Love at Chakra Flower

.

.

Disclaimer : Naruto (c) Masashi Kishimoto

Yo !, Minna-san !. This is my first FanFic. Saya masih 'kouhai' di dunia per-Author-an (?),jadi masih banyak kekurangan dalam pembuatan Fic ini. Dan Seluruh Karya ini,murni dari otak Saya sendiri (kecuali para character,ya!)

Warning: AU. , OOC. , typo(s) , gaje , minus(s) , notEYD ,etc.

HAPPY READING!

Don't like? Don't read!

.

.

Chapter 3 : Menyebar !

*SaiIno*

"Sai ! Tunggu Aku doong ! " Ino tertinggal agak jauh di belakang Sai. Sementara Sai sudah di depan dengan lincah Berlari dan Melompati beberapa dahan Pohon. Tidah heran, karena Sai adalah mantan ANBU kelas atas.

"Sai ! Kau dengar tidak ?!" Ino mulai kesal dengan Sai,Namun Sai pura-pura cuek dan masih terus melanjutkan langkahnya. Sai hanya tersenyum mendengar Ino yang cerewet Agak jauh d belakangnya. Tiba-tiba..

"Aaaaa... Sai, tolong Aku ! "

"Ino !" Sai terkejut. Ia Sontak berhenti Melompat dan menoleh ke belakang setelah mendengar teriakan Ino.

Ternyata Kaki Ino terjerat jebakan musuh. Semakin Ino berusaha Melepaskannya, maka jeratan itu semakin erat di kakinya. Sai menghampiri Ino yang Tergeletak di Tanah.

"Kau diam dulu, akan ku coba lepas ini " Sai mengambil Tantou (Katana kecil) di Punggungnya dan berusaha memotong jeratan di Kaki Ino. Dalam Hati Sai, terberisit rasa bersalah karena sudah meninggalkan Ino di belakang tadi.

"Lihat Ini, Sai ! Kau jahatt !" Ino ngambek Karena dari tadi tidak di hiraukan Teriakannya oleh Sai.

Sai Tersenyum Manis. "Gomen ne , Bijingsan !" (re : maaf yah, gadis cantik ! )

'blush' pipi Ino memerah mendengar Kata-kata manis Sai. Ia memalingkan Mukanya agar Sai tak melihatnya, Malu.

'BAMM..BAMM..BAMM..!' suara langkah Kaki Berukuran Besar terdengar semakin Mendekati mereka, sepertinya jebakan musuh beluh habis. Sebuah Monster Laba-laba Raksasa Mengagetkan mereka berdua.

" Ino ! Berlindung di belakangku !" perintah Sai. Ino pun langsung lari ke belakang Sai, sementara Sai menyiapkan Gulungan dan bersiap melawan Musuh.

'Sreeeeeetttt... ' Gulungan di buka ! . dengan kecepatan tinggi, Sai melukis Monster Singa Besar.

"NINPOU : CHOOJU GIGA !" Sai membuat Segel Jutsu. Dua ekor Singa Tinta Besar Mengaum dan Melompat ke arah Monster Laba-laba lalu Menggigit Monster tersebut. Namun di tampik dengan Kaki Besar Laba-laba, cipratan Tinta Singa milik Sai mengenai Mata dan Langsung Membuat laba-laba itu Kehilangan Penglihatan dan Kendalinya.

"SHINDENSHIN NO JUTSU !" 'bubummmnngg..' (a/n:Author bingung gimana SFX nya). Sebuah jutsu perasuk pikiran memasuki Tubuh Monster itu setelah melihat kesempatan si Monster kehilangan kendali.

Si pemilik Jutsu, Ino, Langsung ambruk karena jiwanya berpindah ke tubuh si Monster.

'brukk ! ' "Ino !" Sai melesat ke arah Ino dan Menangkap tubuh Ino di dekapannya.

Monster itu di ambil alih Jiwanya dengan jutsu Ino, Ino mengendalikan Tubuh monster dan membuatnya merusak dirinya sendiri.

"Ino, sudah cukup !" Sai berteriak memberitahu pada Jiwa Ino yang ada di dalam Tubuh Monster,sebab Si Monster sudah cukup Hancur.

