A/N : Saya terharu KagaKuro ternyata ada juga penggemarnya disini. Karena saya sedang mencoba lari dari kenyataan, ini chapter baru XD

O,o

Disclaimer by Tadatoshi Fujimaki-sensei

Inspirasi dari doujinshi USUK rating M tentang Royal Flush

WARNING! Sho-ai, EYD ngaco, maybe typo dan OOC!

-,-

Sementara ini…. ROLE only~

King of Spade: Akashi

Queen of Spade: Furihata

Jack of Spade: Kuroko

King of Club: Murasakibara

Queen of Club: Himuro

Jack of Club: Kagami

King of Heart: Midorima

Queen of Heart: Takao

Ace : ?

O.O

Kagami menatap makhluk bermata besar, tanpa ekspresi yang dan melihatnya dengan mata upturn. Seandainya dia perempuan, mungkin Jack itu akan sedikit terpesona. Sayangnya sosok makhluk yang sedang menatapnya adalah seorang laki-laki. Bukan sembarangan lelaki, makhluk yang memiliki rambut berwarna cyan ini adalah Jack of Spade. Musuh mereka. Ehem, mungkin lebih tepat disebut calon musuh mereka. Kalau sampai dia benar-benar jadi calon musuh maksudnya. Kagami dan para pemilik role yang lain tahu, bahwa Akashi Seijuuro lebih baik tidak dimusuhi. Itu kalau mereka berhasil mengelak dari apapun yang akan terjadi nantinya.

Sudah beberapa hari Jack of Spade datang ke Kingdom of Club. Tidak diberitahu pun, Kagami sudah tahu maksud kedatangan lelaki ini. Lelaki bermata besar itu berniat untuk mencari tahu mengenai Queen of Spade. Tepatnya mencari tahu apakah FUrihata Kouki, sekali lagi Furihata Kouki, berbahaya atau tidak. Hal yang membuat Kagami ingin membenturkan dirinya ke tembok. Kalau sampai seorang Furihata Kouki berbahaya, maka Akashi Seijuuro, King of Spade itu adalah seorang demon lord yang berniat menghancurkan dunia! Seandainya saja Kagami bisa meneriakan hal ini di telinga Jack of Spade, pasti dia tidak akan se-stress ini.

"Kagami-kun, aku ingin melihat pelatihan Knight disini!" pintanya dengan jarak yang terlalu dekat. Entah kenapa sejak awal lelaki itu setiap kali ingin mengatakan sesuatu padanya pasti mendekatinya dengan jarak kurang dari satu meter. Terlebih lagi, dia langsung memanggilnya Kagami-kun! Padahal itu pertemuan pertama mereka! Apa ini artinya penyakit King of Spade yang selalu menyebutkan nama para pemilik role yang lain menular?!

"Jack of Spade…"

"Kuroko." Kagami menatapnya bigung.

"Kenapa kamu belum memanggilku Kuroko?" tanyanya. Sejak awal Jack of Spade sudah memintanya memanggilnya dengan nama, bukan dengan role. Tapi bagaimana mungkin seorang Kagami memanggilnya begitu dari pertemuan pertama?! Dia bisa membayangkan King akan tersenyum lebar dan membawa kakaknya semakin jauh saat dia memanggil Jack of Spade dengan namanya.

"Jack of Spade, aku sudah bilang. Ini regulasi. Aku tidak akan melanggarnya."

"Tapi kamu memanggil nama Aomine dengan namanya," gumamnya yang tak terdengar oleh Kagami. "jadi kapan kamu akan memanggilku Kuroko?" Kagami membuang muka. Kenapa lelaki ini tidak menjauh darinya? Terlalu dekat! Ini terlalu dekat!

"Ja-Jack of Spade, bukannya kamu tadi bilang ingin pergi ke tempat pelatihan? Kenapa kamu tidak ikut juga?" tanya Jack, mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Ikut?" tanya Kuroko sambil menengadahkan kepalanya. Kagami memundurkan badannya. Untung saja Riko sudah pergi dari sini, atau dia akan berteriak-berteriak layaknya seorang Fujoshi melihat adegan tadi.

"Maksudku, ikut sparring hari ini."

-.-

"…Atsushi, apa menurutmu Taiga bisa mengalihkan Kuroko dari penyelidikannya?" tanya Queen of Club pada sang King sambil menyuapinya snack kesukaan Murasakibara.

"Kagamichin tidak akan bisa mencerah Kurokochin," jawabnya meskipun tahu bahwa lelaki yang kini ada di pangkuannya itu sudah tahu jawabannya sejak lama. Sejak pertama kali Kuroko dan Kagami bertemu, Kuroko sudah sangat menempel pada Kagami. Mungkin sebenarnya dia sudah tahu bahwa Furihata Kouki dan Jack of Spade mempunyai sebuah hubungan. Karena itulah Kuroko -yang bisa menghilang kapanpun- tetap menempel pada Jack. Meskipun mereka sudah berusaha menyembunyikannya pun, hal itu tidak akan berlangsung selamanya.

