-san kenapa tidak ada bersama Hina?" tanya Hinata
"Mulai sekarang mereka menitipkanmu bersama Paman, Daijoubu Hinata-chan.. Paman akan membawamu ke rumah paman.. Naruto pasti senang.. dia adalah anak paman" jelas Minato berusaha menghibur Hinata.
Konohagakure, Kediaman Namikaze
"Naruto! Cepat bantu Ka-san" ucap Kushina sambil menyiapkan makan malam
"Naruto!"
"Na.."
"Iya Ka-san, sekali saja aku sudah tau karena suara Ka-san keras sekali dattebayo" ucap monolog anak cowok itu, lalu segera turun ke lantai bawah
"Lekas Naru-chan, Tou-sanmu tadi menelpon untuk masak porsi besar kerana akan ada tamu disini" jelas Kushina memberiikan pengertian ke anak cowok itu
"Memangnya si…"
"Tadaimaa" ujar Minato yang sudah memasuki beranda rumah bersama Hinata yang masih berada di gendongannya
"Okaeri.. anata" sambut Kushina tersenyum, lalu perlahan berubah menjadi sedih ketika tau tamu rumahnya adalah seorang gadis kecil
"Masuklah dulu anata" kata Kushina
"Nanti aku jelaskan semuanya Kushina" kata Minato dan dibalas anggukan oleh Kushina.
Hinata berada di ruang tamu Paman yang baru saja ia kenal. Paman itu pergi kekamarnya meninggalkan Hinata bersama Bibi cantik berambut merah. Sangat cantik dan bersahabat
"Kushina, dia anak dari Hyuuga Hiashi dan Misaki" cakap Minato ternyata sudah selesai membersihkan badan
"Iya Anata, sangat mirip dengan Misa-chan" kata Kushina sambil mengelus rambut Hinata
"Aku cukup terkejut dengan berita itu, dan jika yang kamu maksud itu meminta izin dariku untuk merawat Hina-chan.. Aku mengizinkannya anata" ucap Kushina sambil menatap lurus netra biru milik Minato
"Arigatou Kushina" kata Minato yang tersenyum
"Nah Hina-chan. Mulai sekarang panggil Bibi dengan sebutan Ka-san ya" kata Kushina
"Dan Paman dengan sebutan Tou-san" timpal Minato
Hinata hanya menganggukkan kepalanya
"Iya Ka-san.. Tou.."
"WOAHH siapa dia Dattebayou!" ucap keras anak cowok yang baru ke ruang tamu, setelah dari dapur
"Naruto! Bisa tidak untuk tidak teriak!" ucap Kushina yang sudah mengepalkan tangannya
"Hmm Hina-chan ini adalah anak Ka-san dan Tou-san, kalian seumuran tetapi kau boleh memanggilnya Ni-san.. Naruto mulai sekarang Hina-chan akan tinggal bersama kita" jelas Minato
"Yo! Namikaze Naruto" ucap Naruto sambil mengangkat jabat tangan
"Hyuuga Hinata" kata Hinata dengan agak ragu menyambut jabat tangan Naruto
"Baiklah.. Mari kita Makan malam dulu" ucap Minato
.
.
.
.
.
.
To be Continue
Alooooo Minna-cwann, Gomen agak pendek karena ini masih Intro #PLAKKK (Banyak alasan thor), Terima kasih untuk Minna-cwan yang masih setia menunggu.. Okee See you next, NB: Kritikan dan saran sangat dibutuhkan untuk membuat karya jadi lebih baik.. xD : *
