Aneh. Ini terlalu aneh. Eunhyuk yakin ia masih normal. Bukan. Ini bukan tentang gender. Ia sama sekali tidak masalah tentang laki-laki maupun perempuan.

Ini tentang mengagumi seseorang yang baru pertama kali ia temui. Love at first sight? Tidak tidak. Eunhyuk menggeleng. Ia hanya mengagumi bukan mencintai. Tolong garis bawahi itu.

'Lalu apa-apaan dengan wajahnya yang selalu mengganggu tidurku?!' Eunyuk meruntuk. Rambut yang sebelumnya telah berantakan semakin terlihat kacau karena ulah tangannya.

Menghela napas. Baiklah, mungkin sedikit menyukai. Hanya sedikit begitu? Eunhyuk mengangguk, agak ragu sebenarnya.

Lee Donghae. Nama itu terus berputar di pikirannya. Eunhyuk tak mengerti. Ia sama sekali tak mengerti apa yang ia alami.

Apa yang ada pada laki-laki itu? Mereka tidak saling mengenal. Satu kelaspun tidak pernah. Jangankan satu kelas, Eunhyuk bahkan tidak tahu jika ada teman satu angkatannya yang bernama Lee Donghae. Ya.. paling tidak ia tahu sekarang.

Kembali ke masalah. Bagaimana bisa wajah orang itu terus menganggu pikirannya? 'Sadar Hyuk! Ia tak lebih dari orang asing!' Batinnya merana.

Apa yang harus ia lakukan? Ia tak mungkin menceritakannya pada Sungmin. Ia bisa digoda habis-habisan nanti. Heechul? Tidak tidak, hyungnya yang satu itu bisa-bisa langsung menikahkannya dengan Donghae.

Yesung? Eunhyuk menggeleng. Mungkin dia ahli dalam fashion, namun untuk masalah ini Eunhyuk tak yakin. Eunhyuk menghembuskan napas. Ia mengetukkan jari pada meja.

Eunhyuk diam. Badannya ia sandarkan pada kursi. Matanya melirik pada jam weker di meja nakas.

Beberapa menit terlewati.

Eunhyuk menegakkan badannya. 'Baiklah mungkin ini yang terbaik'. Matanya memancarkan keyakinan. Dengan penuh semangat ia mulai mengetikkan sesuatu pada pencarian.

Pertanda orang jatuh cinta

Jangan tertawa. Ini bukan hal yang remeh, Alih-alih sangat penting untuk keberlanjutan hidup Eunhyuk. Si Lee Donghae sialan itu benar-benar membuatnya kalang kabut beberapa hari ini.

.

.

.

.

.

.

.

.

Super Junior

.

.

.

.

.

.

.

.

Struggle

.

.

.

.

.

.

.

.