Title: Romanpicisan

Rate: T

Pair: (Het) Mukuro Rokudo x Chrome Dokuro/ 6996

Genre: Romance/drama

Warnings: OOC, AUish, kadang Het, kadang Yaoi... xP

Katekyo Hitman Reborn! Belongs to Amano Akira.

X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X..X.X.X.X.X.X.X.X..X.X..X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X..X.X.X.X.X.X.X..

Chrome Dokuro sedang berjalan-jalan disekitar Kokuyo Base, atau lebih tepatnya di dalam hutan. Dia masih memakai seragam Kokuyo-nya, berjalan mengitari hutan kecil yang mengelilingi Base Camp nya. Chrome baru saja kembali berbelanja untuk keperluan base, setelah menaruh barang belanjaannya, dia memutuskan untuk sedikit berjalan mengitari gedung...

"Uh...?" ketika dia sedang berjalan melewati pohon willow yang sangat tinggi, dia mendengar suara anak burung, jaraknya ckup dekat. Maka Chrome berinisiatif untuk mencari asal suara itu, dan dia menemukannya, seekor anak burung berwarna kuning terang tergeletak diatas tanah, anak burung itu sangatlah kecil, mungkin umurnya baru beberapa hari...

Dia berusaha untuk menggerakan sayapnya yang masih sangat kecil, dia nampak berusaha untuk terbang. Chrome merasa kasihan dengan burung itu, dengan lembut dia mengangkat burung kecil malang itu keatas tangannya.

"Nee, apakah kau tak apa, burung kecil? Apa yang terjadi? Apakah kau terjatuh dari sarangmu?" Chrome mengadahkan kepalanya keatas pohon, dan dia melihat ada sarang kecil terletak dipuncaknya. Mungkin saja anak burung ini tak sengaja jatuh dari atas sarangnya...

Chrome tahu kalau dia tak dapat membiarkan anak burung itu, dia begitu kecil dan lemah, bisa-bisa dia dimakan oleh pemangsa buas.... "Nee, jangan khawatir burung kecil. Aku akan mengembalikanmu ke atas." Chrome memberikan senyumannya kepada burung kecil lemah itu.

Lalu Chrome menaruh burung kecil itu keatas kepalanya, tepat diatas rambut model Nappo-nya, menjadikan rambutnya sendiri sebagai sarang sementara bagi burung kecil malang itu.

"Hop!" lalu dengan sekuat tenaga Chrome mulai untuk memanjat pohon tinggi itu. Sepatu bootsnya sedikit menyulitkannya untuk menaiki pohon, jadi sebelum menaikinya dia melepaskan sepatunya dan menaruhnya didekat semak-semak.

Chrome hampir terpeleset jatuh ketika dia berada ditengah-tengah, namun dia tak putus asa, dia tetap mencoba untuk menaik lebih tinggi lagi, berusaha untuk mencapai sarang burung kecil itu dipuncak sana.

"U...Uh, tak apa...jangan khawatir, aku akan membawamu kembali kesarangmu!" ucap Chrome, salah satu tangannya meraih ranting pohon, namun ketika dia mau menaikan tubuhnya, tiba-tiba ranting itu patah. Chrome berteriak cukup kencang dan hampir kehilangan keseimbangannya, namun dengan cepat dia melingkarkan kedua tangannya kepada batang pohon yang besar.

Nafas Chrome terdengar sangat berat sekali, matanya terbalak, dia begitu kaget karena dia hampir saja jatuh kebawah. Dimana jaraknya ada se-meter lebih. "O...oh...yak ampun... apakah kau baik-baik saja, burung kecil?" Chrome memeriksa burung kecil yang berada diatas rambutnya, nampaknya burung itu baik-baik saja.

Akhirnya Chrome berhasil sampai dipuncak, dan ternyata benar, kalau disana ada sarang burung. Didalam sarang itu ada 2 burung kecil lainnya, mereka terus berbunyi, mungkin mencari saudaranya yang hilang.

"Nah, kembalilah kerumahmu, Burung kecil. Sekarang kau aman." Ucap gadis itu sambil perlahan-lahan menurunkan burung kecil yang berada diatas kepalanya, burung kecil itu terlihat kembali bersemangat ketika bertemu dengan saudara-saudaranya yang lain.