'BUSHHH.. !' Tubuh Monster menghilang. Sepertinya dia adalah Hewan Kuchiyose milik musuh.

"Mhh.. S-Sai.. " jiwa Ino kembali ke pemiliknya. Kesadarannya Sayup-sayup kembali. Ino menatap Sai yang tengah menopang tubuhnya yang Lemas akibat Jutsu tadi.

"Daijoubu ka, Ino?" tanya Sai khawatir. Ino hanya tersenyum dan mengangguk.

"aarghh..." Ino mencoba bangkit Namun Tubuhnya belum mampu berdiri dan membuatnya ambruk lagi, dan itu membuat Sai mengomel,

"Tenanglah dulu,Ino ! Kau masih lemas".

Ino malah Nyengir licik, "Hmm.. Kenapa Kau Peduli padaku,Sai ?! . Tadi Kau ingin meninggalkanku "

Sai Menunduk, merasa bersalah. "mmm.. Itu.. Ano.. Maaf, Ino " Sai semakin menunduk.

'Cup !' Sebuah Kucupan lembut mendarat di pipi Sai, Sai Kaget.

"Tak apa, 'Muka pucat !' . Aku tau Kau tak sejahat itu, dan Aku tau kau Menyukaiku" Ino tersenyum Tulus. Dan itu membuat Sai ingin Mengeratkan dekapannya pada Tubuh Ino yang masih di topangnya, namun Sai ragu-ragu.

Tapi Ino mengerti Bahasa Tubuh Sai dan langsung Memeluk Tubuh Sai erat. Perasaan Cinta tumbuh di Hati mereka berdua.

'Bzztt.. Ztt..' Suara Device di Telinga, menyadarkan Pelukan mereka berdua. Keduanya kaget dan masih membekas Rona Merah di Pipi Keduanya.

'Untuk Semua, berhati-hatilah ! . Jebakan menanti '

Suara Shikamaru Membangkitkan Mereka.

*SasuSaku*

... " Jangan dekat-dekat denganku, Pantat Ayam !" Sakura Mendorong-dorong Tubuh Sasuke di sampingnya. Mereka berdua sedang berjalan tanpa terburu-buru.

"Hei, Jidat ! . Kau yang dari tadi ingin dekat-dekat denganku, kan?! " Sasuke tak mau kalah.

"Huftt.. Sana Kau duluan ! Cowok menyebalkan !" Sakura manyun, Kali ini Sasuke memilih mengalah dan berjalan mendahului Sakura, daripada terus menerus ribut, buang-buang waktu.

Setelah cukup lama Sasuke berjalan, Ia merasa Sakura tidak ada di belakangnya. Feelingnya mengatakan kekhawatiran di benaknya. walaupun Sasuke cuek terhadap Sakura, ia tetap merasakan kekhawatiran itu. Ia memutuskan memutar arah dan berlari mencari Sakura, namun tak kunjung menemukannya.

"Sa- Sasuke.. " sayup-sayup terdengar suara memanggil dirinya. "Sasuke, aku disini.." namun Sasuke tak melihat Sakura di manapun, walaupun ia mendengar suaranya. Tiba-tiba ia menemukan sesuatu..

"Segel Jutsu ?!" sebuah Segel yang di tempel di permukaan daun, namun sepertinya telah terpicu Oleh Seseorang.

"jangan-jangan.. ?!", "Sakura !" Sasuke tersadar, mungkin Sakura yang telah masuk ke dalam Segel itu. Ia panik dan memutuskan untuk mencari Sakura.

"SHARINGAN !" 'Zhhiingg..' Sasuke mengaktifkan Sharingan miliknya untuk medeteksi Sakura.

"tidak mungkin, Ini Genjutsu !" dalam Genjutsu tersebut Sasuke melihat Sakura di Kurung di dalam sebuah Sel yang di lapisi chakra. Sel itu menyerap Chakra Shinobi yang ada didalamnya.

"Sasuke, To-tolong.." Sakura meminta tolong pada Sasuke, tubuhnya Lemas karena sebagian chakranya telah terserap.

