Love at Chakra Flower
.
.
Disclaimer : Naruto (c) Masashi Kishimoto
Yo !, Minna-san !. This is my first FanFic. Saya masih 'kouhai' di dunia per-Author-an (?),jadi masih banyak kekurangan dalam pembuatan Fic ini. Dan Seluruh Karya ini,murni dari otak Saya sendiri (kecuali para character,ya!)
Warning: AU. , OOC. , typo(s) , gaje , minus(s) , notEYD ,etc.
HAPPY READING!
Don't like? Don't read!
.
.
Chapter 4 : Formasi Shikamaru(The IQ 200)
*Normal PoV*
'bzzttt..ztt..' 'Shikamaru, Kami diserang oleh para Kugutsu musuh, Serangannya berbentuk Segel Genjutsu yang dipasang di Semak, Kami sudah berhasil mengatasinya' Lapor Sasuke pada Shikamaru,melalui device yang terpasang.
"Baik, Sasuke. Beritahu yang lain untuk berkumpul di Pos perbatasan untuk membahas langkah selanjutnya, Aku dan Temari menunggu Kalian secepatnya" Perintah shikamaru selaku kapten misi.
"Haik !"
"Kita Istirahat disini dulu, Temari,sambil menunggu mereka" ajak Shikamaru pada Temari untuk duduk di Sebuah Batu yang cukup besar. Mereka hampir sampai di Pos perbatasan,namun perjalanan jauh dan medan yang dilalui memaksa mereka berdua untuk istirahat.
"Huftt.. Mendokusai" keluh Shikamaru sambil menyenderkan Tubuhnya di Batu besar tadi. Temari bosan Mendengar keluhan Manusia di sampingnya.
"Kau selalu saja mengatakan itu !" Temari cemberut.
"Sudahlah,kau istirahat saja ! Jangan cerewet !" jawab Shikamaru malas.
"Kalau ini bukan misi, Aku tidak akan mau jadi partnermu,Shikamaru ! Aku hanya professional" Temari terus mengoceh.
"Terserah kau saja,lah!"
"Cih ! Mendokusai !" Temari Sweatdrop.
Mendengar kata 'khas' nya di rampas, Shikamaru hanya bisa melongo Menatap Temari,heran.
Setelah cukup lama, Akhirnya yang lain berdatangan.
"Maaf, kami terlambat!" Sai tiba bersama Ino. Masih dengan Senyum datarnya dan Ino dengan Rona merah membekas di pipinya, membuat Shikamaru heran.
"Ada apa dengan Kalian? Wajah kalian tidak seperti Habis menghadapi Musuh?!"
"Hm, Musuh macam apa yang membuat kalian 'Memerah' seperti itu ?" Temari menambahi pertanyaan Shikamaru dan ikut Curiga dengan Raut Wajah Sai dan Ino.
"Hihihi.. Ah Sudah ! Selanjutnya bagaimana ?" Ino nyengir dan sengaja mengalihkan pembicaraan.
"Kita tunggu dulu yang lain" , " Ah itu dia Hinata dan Naruto. Sasuke, Sakura, Neji dan Tenten juga sudah Nampak " lanjut Shikamaru.
"Yosh ! Kita sudah berkumpul-dattebayou !" ujar Naruto yang baru tiba.
"Youkai, Shikamaru ! Menunggu Instruksi !" Teriak Tenten yang juga baru datang diikuti Neji, Sasuke dan Sakura.
"Mo, Tenten ! Santai saja, tak usah terburu-buru" Sakura mengomentari Tenten yang terlalu bersemangat.
"yare..yare.." "baiklah, Minna! Selanjutnya kita lanjutkan Misi ini bersama-sama. Karena kita tau, jebakan musuh terlalu berbahaya jika dihadapi hanya dengan dua orang saja. Apalagi aku yakin,yang membuat jebakan adalah Shinobi tingkat Jounin! Dan untungnya, Hinata sudah Memberitahuku bahwa ia telah mendeteksi Bunga Chakra dengan Byakugannya disuatu tempat bersama Naruto tadi. Jadi, kita lebih mudah Kali ini" Jelas Shikamaru Panjang kali Lebar kali Tinggi(?) .