Chrome merasa sangat bahagia karena dia berhasil mengembalikan burung itu ke keluarganya kembali, dan burung itu nampak bahagia bisa berada di rumahnya lagi. Beda dengan dirinya... keluarganya tak pernah menginginkannya untuk berada dirumah, bahkan keluarganya tak perduli akan nasib nya...

Chrome mulai berbisik. "...Kau beruntung, burung kecil... kau memiliki saudara-saudaramu untuk selalu setia bersamamu, dan keluarga yang menjagamu... tak sepertiku...." gumpalan air mata tertahan dipelupuk mata Chrome.

Tiba-tiba, karena menjadi tak waspada, tangan Chrome terpeleset dan dia tak sempat untuk meraih pegangan. Badan Chrome terhempas kebawah dengan cepat, gadis itu berteriak kencang kembali, dia tahu kalau kali ini dia tak akan selamat, dia akan berakhir Disini...

Chrome memejamkan matanya, kini suaranya sama sekali tak keluar. Tiba-tiba ada seseorang yang menangkap tubuhnya, Chrome langsung membuka matanya kembali ketika menyadari kalau ada seseorang menangkap tubuhnya yang terhempas.

"Mu...Mukuro-sama!"

Ya, yang menangkap tubuhnya adalah Mukuro-sama tercintanya.

"Well hello, My dear Chrome." Mukuro menggendong Chrome dengan bridal-style, Chrome terlihat teramat mungil ditangan Mukuro yang besar. Dengan perlahan Mukuro menurunkan Chrome kembali keatas tanah, dan Chrome dengan cepat mengambil sepatu bootsnya dan mulai memasangnya kembali.

"Apa yang kau lakukan diatas sana, My dear Chrome? Dan mengapa kau bisa sampai jatuh dari atas sana? Kau sedang tak mencoba untuk bunuh diri, iya bukan?" Tangan Mukuro dengan lembut mengusap wajah Chrome yang sedikit basah karena keringat.

Dengan cepat wajah Chrome berubah jadi merah ketika tangan dingin Mukuro mengelus wajahnya yang pucat. "A...aku... tadi...aku... memanjat pohon...untuk mengembalikan anak burung yang terjatuh dari sarangnya diatas sana...Mukuro-sama..." ucap Chrome dengan terbata-bata, dia selalu gagap ketika berbicara dengan Mukuro-sama, orang yang paling dia hormati.

Mukuro terlihat terkejut mendengar penjelasan dari Chrome, namun setelah dia mendengar semuanya, ada senyuman kecil terlukis diwajahnya. Lalu dia menepuk-nepuk kepala Chrome dengan pelan.

"Itu perbuatan yang sangat baik sekali, My dear Chrome... nah.... pasti sekarang kau capek, ayo kita kembali ke Base, aku sudah menyiapkan teh Chamomile untuk kita berdua, kufufu." Kata pemuda yang memilki warna mata berbeda itu. Lalu dia mengengam tangan mungil Chrome dan membawanya pergi dari sana.

Senyuman manis langsung merekah diwajah Chrome, Apalagi ketika tangannya digengam dengan erat oleh Mukuro. Dan tak lama kemudian, Chrome mendengar suara burung kecil yang sangat merdu, seakan-akan suara burung kecil itu terdengar seperti mengatakan; 'terima kasih.'

(Fin)

X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X..X.X.X.X.X.X.X.X..X.X..X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X..X.X.X.X.X.X.X..

(Music Mode Author: Gecchuu! Rabu! Rabu! , Mayumi Gojo)

MATTGASM:...apakah itu Hibird? Dan sepertinya agak sedikit panjang daripada chap2 sebelumnya... (mulai pilih kasih, soalnya Chrome sih!! Chara paporit... cuih!! xD) kufufu~ waw! Ternyata sekarang jam 03:52 pagi, kereeend~! *ngga jelas*

Hari ini Het Mukuro Dokuro x Chrome Dokuro / 6996.... besok Yaoi ?x?