Hearing your voice on the phone

that moment when is everything comfy

.

.

.


Disclaimmer

Kuroko no Basuke/黒子のバスケ© Fujimaki Tadatoshi

MOMENTS © Kina

ATTENTION : This story are purely fictitious (include MPreg). All characters appearing in this story are Fujimaki Tadatoshi (where some places and incidents either are products of the author's imagination or are used fictitious). Any resemblance to real persons, living or dead, is purely coincidental.


Kise Ryōta. Admin dari sebuah grup 'Lambe-Loba' yang berkedok sebagai seorang model ternama. Manusia lajang (yang masih mengejar cintanya pada si ketua keamanan komplek Teiko), berumur 27 tahun—sebagaimana para muda-mudi di seluruh dunia—mengetahui moto hidup mantan Kapten gaharnya itu dari semenjak mereka mulai baligh.

'Membuat Tetsuya selalu tersenyum cantik.'

.

Bermodal imingan 'give away : Kise's signature plus kissmark', pun para peminat dengan senang hati melakukan apa yang sang pujaan perintah.

.

.

Seijūrō hanya menelengkan kepalanya yang mulai terasa pusing ketika satu notifikasi pada PC nya menjelma menjadi sebuah dering beruntun yang terdengar menyebalkan.

Sumbernya adalah dari sebuah foto; saat Seijūrō tengah mengajar kelas akuntansi, yang diposting salah satu teman basketnya di IG, untuk kemudian dibanjiri oleh komentar dan tanda hati.

'Sejak kapan aku jadi incaran paparazzi?'

Iseng, Seijūrō memutuskan untuk sejenak selingkuh dari tumpukan kertas pada meja kerjanya.

.

.

Kise_Ryōta : Aku tahu Tetsuya A. merindukan Seijūrō A.tidak perlu khawatir, suamimu itu tidak akan melakukan hal-hal ghaib diluar dari tugasnya, ne.. Daiki_Aomine-cchii~

Daiki_Aomine : Aho! Untuk apa kau ngesummon aku segala..

Nijimura-Shūzō : Wah.. akhirnya kau mendapatkan izin mengajarmu di Oxford, Congrats!

Seijūrō A. : Thanks.

Kise_Ryōta : Ne..ne.. bagaimana kabar Kurokocchi di Inggris, apa baik-baik saja-ssu?

Seijūrō A. : Baik.

Daiki_Aomine : Apa Tetsu aman kau tinggal sendirian di apartemen?

Seijūrō A. : Ya.

Midorima-sensei : Bagaimana dengan keadaannya? Apa dia masih sering dapat morning sick?

Seijūrō A. : Tidak.

Murasakibara : Akachin, kemarin aku kirim macam-macam snack perisa vanilla untuk Kurochiin, cek ya..

Seijūrō A. : Oke.

Kagami-Taiga : Yo Akashi.. jika latihanku selesai, aku akan mampir ke Inggris untuk bertemu dengan kalian.

Seijūrō A. : Silakan.

Masaomi A. : Apa kau sibuk Sei? Jika tidak, ayah ingin meneleponmu untuk membicarakan akuisisi perusahaan cabang kita yang ada di Bristol.

Seijūrō A. : Siap.

Haizaki Shōgo : Sok cool lu, saban ngebales pendek-pendek mulu, dah kaya badan aja.

Seijūrō A. : *icon gunting*

Masaomi A. : Kenapa nada sambung teleponmu sibuk terus? Apa kau sedang menghubungi seseorang?

Tetsuya A. : Seijūrō-kun, putuskan dulu sambungan telepon kita. Ayah ingin membicarakan hal penting denganmu. Aku akan mencobanya dengan obat tidur saja.

Seijūrō A. : Tidak! Obat tidur bisa membuatmu ketergantungan. Lagipula itu tidak baik untuk janinmu. Sekarang kamu berbaring saja di kasur, delivery susu madu hangat dari café langganan kita, setelah itu aku akan menelponmu kembali untuk memastikan. Tenanglah, lusa akan kupastikan kau mendapatkan tidur berkualitasmu kembali. Jadi bersabarlah.

.

.

Dan mereka mengenal dengan baik siapa pemberi ketidakadilan tersebut. Dialah Akashi Seijūrō, seorang CEO berkedok Assistant Professor of Accounting—27 tahun, laki-laki yang (sangat) sayang istri dan (calon) anaknya.

.

Bentuk diskriminasi yang manis, bukan?

.

.

.

つづく


Augst, 05th 2018

Playlist :

1. May I – Trading Yesterday

2. Come Back To Me – Trading Yesterday