"Wah, Hinata-sama, Anda Hebat ! Bahkan Byakugan ku sendiri tidak bisa menemukan lokasi Bunga Chakra !" Neji kagum dengan kemampuan sepupunya tersebut.
"Ah, Ini hanya Keberuntungan ku saja, Neji nii-san masih lebih Hebat dariku" Hinata berusaha Rendah Hati. Diam-diam, Naruto juga mengagumi Hinata. Segaris Senyum 2Tipis tercetak di bibir Naruto.
"Selain Itu, Aku juga sudah punya Strategi !" Ujar Shikamaru bangga, membuat yang lain bertanya-tanya.
"Strategi Apa?"
*Skip*
..Mereka semua telah Paham Instruksi Shikamaru dan Siap melanjutkan Misi.
"Yosh, Minna ! Ikusou !"
Mereka semua Menyebar dan Mulai berjalan Sesuai Rencana. Dengan Posisi depan ada Shikamaru dan Naruto. di belakang mereka berdua ada Neji dan Hinata, di sebelah Kanan ada Tenten, Sakura dan Sai. Di sebelah kiri ada Temari, Ino dan Sasuke. Formasi seperti ini telah diatur Shikamaru.
Dibagian depan berfungsi untuk berjaga jika ada serangan tiba-tiba dari arah depan, dan melindungi Neji dan Hinata yang tengah Fokus dengan Byakugan mereka sebagai penunjuk arah.
Dan dari samping Kanan dan Kiri sebagai pelindung mereka jika ada musuh dari arah lain, dengan menempatkan Shinobi berkemampuan jutsu dominan jarak jauh.
"Minna ! Arah jam 12 ada Musuh !" teriak Neji memperingatkan mereka semua, terutama Formasi depan.
"Itu dia ! Mereka menuju ke arah kita. dari ikat kepalanya, mereka Shinobi Desa Rumput. Pasti penjaga Bunga Chakra. Naruto, bersiaplah !" Shikamaru mempersiapkan diri dengan posisinya.
"Wakatta-ttebayou!"
Musuh berlari cepat ke arah mereka. Shinobi Musuh berjumlah banyak, namun kemampuannya belum diketahui.
"Naruto-kun, berhati-hatilah !" seru Hinata pada Naruto.
"Serahkan saja padaku, Hinata " Naruto tersenyum dan mulai melawan musuh.
'Bug ! Pakk..pakk..pakk ! Zass.. !' Mereka saling beradu Taijutsu.
"KAGESHIBARI NO JUTSU !" 'Zluurrppp...' Shikamaru mengaktifkan jutsu pengikat bayangan, jutsu itu merayap ke Tanah dan segera Menyergap Musuh. Pergerakan musuh terhenti.
"fyuuhhh.. Untunglah Hari ini Matahari bersahabat denganku" gumam Shikamaru sambil mengusap keringat di dahinya, masih dengan posisi Jutsu di tangannya.
"Naruto, giliranmu !".
"Yosh!" , "KAGEBUNSHIN NO JUTSU !" Naruto mengaktifkan Jutsu seribu bayangan setelah mendengar instruksi Shikamaru dan langsung menyerang Musuh yang terkunci.
"RASENGAN !"
'Pipiwww.. Duarrr.. Bwingg..Bwingg..Bwingg.. '
Rasengan Naruto dan Bunshinnya mengenai musuh dan langsung menghilang.
"Huff.. Hanya itu saja ?" Naruto menyombongkan diri.
"A-apa ?!" barusaja Naruto bernafas, musuh malah makin banyak berdatangan. Kini di arah lain.
"Tenten, Sakura, Sai ! Musuh di arah kalian, mereka ahli Taijutsu, berhati-hatilah !" Shikamaru berteriak memberitahu formasi kanan.
"Mengerti !" jawab mereka Serentak.
'Sreeett... Set,set,set..'
