WARNING! Sho-ai, tidak mengandung EYD yang baik dan benar, maybe typo. OOC!

Sementara ini…

King of Spade : Akashi

Jack of Spade : Kuroko

King of Club : Murasakibara

Queen of Club : Himuro

King of Heart : Midorima

'Jack' Of Heart : Takao

omo

Kagami ingin membenturkan kepalanya ke tembok. Kenapa tidak? Setiap hari dia menyaksikan pemandangan yang semakin lama semakin mengikis mentalnya. Kakaknya yang tercinta sedang duduk di pangkuan King Kingdom of Club yang sedang berkutat-meskipun Kagami yakin itu karena bujuk rayu kakaknya-dengan tugas-tugas kerajaan sementara kakaknya menyuapinya dengan segala macam snack. Pemandangan yang semakin lama mempunyai background pink dengan penuh bunga mawar itu, apabila menyaksikannya setiap hari, bukannya orang biasa juga bisa muntah? Apalagi salah satu pemainnya adalah kakaknya sendiri.

King Kingdom of Club, Murasakibara yang seusia dengannya hanya menatap sekilas semua tugas yang menumpuk dimeja sebelum mencorat-coretnya, entah untuk tanda tangan atau apa. Karena meskipun Kagami adalah pria yang sanggup mengalahkan musuh dengan hanya tiga ayunan pedang, otaknya sama sekali tidak berguna. Teman-temannya sempat bercanda bahwa isi otak Kagami hanya punya kapasitas untuk tiga hal: makanan, berpedang, dan kakaknya. Kalau sampai lelaki berambut merah hitam ini memikirkan sesuatu yang lain, otaknya bisa kongslet.

"Hmm? Taiga? Sejak kapan kamu berdiri disana?" tanya kakaknya tanpa rasa bersalah sekalipun karena meskipun dia sudah berdiri disana hawa keberadaannya baru dirasakan lelaki cantik yang masih menyuapi King.

Teman-temannya sudah mengatakan bahwa Kagami menderita brother complex yang parah karena meskipun dia tahu kakaknya adalah Queen dari King Kingdom of Club selama lebih dari tiga tahun dan pasti selamanya, dia masih belum menerima kondisi sang kakak yang merupakan soulmate dari King. Dia memang tahu bahwa tidak selamanya King dan Queen mempunyai jenis kelamin yang berbeda dari sejarah, tapi tetap saja dia ingin pasangan kakaknya itu petit, bukan lelaki bongsor mirip titan yang sedang bergerumul tentang sesuatu yang membuat kakaknya tersenyum-meskipun tidak pernah diakui Kagami-.

"Hm? Kagamichin mau snack juga?" tanya Murasakibara yang 'baru' menyadari keberadaan Jack Kingdom of Club begitu tangan Queen yang selalu menyuapinya snack terhenti.

"Apa ada sesuatu sehingga aku dipanggil kemari?" tanya Kagami yang sejak awal memang ogah datang kemari. Meskipun saat awal-awal masa pengangkatan dia akan selalu mencari cara untuk memisahkan kakaknya dan King of Club, kini dia sedikit, hanya sedikit bisa menerima setidaknya background pink yang muncul tiap kali kakaknya memanjakan Murasakibara.

"Aku mendapatkan kabar bahwa 'dia' akan bergerak," ujar King of Club sambil kembali mengobrak-obrik kertas-kertas di mejanya setelah sebelumnya menghentikan tangan kakaknya yang berusaha untuk membantu lelaki berambut ungu itu. "bagaimana dengan 'mereka'?" tanyanya saat menyodorkan sebuah kertas pada Jack Kingdom of Club tersebut.

Kagami mengambil kertas tersebut. Disana hanya tertulis satu kalimat.

Sebentar lagi.

Tanpa sadar Kagami menghembuskan nafas lega. Sudah sejak lama Kingdom of Club menunggu 'dia' untuk bergerak. Sesuatu yang susah untuk dilakukan karena mereka sudah menunggu selama 3 tahun. Kagami menyerahkannya pada Queen yang dibalas dengan anggukan dan sobekkan kertas.

"Mereka sudah berhasil masuk ke dalam kota, meskipun ada masalah terjadi di gerbang masuk."

"Masalah?" bingung Queen, yang menyangka apa yang mereka bertiga rencanakan akan berjalan mulus.

"Sepertinya Akashi berhasil menemukan Queen," ujar Kagami sambil menghela nafas. Sementara kakak dan King of Club menatapnya tidak percaya.

"Dan orang itu?"

"Furihata Kouki," jawab Kagami yang mencoba agar nada suaranya tidak semenyesal apa yang dirasakannya. Queen of Club menyunggingkan senyum sementara King of Club menggumamkan rasa dukanya.