"Sakura !" Sasuke berlari kearah Sel, berniat mengeluarkan Sakura dari dalamnya. Namun puluhan Kugutsu(ninja boneka) menghadang dan menyerang Sasuke dengan Kunai dan Bom Chakra.

'Wusshhh... Zig,zig,zig!'

Sasuke cepat menarik Katana di belakangnya untuk Menghalau Ribuan kunai yang di lempar Kugutsu tadi.'zring,zringg,zringgg!'

sebuah Bom Chakra besar Melesat ke arahnya, dibarengi dengan Puluhan peluru Chakra.

"SHARINGAN !" 'Set..set..set..' Matanya

Melirik cepat mengikuti arah Bom dan peluru Chakra yang menuju ke arahnya dan membaca pergerakan lawan.

"KATON : GOOKAKYOU NO JUTSU !" 'Fyuuuuggghhhhhh'

Api Super Besar menyembur dari Mulut Sasuke dan Mem-block semua serangan dengan Jutsu Elemen Apinya.

"Tinggal Kugutsu yang tersisa !"

"CHIDORI NAGASHI !" 'Jleb ! Bzzzttt... Cip,cip,cip..!'

Ia menghujamkan Katananya ke tanah dan mengalirkan Jutsu Elemen Petir yang kemudian menyambar seluruh Kugutsu hingga Hancur, dan Hancur pula Genjutsu tersebut.

"Sakura ?!" Sasuke langsung menghampiri Sakura yang terkulai. Sakura masih mampu bangkit untuk duduk dan berusaha menyeimbangkan tubuhnya.

Sasuke Refleks memegang pipi Sakura dengan kedua telapak Tangannya dan menghadapkan pada dirinya.

"Sakura, kau tak apa ?!" tanya Sasuke cemas.

"Ah, Aku tak apa, Sasuke-Kun !"

"-Kun ?" Sasuke terkejut dengan 'diubahnya' Nama Panggilan dirinya.

Sakura keceplosan dan berusaha mengalihkan, "Ah lupakan itu. Kau lihat, pantat Ayam ?! Kau terluka !" Sakura sekarang malah marah-marah sambil menunjuk Luka di Lengan Sasuke yang tak disadari oleh Sasuke, mungkin terkena Kunai yang lolos dari serangannya dan lukanya cukup dalam.

"A-ano.." Sasuke ingin menjawab namun di serobot Sakura.

"Sudah, diam ! Sekarang, buka Bajumu !" bentak Sakura. Sasuke kaget dengan perintah Sakura dan Melirik Sakura,Curiga.

"Mau Apa kau ?"

Sakura Enggan Menjawab dan langsung Menarik baju Sasuke,lalu membukanya.

Sasuke trsentak, namun kaget oleh perlakuan Sakura. Ternyata pikiran 'curiga setengah mesum (?)' nya meleset. Lebih tepatnya agak meleset !

'Tubuh Sasuke ! Shannarooo' . inner Sakura berteriak kegirangan. tapi Sakura pura-pura jaga imej.

'mmmssshhhmmhhshhh..' (?) Sakura mengeluarkan jutsu Medis untuk mengobati Luka di lengan Sasuke. Sasuke hanya belum tau kalau Sakura adalah Ninja Medis handal, murid dari salah satu Sannin Legendaris, Senju Tsunade.

"Arigatou, Sakura.. " ucap Sasuke tulus, setelah Sakura menyembuhkan Lukanya.

"Tidak, Arigatou,Sasuke !" Sakura malah balik Membalas.

"Untuk apa ?" Tanya Sasuke, singkat.

"Untuk kebaikanmu menyelamatkanku,Arigatou.." jelas Sakura, namun Sasuke terus menolaknya.

"Tidak,itu tugasku. Arigatou,telah menyembuhkanku"

Sakura menjawab lagi, "Diam, Pantat Ayam ! Kalau kau terus Mengatakannya, akan ku bunuh kau !" Ancam Sakura dengan Kepalan Mautnya, namun tidak sungguh-sungguh akan melakukannya. Dan itu cukup membuat Sasuke gemetaran.

"Ba-baiklah Sakura-Chan !"

"-Chan ?" Sakura Kaget dan tersipu.

To be Continued