"NINPOU: CHOOJU GIGA !" Tanpa basa-basi, Sai langsung mengeluarkan dua ekor Singa tinta andalannya selagi musuh masih agak jauh. 'Cprattt.. !' namun musuh berhasil menghancurkannya.
Tak masalah ! Itu hanya pengalih.
"Tenten,Sekarang !" Seru Sai.
Tenten langsung menghadapi Musuh dengan bantuan Tongkat panjang.
'Pakk ! Bug,pakk,pakk,Bug,Bug.. !' suara tongkat Tenten beradu dengan Alat ninja Musuh.
Dari arah atas...
"SHANNAROOOO... !"
'Duaammm...!' Tinju maut Sakura Menghancurkan Tanah pijakan Musuh dan membuat Musuh terpental jauh. Sakura menyerang dari atas dengan bantuan Burung tinta milik Sai.
"A-apa itu ?!" tiba-tiba Hinata terkejut dengan apa yang dilihatnya.
"Ada apa, Hinata ?" Shikamaru ikut terkejut dan penasaran.
"Musuh membuat sebuah Segel dan tiba-tiba chakra mereka pulih, ada Chakra yang mengalir dan memasok Chakra ke Tubuh mereka" jelas Hinata, sambil menunjuk musuh yang tadinya tak berdaya menjadi bangkit dan kuat kembali. Sedangkan mereka sudah hampir kehabisan Chakra.
"Tenang semua, serahkan saja mereka pada Kami ! Kalian melanjutkan pencarian saja !" tiba-tiba Ino mengajukan diri.
"Hm, Lagipula, Kami Formasi kiri belum bertarung" Temari menambahkan.
"Baiklah, Aku percayakan ini pada kalian !" seru Shikamaru pada Temari, Ino dan Sasuke.
"Sasuke-kun ! Ganbatte ne !"
Sakura menyemangati Sasuke dan pergi mengikuti Shikamaru dan lainnya di depan melanjutkan perjalanan. Hati Sasuke sebenarnya berbunga-bunga, namun ditutupi dengan wajah datar dan cool nya.
"Ayo, Serang mereka !" Temari berseru dan mulai lari menuju musuh.
"OOKAMAITACHI NO JUTSU !" 'BUSHHHHH...!' Elemen angin yang di kibaskan Kipas Raksasa Temari, menerpa musuh barisan depan dan berhasil terpental.
'bushh.. Bushh.. Bush..' barisan kedua musuh mengeluarkan bola-bola api.
"Oh, jadi, mereka punya 'Katon' juga" gumam Temari.
"Baiklah.." 'Sreeeeeeett..' Temari membentangkan kipas raksasanya untuk dijadikan tameng.
'duar,duar,duar.. !' Bola api musuh menabrak tameng kipas Temari.
"Sasuke, Serang mereka !" perintah Temari.
"Hn !" ,"CHIDORI !" jutsu petir Sasuke menyambar dan meledakkan musuh. Namun beberapa diantaranya berhasil menghindar.
"Ino !" Sasuke memberi Isyarat pada Ino.
"Hm !" Ino mengangguk.
"SHINDENSHIN NO JUTSU !"
Jiwanya berhasil merasuk ke musuh. 'hmm.. Rasakan ini 'gumam Ino didalamnya.
Ino mengendalikan Raga musuh agar saling menyerang sesamanya hingga kehabisan chakra dan akhirnya musuh Hancur dengan sendirinya.
"KAI !" Ino melepas jutsunya dan kembali ke tubuh aslinya.
"Bagus, Ino. Kau berhasil !" Ucap temari pada Ino yang masih menyender di Tubuhnya akibat ambruk saat menggunakan jutsu tadi. Ino berusaha berdiri di bantu Temari.
"Kita telah selesai, musuh sudah hancur. Kita lanjutkan perjalanan menyusul Shikamaru dan yang lain" Sasuke datar.
"ya, kemungkinan Mereka belum terlalu jauh. Aku bisa mendeteksi chakra mereka" tambah Ino.
"IKE !" Mereka bertiga mulai melanjutkan dan menyusul yang lain.
To be Continued.