"Aku rasa Riko pasti meninggalkannya begitu melihat Akashi," ujar kakaknya yang tahu benar bagaimana reaksi teman adiknya yang seumuran dengannya itu terhadap King of Spade. "dalam waktu dekat pasti Kuroko akan datang kemari."

"Kuroko?"

"Kagamichin tidak tahu Kurokochin?" tanya Murasakibara dengan tampang datar sementara Queen kembali menyuapinya.

"Kuroko Tetsuya adalah Jack Kingdom of Spade," jelas kakaknya.

"Jack of Spade? Bukannya kedudukan itu dipegang Aomine?" bingungnya karena dia sering sekali battle di arena dengan rivalnya itu. Kakaknya memandang King yang kemudian menggelembungkan pipi dan melepaskan kakaknya dari pangkuannya setelah lelaki berambut hitam itu mencium pipi Murasakibara.

"Dengar Taiga, mungkin ini akan sedikit membingungkanmu, tapi Jack of Spade yang sebenarnya adalah Kuroko Tetsuya. Orang yang kamu anggap Jack of Spade, Aomine Daiki adalah bayangan dari Jack of Spade," jelas Queen yang berusaha menyuruhkan duduk di sofa dekat meja kerja soulmate-nya.

"Eh? Jadi Aomine…"

"Seperti Takao, hanya saja Aomine lebih terkenal dibandingkan Kuroko. Itu sebabnya orang-orang berpikir bahwa Aomine adalah Jack of Spade. Yang mengetahui bahwa sebenarnya Kuroko adalah Jack hanya segelintir orang saja." Queen menatap adiknya yang terdiam, berusaha mengolah perkataannya. Meskipun sebenarnya Kagami sedang berusaha agar otaknya tidak keluar dari hidung.

"Apa Ku… siapa ini sekuat Aomine?" tanya Jack yang raut wajahnya terlihat senang karena kemungkinan mendapatkan rival baru. Namun kakaknya hanya menggelengkan kepala pelan.

"Tidak, Kuroko bukan Knight sehingga tidak bisa kamu samakan dengan Aomine."

"Bukan Knight? Tapi bukannya Jack tugasnya adalah melindungi kerajaan?" bingungnya. "Ah, apa dia seperti Takao?" tanyanya. Meskipun bukan Knight, karena Takao sebenarnya memang bukan Jack, tetapi lelaki itu tahu segala sesuatu disekelilingnya. Dimasa pengangkatan Takao menjadi Jack -meskipun yang bersangkutan sering kali mencoba melarikan diri karena dia membenci King of Heart- banyak sekali penjahat tertangkap dikarenakan kemampuannya itu. Bahkan orang-orang mulai percaya bahwa Takao adalah Jack yang sebenarnya, hal yang membuat pria berambut hitam itu sakit kepala karena menjadi makcomblang dadakan untuk King of Heart.

"Kurokochin itu kuat," sahut King tiba-tiba. "dia bisa menikammu tanpa kamu sadar apa yang terjadi," jawabnya saat Jack menatapnya kebingungan.

"Kalau Kuroko itu kuat, kenapa Aomine harus jadi bayangan Jack?" tanyanya. Kakaknya kembali tersenyum.

"Hal itu dikarenakan Kuroko mengerjakan sesuatu dari balik layar, sehingga harus ada yang tampil sebagai Jack atau orang-orang akan curiga. Seperti kejadian mengenai Queen of Spade, King of Spade tidak bisa mempercayai orang lain selain Jack untuk menyelidikinya," jelasnya.

"Menyelidiki? Tapi ini Furihata!" serunya seolah nama tersebut harusnya semua orang mengetahuinya.

"Taiga, kamu tidak boleh memberitahu mengenai dia meskipun itu kepada Kuroko atau pada orang lain yang bertanya padamu!" suruh Queen. Kagami mengernyitkan dahinya. "sekarang dia adalah Queen of Spade, kecuali King of Spade mengetahuinya sendiri, kita tidak boleh melakukan apa-apa."

"Apa Queen of Spade tidak bisa diganti?" tanya Kagami yang menyesal.

"Sepanjang sejarah, tidak ada King ataupun Jack yang bisa diganti, apalagi Queen." Kagami mengangguk, saat pelantikkan dia juga sudah dijejalkan informasi itu. Karenanya tugasnya bukan hanya harus melindungi kerajaan melainkan juga harus menjaga agar King dan Queen tetap bersama atau sesuatu yang buruk akan terjadi pada King. Itulah kenapa Takao mati-matian berusaha menjodohkan King of Heart dengan orang lain secepat mungkin.

"Baiklah, aku akan berbicara pada yang lain. Dan Tatsuya, meskipun negara kita paling aman tetap bawalah senjata!" suruhnya.

Lelaki yang dipanggilnya Tatsuya itu tersenyum dan berkata, "'Dia' akan bergerak, tentu aku tidak boleh melewatkannya."