"Lalu bagaimana keadaan Riko dan Kiyoshi?" tanya Queen. Karena King tidak suka saat Queen of Club menyebutkan nama kecil lelaki lain selain dirinya, sehingga seberapa dekat pun dia dengan Kiyoshi, tetap saja Queen harus memanggilnya dengan nama keluarga. King of Club sangat amat pencemburu. Hal itu sudah diketahui seluruh kerajaan. Karena itulah setiap kali King of Club melakukan sesuatu, Queen harus ada disisinya. Hal yang membuat Jack senewen. Awalnya dia bahkan cemburu saat Queen memanggil adik angkatnya dengan namanya saja.

"Mereka sudah menemukan jejak'nya'," jawabnya yang membuat Queen bangun dari pangkuan King, namun langsung didekap kembali oleh King.

"Kenapa kamu tidak mengatakannya padaku?" tanya Queen yang mengubah posisi duduknya sehingga menghadap ke arah lelaki berambut ungu sebahu itu.

"Karena aku baru menerimanya," jawabnya sambil menyerahkan sepucuk amplop tanpa nama yang diserahkan padanya. "Hyuga menerimanya pagi ini," jelasnya. Misi mereka sangat rahasia. Itulah mengapa mereka harus membiarkan Furihata jatuh ke tangan Akashi dan tidak berbuat apapun untuk mendapatkan lelaki itu kembali.

"Apa kamu sudah memberitahu 'dia'?" tanya Queen lagi. Apapun yang mereka lakukan semuanya tergantung pada 'orang itu'. Karena hanya orang yang berada di sisi 'orang itu' yang bisa menghentikan'nya'. Mereka bahkan tidak bisa menyebutkan nama. Karena 'orang itu' memberitahu mereka bahwa dengan menyebut nama saja, akan membuat mereka diincar. Karena telinga 'dia' berada dimana-mana.

"Aku sudah mengirimkan pesan. Seharusnya mereka menerimanya dalam waktu dekat." Queen kembali ke pangkuan King dan menyuapinya.

"Apa kamu mengirimkan Hyuga?" tanyanya. Murasakibara menganggukkan kepala. "kalau begitu kita harus memperketat penjagaan pada Jack of Spade. Dia tidak boleh tahu apa yang kita rencanakan."

-.-

Kagami sekali lagi takjub dengan Jack of Spade. Dia sudah tahu bahwa lelaki itu tidak seperti dirinya maupun Aomine. Tapi dia tidak tahu bahwa lelaki yang lebih pendek darinya itu akan separah ini! Bagaimana mungkin dia langsung terhempas dan jatuh pingsan begitu menerima serangan darinya?!

"…Kagami-kun?" panggil Kuroko begitu dia membuka matanya. Mereka sepertinya berada di bangsal, karena terlihat lemari penuh dengan toples yang Kuroko yakin berisi obat-obatan.

"Aku sudah tahu kalau kau itu kecil. Tapi kenapa sampai tidak punya daya tahan?" tanya Kagami sambil menatap Jack yang baru saja sadarkan diri itu. Karena dia disuruh menjaga Jack of Spade, otomatis Kagami tidak bisa meninggalkannya sendirian. Apalagi dia yang menyebabkan orang ini jatuh pingsan. Dia bisa membayangkan kakaknya yang akan langsung berteriak kalau Kagami sampai meninggalkan Jack of Spade.

"Aku tidak bisa memegang pedang," lirihnya.

"Hah?"

"Karena aku tidak bisa menggenggam pedang, sejak awal tidak ada yang percaya kalau aku Jack of Spade," jawabnya yang membuat amarah Kagami sedikit mereda. Karena itulah orang-orang percaya Aomine adalah Jack of Spade. Jack menepuk bahu Kuroko perlahan, menyebabkan lelaki berambut cyan itu memandangnya.

"Ehem, aku tidak bisa menghibur orang tapi… kau sudah berjuang keras," hiburnya sambil menggaruk-garuk kepalanya.

"Kagami-kun, kamu benar-benar tidak bisa menghibur orang," ujar Kuroko.

"Aku sudah bilang kan!" serunya kesal tanpa menyadari sudut bibir Jack of Spade sedikit terangkat. Aomine mengatakannya, bahwa Jack of Club adalah orang yang baik. Karena itulah sejak awal Kuroko mendekati Kagami. Dia ingin tahu bahwa seperti apa orang yang bisa membuat temannya yang gila dada perempuan itu sampai menyanjung orang lain selain King mereka. Dan Kuroko sepertinya sedikit mengerti mengapa temannya selalu bercerita mengenai Jack of Club. Seandainya saja dia tidak harus menyelidiki mereka, mungkin Kuroko juga akan membuka hatinya.

-.-

A/N : Maaf, MuraHimu kurang kelihatan. Sepertinya saya harus lebih banyak baca dj MuraHimu lagi orz